Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Teh Ayu
● online
Teh Neng
● online
Teh Ayu
● online
Halo, perkenalkan saya Teh Ayu
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Mengenal Paguyuban Pasundan

Mengenal Paguyuban Pasundan

Diposting pada 26 Juni 2024 oleh manggustore / Dilihat: 64 kali / Kategori:

Paguyuban Pasundan (ejaan aslinya Pagoejoeban Pasoendan) adalah organisasi kesundaan yang berdiri sejak tanggal 20 Juli 1913, sehingga menjadi salah satu organisasi tertua yang masih eksis sampai saat ini. Selama keberadaannya, organisasi ini telah bergerak dalam bidang pendidikan, sosial-budaya, politik, ekonomi, kepemudaan, dan pemberdayaan perempuan. Paguyuban ini berupaya untuk melestarikan budaya Sunda dengan melibatkan bukan hanya orang Sunda tetapi semua yang mempunyai kepedulian terhadap budaya Sunda.

Sesuai dengan yang tercantum dalam anggaran dasarnya, salah satu jalan yang ditempuh Paguyuban Pasundan dalam mencapai cita-citanya adalah melalui jalur pendidikan dan pengajaran. Upaya pendirian sekolah dimulai dengan mendirikan Hollandsch-Inlandsche School (HIS) Pasoendan di Tasikmalaya pada tahun 1922, diikuti pendirian Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) Pasoendan, juga di Tasikmalaya, yang medapat bantuan dari pemerintah. Sekolah-sekolah lain terus didirikan, hingga tahun 2022 telah ada 108 sekolah Dasar dan Menengah dan 4 Perguruan Tinggi.

Sebagai organisasi yang sudah tua, tentu saja Paguyuban Pasundan memiliki fondasi dan nilai-nilai yang kuat, sehingga mampu bertahan sampai sekarang. Budaya organisasi dengan demikian diartikan sebagai karakteristik atau pedoman yang diterapkan oleh setiap anggota Paguyuban Pasundan ataupun juga organisasi-organisasi yang menjadi mitra Paguyuban Pasundan dalam mengembangkan kesundaan.

Budaya Organisasi Paguyuban Pasundan adalah suatu nilai yang mampu memotivasi pengurus dan anggota paguyuban untuk secara efektif bekerja dalam mencapai tujuan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu nilai yang dijadikan sebagai budaya organisasi Paguyuban Pasundan, bisa dijadikan alat dalam menentukan arah organisasi dan juga mengarahkan apa yang boleh dan tidak
dilakukan.

Pada dasarnya, budaya organisasi Paguyuban Pasundan adalah suatu karakteristik yang terdapat pada suatu organisasi Paguyuban Pasundan dan dijadikan sebagai tuntunan Paguyuban Pasundan sehingga mampu membedakannya dengan organisasi lain, serta menjadi suatu norma dan juga nilai-nilai perilaku yang dipahami serta diterima oleh seluruh anggota Paguyuban Pasundan dan juga digunakan sebagai dasar dalam aturan perilaku di dalam Paguyuban Pasundan.

Budaya organisasi Paguyuban yang terdapat di dalamnya, sehingga nantinya akan terefleksi dalam kegiatan setiap pengurus dan anggota Paguyuban Pasundan, mulai dari pekerjaan, interaksi dengan lingkungan luar, hingga ekspektasi yang diharapkan bisa terwujud di masa depan.

Tentu saja dengan segala kebesarannya, menjadikan posisi Paguyuban sebagai salah satu benteng terakhir Sunda. Sebab maju mundurnya Sunda ke depan akan sangat bergantung pada kaparigelan Paguyuban Pasundan untuk ngaludang, ngamumule, tur mekarkeun Sunda. Masyarakat Sunda sulit berharap kepada organisasi lain, karena secara existing popularitas, pamor dan aktivitas, jauh dibawah keberadaan Paguyuban Pasundan.

Tentu saja banyak organisasi-organisasi yang dibangun untuk mencoba ngaludang, ngamumule, tur mekarkeun Sunda, namun masih bersifat parsial, tidak se komprehensif Paguyuban Pasundan, seperti yang tertuang dalam struktur organisasi Paguyuban Pasundan terbaru, dimana bidangbidang yang menjadi konsen Paguyuban Pasundan meliputi: Bidang Organisasi, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Dasar dan Menengah, Ekonomi, Hukum dan HAM, Budaya, Agama, Pemberdayaan Masyarakat, Wanita dan Kesehatan Masyarakat, Pemuda, Olahraga, Litbang, IT dan Komunikasi, dan Kerja sama.

Oleh karenanya, Paguyuban Pasundan hari ini dan ke depan, harus mampu mengkoordinasikan dan menjadi payung bagi segenap organisasi atau elemen kesundaan lainnya. Di samping itu, Paguyuban Pasundan harus pula merancang “roadmap” Sunda kedepan. Ingin diapakan Sunda kedepan, sekarang menjadi tugas besar, da bongan posisinya saat ini telah menjadi benteng terakhir untuk menjaga marwah ki Sunda.

Salah satu upaya adalah dengan mendokumentasikan gerak langkah Paguyuban Pasundan, dalam bentuk budaya organisasi Paguyuban Pasundan untuk dijadikan sebagai fondasi dalam pengembangan Paguyuban Pasundan ke depan.

Paguyuban Pasundan yang sudah berdiri sejak tahun 1913, telah memiliki karakteristik yang dapat dikategorikan budaya organisasi Paguyuban Pasundan. Terutama setelah nilai nyantri, nyunda, nyakola ditetapkan melalui Surat Keputusan Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, nomor : 17/KPTS.PB.PP/A/12/2020, tentang Islam danSunda, di masa kepemimpinan Prof. Dr. HM. Didi Turmudzi, M.Si.

Surat keputusan tersebut menyangkut tentang bagaimana mengelola Paguyuban Pasundan sekarang dan di masa depan bersendikan pada nilai-nilai Nyantri-NyundaNyakola, Pengkuh Agamana-Jembar Budayana-Luhung Elmuna, serta Silih Asah-Silih Asih-Silih Asuh. Ketiga nilai ini kemudian disebut sebagai Tri Jati Diri Kepasundanan.

 

 

Tags: ,

Bagikan ke

Mengenal Paguyuban Pasundan

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Mengenal Paguyuban Pasundan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: