Beranda » Blog » Kepuasan Kerja: Pengertian dan Teori-teorinya

Kepuasan Kerja: Pengertian dan Teori-teorinya

Diposting pada 8 September 2023 oleh manggustore / Dilihat: 226 kali / Kategori:

MANGGUSTORE.COM – Perusahaan yang siap berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif. Untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam manajemen yang efektif memerlukan dukungan karyawan yang cakap dan kompeten di bidangnya. Di sisi lain, pembinaan para karyawan termasuk yang harus diutamakan sebagai aset utama perusahaan. Proses belajar harus menjadi budaya perusahaan sehingga keterampilan para karyawan dapat dipelihara, bahkan dapat ditingkatkan. Dalam hal ini, loyalitas karyawan yang kompeten harus diperhatikan.

Peningkatan sikap, perjuangan, pengabdian, disiplin kerja, dan kemampuan profesional dapat dilakukan melalui serangkaian pembinaan dan tindakan nyata agar upaya peningkatan prestasi kerja dan loyalilas karyawan dapat menjadi kenyataan. Salah satu faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan adalah kepuasan kerja karyawan.

Kinerja Perusahaan menjelaskan mengenai rasio – rasio keungan disertai dengan rumus yang dapat digunakan serta cara menganalisisnya. Selain itu buku ini juga menyajikan hasil penelitian mengenai penilaian kinerja keungan yang di lakukan pada perushaan energi di indoneisa. Dimana, penulis menguji dampak pendemic covid – 19 terhadap kinerja perusahaan energi indonesia.

Kinerja Perusahaan menjelaskan mengenai rasio – rasio keungan disertai dengan rumus yang dapat digunakan serta cara menganalisisnya. Selain itu buku ini juga menyajikan hasil penelitian mengenai penilaian kinerja keungan yang di lakukan pada perushaan energi di indoneisa. Dimana, penulis menguji dampak pendemic covid – 19 terhadap kinerja perusahaan energi indonesia.

BELI SEKARANG

Pengertian Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja adalah perasaan puas atau rasa pencapaian yang diperoleh seorang karyawan dari pekerjaannya. Kepuasan kerja ini merupakan hasil dari penilaian yang menyebabkan seseorang mencapai nilai pekerjaannya atau memenuhi kebutuhan dasarnya serta membantu dalam menentukan, sejauh mana seseorang menyukai atau tidak menyukai pekerjaannya.

Dengan kata lain, kepuasan kerja juga dapat diartikan sebagai keadaan emosi yang menyenangkan pada pekerjaannya. Sedangkan kebalikannya, yaitu ketidakpuasan dapat diartikan sebagai keadaan emosional yang tidak menyenangkan pada pekerjaannya sehingga menghambat atau menghalangi pencapaian nilai pekerjaan seseorang.

Berikut pengertian kepuasan kerja menurut para ahli (Admin, 2022).

Pengertian kepuasan kerja menurut Hasibuan, kepuasan kerja adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan dan prestasi kerja. Kepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan, dan kombinasi dalam dan luar pekerjaan.

Pengertian kepuasan kerja menurut Susilo Martoyo, kepuasan kerja adalah salah satu aspek psikologis yang mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya, ia akan merasa puas dengan kesesuaian antara kemampuan, keterampilan dan harapannya dengan pekerjaan yang ia hadapi.

Pengertian kepuasan kerja menurut Luthans, kepuasan kerja adalah hasil dari persepsi karyawan mengenai seberapa baik pekerjaan mereka memberikan hal yang dinilai penting.

Analisis kinerja adalah proses evaluasi sistematis terhadap kinerja individu atau organisasi. Hal ini melibatkan pengukuran dan penilaian kinerja sebagai kegiatan yang penting dalam konteks perusahaan. Hasil analisis kinerja dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengevaluasi kebijakan yang telah diterapkan dan sebagai dasar perencanaan. Proses perencanaan dan evaluasi yang efektif memungkinkan perusahaan untuk bersaing, tumbuh, dan berkembang secara berkelanjutan.

Analisis kinerja adalah proses evaluasi sistematis terhadap kinerja individu atau organisasi. Hal ini melibatkan pengukuran dan penilaian kinerja sebagai kegiatan yang penting dalam konteks perusahaan. Hasil analisis kinerja dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengevaluasi kebijakan yang telah diterapkan dan sebagai dasar perencanaan. Proses perencanaan dan evaluasi yang efektif memungkinkan perusahaan untuk bersaing, tumbuh, dan berkembang secara berkelanjutan.

BELI DI SINI

Teori-teori Kepuasan Kerja

Dalam menentukan tolok ukur dalam kepuasan kerja dibutuhkan teori-teori sebagai acuan yang dapat menjelaskan perilaku seseorang dalam kepuasan kerja. Teori dapat dijadikan sebagai bahan dasar pertimbagan dalam menilai perilaku pegawai dalam kepuasan dan ketidakpuasan terhadap pekerjaannya. Teori tentang kepuasan kerja ada enam macam menurut Mangkunegara (2013:120), yakni:

  1. Teori keseimbangan

Dalam teori keseimbangan yang menjadi tolak ukur dalam kepuasan kerja dengan membandingkan antara nilai yang menunjang pelaksanaan kerja sebagaiinput dan nilai yang dirasakan pegawai sebagai outcome.

  1. Teori perbedaan pendapat

Teori perbedaan berpendapat dengan mengukur kepuasan dapat dilakukan dengan cara menghitung selisih antara apa yang seharusnya diterima dengan kenyataanyang dirasakan pegawai.

  1. Teori pemenuhan kebutuhan

Teori pemenuhan kebutuhan berpendapat bahwa, kepuasan kerja pegawai bergantung pada terpenuhi atau tidaknya kebutuhan pegawai.

  1. Teori pandangan kelompok

Menurut teori pandangan kelompok, kepuasan kerja pegawai bukanlah bergantung pada kebutuhan saja, tetapi sangat bergantung pada pandangan dan pendapat kelompok yang oleh pegawai dianggap sebagai kelompok acuan.

  1. Teori dua faktor

Teori dua faktor mengemukakan dua faktor yang menyebabkan timbulnya rasa puas atau tidak puas, yaitu faktor pemeliharaan meliputi administrasi dan kebijakan organisasi, hubungan dengan subordinate, upah, keamanan kerja, kondisi kerja, dan status. faktor pemotivasian yang meliputi dorongan berprestasi, pengenalan, kemajuan kesempatan berkembang, dan tanggung jawab.

  1. Teori pengharapan

Teori pengharapan mengemukakan bahwa pengharapan merupakan kekuatan keyakinan pada suatu perlakuan yang diikuti dengan hasil khusus. Hal ini menggambarkan keputusan pegawai yang  memungkinkan mencapai suatu hasil dapat menuntun hasil lainnya.

Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan membahas tentang perencanaan dan pengadaan sumber daya manusia, penarikan sumber daya manusia, seleksi dan penempatan sumber daya manusia, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, penilaian prestasi kerja, kinerja karyawan, motivasi, kemampuan kerja, semangat dan gairah kerja, promosi, transfer dan demosi, produktivitas dan peningkatan mutu sumber daya manusia, kompensasi, kondisi kerja, lingkungan kerja, kepuasan kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, kedisiplinan, pemutusan hubungan kerja, dan hubungan industrial pancasila.

Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan membahas tentang perencanaan dan pengadaan sumber daya manusia, penarikan sumber daya manusia, seleksi dan penempatan sumber daya manusia, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, penilaian prestasi kerja, kinerja karyawan, motivasi, kemampuan kerja, semangat dan gairah kerja, promosi, transfer dan demosi, produktivitas dan peningkatan mutu sumber daya manusia, kompensasi, kondisi kerja, lingkungan kerja, kepuasan kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, kedisiplinan, pemutusan hubungan kerja, dan hubungan industrial pancasila.

BELI SEKARANG

Menurut Wijono (2015:125) ada tiga teori kepuasan kerja, yakni:

  1. Teori Kepuasan dan ketidakpuasan, teori ini dilihat dari dua pertimbangan, yaitu (1) ketidaksesuaian yang dipersepsikan antara apa yang diinginkan individu dengan apa yang diterima dalam kenyataannya; dan (2) apa pentingnya pekerjaan yang diinginkan oleh individu tersebut.
  2. Teori dari kepuasan bidang. Juga bisa disebit dengan teori kepuasan kerja individu terhadap bidang/bagian tertentu dari pekerjaannya. Teori ini menjelaskan individu yang dapat menerima dan melaksanakan pekerjaannya dengan senang hati dalam bidang/bagian yang dia persepsikan, maka hasilnya akan sama dengan jumlah yang dia persepsikan dari yang secara aktual mereka terima.
  3. Teori proses bertentangan, teori ini menjelaskan kondisi emosional dalam kepuasan dan ketidakpuasan. Individu yang memperoleh keberhasilan dalam pekerjaannya akan merasa senang dan setelah beberapa saat perasaan senang tersebut akan menurun menyebabkan individu tersebut takut akan kegagalan.
Buku Azas-azas Manajemen mengurai tentang pengertian dan karakteristik manajemen, ruang lingkup manajemen, sifat-sifat manajemen, evolusi pemikiran manajemen, evolusi, fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi staff/pekerja, fungsi pengarahan/pelaksanaan, fungsi motivasi, fungsi control, dan fungsi komunikasi.

Buku Azas-azas Manajemen mengurai tentang pengertian dan karakteristik manajemen, ruang lingkup manajemen, sifat-sifat manajemen, evolusi pemikiran manajemen, evolusi, fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi staff/pekerja, fungsi pengarahan/pelaksanaan, fungsi motivasi, fungsi control, dan fungsi komunikasi.

BELI SEKARANG

Daftar Pustaka

Latief, Suryawahyuni. 2019. Azas-Azas Manajemen. Bandung: Manggu Makmur Tanjung Lestari

Nurmansyah. 2021. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Manggu Makmur Tanjung Lestari

Wijono, Sutarto. 2015. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: Kencana.

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Admin. 2022. “Pengertian Kepuasan Kerja dan Faktor-faktor yang Memperngaruhinya.” Dikutip dari https://ekonomi.bunghatta.ac.id/index.php/id/artikel/884-pengertian-kepuasan-kerja-danfaktor-faktor-yang-mempengaruhinya. Pada 9 Agustus 2023.

Tags: , ,

Bagikan ke

Kepuasan Kerja: Pengertian dan Teori-teorinya

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Kepuasan Kerja: Pengertian dan Teori-teorinya

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: