Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Manajemen Tenaga Pendidik Anak Usia Dini....
- Strategi Pembelajaran Membangun Efektivitas Belaja....
- Guru, Motivator Belajar: Teknik Memotivasi Siswa d....
- Perencanaan dan Pengendalian Produksi....
- Panduan Praktikum Hematologi 2....
- Konsep & Kompilasi Riset Membelajarkan Matematika....
- Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal ....
- Panduan Praktikum Kimia Klinik....
Jerawat: Masalah Kulit yang Memengaruhi Banyak Orang
Jerawat vulgaris adalah salah satu masalah kulit yang umum terjadi dan dapat memengaruhi banyak orang, terutama remaja. Jerawat adalah penyakit kulit kronis yang muncul akibat peradangan menahun pada pilosebasea, yang ditandai dengan komedo, papul, pustul, nodul, dan kista pada area-area tertentu seperti wajah, dada, dan punggung bagian atas.
Dampak Medis dan Psikologis Jerawat
Meskipun jerawat tidak mengancam nyawa, penyakit ini memiliki dampak medis dan psikologis yang signifikan. Salah satu konsekuensi medis jerawat adalah timbulnya jaringan parut permanen pada kulit wajah, dada, atau punggung. Hal ini dapat memengaruhi penampilan fisik seseorang dan memengaruhi rasa percaya diri.
Selain dampak medis, jerawat juga dapat memiliki dampak psikologis yang serius. Orang yang mengalami jerawat mungkin mengalami perasaan rendah diri, hambatan dalam berinteraksi sosial, depresi, dan kecemasan. Dalam beberapa kasus, jerawat dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang secara keseluruhan.
BACA JUGA:
Misteri Anti Penuaan: Produk dan Kebiasaan yang Memperlambat Penuaan Kulit
Jerawat pada Remaja: Usia dan Jenis Kelamin yang Rentan
Jerawat vulgaris cenderung muncul pada usia remaja. Pada remaja perempuan, insidennya berkisar antara usia 14-17 tahun, sedangkan pada remaja pria, biasanya muncul pada usia 16-19 tahun. Diperkirakan hingga 80% populasi akan mengalami jerawat pada suatu saat dalam hidupnya.
Pada tahap awal pubertas, gejala jerawat seringkali muncul. Gejalanya bervariasi, dengan berbagai jenis lesi yang dapat muncul dan menghilang dari waktu ke waktu. Sementara insiden jerawat tertinggi terjadi pada remaja, penyakit ini juga dapat memengaruhi individu di usia yang lebih tua. Sebanyak 10% kasus jerawat didiagnosis pada usia 30-40 tahun. Ini menunjukkan bahwa jerawat bukan hanya masalah yang terbatas pada masa remaja.
Penyebab Jerawat pada Remaja
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan jerawat pada remaja. Faktor-faktor ini termasuk usia, penggunaan kosmetik tertentu, dan makanan yang dikonsumsi.
- Faktor umur
Jerawat seringkali muncul pada usia dewasa muda, sekitar 14-19 tahun. Hormon androgen, yang aktif selama pubertas, dapat memengaruhi produksi minyak berlebih dalam kulit.
- Faktor kosmetik
Penggunaan kosmetik tertentu, seperti bedak dasar, pelembab, krim penahan sinar matahari, dan krim malam, yang mengandung bahan-bahan komedo genik seperti lanolin, petrolatum, atau bahan kimia tertentu, dapat menyebabkan jerawat.
- Faktor makanan
Makanan berperan dalam timbulnya jerawat. Makanan tinggi lemak, makanan tinggi karbohidrat, makanan pedas, alkohol, dan makanan tinggi yodium (garam) dapat memperburuk jerawat. Lemak dalam makanan juga dapat meningkatkan produksi sebum, minyak alami kulit.
BACA JUGA:
Mengapa Kita Menyukai Makanan Pedas? Fakta dan Teori di Balik Kelezatan Pedas
Prevalensi Jerawat
Prevalensi jerawat pada masa remaja cukup tinggi, berkisar antara 47-90%. Studi di berbagai negara menunjukkan tingkat insiden yang signifikan. Di Brazil, sekitar 76% remaja laki-laki berusia 18 tahun menderita jerawat vulgaris. Di Prancis, sekitar 66,2% remaja berusia 12-25 tahun mengalami jerawat.
Penelitian di Indonesia, khususnya di kota Palembang, menunjukkan bahwa sekitar 68,2% populasi memiliki jerawat vulgaris. Ini menunjukkan bahwa jerawat adalah masalah kulit yang signifikan yang memengaruhi banyak individu di seluruh dunia.
