Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Pemindahan Tanah Mekanis dan Alat Berat
- English for Geography: A Digital Academic Learning
- Sistem Keuangan Daerah - Rabina Yunus
- Jaringan dan Pembaharuan Ulama Tafsir Nusantara Ab
- Metode Penelitian Sosial Kualitatif
- Metode Pembelajaran Di Era Milenial
- Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan; Wawasan Da
- Relasi Islam dan Tradisi Lokal
Sejarah Pendidikan di Indonesia
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan manusia. Pendidikan akan membawa manusia dari kegelapan kepada terang benderang. Pendidikan merupakan bekal yang sangat penting untuk menghadapi masa depan yang tidak terprediksi, buram, dan abu-abu.
Pendidikan di Indonesia telah ada sebelum adanya penjajahan. Sejarah pendidikan di Indonesia sangat penting untuk diketahui, agar kita lebih semangat lagi dalam mengenyam pendidikan.
Pada zaman kerajaan, agama menjadi landasan pendidikan di Indonesia. Pengetahuan-pengetahuan pada zaman kerajaan diterima atas dasar keagamaan yang diterima dari berbagai negara yang masuk pada zaman itu.
- Pendidikan Hindu-Budha
Kaum Brahmana merupakan kaum yang menyelenggarakan pendidikan dan pelajaran pada masa kerajaan Hindu-Budha. Adapun beberapa materi yang dipelajari pada zaman kerajaan Hindu-Budha berlangsung, yaitu: teologi (agama), bahasa dan sastra (ilmu kecakapan), ilmu-ilmu kemasyarakatan (ilmu sosial), ilmu-ilmu eksata (ilmu perbintangan), dan ilmu pasti (perhitungan waktu, seni bangunan, dan senirupa) (Suci, 2019).
- Pendidikan Islam
Tujuan pendidikan pada zaman kerajaan Islam diarahkan agar manusia bertaqwa kepada Allah Swt., sehingga mencapai keselamatan di dunia dan akhirat melalui “iman, ilmu dan amal.” Pendidikan dalam kerajaan Islam berisi tentang ketauhidan, al-Qur’an, Hadits, fikih, menulis dan membaca tulisan Arab. Pendidikan pada kerajaan Islam dilakukan di langar-langgar, masjid, dan pesantren yang telah ada pada zaman kerajaan Hindu-Budha yang dilanjutkan oleh para wali dan ulama (Yati Hardianti,2011).
- Pendidikan Katholik dan Kristen Protestan
Pendidikan Katholik bermula pada abad ke-16 melalui orang-orang Portugis yang menguasai Malaka. Segera setelah Portugis dan Katholik-Roma menduduki suatu pulau, menjadikan penduduk setempat sebagai pemeluk Katholik-Roma merupakan usaha utama yang mereka lakukan. Kemudian, untuk mendidik anak-anak setempat didirikanlah acara seminar-seminar (Suci, 2019).
Masa penjajahan ini juga berpengaruh sangat kuat terhadap sejarah pendidikan di Indonesia. Secara garis besar, sejarah pendidikan di Indonesia terbagi atas sistem pendidikan masa pra kemerdekaan, masa kemerdekaan, dan masa pemerintahan Republik Indonesia (wordpress).
BACA JUGA:
- Pendidikan Islam dan Sistem Pendidikan Nasional
- Bentuk-Bentuk Lembaga Pendidikan Islam
- Tantangan Pendidikan Islam dalam Transformasi Sosial Budaya
A. Sistem Pendidikan Pra Kemerdekaan
- Masa Pemerintahan Belanda
Pada masa ini, pendidikan terbagi menjadi dua, yaitu: pendidikan rendah, pendidikan menengah, pendidikan kejuruan, dan pendidikan tinggi. Tujuan pendidikan pada masa penjajahan Belanda lebih dititikberatkan kepada memenuhi kebutuhan pemerintah Belanda, yaitu tersedianya tenaga kerja murah untuk hegemoni penjajah dan untuk menyebarluaskan kebudayaan Barat.
