Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Buku Ajar Evolusi - Arwin Arif
- Sejarah Gereja Indonesia
- Etika, Kode Etik Profesi, dan Hukum Kesehatan
- Manajemen Pemasaran - Ec Nurmansyah
- Tenses Are Easy & Fun - Belajar Tenses Mudah
- Implementasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
- Modal Sosial: Solusi Kesejahteraan Masyarakat dan
- Uji Organoleptik: Seni Menilai Kualitas Pangan
Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah
MANGGUSTORE.COM – Salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah adalah dimanfaatkannya sistem pengelolaan keuangan daerah secara berdaya guna keberhasilan. Pengelolaan keuangan diharapkan agar sesuai dengan aspirasi pembangunan dan keinginan masyarakat agar tercapainya kesejahteraan. Pengelolaan keuangan daerah yang optimal yang bisa membantu tercapainya kesejahteraan itu.
Konsep Pengelolaan Keuangan
Pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah sama halnya dengan pengelolaan keuangan negara yang terdiri atas tiga tahapan, (Halim, 2007) yaitu:
- Perencanaan APBD. Input yang digunakan berupa hasil aspirasi masyarakat yang telah diajukan kepada dewan dan eksekutif, kemudian aspirasi tersebut ditelaah lebih rinci dalam usulan kegiatan. Unit kerja yang diproses yaitu, dengan adanya Standar Analisis Belanja (SAB) sehingga, setiap yang diajukan mencerminkan target kinerja karena telah diproses dengan wajar.
- Pelaksanaan APBD, berupa input dan output dari tahap perencanaan APBD kemudian dilaksanakan dengan sistem akuntansi yang telah disesaikan untuk dokumentasi pencatatan laporan pelaksanaan APBD oleh eksekutif.
- Pengendalian APBD, input berupa laporan keuangan APBD yang kemudian diproses dengan mengevaluasi pertanggungjawaban kepada daerah yang menghasilkan output berupa hasil keputusan evaluasi penerimaan dan penoakan terhadap laporan pertanggungjawaban kepala daerah.

Sistem Keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk di dalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan jak dan kewajiban daerah tersebut. Pengaturan Keuangan daerah dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan sumber daya keuangan daerah.
Beli Buku Sistem Keuangan Daerah
Asas-Asas Umum Pengelolaan Keuangan Daerah
Asas umum pengelolaan keuangan daerah menuntut keuangan daerah yang dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatuhan, dan manfaat untuk masyarakat (Reydonnyzar Moenek dan Dadang Suwanda, 2019: 17).
PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menyebutkan, asas umum pengelolaan keuangan daerah adalah:
- Keuangan daerah harus dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, secara efisien ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatuhan, dan manfaat untuk masyarakat.
- Pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan dalam suatu sistem yang terintegrasi yang diwujudkan dalam APBD yang setiap tahun ditetapkan dengan peraturan daerah.
Peraturan Mendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah menyebutkan pegertian tentang asas-asas umum pengelolan keuangan daerah tersebut sebagai berikut:
- Tertib, bahwa keuangan daerah dikelola secara tepat waktu dan tepat guna yang didukung dengan bukti-bukti administrasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
- Taat pada peraturan perundang-undangan, bahwa pengelolaan keuangan daerah harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan.
- Efektif, adalah pencapaian hasil program dengan target yang telah ditetapkan, yaitu dengan cara membandingkan keluaran dan hasil.
- Efsien, adalah pencapaian keluaran yang maksimum dengan masukan tertentu atau penggunaan masukan terendah untuk mencapai ketentuan tertentu.
- Ekonomi, adalah perolehan masukan dengan kualitas dan kuantitas tertentu pada tingkat harga yang terendah.

Politik anggaran merupakan suatu proses dimana terjadinya tawar-menawar antara para pelaku dalam membuat keputusan anggaran, kebijakan diekspresikan melalui proses anggaran; kelompok kepentingan yang aktif dalam pengambilan keputusan anggaran, tetapi mereka dikendalikan atau dapat dikontrol oleh persaingan antara mereka sendiri dan oleh proses anggaran yang memberikan atau menolak akses mereka untuk membuat keputusan.
Beli Buku Politik Anggaran
Tujuan Pengelolaan Keuangan Daerah
Tujuan pengelolaan daerah adalah mengurus dan mengatur keuangan daerah itu sendiri dengan prinsip pengelolaan keuangan daerah (19-20), yaitu:
- Tanggung jawab (accountability). Pemerintah daerah harus mempertanggungjawabkan keuangannya kepada lembaga atau orang berkepentingan yang sah. Lembaga atau orang termaksud adalah pemerintah pusat, DPRD, kepala daerah, dan masyarakat umum.
- Mampu memenui kewajiban keuangan. Keuangan daerah harus ditata dan dikelola sedemikian rupa, sehingga mampu melunasi semua kewajiban atau ikatan keuangan, baik jangka pendek, maupun jangka panjang yang telah ditentukan.
- Hal-hal yang menyangkut pengelolaan keuangan daerah pada prinsipnya harus diserahkan kepada pegawai yang betul-betul jujujr dan dapat dipercaya.
- Hasil guna (effectveness) dan daya guna (efficiency). Hasil guna dan daya guna merupakan tata cara mengurus keuangan daerah yang harus dilakukan sedemikian rupa, sehingga memungkinkan program dapat direncanakan dan dilaksanakan untuk mencapai tujuan pemrintah daerah dengan biaya serendah-rendahnya dan dalam waktu secepat-cepatnya.
- Para aparat pengelola keuangan daerah, DPRD, dan petugas pengawasan harus melakukan pengendalian agar semua tujuan tersebut dapat dicapai.

