Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Dinamika Fatwa Keuangan Syariah....
- Teori Belajar dan Aplikasinya dalam Pembelajaran....
- Pengantar Pendidikan....
- Tumbuhan Berkhasiat untuk Penyakit Kuning....
- Matematika Ekonomi - Gregorius G Batafor....
- Sistem Keuangan Daerah - Rabina Yunus....
- Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia....
- Anatomi Hewan dan Manusia....
Mengenal Asal-Usul Sushi: Dari Jepang hingga ke Indonesia
MANGGUSTORE.COM – Siapa yang tak kenal Sushi? Ya, makanan Jepang yang paling terkenal di seluruh dunia. Sejak satu abad yang lalu, sushi dengan cepat menjadi salah satu hidangan internasional yang paling populer. Terlebih lagi sangat mudah untuk menemukan restoran Sushi di negara manapun di dunia, termasuk Indonesia. Semua orang tahu bahwa sushi adalah makanan Jepang. Namun apakah ada yang penasaran sebenarnya dimana asal mula sushi?
Asal-Usul Sushi
Sushi adalah makanan khas Jepang yang terkenal di seluruh dunia. Namun, asal mula Sushi justru dimulai di beberapa tempat di belahan bumi lainnya, bukan di Jepang. Sushi dimulai dalam bentuk yang sangat berbeda di beberapa negara Asia Tenggara seperti Laos, Myanmar dan Thailand sejak abad ke-4 SM. Nasi yang sudah dimasak ditambahkan dengan ikan asin dan difermentasi agar ikan tetap awet. Asam laktat yang dihasilkan dari fermentasi nasi akan membantu pengawetan ikan. Setelah dua bulan, nasi yang telah membusuk akan dibuang dan ikan di dalamnya masih bisa dikonsumsi. Seiring waktu, teknik ini menyebar ke China. Berdasarkan dokumentasi Cina abad keempat disebutkan bahwa ikan asin yang dibungkus dengan nasi matang akan mengalami proses fermentasi. Hal ini mungkin menjadi dokumentasi cetak pertama mengenai sushi.
Konsep Sushi mulai diperkenalkan di Jepang pada abad ke sembilan, dan menjadi populer seiring penyebaran agama Budha. Ajaran Budha melarang umatnya untuk mengkonsumsi daging. Itu berarti banyak orang Jepang yang beralih ke ikan untuk memenuhi kebutuhan hewani. Penduduk Jepang juga dianggap sebagai yang pertama kali menyajikan sushi sebagai hidangan yang lengkap, yaitu mengkonsumsi nasi fermentasi bersama dengan ikan yang diawetkan. Kombinasi nasi dan ikan ini kemudian dikenal sebagai nare-zushi, sushi pertama di Jepang.
Pada awal abad ke-19, seorang pria bernama Hanaya Yohei melakukan perubahan besar dalam penyajian sushi. Pada waktu itu, ikan tidak lagi dibungkus dengan nasi, ia justru menaruh ikan segar di atas sepotong nasi berbentuk persegi panjang. Sejak saat itu, orang-orang menyebutnya sebagai nigiri sushi atau edomae sushi dan sekarang ini cara tersebut menjadi bentuk penyajian sushi yang paling umum di Jepang.

Buku Fermentasi Pangan Aplikasi dan Teknologi ini membahas fermentasi secara umum, peranan mikroorganisme dalam industri fermentasi, produk fermentasi buah-buahan, produk fermentasi sayuran, produk fermentasi teh dan kakao, fermentasi teh kombucha, produk fermentasi olahan kelapa, produk fermentasi susu, produk fermentasi kedelai, dan produk fermentasi brem dan tape.
BACA SELENGKAPNYA
Perkembangan Awal Sushi di Indonesia
Sushi, makanan khas Jepang yang begitu ikonik, telah merambah ke seluruh penjuru dunia dan menjadi salah satu sajian paling terkenal dari negeri Matahari Terbit. Jejak pertama sushi di Indonesia bisa ditelusuri pada tahun 1969 ketika restoran Jepang pertama kali membuka pintunya di Jakarta dengan nama Kikugawa. Cerita di balik restoran ini pun begitu menarik.
