Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren
- Pendidikan Karakter
- Pengantar Hukum Indonesia - Dr. Muh. Nasir
- Audit Berbasis Risiko Tahapan Penugasan Audit Inte
- ASWAJA dan Ke-NU-an Karangan Arif Muzain Shofwan
- Perioperatif
- TIRAKAT BISNIS: Menarik Kekayaan dengan Kekuatan B
- Hak Asasi Manusia dalam Realitas Global
Edible Coating dan Aplikasinya Pada Produk Pangan
Rp 104.400 Rp 116.000| Stok | Tersedia (100) |
| Kategori | Teknologi Pangan |
Edible Coating dan Aplikasinya Pada Produk Pangan
Edible coating adalah lapisan tipis yang terbuat dari bahan yang dapat dimakan, yang digunakan di permukaan atau diantara produk pangan, berfungsi sebagai penahan (barrier) perpindahan masa (uap air, O2, CO2) atau sebagai pembawa (carrier) bahan tambahan pangn seperti zat anti oksidan. Fungsi lainnya yaitu dapat membantu mempertahankan integritas struktural dan mencegah hilangnya senyawa – senyawa volatil penyebab aroma khas pada bahan pangan tertentu.
Edible coating dan aplikasinya pada produk pangan mengurai tentang edible coating dan penggunaannya, komponen penyusun edible coating, bahan tambahan pada edible coating, struktur dan karakteristik edible coating, metode coating, aplikasi edible coating pada bahan dan produk pangan, dan edible coating pada buah durian terolah minimal.
Edible coating dapat digunakan untuk berbagai keperluan pada bahan dan produk pangan, dan dapat digunakan untuk membatasi penyerapan minyak dan lemak selama proses penggorengan pada kentang. Komponen utama penyusun edible coating dikelompokan dalam 3 kategori, yaitu hidrokoloid (protein dan karbohidrat), lipid dan komposit (campuran).
Bahan tambahan pada edible coating – plasticizer merupakan senyawa dengan berat molekul kecil yang dapat ditambahkan ke larutan edible coating untuk meningkatkan fleksibilitas dan sifat mekanik dari edible coating, surfaktan dan emulsifier, senyawa antimikroba, antioksidan, flavor, nutraceutical, mikroorganisme probiotik.
Aplikasi edible coating pada bahan dan produk pangan pengaplikasiannya bisa pada buah dan sayur, daging dan ungags, makanan laut, permen dan coklat, kacang-kacangan, produk bakery dan sereal, es krim, keju, enkapsulasi flavor.
Editor: Aep Syaiful Hamidin
Tags: Buku Teknik Pangan, Edible Coating, Teknik Pangan, Teknologi Pangan, yudi garnida
Edible Coating dan Aplikasinya Pada Produk Pangan
| Berat | 360 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.050 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Fermentasi Pangan merupakan proses pengawetan makanan secara alami, dimana mikroorganisme seperti ragi dan bakteri mengubah karbohidrat, pati dan gula menjadi alkohol atau asam. Buku Fermentasi Pangan Aplikasi dan Teknologi ini membahas fermentasi secara umum, peranan mikroorganisme dalam industri fermentasi, produk fermentasi buah-buahan, produk fermentasi sayuran, produk fermentasi teh dan kakao, fermentasi teh kombucha, produk fermentasi… selengkapnya
Rp 110.000 Rp 125.000Durian (Durio zibethinus, Mur) merupakan salah satu jenis buah khas tropika yang cukup digemari. Buah durian sebagai salah satu komoditas hotikultura juga rentan terhadap kerusakan. Para ahli berpendapat bahwa pada awlanya tanaman durian tumbuh liar di daerah hutan sumatera, Kalimantan, dan Malaysia. Edible coating pada buah durian terolah minimal merupakan suatu lapisan tipis yang dapat… selengkapnya
