● online
- PERENCANAAN PENDIDIKAN Teori dan Implementasi; Men
- Strategi Pemasaran Bisnis E-Commerce
- Konsep, Paradigma, dan Implementasi Pariwisata Ber
- Metodologi Riset Kuantitatif Bidang Pariwisata
- Organisasi dan Manajemen Pemerintahan Daerah dan D
- Matematika Ekonomi - Gregorius G Batafor
- Internet Marketing: Strategi dan Pengaruhnya
- Karomah Palsu - Fatchullah Zarkasi
Sejarah Pendidikan di Indonesia
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan manusia. Pendidikan akan membawa manusia dari kegelapan kepada terang benderang. Pendidikan merupakan bekal yang sangat penting untuk menghadapi masa depan yang tidak terprediksi, buram, dan abu-abu.
Pendidikan di Indonesia telah ada sebelum adanya penjajahan. Sejarah pendidikan di Indonesia sangat penting untuk diketahui, agar kita lebih semangat lagi dalam mengenyam pendidikan.
Pada zaman kerajaan, agama menjadi landasan pendidikan di Indonesia. Pengetahuan-pengetahuan pada zaman kerajaan diterima atas dasar keagamaan yang diterima dari berbagai negara yang masuk pada zaman itu.
- Pendidikan Hindu-Budha
Kaum Brahmana merupakan kaum yang menyelenggarakan pendidikan dan pelajaran pada masa kerajaan Hindu-Budha. Adapun beberapa materi yang dipelajari pada zaman kerajaan Hindu-Budha berlangsung, yaitu: teologi (agama), bahasa dan sastra (ilmu kecakapan), ilmu-ilmu kemasyarakatan (ilmu sosial), ilmu-ilmu eksata (ilmu perbintangan), dan ilmu pasti (perhitungan waktu, seni bangunan, dan senirupa) (Suci, 2019).
- Pendidikan Islam
Tujuan pendidikan pada zaman kerajaan Islam diarahkan agar manusia bertaqwa kepada Allah Swt., sehingga mencapai keselamatan di dunia dan akhirat melalui “iman, ilmu dan amal.” Pendidikan dalam kerajaan Islam berisi tentang ketauhidan, al-Qur’an, Hadits, fikih, menulis dan membaca tulisan Arab. Pendidikan pada kerajaan Islam dilakukan di langar-langgar, masjid, dan pesantren yang telah ada pada zaman kerajaan Hindu-Budha yang dilanjutkan oleh para wali dan ulama (Yati Hardianti,2011).
- Pendidikan Katholik dan Kristen Protestan
Pendidikan Katholik bermula pada abad ke-16 melalui orang-orang Portugis yang menguasai Malaka. Segera setelah Portugis dan Katholik-Roma menduduki suatu pulau, menjadikan penduduk setempat sebagai pemeluk Katholik-Roma merupakan usaha utama yang mereka lakukan. Kemudian, untuk mendidik anak-anak setempat didirikanlah acara seminar-seminar (Suci, 2019).
Masa penjajahan ini juga berpengaruh sangat kuat terhadap sejarah pendidikan di Indonesia. Secara garis besar, sejarah pendidikan di Indonesia terbagi atas sistem pendidikan masa pra kemerdekaan, masa kemerdekaan, dan masa pemerintahan Republik Indonesia (wordpress).
BACA JUGA:
- Pendidikan Islam dan Sistem Pendidikan Nasional
- Bentuk-Bentuk Lembaga Pendidikan Islam
- Tantangan Pendidikan Islam dalam Transformasi Sosial Budaya
A. Sistem Pendidikan Pra Kemerdekaan
- Masa Pemerintahan Belanda
Pada masa ini, pendidikan terbagi menjadi dua, yaitu: pendidikan rendah, pendidikan menengah, pendidikan kejuruan, dan pendidikan tinggi. Tujuan pendidikan pada masa penjajahan Belanda lebih dititikberatkan kepada memenuhi kebutuhan pemerintah Belanda, yaitu tersedianya tenaga kerja murah untuk hegemoni penjajah dan untuk menyebarluaskan kebudayaan Barat.