- Masa Pemerintahan Jepang
Pada masa pendudukan Jepang, sistem pendidikan di Indonesia banyak mengalami perubahan. Beberapa sekolah diintegrasikan karena dihapuskannya sistem pendiikan berdasarkan bangsa maupun berdasarkan strata sosial tertentu.
Bahasa pengantar di semua sekolah menggunakan bahasa Indonesia. Tujuan pendidikan, lebih ditekankan kepada dihasilkannya tenaga buruh kasar secara gratis (cuma-cuma) dan praajurit-prajurit untuk keperluan peperangan Jepang.
B. Sistem Pendidikan Masa Kemerdekaan
Pada masa kemerdekaan, tujuan pendidikan adalah untuk mendidik menjadi warga negara yang sejati, bersedia menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk negara dan masyarakat.
1. Periode 1945 – 1950
- Pendidikan rendah (SR) selama enam tahun
- Pendidikan menengah umum terdiri atas Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) lamanya masing-masing tiga tahun,
- Pendidikan Kejuruan. Kejuruan Tingkat Pertama terdiri atas; Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP), Sekolah Teknik (ST), Sekolah Teknik Pertama (STP), Sekolah Kepandaian Pertama (SKP), Sekolah Guru B (SGB), Sekolah Guru Darurat untuk Kewajiban Belajar (KPKPKB). Sementara Kejuruan Tingkat Menengah terdiri atas; Sekolah Teknik Menengah (STM), Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA), Sekolah Pendidikan Masyarakat (SPM), Sekolah Menengah Kehakiman Atas (SMKA), Sekolah Guru A (SGA), Sekolah Guru Taman Kanak-Kanak (SGTK), Sekolah Guru Kepandaian Puteri (SGKP), Sekolah Guru Pendidikan Jasmani (SGPD).
- Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi terdiri atas universitas, Konservatori/Karawitan, Kursus B-1, dan ASRI.
2. Periode 1950 -1975
- Pendidikan pra sekolah dan pendidikan dasar. Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD)
- Pendidikan Menengah Umum. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)
- Pendidikan Kejuruan. Tingkat pertama; SMEP, SKP, ST, SGB, KPKPKB, dan tingkat menengah; SMEA, SGA, SKMA, SGKP, SPMA, SPM, STM, dan SPIK.
- Pendidikan Tinggi. Universitas, Institut Teknologi, Institut Pertanian, Institut Keguruan, Sekolah Tinggi, dan Akademi.
3. Periode 1978 – sekarang
- Pendidikan pra sekolah (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
- Pendidikan dasar.
- Sekolah Menengah umum, SMP (SLTP), dan SMA (SLTA/SMU)
- Pendidikan Menengah Kejuruan. Tingkat Pertama; ST.SKKP. Tingkat Atas terdiri atas; Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
- Pendidikan Tinggi. Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Akademi, Diploma, dan Politeknik

Manajemen pendidikan melibatkan kegiatan atau serangkaian kegiatan yang mengelola kerja sama kelompok manusia dalam sebuah organisasi pendidikan. Tujuan utama manajemen pendidikan adalah mencapai efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya.
BELI BUKU INI
Daftar Pustaka
Rahayu, Suci. 2019. “Sejarah Pendidikan Indonesia dari Masa ke Masa Membentuk Karakter Pribumi.” Dikutip dari http://formadiksi.um.ac.id/sejarah-pendidikan-indonesia-dari-masa-ke-masa-membentuk-karakter-pribadi-pribumi-bangsa/. Pada 24 Juni 2023.
Hardianti, Yanti. 2011. “Sejarah Pendidikan di Indonesia.” Makalah. Prodi Filsafat Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Hasanudin.
Anonim. 2012. “Sejarah Pendidikan Indonesia.” Dikutip dari https://trustschool.wordpress.com/2012/08/31/sejarah-pendidikan-indonesia-singkat/. Pada 24 Juni 2023.
