● online
- Hubungan Pusat dan Daerah di Indonesia....
- Komunikasi Lintas Agama....
- Mengelola Sistem Kerja Perusahaan Secara Efektif....
- Tata Kelola Sumber Daya Manusia Pemerintahan....
- Koperasi Sebagai Suatu Sistem Perekonomian Indones....
- Akhlak dan Etos Kerja Islam....
- Balaghah Al-Qur'an : Gaya Bahasa Bayân & Badî’....
- ASWAJA dan Ke-NU-an Karangan Arif Muzain Shofwan....
Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal Budaya Jambi
Rp 40.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Budaya |
Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal Budaya Jambi
Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal Budaya Jambi, pada konteks Indonesia, pluralitas yang paling berpotensi melahirkan konflik adalah keragaman agama yang dianut oleh penduduknya. Hal yang sama juga berlaku di Kota Jambi yang menjadi titik sentral segala aspek yang ada di Provinsi Jambi sebagai wilayah jantungnya Pulau Sumatera. Meskipun penduduknya beragam secara agama (Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Kong Huchu), namun Kota Jambi jauh dari konflik sosial yang destruktif.
Budaya lokal yang mewujud dalam format ‘seloko adat’ Melayu Jambi diyakini sebagai penyebab tidak terjadinya konflik sosial destruktif di Kota Jambi. Fenomena ini agaknya sejalan konsep Savety-Valve Lewis Coser, dimana Seloko Adat Melayu Jambi difungsikan sebagai katup penyelemat masyarakat dari konflik sosial.
Buku Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Budaya Lokal Jambi ini hadir untuk melakukan penjabaran terhadap fenomena konflik pendirian rumah ibadah dan peranan kearifan budaya lokal untuk mengatasi konflik sosial. Membahas tentang agama dan pluralitas, Kearifan budaya lokal dalam falsafah hidup orang melayu Jambi, dan mekanisme internalisasi adat melayu Jambi sebagai peredam konflik di kota Jambi.
Pembahasan dalam buku Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Budaya Lokal Jambi ini menjadi penting dilakukan karena sebagaimana diketahui bahwa wilayah yang plural, khusunya dari sisi agama, berpotensi menimbulkan konflik. Mendasarkan pada konsep Savety-Valvenya Coser, Budaya lokal yang mewujud dalam format ‘seloko adat’ Melayu pada kenyataannya mampu menghindarkan masyarakat dari kemungkinan terjadinya konflik sosial yang destruktif.
Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Budaya Lokal Jambi layak dibaca untuk memperkaya keilmuan tentang dinamika sosial di tengah masyarakat plural.
Editor: Aep Syaiful Hamidin
Tags: adat jambi, budaya jambi, kearifan lokal budaya jambi, konflik pendirian rumah ibadah, seloko adat
Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal Budaya Jambi
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.189 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Bagaimana jika dakwah tidak lagi dipahami sekadar ceramah di mimbar, tetapi menjadi kekuatan yang mampu mengubah wajah masyarakat dan membangun peradaban? Di tengah derasnya arus globalisasi, disrupsi digital, krisis moral, sekularisme, hingga hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dakwah menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks daripada sebelumnya. Buku Dakwah dan Perubahan Sosial: Strategi dan Transformasi Sosial… selengkapnya
Rp 66.500 Rp 73.500Kebudayaan tak bisa dipisahkan dari manusia, karena manusia yang menciptakannya dengan kekuatan akal pikiran yang dimilikinya. Itulah sebabnya kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi atau akal. Kajian-kajian tentang kebudayaan Melayu yang ditemukan dalam sejumlah literatur cenderung membahas aspek-aspek tertentu saja dari kebudayaan Melayu. Kenyataan ini membuat banyak orang mengalami sedikit kesulitan untuk mengetahui… selengkapnya
Rp 103.050 Rp 114.500Pembangunan masyarakat lokal (local community development) dewasa ini berada di tengah dinamika globalisasi yang kompleks. Di satu sisi, arus global membuka berbagai peluang kemajuan, namun di sisi lain seringkali mengabaikan potensi lokal, kearifan lokal, serta kemandirian masyarakat akar rumput (grassroots). Oleh karena itu, pembangunan yang berkelanjutan tidak boleh lagi bersifat top-down (dari atas ke bawah)… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBudaya Organisasi Paguyuban Pasundan adalah suatu nilai yang mampu memotivasi pengurus dan anggota Paguyuban untuk secara efektif bekerja dalam mencapai tujuan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu nilai yang dijadikan sebagai budaya organisasi Paguyuban Pasundan, bisa dijadikan alat dalam menentukan arah organisasi dan juga mengarahkan apa yang boleh dan tidak dilakukan. Pada dasarnya,… selengkapnya
Rp 50.000Etnografi Suku Bangsa Minangkabau adalah studi tentang budaya, adat istiadat, dan kehidupan masyarakat Minangkabau, salah satu suku bangsa di Indonesia yang memiliki keunikan dan kekayaan budaya yang beragam. Melalui etnografi, kita dapat memahami lebih dalam kearifan lokal suku Minangkabau yang terwujud dalam berbagai aspek kehidupan mereka, seperti sistem adat, agama, bahasa, seni, dan kehidupan sehari-hari…. selengkapnya
Rp 77.490 Rp 86.100Lingkungan bukan sekadar persoalan alam. Di balik perubahan iklim, kerusakan hutan, konflik agraria, pencemaran, krisis pangan, dan bencana, terdapat persoalan sosial tentang ketimpangan, kepentingan, akses terhadap sumber daya, serta relasi kekuasaan. Karena itu, memahami lingkungan berarti memahami pula bagaimana masyarakat berinteraksi dengan alam dan bagaimana pembangunan memengaruhi kehidupan manusia. Buku ini mengupas sosiologi lingkungan secara… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSistem Keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk di dalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan jak dan kewajiban daerah tersebut. Pengaturan Keuangan daerah dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan sumber daya keuangan daerah. Buku sistem keuangan daerah menjelaskan perkembangan sistem… selengkapnya
Rp 63.000 Rp 70.000Modal sosial merupakan cara berbeda dalam interaksi sosial, modal sosial bertujuan untuk menjangkau kepentingan bersama – eksistensi secara komunal atau kelompok, sebab hubungan erat individu antar kelompok akan menciptakan hubungan batiniah yang mendalam, dengan demikian dalam modal sosial manusia tidak akan kehilangan eksistensinya. Sebab modal sosial berangkat dari tindakan yang rasional, tindakan yang kemudian saling… selengkapnya
Rp 55.000 Rp 60.000Orang Baduy dari Banten etnografi jul jacobs- Buku De Badoej’s, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ini dengan judul: Etnografi Jul Jacobs: Orang Baduy dari Banten merupakan bagian tulisan dokter Jul Jacobs yang menempati bagian pertama dari buku De Bodoej’s: Eene Ethnogrophische Schets, yang ia tulis dalam 11 hoofdstuk atau 11 bab. Bab 1 (Hoofdstuk… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 80.000Budaya Sunda adalah budaya yang tumbuh dan hidup dalam masyarakat Sunda. Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjunjung tinggi sopan santun. Pada umumnya karakter masyarakat Sunda adalah periang, ramah-tamah (soméah), murah senyum, lemahlembut, dan sangat menghormati orang tua. Itulah cermin budaya masyarakat Sunda. Ada beberapa ajaran dalam budaya Sunda tentang jalan menuju keutamaan hidup…. selengkapnya
Rp 115.700


Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.