● online
- Petunjuk Kader Jumantik uru Pemantau Jentik
- Konsep & Kompilasi Riset Membelajarkan Matematika
- Menelusuri Jejak Islam di Cina
- Mengelola Kinerja Sistem Logistik
- Manajemen Lembaga Pendidikan Islam
- Pengembangan Media Kreatif Bimbingan & Konseling
- Jokarooms Casino Review: A Practical Guide for Inf
- Kimia Pangan Air Karbohidrat dan Lipid / Jenis Air
Protein Pangan-Yudi Garnida
Rp 90.000| Stok | Tersedia (100) |
| Kategori | Teknologi Pangan |
Protein Pangan-Yudi Garnida
Protein pangan didefinisikan sebagai senyawa organik kompleks yang terdiri dari kombinasi asam amino dalam ikatan peptida yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan biasanya sulfur. Protein berasal dari bahasa Yunani yaitu proteos yang memiliki arti “utama atau sangat penting”. Protein memainkan peran yang utama dalam sistem biologis karena berfungsi sebagai komponen struktural sel dan organisme kompleks serta sebagai zat pengatur.
Protein pangan tidak hanya tersedia dalam satu jenis saja. Berdasarkan sumbernya protein dalam bahan pangan dibagi menjadi dua kelompok yaitu protein nabati dan protein hewani. Protein nabati merupakan protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, sedangkan protein hewani merupakan protein yang berasal dari hewan. Protein hewani memiliki mutu protein yang lebih baik daripada protein nabati.
Protein pangan mengalami kerusakan oleh pengaruh panas, reaksi kimia dengan asam atau basa, goncangan dan sebab-sebab lainnya. Sebagai contoh, protein di dalam larutan pada pH tertentu dapat mengalami denaturasi dan mengendap. Perubahan-perubahan tersebut di dalam makanan mudah dikenal dengan terjadinya penggumpalan atau pengerutan. Protein juga dapat mengalami degradasi yaitu pemecahan molekul kompleks menjadi molekul yang lebih sederhana oleh pengaruh asam, basa atau enzim. Hasil-hasil degradasi protein dapat berbentuk sebagai proteosa, pepton, polipeptida,peptida, asam amino, NH3 dan unsur N. Perubahan protein yang dapat dianggap positif atau negatif dapat terjadi secara bersamaan selama pengolahan.
Pengolahan pangan dengan panas digunakan oleh banyak industri pangan untuk memberikan ciri khas/atribut pada produknya, dan banyak prosedur yang berbeda pada suhu dan lama pemasakan, pasteurisasi, dan sterilisasi. Pengolahan menggunakan panas (termal) memiliki efek menguntungkan dan merugikan pada sistem pangan. Oleh sebab itu, industri pangan berupaya mengoptimalkan efek menguntungkan dan meminimalkan efek negatif dari pengolahan pangan dengan panas tersebut.
Protein Pangan
Pengarang:
Yudi Garnida
Editor: Aep Syaiful Hamidin
Uk.: 15 x23 cm, HVS
Penerbit: CV Manggu Makmur Tanjung Lestari
Protein Pangan-Yudi Garnida
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.241 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buah tomat merupakan salah satu komoditi hortikutura yang setelah dipanen masih melakukan aktivitas hidup.Tomat (Licopersicum esculentum mill) .Merupakan komoditas penting yang dikonsumsi sebagai sayuran ,bumbu masak,buah meja,bahan pewarna makanan sampai bahan kosmetika dan obat obatan. Kebutuhan pasar akan buah tomat terus meningkat,hal ini tidak lepas dari peranan tomat sebagai salah satu komuditas hortikultura yang penting… selengkapnya