- Masa Pemerintahan Jepang
Pada masa pendudukan Jepang, sistem pendidikan di Indonesia banyak mengalami perubahan. Beberapa sekolah diintegrasikan karena dihapuskannya sistem pendiikan berdasarkan bangsa maupun berdasarkan strata sosial tertentu.
Bahasa pengantar di semua sekolah menggunakan bahasa Indonesia. Tujuan pendidikan, lebih ditekankan kepada dihasilkannya tenaga buruh kasar secara gratis (cuma-cuma) dan praajurit-prajurit untuk keperluan peperangan Jepang.
B. Sistem Pendidikan Masa Kemerdekaan
Pada masa kemerdekaan, tujuan pendidikan adalah untuk mendidik menjadi warga negara yang sejati, bersedia menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk negara dan masyarakat.
1. Periode 1945 – 1950
- Pendidikan rendah (SR) selama enam tahun
- Pendidikan menengah umum terdiri atas Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) lamanya masing-masing tiga tahun,
- Pendidikan Kejuruan. Kejuruan Tingkat Pertama terdiri atas; Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP), Sekolah Teknik (ST), Sekolah Teknik Pertama (STP), Sekolah Kepandaian Pertama (SKP), Sekolah Guru B (SGB), Sekolah Guru Darurat untuk Kewajiban Belajar (KPKPKB). Sementara Kejuruan Tingkat Menengah terdiri atas; Sekolah Teknik Menengah (STM), Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA), Sekolah Pendidikan Masyarakat (SPM), Sekolah Menengah Kehakiman Atas (SMKA), Sekolah Guru A (SGA), Sekolah Guru Taman Kanak-Kanak (SGTK), Sekolah Guru Kepandaian Puteri (SGKP), Sekolah Guru Pendidikan Jasmani (SGPD).
- Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi terdiri atas universitas, Konservatori/Karawitan, Kursus B-1, dan ASRI.
2. Periode 1950 -1975
- Pendidikan pra sekolah dan pendidikan dasar. Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD)
- Pendidikan Menengah Umum. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)
- Pendidikan Kejuruan. Tingkat pertama; SMEP, SKP, ST, SGB, KPKPKB, dan tingkat menengah; SMEA, SGA, SKMA, SGKP, SPMA, SPM, STM, dan SPIK.
- Pendidikan Tinggi. Universitas, Institut Teknologi, Institut Pertanian, Institut Keguruan, Sekolah Tinggi, dan Akademi.
3. Periode 1978 – sekarang
- Pendidikan pra sekolah (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
- Pendidikan dasar.
- Sekolah Menengah umum, SMP (SLTP), dan SMA (SLTA/SMU)
- Pendidikan Menengah Kejuruan. Tingkat Pertama; ST.SKKP. Tingkat Atas terdiri atas; Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
- Pendidikan Tinggi. Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Akademi, Diploma, dan Politeknik

Manajemen pendidikan melibatkan kegiatan atau serangkaian kegiatan yang mengelola kerja sama kelompok manusia dalam sebuah organisasi pendidikan. Tujuan utama manajemen pendidikan adalah mencapai efektivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya.
BELI BUKU INI
Daftar Pustaka
Rahayu, Suci. 2019. “Sejarah Pendidikan Indonesia dari Masa ke Masa Membentuk Karakter Pribumi.” Dikutip dari http://formadiksi.um.ac.id/sejarah-pendidikan-indonesia-dari-masa-ke-masa-membentuk-karakter-pribadi-pribumi-bangsa/. Pada 24 Juni 2023.
Hardianti, Yanti. 2011. “Sejarah Pendidikan di Indonesia.” Makalah. Prodi Filsafat Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Hasanudin.
Anonim. 2012. “Sejarah Pendidikan Indonesia.” Dikutip dari https://trustschool.wordpress.com/2012/08/31/sejarah-pendidikan-indonesia-singkat/. Pada 24 Juni 2023.