Hubungan Pemerintah antara pusat dan daerah senantiasa menarik dan menjadi bahan penting untuk ditelaah karena setelah berdirinya negara Indonesia, urusan pemerintah pusat dan daerah selalu berubah-ubah, ini dapat dilihat dari perubahan Undang-undang tentang Pemerintahan Daerah.
Beli Buku Hubungan Pusat dan Daerah
Daftar Pustaka
Moenek, Reydonnyzar dan Dadang Suwanda. 2019. Good Governance: Pengelolaan Keuangan Daerah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Halim, Abdul. 2007. Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat.
Tags: Keuangan Daerah, Pengelolaan Keuangan Daerah, Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah
Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah
Pada suatu waktu atau kesempatan, kita semua telah merasakan berbagai emosi. Marah, bahagia, sedih, cemas, dan rasa-rasa lainnya adalah bagian... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Beragam pandangan dalam mengartikan pendidikan yang dijabarkan oleh para ahli. Hal ini dikarenakan sudut pandang yang berbeda di antara... selengkapnya
Kita hidup dalam era yang dipengaruhi oleh teknologi digital. Perubahan sosial yang disebabkan oleh kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak... selengkapnya
Mengelola karyawan yang berkinerja rendah adalah salah satu tantangan yang dihadapi oleh setiap pemimpin atau manajer. Penting untuk menangani masalah... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pajak dijalankan sebagai bagian sumber dari penerimaan Negara. Pemerintah melakukan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan penerimaan Negara. Salah satunya... selengkapnya
Minat baca pada remaja adalah hal yang sangat penting untuk dipahami. Salah satu cara yang menarik untuk mengidentifikasi minat baca... selengkapnya
Sejarah Nusantara dipenuhi dengan gemerlap kejayaan dan kebijaksanaan penguasa-penguasa yang menciptakan kerajaan-kerajaan megah, dan salah satunya adalah Kerajaan Kediri atau... selengkapnya
“Cegil” adalah salah satu kata yang mungkin belum banyak diketahui oleh generasi yang lebih tua di Indonesia, tetapi bagi anak... selengkapnya
Suatu negara memilih bentuk negaranya sesuai dengan aspirasinya sendiri. Karena negara-negara melakukan kegiatan satu sama lain, hukum internasional perlu mengetahui... selengkapnya
Gunung, dengan keindahan alamnya dan tantangan petualangannya, adalah salah satu destinasi favorit bagi para pecinta alam dan pendaki. Namun, di... selengkapnya
Tubuh manusia membutuhkan mikronutrien hanya dalam jumlah kecil (biasanya dalam ukuran miligram/mg atau mikrogram/ µg per hari) meskipun mikronutrien sama… selengkapnya
Rp 75.000Buku Konsep, Paradigma, dan Implementasi Pariwisata Berkelanjutan ini disusun untuk membantu para mahasiswa dalam mempelajari konsep, paradigma dan implementasi dari… selengkapnya
Rp 75.000 Rp 80.000Pendidikan karakter berbasis pesantren menjelaskan tentang pendidikan karakter yang menekankan pada dimensi etika religius menjadi begitu penting dan relevan untuk… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 65.000Buku “Relasi Islam dan Tradisi Lokal: Potret atas NU, Muhammadiyah, Wahabi, & Baduy” karya Dr. Hasani Ahmad Said dari UIN… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 67.980Perencanaan pembangunan nasional, daerah, dan desa merupakan agenda rutin dan wajib yang sudah, sedang dan akan terus dibicarakan dan dilaksanakan… selengkapnya
Rp 121.500 Rp 135.000Buku pelayanan publik ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan bahan bacaan dan pembelajaran bagi mahasiswa dan praktisi. Buku ini menguraikan secara… selengkapnya
Rp 81.500Pemberdayaan masyarakat adalah proses pembangunan di mana masyarakat berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi dan kondisi diri… selengkapnya
Rp 45.000 Rp 50.000Bimbingan Konseling adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli… selengkapnya
Rp 58.500 Rp 65.000Buku Asuhan Gizi Critical Ill ini membahas tentang Konsep Dasar Asuhan Gizi pada Pasien dengan Critical Ill, Asuhan Gizi Enteral… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 75.000Patofisiologi merupakan gabungan dari kata patologi dan fisiologi, yang artinya adalah ilmu yang mempelajari gangguan fungsi pada organisme yang sakit,… selengkapnya
Rp 135.000 Rp 150.000
Saat ini belum tersedia komentar.