Rp 119.070 Rp 132.300Ilmu pangan adalah disiplin ilmu di mana keteknikan, biologi, dan sains fisik, digunakan untuk mempelajari sifat dari bahan pangan, penyebab penurunan kualitas bahan pangan, prinsip yang mendasari pemrosesan pangan, dan peningkatan konsumsi bahan pangan di masyarakat. Buku ilmu pangan ini berisi panduan Praktikum untuk mahasiswa – mahasiswi jurusan Gizi dalam melaksanakan kegiatan praktik di laboratorium… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Tubuh manusia membutuhkan mikronutrien hanya dalam jumlah kecil (biasanya dalam ukuran miligram/mg atau mikrogram/ µg per hari) meskipun mikronutrien sama pentingnya dengan makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lipid. Mikronutrien yang terdiri dari vitamin dan mineral memiliki peran yang sangat penting untuk metabolisme dan perkembangan tubuh. Selain itu mukronutrien juga memainkan peran penting dalam pemeliharaan kesehatan… selengkapnya
Rp 75.000Kimia Pangan membahas tentang komponen kimiawi yang terkandung dalam bahan pangan serta bagaimana interaksi kimia tersebut memengaruhi kualitas, keamanan, dan nilai gizi makanan. Bab awal buku ini menjelaskan struktur dan fungsi utama karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin dalam makanan, serta peran masing-masing komponen ini dalam metabolisme dan kesehatan manusia. Selain itu, pembaca juga akan memahami… selengkapnya
Rp 67.000Keju adalah salah satu produk hasil fermentasi yang berbahan dasar susu dan diproduksi berbagai rasa dan bentuk. Keju merupakan protein susu yang digumpalkan dimana penggumpalan ini terjadi karna adanya enzim rennet ( atau enzi, lain yang cocok ) atau memlalui fermentasi asam laktat, komponen – komponen yang menyusun keju adalah lemak, air, protein, laktosa, kalsium,… selengkapnya
Rp 100.500 Rp 155.000Mengemas Produk Pangan: Karakteristik, Metode, dan Desain. Pengemasan makanan adalah penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yaitu: Perlindungan dari bahaya fisik (getaran, shock, dsb) Perlindungan dari keadaan iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, cahaya, dsb). Pengemasan yang efektif dapat dicapai bila dapat berfungsi sebagai penyatu, terdapat kesusaian antara produk… selengkapnya
Rp 93.000Uji Inderawi atau uji sensori disebut juga sebagai uji organoleptik merupakan cara pengujian dengan menggunakan indra manusia sebagai alat utama untuk pengukuran daya penerimaan terhadap produk. Pengujian organoleptik mempunyai peranan penting dalam penerapan mutu. Uji Inderawi dan Sensorik telah ada sejak manusia mulai menggunakan inderanya untuk menilai kualitas dan keamanan air minum dan bahan makanan…. selengkapnya
Rp 144.000 Rp 160.000Buku Uji Organoleptik: Seni Menilai Kualitas Pangan menghadirkan pemahaman komprehensif tentang penilaian mutu pangan berbasis persepsi inderawi. Tidak sekadar membahas metode ilmiah, buku ini mengajak pembaca memahami uji organoleptik sebagai perpaduan antara ketelitian metodologis, ilmu pengetahuan, dan kepekaan indera manusia dalam menilai kualitas produk pangan. Disusun secara sistematis dan mudah dipahami, buku ini mengulas prinsip… selengkapnya
Rp 60.000Kimia pangan erat kaitannya dengan kimia, biokimia, kimia fisiologis, botani, zoologi, dan biologi molekuler. Ahli kimia sangat bergantung pada pengetahuan tentang ilmu-ilmu tersebut di atas untuk secara efektif mempelajari dan mengendalikan zat biologis sebagai sumber pangan manusia. Kimia pangan Air, Karbohidrat, dan lipid membahas prinsip-prinsip kimiawi komponen bahan pangan, baik komponen makro (air, lemak, karbohidrat,… selengkapnya
Rp 75.500 Rp 81.500Durian (Durio zibethinus, Mur) merupakan salah satu jenis buah khas tropika yang cukup digemari. Buah durian sebagai salah satu komoditas hotikultura juga rentan terhadap kerusakan. Para ahli berpendapat bahwa pada awlanya tanaman durian tumbuh liar di daerah hutan sumatera, Kalimantan, dan Malaysia. Edible coating pada buah durian terolah minimal merupakan suatu lapisan tipis yang dapat… selengkapnya
Rp 180.000 Rp 200.000


Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.