Beranda » Blog » Ibadah Haji: Makna dan Hikmahnya

Ibadah Haji: Makna dan Hikmahnya

Diposting pada 13 Juni 2025 oleh manggustore / Dilihat: 383 kali / Kategori:

Haji atau al-hajj menurut istilah adalah menyengaja atau pergi ke Ka’bah untuk melaksanakan amalan-amalan tertentu, atau menziarahi tempat tertentu, dengan amalan tertentu. Ibadah haji adalah salah satu bentuk ibadah  yang memiliki makna multi aspek, ritual, individual, politik, psikologis, dan sosial.

BACA JUGA:

Haji dan Umrah: Perjalanan Rohani Menuju Baitullah

Dalam terminologi fikih, haji didefinisikan sebagai perjalanan mengunjungi Ka’bah untuk melakukan ibadah tertentu. Atau berpergian ke Ka’bah pada bulan-bulan tertentu untuk melakukan ibadah tawaf, sa’i, wukuf, dan lainnya untuk memenuhi panggilan Allah Swt. serta mengharapkan keridhoannya. Haji merupakan salah satu rukun dari lima rukun Islam, sehingga barangsiapa yang tidak melaksanakannya maka ia harus dipertanyakan keislamannya (Agus Romdlon, 2016:90). Dalil al-Qur’an yang menunjukkan kewajiban haji adalah firman Allah dalam Q.S. Ali Imran : 97.

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang-orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

Ibadah haji memilliki makna yang sangat indah dan mendalam. Inti dari makna haji adalah membersihkan diri dari semua hal yang bersifat duniawi sehingga, manusia dapat keluar dari kepentingan hawa nafsu yang cenderung menjauhkan diri dari Allah. Contohnya seperti, memakai pakaian ihram. Di saat memakai pakaian ihram, semua hal yang kita miliki tidak boleh dipakai, semua baju yang bermerek dan sebagainya tidak boleh kita gunakan. Hal itu bermakna, buang serta lepaskanlah sifat kesombongan, keangkuhan, dan sifat-sifat manusiawi lainnya untuk menghadap pada Allah Tuhan semesta alam.

BACA JUGA:

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Selain itu, ibadah haji memiliki hikmah yang tidak jauh indahnya dengan makna haji. Ibadah haji secara garis besar memiliki dua hikmah, yaitu hikmah yang berkaitan dengan keagamaa dan hikmah yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan.

  1. Hikmah haji yang berkaitan dengan keagamaan yaitu, menghapus dosa-dosa, dan mensucikan diri, menodorong seseorang untuk menegaskan kembali pengakuannya atas keesaan Allah, mendorong seseorang memperkuat keyakinan tentang adanya keadilah Allah, mengantar seseorang menjadi hamba yang selalu mensyukuri nikmat –nikmat Allah Swt.
  2. Hikmah haji yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan yaitu, a) Ketika memakai kain ihram, semua hal yang menyangkut perbedaan akan hilang, dan semua akan menjadi satu, yaitu hamba Allah. b) Akan menjadikan semua orang yang berbeda suku, ras, dan negara menjadi satu yaitu agama Islam. c) Mempererat tali uhkwah islamiyah antara umat Islam penjuru dunia. d) menjadikan seseorang giat dan menabung untuk ibadah haji. e) Ibadah yang memerlukan fisik dan mental, menandakan bahwa para jemaah haji dapat menambah kesabaran dan ketahanan fisik seseorang (Istianah, 2016:43).

Daftar Pustaka

Istianah. 2016. “Proses Haji dan Maknanya.” Esoterik: Jurnal Akhlak dan Tasawuf. Vol.2, No.1.

Agus Romdlon, 2016, Motif, Makna Sosial dan Ibadah Haji, Kodifikasia, Vol.10, No.1.

Muhammad Amin Suma, Gaya Bahasa Majaz dalam Perspektif al-Qur’an, Penerbit Manggu.

Tags:

Bagikan ke

Ibadah Haji: Makna dan Hikmahnya

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Ibadah Haji: Makna dan Hikmahnya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: