Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Manajemen Keperawatan - Dwi Yunita Rahmadhani
- Koperasi Sebagai Suatu Sistem Perekonomian Indones
- Politik Anggaran Dinamika Legislasi, Komunikasi Po
- Tuntutan Kemerdekaan Papua: Analisis Yuridis dalam
- Psikologi Pembelajaran Menjawab Berbagai Masalah B
- Konsep & Kompilasi Riset Membelajarkan Matematika
- Kimia Pangan Air Karbohidrat dan Lipid / Jenis Air
- Peningkatan Tahanan Geser Tanah Kohesif dengan Men
Kesawan dan Kawasan Lapangan Merdeka Kota Medan
Kota Medan saat ini telah mengalami kemajuan dan pembangunan yang sangat pesat. Sebagai pusat pemerintahan daerah Sumatera Utara, Medan tumbuh menjadi kota Metropolitan dengan berpenduduk kurang lebih 2,5 juta jiwa. Sekarang Medan adalah kota ketiga terbesar di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya.
Kota Medan sangat dinamis dan selalu berbenah diri dalam menghiasi wajah kotanya. Selain bangunan-bangunan baru seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan, keistimewaan yang dimiliki kota Medan menghidupkan aktivitas suasana kawasan bangunan bersejarah dan ruang terbuka (open space) yaitu Jalan Ahmad Yani (Kesawan) dan Jalan Balai Kota (Lapangan Merdeka).
Bagi daerah perkotaan, pelestarian sejarah dapat diperhatikan dari dua kondisi. Kondisi pertama, adalah lokasi atau bangunan bersejarah. Kondisi kedua, adalah kawasan bersejarah yang mengandung sekumpulan bangunan indah, baik merupakan suatu kawasan yang diperindah dengan tanaman dan mempunyai arti sejarah suatu tempat dimana peristiwa bersejarah pernah terjadi.
Nilai sejarah lainnya yang dilestarikan bisa juga berupa suatu contoh yang baik dari gaya arsitektur dalam komposisi komersial. Kawasan bersejarah harus mempunyai suatu karakter yang berbeda dan cukup berharga untuk dilestarikan (Gallion dan Eisner,1997).
Lokasi kawasan Kesawan adalah awal perkembangan kota Medan modern yang mulai berdiri pada akhir abad XVI dan berkembang pada awal tahun 1800-an. Fungsi yang mendominasi dari kawasan ini adalah gabungan antara fungsi hunian (ruko) dan fungsi komersial (perbelanjaan/retail) dan perkantoran.
Pada saat ini kawasan Kesawan sedang mengalami perubahan akibat adanya penggunaan fungsi bisnis yang sebagian terpusat di Jalan Ahmad Yani (Kesawan) dan Jalan Balai Kota (Lapangan Merdeka) sehingga di masa akan menjadi daerah yang makin berkembang.
Kesawan merupakan kota lama yang memiliki ruang publik terletak di tengah–tengah kota Medan. Dahulunya Kesawan merupakan “kampungnya kota Medan” atau dengan kata lain kampung ini merupakan awal berdirinya kota Medan. Kawasan ini memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan menjadi suatu daya tarik ekonomi , sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata kuliner.
Bangunan yang ada di kawasan Kesawan saat ini terdiri dari bangunan lama bergaya Kolonial dan Tionghoa, gabungan antara bangunan lama dengan yang baru sampai bangunan masa kini. Bangunan lama tersebut sudah mulai berkurang akibat perubahan fungsi bentuk bangunan menjadi ruko oleh pemilik, sehingga kesan sejarah yang ada pada kawasan Kesawan memudar. Apalagi saat ini papan reklame yang banyak menutupi fasade bangunan.
Pada saat ini, ruang terbuka publik pada Kawasan Kesawan lebih diprioritaskan pada kegiatan komersial yaitu rekreasi dan hiburan. Kesawan dilestarikan karena kawasan ini meninggalkan bangunan–bangunan lama yang cukup antik dan menarik agar tetap dapat dipertahankan, sehingga dapat menarik perhatian pengunjung baik dari turis mancanegara, turis lokal dan masyarakat kota Medan.
Keadaan Kesawan pada siang hari disibukkan oleh aktivitas perkantoran, jasa dan komersial akan tetapi kegiatan rekreasi dan hiburan serta beberapa fasilitas yang mendukung tetap ada dari sore sampai malam harinya. Aktivitas malam hari ini disebut dengan “Kesawan Square”.
BACA JUGA:
3 Kerajaan di Pulau Jawa
Kesawan Square sejak diresmikan pada 15 Januari 2003, mulai pukul 18.00 Wib sampai 05.00 wib kawasan yang terletak di sepanjang Jalan Ahmad Yani tertutup untuk lalu lintas kendaraan. Kesawan Square tempat rekreasi malam yang lengkap dengan pilihan wisata kuliner, pusat cinderamata dan berbagai atraksi kesenian daerah.
Kawasan di sekitar Lapangan Merdeka didominasi oleh kegiatan perkantoran dan jasa, sedangkan pada Lapangan Merdeka sendiri kegiatan yang ada berupa rekreasi, olah raga dan sebagai transit bagi para pengunjung selama 24 jam. Bangunan yang berdiri sekitar Lapangan Merdeka juga terdiri dari bangunan bersejarah dan Lapangan Merdeka sendiripun merupakan lapangan yang memiliki nilai bersejarah dimana setiap ada moment kebesaran memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, memperingati hari jadi Kota
Medan dan lain sebagainya menggunakan lapangan ini.
