● online
Kesawan dan Kawasan Lapangan Merdeka Kota Medan
Kota Medan saat ini telah mengalami kemajuan dan pembangunan yang sangat pesat. Sebagai pusat pemerintahan daerah Sumatera Utara, Medan tumbuh menjadi kota Metropolitan dengan berpenduduk kurang lebih 2,5 juta jiwa. Sekarang Medan adalah kota ketiga terbesar di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya.
Kota Medan sangat dinamis dan selalu berbenah diri dalam menghiasi wajah kotanya. Selain bangunan-bangunan baru seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan, keistimewaan yang dimiliki kota Medan menghidupkan aktivitas suasana kawasan bangunan bersejarah dan ruang terbuka (open space) yaitu Jalan Ahmad Yani (Kesawan) dan Jalan Balai Kota (Lapangan Merdeka).
Bagi daerah perkotaan, pelestarian sejarah dapat diperhatikan dari dua kondisi. Kondisi pertama, adalah lokasi atau bangunan bersejarah. Kondisi kedua, adalah kawasan bersejarah yang mengandung sekumpulan bangunan indah, baik merupakan suatu kawasan yang diperindah dengan tanaman dan mempunyai arti sejarah suatu tempat dimana peristiwa bersejarah pernah terjadi.
Nilai sejarah lainnya yang dilestarikan bisa juga berupa suatu contoh yang baik dari gaya arsitektur dalam komposisi komersial. Kawasan bersejarah harus mempunyai suatu karakter yang berbeda dan cukup berharga untuk dilestarikan (Gallion dan Eisner,1997).
Lokasi kawasan Kesawan adalah awal perkembangan kota Medan modern yang mulai berdiri pada akhir abad XVI dan berkembang pada awal tahun 1800-an. Fungsi yang mendominasi dari kawasan ini adalah gabungan antara fungsi hunian (ruko) dan fungsi komersial (perbelanjaan/retail) dan perkantoran.
Pada saat ini kawasan Kesawan sedang mengalami perubahan akibat adanya penggunaan fungsi bisnis yang sebagian terpusat di Jalan Ahmad Yani (Kesawan) dan Jalan Balai Kota (Lapangan Merdeka) sehingga di masa akan menjadi daerah yang makin berkembang.
Kesawan merupakan kota lama yang memiliki ruang publik terletak di tengah–tengah kota Medan. Dahulunya Kesawan merupakan “kampungnya kota Medan” atau dengan kata lain kampung ini merupakan awal berdirinya kota Medan. Kawasan ini memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan menjadi suatu daya tarik ekonomi , sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata kuliner.
Bangunan yang ada di kawasan Kesawan saat ini terdiri dari bangunan lama bergaya Kolonial dan Tionghoa, gabungan antara bangunan lama dengan yang baru sampai bangunan masa kini. Bangunan lama tersebut sudah mulai berkurang akibat perubahan fungsi bentuk bangunan menjadi ruko oleh pemilik, sehingga kesan sejarah yang ada pada kawasan Kesawan memudar. Apalagi saat ini papan reklame yang banyak menutupi fasade bangunan.
Pada saat ini, ruang terbuka publik pada Kawasan Kesawan lebih diprioritaskan pada kegiatan komersial yaitu rekreasi dan hiburan. Kesawan dilestarikan karena kawasan ini meninggalkan bangunan–bangunan lama yang cukup antik dan menarik agar tetap dapat dipertahankan, sehingga dapat menarik perhatian pengunjung baik dari turis mancanegara, turis lokal dan masyarakat kota Medan.
Keadaan Kesawan pada siang hari disibukkan oleh aktivitas perkantoran, jasa dan komersial akan tetapi kegiatan rekreasi dan hiburan serta beberapa fasilitas yang mendukung tetap ada dari sore sampai malam harinya. Aktivitas malam hari ini disebut dengan “Kesawan Square”.
BACA JUGA:
3 Kerajaan di Pulau Jawa
Kesawan Square sejak diresmikan pada 15 Januari 2003, mulai pukul 18.00 Wib sampai 05.00 wib kawasan yang terletak di sepanjang Jalan Ahmad Yani tertutup untuk lalu lintas kendaraan. Kesawan Square tempat rekreasi malam yang lengkap dengan pilihan wisata kuliner, pusat cinderamata dan berbagai atraksi kesenian daerah.
Kawasan di sekitar Lapangan Merdeka didominasi oleh kegiatan perkantoran dan jasa, sedangkan pada Lapangan Merdeka sendiri kegiatan yang ada berupa rekreasi, olah raga dan sebagai transit bagi para pengunjung selama 24 jam. Bangunan yang berdiri sekitar Lapangan Merdeka juga terdiri dari bangunan bersejarah dan Lapangan Merdeka sendiripun merupakan lapangan yang memiliki nilai bersejarah dimana setiap ada moment kebesaran memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, memperingati hari jadi Kota
Medan dan lain sebagainya menggunakan lapangan ini.
Untuk menikmati suasana sekitar Lapangan Merdeka maka dibangun “Merdeka Walk” oleh pihak swasta yang difasilitasi Pemerintah Kota di atas lahan seluas 6.600 m2 pada tahun 2005. Kegiatan wisata kulinerpun ikut memarakkan suasana sepanjang ruang publik seperti di Lapangan Merdeka Medan.