Rp 180.000 Rp 200.000Keju adalah salah satu produk hasil fermentasi yang berbahan dasar susu dan diproduksi berbagai rasa dan bentuk. Keju merupakan protein susu yang digumpalkan dimana penggumpalan ini terjadi karna adanya enzim rennet ( atau enzi, lain yang cocok ) atau memlalui fermentasi asam laktat, komponen – komponen yang menyusun keju adalah lemak, air, protein, laktosa, kalsium,… selengkapnya
Rp 100.500 Rp 155.000Ketahanan pangan merujuk pada kemampuan suatu negara atau masyarakat untuk secara berkelanjutan memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota masyarakatnya. Pangan dalam konteks ini meliputi tidak hanya bahan makanan, tetapi juga aspek-aspek lain seperti gizi, kesehatan, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Oleh karena itu, ketahanan pangan harus dipahami sebagai konsep yang melibatkan berbagai dimensi yang kompleks. Salah satu… selengkapnya
Rp 112.500 Rp 125.000Buah tomat merupakan salah satu komoditi hortikutura yang setelah dipanen masih melakukan aktivitas hidup.Tomat (Licopersicum esculentum mill) .Merupakan komoditas penting yang dikonsumsi sebagai sayuran ,bumbu masak,buah meja,bahan pewarna makanan sampai bahan kosmetika dan obat obatan. Kebutuhan pasar akan buah tomat terus meningkat,hal ini tidak lepas dari peranan tomat sebagai salah satu komuditas hortikultura yang penting… selengkapnya
Rp 119.070 Rp 132.300FERMENTASI PANGAN (Edisi Kedua) ini merupakan upaya peningkatan karya tulis sebelumnya yang masih dalam bentuk diktat kuliah dengan judul ”Teknologi Fermentasi dan Mikrobiologi Pengolahan Pangan”. Buku FERMENTASI PANGAN ini memuat topik-topik tertentu yang saling berhubungan antara bidang ilmu dan teknologi pangan dengan bidang kesehatan yang ditinjau dari segi kebutuhan dasar manusia maupun sosial, keamanan, dan… selengkapnya
Rp 135.000 Rp 150.000Teknologi pangan merujuk pada suatu disiplin ilmu yang menerapkan ilmu pengetahuan tentang bahan pangan khususnya setelah panen menggunakan teknologi yang tepat untuk memperoleh manfaat seoptimal mungkin sekaligus meningkatkan nilai tambah dari pangan tersebut. Buku teknologi pangan karangan dosen yang bernaa Yenni Okfrianti ini berisi panduan Praktikum untuk mahasiswa – mahasiswi jurusan Gizi dalam melaksanakan kegiatan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Protein pangan didefinisikan sebagai senyawa organik kompleks yang terdiri dari kombinasi asam amino dalam ikatan peptida yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan biasanya sulfur. Protein berasal dari bahasa Yunani yaitu proteos yang memiliki arti “utama atau sangat penting”. Protein memainkan peran yang utama dalam sistem biologis karena berfungsi sebagai komponen struktural sel dan organisme… selengkapnya
Rp 90.000Kimia pangan erat kaitannya dengan kimia, biokimia, kimia fisiologis, botani, zoologi, dan biologi molekuler. Ahli kimia sangat bergantung pada pengetahuan tentang ilmu-ilmu tersebut di atas untuk secara efektif mempelajari dan mengendalikan zat biologis sebagai sumber pangan manusia. Kimia pangan Air, Karbohidrat, dan lipid membahas prinsip-prinsip kimiawi komponen bahan pangan, baik komponen makro (air, lemak, karbohidrat,… selengkapnya
Rp 75.500 Rp 81.500Mengemas Produk Pangan: Karakteristik, Metode, dan Desain. Pengemasan makanan adalah penyimpanan makanan di dalam kemasan supaya makanan terjaga. Tujuan dari pengemasan makanan yaitu: Perlindungan dari bahaya fisik (getaran, shock, dsb) Perlindungan dari keadaan iklim mikro luar kemasan (kelembaban, temperatur, cahaya, dsb). Pengemasan yang efektif dapat dicapai bila dapat berfungsi sebagai penyatu, terdapat kesusaian antara produk… selengkapnya
Rp 93.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.