Kesimpulan
Jerawat vulgaris adalah masalah kulit yang umum terjadi, terutama pada masa remaja. Meskipun tidak mengancam nyawa, jerawat memiliki dampak medis dan psikologis yang bermakna. Faktor-faktor seperti usia, penggunaan kosmetik, dan makanan dapat memengaruhi timbulnya jerawat. Untuk mengatasi masalah ini, penting untuk menjaga kebersihan kulit, memilih produk kosmetik yang tepat, dan mengikuti gaya hidup sehat, termasuk diet seimbang. Selain itu, konsultasikan dengan dokter kulit jika jerawat Anda tidak kunjung membaik atau jika Anda mengalami dampak psikologis yang serius. Jerawat dapat diobati dan dikendalikan dengan benar, sehingga Anda dapat memiliki kulit yang sehat dan percaya diri.
Referensi
Asbullah, A., Wulandini, P., & Febrianita, Y. 2021. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terhadap Timbulnya Acne Vulgaris (Jerawat) pada Remaja di Sman 1 Pelangiran Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2018.” Jurnal Keperawatan Abdurrab, vol. 4(2), 79-88.
Endah Widya Purnamasari., Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Terpadu, Penerbit Manggu.
Tags: Kesehatan
Jerawat: Masalah Kulit yang Memengaruhi Banyak Orang
MANGGUSTORE.COM – Kurban merupakan ibadah yang berbentuk pengorbanan, dengan menyembelih hewan yang dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijah, sampai pada tanggal... selengkapnya
Remaja adalah masa transisi yang penting dalam kehidupan seseorang. Selama periode ini, banyak perubahan fisik dan emosional yang terjadi. Bagi... selengkapnya
Anda tengah mencari cara yang efektif untuk menyebarkan pesan-pesan penting seputar kesehatan? Media leaflet adalah jawabannya! Leaflet, dengan kepraktisan bentuknya... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Administrasi adalah serangkaian tindakan dan kegiatan yang terkait dengan pelaksanaan suatu kebijakan dengan maksud untuk mencapai tujuan yang... selengkapnya
Anak-anak dalam rentang usia 8 bulan hingga 2 tahun adalah pada periode perkembangan yang sangat penting. Ini adalah saat-saat di... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Perkembangan UMKM di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. peningkatan tersebut disebabkan angka PHK pada tahun 2020... selengkapnya
TikTok saat ini menjadi salah satu media sosial dengan jumlah pengguna yang sangat besar, khususnya di kalangan generasi muda. Tidak... selengkapnya
Psikologi kognitif adalah cabang ilmu psikologi yang memfokuskan diri pada memahami bagaimana manusia berpikir, memproses informasi, dan mengambil keputusan. Ini... selengkapnya
Treadmill dapat dikatakan menjadi salah satu alat paling disukai para penggiat gym karena penggunaan treadmill cukup mudah bagi para penggiat... selengkapnya
Ada satu permainan (game) dalam layanan bimbingan dan konseling yang dapat dilakukan oleh seorang konselor, atau katakanlah Guru BK yang... selengkapnya
Buah tomat merupakan salah satu komoditi hortikutura yang setelah dipanen masih melakukan aktivitas hidup.Tomat (Licopersicum esculentum mill) .Merupakan komoditas penting… selengkapnya
Rp 119.070 Rp 132.300Berbicara kebijakan publik, tidak terlepas dari eksistensi pemerintah di negara manapun di seluruh dunia. Jika pemerintahan menghadapi suatu masalah, maka… selengkapnya
Rp 54.000 Rp 60.000Tanah laterit atau sering disebut tanah merah adalah tanah yang terbentuk di daerah tropis atau subtropis dengan tingkat pelapukan tinggi… selengkapnya
Rp 85.000Aktivitas Sosial dan Lingkungan pada Perusahaan Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Berbasis Akuntansi Kinerja keuangan perusahaan industri bahan dasar… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 80.000Indonesia, Negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, tidak ketinggalan untuk berkontribusi di dalam mengikuti perkembangan ekonomi Islam yang… selengkapnya
Rp 60.000Buku pelayanan publik ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan bahan bacaan dan pembelajaran bagi mahasiswa dan praktisi. Buku ini menguraikan secara… selengkapnya
Rp 81.500Mengemas Produk Pangan: Karakteristik, Metode, dan Desain. Pengemasan makanan adalah penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari… selengkapnya
Rp 93.000Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang gaya bahasanya sangat dipengaruhi oleh irama, rima, serta penyusunan larik dan bait…. selengkapnya
Rp 15.000 Rp 20.000Pengelolaan pendidikan adalah rangkaian tindakan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, motivasi, pengendalian, dan pengembangan semua upaya yang terlibat dalam mengatur dan… selengkapnya
Rp 73.350 Rp 81.500Buku Asuhan Gizi Critical Ill ini membahas tentang Konsep Dasar Asuhan Gizi pada Pasien dengan Critical Ill, Asuhan Gizi Enteral… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 75.000

Saat ini belum tersedia komentar.