Sejarah Pendidikan di Indonesia
MANGGUSTORE.COM – Kadang karena saking bersemangatnya ikut organisasi, kita buru-buru langsung mendaftar saja. Bahkan ada mahasiswa yang mengikuti banyak organisasi.... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Menurut CNN Indonesia, mayoritas masyarakat di Indonesia tak peduli akan kebersihan lingkungan. Hal tersebut dapat berdampak bagi lingkungan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Kewirausahaan dapat memberikan kesejahteraan dalam kehidupan. Baik kehidupan dirinya, keluarga, dan masyarakat dengan merintis suatu usaha. Produk yang... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Kesejahteraan psikologis, atau well-being, adalah konsep yang melibatkan perasaan kebahagiaan, kepuasan hidup, dan keseimbangan emosional dalam kehidupan seseorang.... selengkapnya
Pepaya muda dikenal sebagai pepaya hijau, adalah salah satu buah tropis yang sering kita jumpai di Indonesia. Kebanyakan orang mengenal... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM-Siapa pun bisa berbisnis atau berdagang, asal ia memiliki keinginan kuat atau bercita-cita menjadi pebisnis atau pedagang. Jika tak memiliki... selengkapnya
Validasi adalah salah satu aspek penting dalam interaksi manusia. Ini adalah cara kita mengakui, menghargai, dan mendengarkan perasaan, pemikiran, dan... selengkapnya
Keterlibatan karyawan adalah elemen kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berdaya saing. Artikel ini akan membahas strategi efektif... selengkapnya
Dulu saat berusia lima sampai lima belas tahun, sebagai sorang anak yang sedang bertumbuh tidak pernah terlintas dalam benak bahwa... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Kehadiran media digital menuntut pada sebuah tingkatan eksistensi yang tidak semua orang menginginkannya. Mereka yang lebih tertutup biasanya... selengkapnya
Di tengah tuntutan yang semakin tinggi terhadap akuntabilitas organisasi, peran audit internal menjadi semakin krusial. Para pemangku kepentingan berharap auditor… selengkapnya
Rp 67.500Buku ini yang berjudul Mozaik Tradisi Keluarga Minangkabau ini membahas tentang tradisi-tradisi keluarga Minangkabau dalam 3 cakupan yaitu, tradisi pendidikan… selengkapnya
Rp 65.000Tubuh manusia membutuhkan mikronutrien hanya dalam jumlah kecil (biasanya dalam ukuran miligram/mg atau mikrogram/ µg per hari) meskipun mikronutrien sama… selengkapnya
Rp 75.000Kesalahan berpikir pada hakikatnya jebakan bagi proses penalaran. Seperti rambu – rambu lalu lintas dipasang sebagai peringatan bagi para pemakai… selengkapnya
Rp 50.000Buku berjudul Pre Mortem Education (PME) ini berangkat dari pemikiran akan perlunya buku bernuansa penyadaran tentang spiritualisme sebelum masuk ke… selengkapnya
Rp 60.000Buku yang berjudul “Lembaga Desa dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Dinamika Pembangunan” ditulis oleh Dr. H. Entang Adhy Muhtar, M.S., seorang… selengkapnya
Rp 75.000Buku panduan praktikum sitohistoteknologi ini merupakan sumber informasi yang lengkap dan terperinci tentang teknik-teknik esensial dalam persiapan sampel jaringan untuk… selengkapnya
Rp 55.000Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah semua perilaku ancaman, pelecehan, dan kekerasan baik secara fisik, psikologis, dan seksual antara dua… selengkapnya
Rp 54.000 Rp 60.000Buku pelayanan publik ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan bahan bacaan dan pembelajaran bagi mahasiswa dan praktisi. Buku ini menguraikan secara… selengkapnya
Rp 81.500Era digital saat ini perusahaan bisnis sedang menghadapi persaingan global yang sangat ketat, dimana perusahaan dituntut untuk selalu memberikan nilai… selengkapnya
Rp 75.000



Saat ini belum tersedia komentar.