Untuk menikmati suasana sekitar Lapangan Merdeka maka dibangun “Merdeka Walk” oleh pihak swasta yang difasilitasi Pemerintah Kota di atas lahan seluas 6.600 m2 pada tahun 2005. Kegiatan wisata kulinerpun ikut memarakkan suasana sepanjang ruang publik seperti di Lapangan Merdeka Medan.
Zucker (1959 : 220) berpendapat bahwa ruang terbuka publik di pusat kota terbentuk oleh dua faktor penting, yaitu: faktor fisik, berhubungan dengan massa bangunan yang ada di sekitar ruang terbuka tersebut. Kemudian faktor psikologis, bagaimana suatu generasi melihat dan menggunakan ruang terbuka publik. Ruang terbuka publik merupakan bagian dari pembangunan wilayah di perkotaan yang sangat penting untuk diperhatikan.
Sumber: Yuanita F.D Sidabutar, Pemanfaatan Keberadaan Bangunan Bersejarah Bagi Mendukung Aktivitas Pengembangan Wilayah Di Kota Medan: Studi Kasus Kawasan Kesawan dan Lapangan Merdeka, 2022, Penerbit Manggu: Bandung.
Tags: Kesawan, Kesawan dan Kawasan Lapangan Merdeka Kota Medan, Lapangan Merdeka Kota Medan, Yuanita F.D Sidabutar
Kesawan dan Kawasan Lapangan Merdeka Kota Medan
Ketika kita belajar bahasa Inggris, kita pasti pernah belajar tentang noun. Noun adalah kata benda yang digunakan untuk menunjukkan nama... selengkapnya
Musik Indonesia adalah cerminan dari beragam budaya, tradisi, dan perkembangan sosial di seluruh nusantara. Dari tahun ke tahun, musik Indonesia... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Dunia maya telah menjadi dunia kedua manusia untuk melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari sehingga berbagai transaksi, pelayanan maupun perizinan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan manusia. Pendidikan akan membawa manusia dari kegelapan kepada terang benderang. Pendidikan merupakan... selengkapnya
Kepadatan hunian mencerminkan seberapa ramai sebuah rumah dihuni oleh orang. Ini mempengaruhi banget pada kesehatan dan keamanan keluarga yang tinggal... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Sejauh ini, Indonesia masih dikategorikan sebagai negara berkembang. Sebagai salah satu negara dengan historis dan budaya terbaik di... selengkapnya
Dunia pendidikan terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Perubahan teknologi, kebutuhan masyarakat, serta tantangan global menuntut sistem pendidikan untuk terus beradaptasi.... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan tidak lepas dari sebuah inovasi, keduanya saling berkaitan. Inovasi pendidikan dapat diartikan sebagai sesuatu hal yang baru... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Logika tidak dapat lepas dari manusia, karena logika berhubungan erat dengan berpikir, berhubungan dengan akal, dan kehidupan manusia... selengkapnya
Kacang hijau, si kecil yang sebenarnya ‘gila’ manfaat! Ya, siapa sangka kacang hijau bisa jadi bahan makanan yang istimewa dalam... selengkapnya
Buku Aqidah Islam Menghidupkan Hidup Menjadi Lebih Hidup merupakan tulisan tentang ajaran islam yang penulis pahami. Bagian dari buku ini… selengkapnya
Rp 38.000Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal Budaya Jambi, pada konteks Indonesia, pluralitas yang paling berpotensi melahirkan konflik adalah keragaman… selengkapnya
Rp 40.000Filsafat Islam secara historis, pertama dan paling bertahan adalah peripatetik. Setiap aliran filsafat setelahnya dari filsafat iluminasi, filsafat Hikmah Muta’aliyah… selengkapnya
Rp 65.000Sosiolinguistik merupakan subdisiplin linguistik yang mempelajari hubungan antara bahasa dan masyarakat. Buku Sosiolinguistik ini berisi tulisan berdasarkan analisis kajian yang… selengkapnya
Rp 43.000 Rp 47.000Karya ilmiah adalah hasil karya yang diperoleh dari kegiatan menulis dengan menerapkan konvensi ilmiah. Penulisan karya ilmiah menggunakan logika berpikir… selengkapnya
Rp 65.000 Rp 75.000Hukum Persaingan Usaha adalah peraturan yang mengatur interaksi dan hubungan antara perusahaan atau pelaku usaha di pasar, di mana tingkah… selengkapnya
Rp 95.000Matematika diskrit atau matematika Discrit atau discret adalah cabang matematika yang membahas segala sesuatu yang bersifat discrit. Discrit disini artinya… selengkapnya
Rp 58.500 Rp 64.000Hukum Acara Perdata di Indonesia merupakan bagian dari hukum formil yang memiliki fungsi vital dalam menata dan mengarahkan proses penyelesaian… selengkapnya
Rp 97.000Elektrolit merupakan sebuah cairan dalam tubuh yang memainkan peran penting dalam fungsi kesehatan yang tepat. Secara alami, bentuk dari elektrolit… selengkapnya
Rp 81.000 Rp 90.000Buku yang berjudul “Lembaga Desa dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Dinamika Pembangunan” ditulis oleh Dr. H. Entang Adhy Muhtar, M.S., seorang… selengkapnya
Rp 75.000

Saat ini belum tersedia komentar.