Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
Mengenal Tanah Laterit
Tanah laterit merupakan salah satu jenis tanah yang ada di bumi. Warna kemerah-merahan dan kecoklat-coklatan. Tidak heran jika tanah ini dijuluki dengan tanah merah. Tanah laterit atau tanah merah ini terbentuk dari cuaca yang lembab dan lingkungan yang dingin. Selain itu, genangan air juga dapat menjadi penyebab terciptanya tanah merah ini.
Buchanan-Hamilton (Edgar Thurston, 1913) berkebangsaan Francis yang pertama kali mendeskripsikan dan menamai formasi laterit di India selatan pada tahun 1807. Ia menamakannya laterit dari kata Latin “late”, yang berarti batu bata. Yaitu, tanah yang sangat padat dan tersemen ini dapat dengan mudah dipotong menjadi balok-balok berbentuk batu bata untuk bangunan. Tanah laterit banyak tersebar di daerah tropis dan subtropis. Salah satunya adalah Indonesia.
Indonesia merupakan negara topis yang memiliki curah hujan yang tinggi dan memiliki kelembaban yang merata. Sehingga, tidak heran jika tanah laterit banyak tersebar di Indonesia. Diperkirakan ada 8.085 juta Ha tanah merah yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
BACA BUKU INI:
Perbaikan Karakteristik Tanah Laterit
Tanah laterit ini banyak dimanfaatkan untuk dijadikan bahan material bangunan dan peralatan rumah tangga lainnya. Seperti, genting, batu bata, gerabah, tembikar, dan kerajinan lainnya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bangunan rumah maupun gedung-gedung pemerintahan dan fasilitas lainnya dibangun dengan menggunakan batu bata merah.
Sedangkan atap rumah dan bangunan lainnya terbuat dari tanah berupa genting. Belum lagi kalua berbicara mengenai perlengkapan rumah tangga yang mungkin masih ada di sekitar kita. Salah satunya adalah cobek atau ulekan. Kalau zaman dulu, zaman nenek moyang kita, peralatan rumah tangga banyak menggunakan alat-alat yang teruat dari tanah. Salah satunya adalah gentong, guci, kendi, poci, dll.
Kesuburan tanah laterit ini bisa dibilang sangat kurang dari subur. Para ilmuan memperkirakan bahwa tanah laterit ini tadinya adalah tanah subur dan kaya akan unsur hara. Namun, dengan berjalannya waktu, kesuburan dan unsur hara tanah laterit hilang. Hal itu disebabkan oleh adanya air hujan yang terus mengaliri tanah tersebut secara terus-menerus dalam jangka waktu lama.
Selain itu, kurangnya kesuburan pada tanah laterit, salah satunya disebabkan oleh tingginya kandungan organik. Belum lagi kandungan mineral besi dan alumunium yang ada pada tanah laterit. Terbentuk dari pelapukan batuan kapur dan tingkat keasaman tanah > 7 sebagai penyebab kurangnya kesuburan pada tanah laterit. Walaupun demikian, tanah laterit masih bisa dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan material bangunan atau kerajinan lainnya.
Sumber: Rusdiansyah, Perbaikan Karakteristik Tanah Laterit. 2024. Penerbit Manggu: Bandung.
Mengenal Tanah Laterit
Indonesia merupakan negara kesatuan, yang berisikan berbagai suku, ras, budaya, serta agama. Masing-masing daerah biasanya memiliki perbedaan agama, serta budaya... selengkapnya
Dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak sering kali mendapatkan pengaruh baik dari orang tua maupun dari nenek atau kakek mereka. Ini adalah... selengkapnya
Yoga adalah praktik kuno yang berasal dari India yang melibatkan kombinasi gerakan tubuh, pernapasan, meditasi, dan fokus pikiran. Selain sebagai... selengkapnya
Drama Korea telah meraih popularitas global yang besar, dan salah satu elemen kunci keberhasilannya adalah peran aktor dan aktris terkenal... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Perusahaan yang siap berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif. Untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam manajemen yang efektif memerlukan... selengkapnya
Konflik di tempat kerja adalah hal yang tak terhindarkan. Perbedaan pendapat, nilai-nilai, dan gaya kerja yang berbeda bisa menjadi sumber... selengkapnya
Keluarga merupakan kelompok terkecil yang ada di masyarakat. Di dalam keluarga terbentuk struktur, sistem dan pengelolaan. Keluarga yang baik, yaitu... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Kopi adalah salah satu minuman yang telah menjadi ikon budaya pagi di seluruh dunia. Namun, apakah kamu tahu... selengkapnya
Gelombang musik Korea atau K-Pop telah berkembang menjadi fenomena budaya global yang digemari oleh berbagai kalangan. Popularitasnya tidak hanya terbatas... selengkapnya
Orang sering menggunakan daun pisang untuk berbagai tujuan, terutama karena ukurannya yang lebar. Selain digunakan sebagai alas atau pembungkus makanan,... selengkapnya
Kebudayaan merupakan aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Sejak awal peradaban hingga saat ini, kebudayaan menjadi landasan dalam membentuk identitas individu… selengkapnya
Rp 65.000Auditing merupakan suatu pemeriksaan laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen, beserta catatan-catatan pembukuan dn bukti-bukti pendukungnya, dilakukan oleh pihak… selengkapnya
Rp 73.000Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan,… selengkapnya
Rp 20.000 Rp 25.000Pembangunan jalan dan jembatan tidak hanya berbicara tentang konektivitas, tetapi juga tentang bagaimana menjaga keseimbangan lingkungan di tengah pesatnya pembangunan…. selengkapnya
*Harga Hubungi CSAsuhan kebidanan Pasca Salin atau Asuhan Kebidanan Masa Nifas adalah penerapan fungsi, kegiatan dan tanggungjawab bidan dalam memberikan pelayanan kepada… selengkapnya
Rp 85.000Budaya Sunda adalah budaya yang tumbuh dan hidup dalam masyarakat Sunda. Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjunjung tinggi… selengkapnya
Rp 115.700Biokimia merupakan ilmu yang mempelajari struktur dan fungsi komponen seluler, seperti protein, karbohidrat, lipid, asam nukleat, dan biomolekul lainnya. Saat… selengkapnya
Rp 61.200 Rp 68.000Pengembangan edupreneurship merupakan sebuah gagasan menyeluruh tentang bagaimana menyiapkan lulusan yang kompeten serta berjiwa wirausaha. Lembaga pendidikan unggul diharapkan mampu… selengkapnya
Rp 65.000Hukum Acara Perdata di Indonesia merupakan bagian dari hukum formil yang memiliki fungsi vital dalam menata dan mengarahkan proses penyelesaian… selengkapnya
Rp 97.000Pengelolaan Karakter Mahasiswa berbasis Multi Intelegensi Pengarang: Marwan M. Londol & La Yusron Kalamu ISBN: 978-623-6003-51-0 Isi: 205 Halaman Kertas:… selengkapnya
Rp 67.000

Saat ini belum tersedia komentar.