● online
- Koperasi Sebagai Suatu Sistem Perekonomian Indones....
- Pengelolaan Karakter Mahasiswa berbasis Multi Inte....
- Landasan Pendidikan Kajian Teoritis dari Berbagai ....
- Perbandingan Administrasi Negara....
- Hubungan Pusat dan Daerah di Indonesia....
- Mesin dan Peralatan Industri Pangan....
- Politik Anggaran Dinamika Legislasi, Komunikasi Po....
- Manajemen Konflik dalam Perspektif Administrasi Pu....
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan
MANGGUSTORE.COM – Perusahaan yang siap berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif. Untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam manajemen yang efektif memerlukan dukungan karyawan yang cakap dan kompeten di bidangnya. Di sisi lain, pembinaan para karyawan termasuk yang harus diutamakan sebagai aset utama perusahaan. Proses belajar harus menjadi budaya perusahaan sehingga keterampilan para karyawan dapat dipelihara, bahkan dapat ditingkatkan. Dalam hal ini, loyalitas karyawan yang kompeten harus diperhatikan.
Peningkatan sikap, perjuangan, pengabdian, disiplin kerja, dan kemampuan profesional dapat dilakukan melalui serangkaian pembinaan dan tindakan nyata agar upaya peningkatan prestasi kerja dan loyalilas karyawan dapat menjadi kenyataan. Salah satu faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan adalah kepuasan kerja karyawan.

Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan membahas tentang perencanaan dan pengadaan sumber daya manusia, penarikan sumber daya manusia, seleksi dan penempatan sumber daya manusia, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, penilaian prestasi kerja, kinerja karyawan, motivasi, kemampuan kerja, semangat dan gairah kerja, promosi, transfer dan demosi, produktivitas dan peningkatan mutu sumber daya manusia, kompensasi, kondisi kerja, lingkungan kerja, kepuasan kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, kedisiplinan, pemutusan hubungan kerja, dan hubungan industrial pancasila.
Pengertian Kepuasan Kerja
Kepuasan Kerja adalah perasaan puas atau rasa pencapaian yang diperoleh seorang karyawan dari pekerjaannya. Kepuasan kerja ini merupakan hasil dari penilaian yang menyebabkan seseorang mencapai nilai pekerjaannya atau memenuhi kebutuhan dasarnya serta membantu dalam menentukan, sejauh mana seseorang menyukai atau tidak menyukai pekerjaannya.
Dengan kata lain, kepuasan kerja juga dapat diartikan sebagai keadaan emosi yang menyenangkan pada pekerjaannya. Sedangkan kebalikannya, yaitu ketidakpuasan dapat diartikan sebagai keadaan emosional yang tidak menyenangkan pada pekerjaannya sehingga menghambat atau menghalangi pencapaian nilai pekerjaan seseorang.
Berikut pengertian kepuasan kerja menurut para ahli (Admin, 2022).
Pengertian kepuasan kerja menurut Hasibuan, kepuasan kerja adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan dan prestasi kerja. Kepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan, dan kombinasi dalam dan luar pekerjaan.
BACA JUGA:
Kepuasan Kerja: Pengertian dan Teori-teorinya
Pengertian kepuasan kerja menurut Susilo Martoyo, kepuasan kerja adalah salah satu aspek psikologis yang mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya, ia akan merasa puas dengan kesesuaian antara kemampuan, keterampilan dan harapannya dengan pekerjaan yang ia hadapi.
Pengertian kepuasan kerja menurut Luthans, kepuasan kerja adalah hasil dari persepsi karyawan mengenai seberapa baik pekerjaan mereka memberikan hal yang dinilai penting.