Zucker (1959 : 220) berpendapat bahwa ruang terbuka publik di pusat kota terbentuk oleh dua faktor penting, yaitu: faktor fisik, berhubungan dengan massa bangunan yang ada di sekitar ruang terbuka tersebut. Kemudian faktor psikologis, bagaimana suatu generasi melihat dan menggunakan ruang terbuka publik. Ruang terbuka publik merupakan bagian dari pembangunan wilayah di perkotaan yang sangat penting untuk diperhatikan.
Sumber: Yuanita F.D Sidabutar, Pemanfaatan Keberadaan Bangunan Bersejarah Bagi Mendukung Aktivitas Pengembangan Wilayah Di Kota Medan: Studi Kasus Kawasan Kesawan dan Lapangan Merdeka, 2022, Penerbit Manggu: Bandung.
Tags: Kesawan, Kesawan dan Kawasan Lapangan Merdeka Kota Medan, Lapangan Merdeka Kota Medan, Yuanita F.D Sidabutar
Kesawan dan Kawasan Lapangan Merdeka Kota Medan
Kita sering kali menganggap sepele tentang hal-hal kecil seperti menumpuk baju kotor dan menggantung pakaian. Sebuah penelitian yang telah dilakukan... selengkapnya
eSports atau olahraga elektronik telah berkembang pesat menjadi industri hiburan yang besar dan menguntungkan. Turnamen besar eSports sekarang memiliki jutaan... selengkapnya
Berbicara pembelajaran pasti kita semua mengacu pada pendidikan. Pendidikan memang tidak dapat dipisahkan dari pembelajaran. Karena, pendidikan merupakan wadah dari... selengkapnya
Pola asuh merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Di tengah berbagai pendekatan pengasuhan, pola asuh keras sering kali dianggap... selengkapnya
Estetika atau keindahan memiliki banyak makna serta arti, setiap orang memiliki arti dan makna etika masing-masing. Karena penilaian sebuah keindahan... selengkapnya
Manajemen pendidikan pondok pesantren meliputi 3 hal, yaitu kurikulum pendidikan pondok pesantren, sistem pengajaran, dan sistem pembiayaan. Kurikulum Pendidikan Pondok... selengkapnya
Perkembangan dari zaman ke zaman semakin maju dan terlihat secara jelas wujudnya. Perkembangan tersebut terlihat jelas dari sisi teknologi dan... selengkapnya
Pendidikan karakter pada anak merupakan salah satu tugas penting dalam peran orang tua. Karakter yang baik membantu anak menghadapi tantangan... selengkapnya
Diperkirakan 75% dari orang dewasa mengalami rasa takut berbicara di depan umum. Ketika hormon stres dilepaskan, kita mungkin berperilaku berbeda... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Politik dengan agama sering bertentangan antara satu sama lain. Karena, politik sering kali mengabaikan apa yang telah diatur... selengkapnya
Kewiraswastaan atau Kewirausahaan adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang,… selengkapnya
Rp 36.000 Rp 40.000Pembangunan jalan dan jembatan tidak hanya berbicara tentang konektivitas, tetapi juga tentang bagaimana menjaga keseimbangan lingkungan di tengah pesatnya pembangunan…. selengkapnya
Rp 67.500Jejak Politik Kiai – Membaca Citra Politik Kiai dan Pengaruhnya terhadap Masa Depan Lembaga Pendidikan Islam Kiai merupakan sosok sentral… selengkapnya
Rp 50.000Manajemen pendidikan melibatkan kegiatan atau serangkaian kegiatan yang mengelola kerja sama kelompok manusia dalam sebuah organisasi pendidikan. Tujuan utama manajemen… selengkapnya
Rp 132.975 Rp 147.750Bagaimana jika salah satu kunci masa depan ketahanan pangan dan energi Indonesia justru tumbuh dari tanah kita sendiri, melalui tanaman… selengkapnya
*Harga Hubungi CSFilsafat Islam merupakan suatu kajian sistematis terhadap kehidupan, alam semesta, etika, moralitas, pengetahuan, pemikiran, dan gagasan politik yang dilakukan di… selengkapnya
Rp 100.000Lahan pertanian di Daerah Aliran Sungai sering kali memiliki karakteristik yang berbeda, dengan potensi risiko erosi yang tinggi dan perubahan… selengkapnya
Rp 79.500Perencanaan dan pengendalian produksi (PPC) adalah aktivitas bagaimana mengelola proses produksi tersebut. Aktivitas-aktivitas yang ditangani oleh departemen PPC atau PPIC… selengkapnya
Rp 69.000 Rp 76.000Matematika adalah bahasa universal dan karenanya kemampuan matematika siswa suatu negara sangat mudah dibandingkan dengan negara lain. Selain dari… selengkapnya
Rp 95.000 Rp 196.500Buku Kimia Dasar ini menyajikan konsep-konsep dasar kimia yang menjadi fondasi penting dalam memahami dunia sains. Diawali dengan pengenalan tentang… selengkapnya
Rp 90.000


Saat ini belum tersedia komentar.