Setelah Perang Dunia II berakhir, Kikuchi Surutake, seorang mantan prajurit Jepang, memutuskan untuk menetap di Indonesia bersama istri dan keluarganya. Bersama sang istri, Kikuchi mendirikan restoran Kikugawa yang, meskipun jauh dari kesan mewah dan modern, terkenal dengan sajian autentik dan klasik Jepang. Bahkan, restoran ini telah bertahan selama 52 tahun hingga hari ini.
Nama Kikugawa sendiri diambil dari gabungan nama pendirinya dengan lagu Indonesia favoritnya, Bengawan Solo. Uniknya, lagu ini memiliki arti “sungai” dalam bahasa Jepang, yang menciptakan sentuhan budaya yang menarik dalam sejarah restoran ini.
Meskipun Kikuchi kini sudah tiada, warisan Kikugawa masih berlanjut. Restoran Kikugawa masih beroperasi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, dan tidak hanya menawarkan sushi, tetapi juga hidangan khas Jepang lainnya seperti sashimi, kari, yakitori, dan sukiyaki. Sushi telah meraih popularitas besar di Indonesia, dengan lebih dari ratusan restoran sushi yang beroperasi saat ini. Namun, sushi telah mengalami penyesuaian dan kreasi khas lokal untuk memenuhi selera beragam masyarakat Indonesia seiring berjalannya waktu.
Saat ini, sushi di Indonesia tidak lagi hanya dikenal sebagai salah satu hidangan tradisional Jepang. Makanan ini telah mengalami perkembangan menuju tingkat yang lebih modern dan rumit. Banyak pengaruh budaya Indonesia yang telah menghasilkan variasi sushi fusion atau metode pengolahan sushi yang mengakomodasi rasa dan selera orang Indonesia. Sebagai contoh, ada inovasi sushi seperti spicy shitake roll, yang merupakan jenis sushi yang disajikan dengan tambahan sambal bajak khas Indonesia. Selain itu, ada juga kikai roll, yang berisi unagi dan kulit salmon dengan potongan cabai di atasnya, memberikan sentuhan rasa yang berbeda dan unik.

Protein pangan didefinisikan sebagai senyawa organik kompleks yang terdiri dari kombinasi asam amino dalam ikatan peptida yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan biasanya sulfur. Protein berasal dari bahasa Yunani yaitu proteos yang memiliki arti “utama atau sangat penting”. Protein memainkan peran yang utama dalam sistem biologis karena berfungsi sebagai komponen struktural sel dan organisme kompleks serta sebagai zat pengatur.
BACA SELENGKAPNYA
Referensi:
Hidayat, Imron. 2022. “Asal-Usul Sushi Hingga Masuk ke Indonesia.” Bandung Viva. Rubrik kuliner. Edisi Jumat, 19 Agustus 19:54 WIB. https://bandung.viva.co.id/. Diakses Jumat, 06 Oktober 2023, 11:12 WIB.
Tim Redaksi Hock. 2017. “Mengenal Sejarah Sushi, Makanan Paling Terkenal Dari Jepang.” Hock Indonesia. Rubrik review. Edisi Minggu, 12 November. https://blog.hock.id/. Diakses Jumat, 06 Oktober 2023, 10:42 WIB.

Pedoman Praktikum Teknologi Pangan ini menjelaskan tentang tatacara pengenalan Uji Organoleptik (uji inderawi atau uji sensori), penentuan empat rasa dasar, penilaian macam teh, pembuatan produk bahan makanan campuran, pembuatan makanan fortifikasi dan enrichment, pengalengan daging, pembuatan tape, pembuatan susu tempe, pembuatan es krim, pembuatan pangan fungsional lokal, pembuatan jam dan jelly, pemindangan, dan pembuatan sirup.