Kinerja Perusahaan menjelaskan mengenai rasio – rasio keungan disertai dengan rumus yang dapat digunakan serta cara menganalisisnya. Selain itu buku ini juga menyajikan hasil penelitian mengenai penilaian kinerja keungan yang di lakukan pada perushaan energi di indoneisa. Dimana, penulis menguji dampak pendemic covid – 19 terhadap kinerja perusahaan energi indonesia.
Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan
Dalam hal kepuasan kerja, Gilmer (1966) dalam (Yoga Fortuna, 2016:367), menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah kesempatan untuk maju, keamanan kerja, gaji, perusahaan dan manajemen, faktor intrinsik dan pekerjaan, kondisi kerja, aspek sosial dalam pekerjaan, komunikasi, dan fasilitas.
Sementara itu, menurut Heidjrachman dan Husnan mengemukakan beberapa faktor mengenai kebutuhan dan keinginan pegawai, yakni: gaji yang baik, pekerjaan yang aman, rekan sekerja yang kompak, penghargaan terhadap pekerjaan, pekerjaan yang berarti, kesempatan untuk maju, pimpinan yang adil dan bijaksana, pengarahan dan perintah yang wajar, dan organisasi atau tempat kerja yang dihargai oleh masyarakat (Heidjrachman dan Husnan, 2002:194).
Merujuk pada berbagai pendapat tersebut dapat disimpulkan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan dalam rangka peningkatan kinerjanya (Yoga Fortuna, 2016:368), adalah:
- Faktor psikologik, merupakan faktor yang berhubungan dengan kejiwaan karyawan yang meliputi minat, ketenteraman dalam kerja, sikap terhadap kerja, bakat, dan keterampilan.
- Faktor sosial, merupakan faktor yang berhubungan dengan interaksi sosial baik sesama karyawan, dengan atasannya, maupun karyawan yang berbeda jenis pekerjaannya.
- Faktor fisik, merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi fisik lingkungan kerja dan kondisi fisik karyawan, meliputi. jenis pekerjaan, pengaturan waktu kerja dan waktu istirahat, perlengkapan kerja, keadaan ruangan, suhu penerangan, pertukaran udara, kondisi kesehatan karyawan, umur, dan sebagainya.
- Faktor finansial, merupakan faktor yang berhubungan dengan jaminan serta kesejahteraan karyawan yang meliputi sistem dan besarnya gaji, jaminan sosial, macam-macam tunjangan, fasilitas yang diberikan, promosi, dan sebagainya.
Daftar Pustaka
Heidjrachman dan Suad Husnan. 2002. Manajemen Personalia. Yogjakarta: BPFE.
Fortuna, Yoga. 2016. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pusat Pendidikan Komputer Akuntansi Inter Nusa Di Jakarta.” Jurnal Ekonomi. Vol.18. No.3.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan
Teknologi telah menjadi bagian integral dari hampir semua aspek kehidupan kita, termasuk dunia kerja. Manajemen Sumber Daya Manusia (HRM) bukanlah... selengkapnya
Pendidikan merupakan suatu usaha yang harus ditempuh oleh kehidupan semua orang, maju dan tidaknya sebuah bangsa ditentukan oleh pendidikan itu... selengkapnya
Negara Indonesia termasuk negara yang memiliki mutu pendidikan yang masih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Hal yang menjadikan pendidikan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan merupakan jalan menuju kesenangan, jalan dari kegelapan menuju terang benderang, pendidikan menjadikan manusia yang asalnya tidak tahu... selengkapnya
Cinta adalah perasaan yang indah, tetapi menjaga hubungan asmara tetap harmonis bisa menjadi tantangan. Namun, dengan komunikasi yang baik dan... selengkapnya
Kesehatan mental adalah aspek penting dalam hidup kita yang tidak boleh diabaikan. Kehidupan yang penuh dengan tekanan dan stres, kita... selengkapnya
Jawa Barat memiliki sejarah yang kaya, terutama dalam hal penyebaran agama Islam dan kerajaan-kerajaan yang berdiri di wilayah ini. Di... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Ketika berbicara tentang perjalanan, salah satu hal yang paling memikat perasaan kita adalah mencicipi makanan lokal di tempat-tempat... selengkapnya
Rencana kompensasi yang kompetitif adalah salah satu faktor utama dalam menjaga kepuasan karyawan, meningkatkan retensi, dan menarik bakat-bakat terbaik ke... selengkapnya
Indonesia merupakan suatu negara kepulauan. Salah satunya Pulau Sumatera. Pulau Sumatera merupakan pulau terbesar ketiga setelah Pulau Papua dan Pulau... selengkapnya
Birokrasi Pelayanan Publik: Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan Terpadu ini menguraikan mengenai: pelayanan publik, perizinan dan nonperizinan, peranan birokrasi dalam pelayanan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap fundamental dalam membangun dasar perkembangan anak, baik dari aspek kognitif, sosial, emosional, maupun… selengkapnya
Rp 60.000Dalam lintasan sejarah peradaban manusia, hukum tidak pernah hadir sebagai sekadar teks yang beku. Ia hidup, bergerak, dan berdenyut bersama… selengkapnya
Rp 75.000Buku metode penelitian hukum ini disusun dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan referensi di bidang hukum, khususnya bagi mahasiswa yang menempuh… selengkapnya
Rp 135.000Buku Uji Organoleptik: Seni Menilai Kualitas Pangan menghadirkan pemahaman komprehensif tentang penilaian mutu pangan berbasis persepsi inderawi. Tidak sekadar membahas… selengkapnya
Rp 60.000Buku “Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian” adalah sebuah karya yang membahas peran bahasa Indonesia dalam membentuk dan mengembangkan… selengkapnya
Rp 75.000 Rp 83.412Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, berbagai persoalan seperti penyalahgunaan kewenangan, lemahnya pengawasan anggaran,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan,… selengkapnya
Rp 20.000 Rp 25.000Bimbingan Konseling adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli… selengkapnya
Rp 58.500 Rp 65.000Modal sosial merupakan cara berbeda dalam interaksi sosial, modal sosial bertujuan untuk menjangkau kepentingan bersama – eksistensi secara komunal atau… selengkapnya
Rp 55.000 Rp 60.000


Saat ini belum tersedia komentar.