Sejarah Pendidikan di Indonesia
Konser besar adalah salah satu bentuk hiburan yang paling digemari oleh masyarakat di seluruh dunia. Acara ini tidak hanya menyuguhkan... selengkapnya
Perdebatan mengenai apakah musik dapat membantu atau justru mengganggu proses belajar masih sering muncul dalam dunia pendidikan. Sebagian orang merasa... selengkapnya
Proses rekrutmen yang efektif adalah langkah kunci dalam memilih karyawan yang sesuai untuk organisasi Anda. Dalam proses ini, teknik wawancara... selengkapnya
Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian publik terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan semakin meningkat. Perusahaan tidak lagi dinilai hanya dari... selengkapnya
Keberadaan perusahaan asuransi konvensional yang telah lama berdiri tidak mampu memberikan kepuasan batin bagi sebagian orang karena dirasakan telah memberikan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) terdiri dari kata manajemen dan sumber daya manusia. Manajemen adalah seni mengatur proses... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pesantren merupakan Lembaga pendidikan yang berbasis Islam. pesantren memiliki ciri khas tersendiri yang berbeda dengan pendidikan formal pada... selengkapnya
Ngantuk saat belajar adalah masalah umum yang sering dihadapi oleh pelajar dan mahasiswa. Namun, ngantuk dapat mengganggu produktivitas dan pemahaman... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Setiap orang tua pasti ingin melihat anaknya sukses, berpendidikan, dan berwawasan luas. Mereka para orang tua berharap anaknya... selengkapnya
Proses berduka adalah pengalaman pribadi yang unik bagi setiap individu yang menghadapi kehilangan. Elisabeth Kubler-Ross dikenal karena memperkenalkan konsep tahap-tahap... selengkapnya
Buku Metodologi Riset Kuantitatif Bidang Pariwisata ini menjelaskan tentang gambaran umum dan urgensi riset bidang pariwisata, metodologi riset kuantitatif, landasan… selengkapnya
Rp 55.000Filsafat iluminasi ini diambil dari kata Isyroq yang berarti Timur. Timur diartikan dengan dunia cahaya dan dunia malaikat yang bebas… selengkapnya
Rp 65.520 Rp 72.800Analisis industri merupakan penilaian pasar yang digunakan oleh para pebisnis dan analis untuk memahami dinamika persaingan pada suatu industri. Analisis… selengkapnya
Rp 49.000 Rp 56.000Mengemas Produk Pangan: Karakteristik, Metode, dan Desain. Pengemasan makanan adalah penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari… selengkapnya
Rp 93.000Inventori atau stok mengacu pada barang dan bahan yang dimiliki suatu bisnis untuk tujuan akhir penjualan kembali, produksi atau pemanfaatan…. selengkapnya
Rp 54.900 Rp 61.000Pengelolaan kelas atau manajemen kelas merupakan kegiatan-kegiatan yang diupayakan oleh seorang guru untuk menciptakan situasi kelas yang kondusif dalam rangka… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 85.000Islam dan Budaya Sunda – Proses penyebaran Islam di Tatar Sunda adalah suatu proses bentuk asimilasi, akulturasi dari berbagai budaya… selengkapnya
Rp 75.000Pemasaran pariwisata merupakan suatu proses manajemen yang dilakukan oleh organisasi pariwisata setingkat nasional atau industri untuk menentukan wisatawan yang aktual… selengkapnya
Rp 58.000 Rp 64.000Psikologi pembelajaran bertujuan memberi bekal kepada para profesional sebagai pendidik (guru) untuk menguasai konsep-konsep dan teori-teori psikologi serta menerapkannya dalam… selengkapnya
Rp 79.000 Rp 85.900Agama adalah sistem yang mengatur kepercayaan serta peribadatan kepada Tuhan serta tata kaidah yang berhubungan dengan adat istiadat, dan pandangan… selengkapnya
Rp 120.000


Saat ini belum tersedia komentar.