BACA SELENGKAPNYA
Mengenal Asal-Usul Sushi: Dari Jepang hingga ke Indonesia
eSports atau olahraga elektronik telah berkembang pesat menjadi industri hiburan yang besar dan menguntungkan. Turnamen besar eSports sekarang memiliki jutaan... selengkapnya
Proses berduka adalah pengalaman pribadi yang unik bagi setiap individu yang menghadapi kehilangan. Elisabeth Kubler-Ross dikenal karena memperkenalkan konsep tahap-tahap... selengkapnya
Sejarah Nusantara dipenuhi dengan gemerlap kejayaan dan kebijaksanaan penguasa-penguasa yang menciptakan kerajaan-kerajaan megah, dan salah satunya adalah Kerajaan Kediri atau... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Kita sering menemukan suatu produk makanan memiliki lapisan plastik lunak, mudah disobek, tetapi bisa juga dimakan seperti pada... selengkapnya
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keragaman budaya yang sangat kaya. Indonesia kaya dengan suku bangsa, etnis, dan juga... selengkapnya
Produktivitas itu sebenarnya tentang seberapa banyak dan bagus pekerjaan yang bisa kita lakukan dalam waktu yang kita punya. Ini penting... selengkapnya
Proses berduka adalah pengalaman emosional yang rumit dan unik bagi setiap individu yang menghadapi kehilangan. Tahap-tahap duka, atau “Stage of... selengkapnya
Metode pengajaran tradisional telah lama menjadi bagian dari dunia pendidikan, tetapi saat ini, pendidikan menghadapi tantangan untuk tetap relevan dalam... selengkapnya
Gunung, dengan keindahan alamnya dan tantangan petualangannya, adalah salah satu destinasi favorit bagi para pecinta alam dan pendaki. Namun, di... selengkapnya
Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita saat ini. Kita menggunakan platform ini untuk terhubung dengan teman-teman,... selengkapnya
Internet Marketing adalah segala upaya yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa melalui media elektronik atau internet dengan… selengkapnya
Rp 45.000Peran penting UMKM dalam perekonomian nasional sudah tidak perlu diragukan lagi. Pengaruh UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi tidak hanya di kota-kota… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 75.000Korelasi antara al-Quran dan seni sastra tidak dapat dipisahkan, karena al-Quran diturunkan kepada masyarakat yang menganggap bahasa dan sastra sebagai… selengkapnya
Rp 72.649 Rp 85.470Perencanaan pembangunan nasional, daerah, dan desa merupakan agenda rutin dan wajib yang sudah, sedang dan akan terus dibicarakan dan dilaksanakan… selengkapnya
Rp 121.500 Rp 135.000Buku “Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian” adalah sebuah karya yang membahas peran bahasa Indonesia dalam membentuk dan mengembangkan… selengkapnya
Rp 75.000 Rp 83.412Tubuh manusia membutuhkan mikronutrien hanya dalam jumlah kecil (biasanya dalam ukuran miligram/mg atau mikrogram/ µg per hari) meskipun mikronutrien sama… selengkapnya
Rp 75.000Islam dan Budaya Sunda – Proses penyebaran Islam di Tatar Sunda adalah suatu proses bentuk asimilasi, akulturasi dari berbagai budaya… selengkapnya
Rp 75.000Data-data dan gambaran perspektif kasar yang ditulis di buku ini sesungguhnya ‘residu’ atau potongan yang tercecer dari disertasi, yang berkat… selengkapnya
Rp 75.000Sejatinya, anak hadir dalam hidup kita bukan hanya sebuah anugerah yang Allah Swt. beri, melainkan juga sebagai ujian besar bagi… selengkapnya
Rp 73.500Teknologi pangan merujuk pada suatu disiplin ilmu yang menerapkan ilmu pengetahuan tentang bahan pangan khususnya setelah panen menggunakan teknologi yang… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000
Saat ini belum tersedia komentar.