● online
- Nilai Perusahaan Energi di Indonesia: Analisis Kin....
- Perekonomian Indonesia Dalam Syariah....
- SOSIOLOGI LINGKUNGAN DAN AMDAL SOSIAL: Teori, Pers....
- Pengelolaan Kelas dalam Pembelajaran....
- ASWAJA dan Ke-NU-an Karangan Arif Muzain Shofwan....
- Konstruksi Pendidikan Keagamaan Islam Multikultura....
- Peningkatan Tahanan Geser Tanah Kohesif dengan Men....
- Kamus Air - Bambang Hari Prabowo....
Kelekatan dan Pengaruhnya terhadap Pembentukan Konsep Diri
Era globalisasi yang semakin menghapuskan batas-batas. Hubungan antarindividu menjadi semakin penting. Pada tahun 1973, John Bowlby memperkenalkan teori kelekatan. Yaitu, memberikan pemahaman mendalam tentang hubungan interpersonal. Teori ini sangat relevan dalam konteks hubungan anak dan orang tua. …..
Bangaimana kedekatan antara orang tua dengan anaknya dari mulai 0 tahun sampai menjelang remaja atau usia remaja, akan mempengaruhi terhadap karakter anak tersebut. Sehingga, akan dibuktikan pada masa dewasa, bagaimana anak tersebut dalam menjalani kehidupannya. Jangan salah, salah satu nasib seseorang akan banyak dipengaruhi oleh karakter itu sendiri. Jika karakternya baik, kemungkinan besar nasibnya juga baik. Begitu sjuga sebaliknya.
BACA JUGA:
Kesejahteraan Psikologis (Well-Being) pada Orang Tua dan Anak
Intinya, kelekatan yang dikemukakan oleh Bowlby memiliki pengaruh dan memainkan peran penting dalam membentuk konsep diri seseorang pada masa dewasa.
- Dasar Teori Kelekatan
Hubungan afektif seseorang dengan orang lain tentu menjadi penting adanya. Teori kelekatan diperkenalkan oleh Bowlby yang menjelaskan mengenai hubungan efektif antar individu tersebut merupakan dasar teorinya. Lebih lanjut, Bowlby menjelaskan dalam teorinya mengenai pengalaman kelekatan awal dalam hidup akan membentuk model mental diri dan pandangan individu terhadap dunia sosial. Model mental diri merupakan pandangan individu terhadap diri sendiri, apakah sebagai orang yang berharga dan dicintai atau sebaliknya. Sedangkan, model mental sosial melibatkan pandangan individu terhadap orang lain. Salah satunya, harapan akan responsivitas emosional dari orang yang dekat.
- Pengaruh Kelekatan terhadap Konsep Diri
Menurut perspektif kognitif, model mental dari teori kelekatan dapat disamakan dengan skema dalam kognisi sosial, terdiri dari afeksi, kognisi, dan perilaku. Hubungan kelekatan yang positif dengan figur lekat atau pengganti menciptakan keyakinan pada diri sebagai individu yang dapat dipercaya dan dihargai, dengan demikian, self-schema dan person-schema berkembang positif, membentuk konsep diri yang matang dan sehat.
- Jenis-jenis Kelekatan
Berdasarkan karakteristik model mental diri dan dunia sosial, kelekatan dapat dibagi menjadi tiga gaya: kelekatan aman, kelekatan cemas, dan kelekatan menghindar.
- Kelekatan aman
Individu dengan kelekatan aman memiliki model mental diri yang positif dan mengembangkan hubungan sosial yang sehat. Mereka cenderung memiliki kompetensi sosial yang baik dan membangun hubungan romantis yang saling percaya.
BACA JUGA:
Psikologi Perkembangan Anak: Memahami Tahapan Pertumbuhan Anak
- Kelekatan cemas
Gaya kelekatan ini dicirikan oleh kurangnya pengertian terhadap diri sendiri dan kurangnya keyakinan diri. Individu dengan kelekatan cemas cenderung ragu-ragu dalam hubungan interpersonal, merasa tidak dicintai, dan sulit untuk percaya pada pasangan romantis.
- Kelekatan menghindar
Orang dengan kelekatan menghindar menciptakan model mental diri yang skeptis terhadap orang lain dan merasa tidak nyaman dengan keintiman. Mereka sulit untuk mempercayai orang lain dan cenderung menghindari keterlibatan emosional yang mendalam.
Kesimpulan
Kelekatan memainkan peran penting dalam membentuk konsep diri seseorang. Melalui pengalaman kelekatan, individu mengembangkan pandangan mereka tentang diri sendiri dan orang lain. Kelekatan aman menciptakan konsep diri yang positif dan mendukung perkembangan hubungan sosial yang sehat, sementara kelekatan cemas dan menghindar dapat menyebabkan ketidakpercayaan diri dan kesulitan dalam membangun hubungan yang bermakna, dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang, pemahaman yang mendalam tentang hubungan kelekatan dapat membantu individu membangun hubungan yang sehat dan memperkuat konsep diri mereka, membawa dampak positif pada kehidupan pribadi dan hubungan interpersonal mereka.
referensi :
Helmi, A. F. 1999. “Gaya kelekatan dan konsep diri.” Jurnal Psikologi, vol. 26(1), 9-17.
Ratih Christiana, Pengembangan Media Kreatif Bimbingan dan Konseling, Penerbit Manggu.
Tags: pengembangan, Psikologi
Kelekatan dan Pengaruhnya terhadap Pembentukan Konsep Diri
Pendidikan di sekolah seringkali dipahami sebatas transfer ilmu pengetahuan. Padahal, tujuan utama pendidikan yang sesungguhnya jauh lebih luas: membentuk manusia... selengkapnya
Mahasiswa sebagai Ujung Tombak Transformasi Sosial Mahasiswa adalah sebutan untuk seseorang yang sedang belajar di perguruan tinggi, seperti universitas atau... selengkapnya
Pengembangan karir seringkali merupakan perjalanan yang menantang dan penuh tekanan. Di Indonesia, seperti di mana pun, stres di tempat kerja... selengkapnya
Di tengah tuntutan hidup yang semakin kompleks, banyak orang berusaha menjalani berbagai peran sekaligus. Tugas pekerjaan, aktivitas akademik, tanggung jawab... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Pendidikan merupakan usaha sadar dalam proses... selengkapnya
Tujuan pembelajaran IPA yang berada di SMP/MTS depdiknas, dalam Mansur Muslich (2000) yang dikutip oleh Hermawan dalam buku Metode Pembelajaran... selengkapnya
Peringatan: Artikel ini berisi pembahasan tentang self-harm, yang dapat mengganggu bagi beberapa pembaca. Self-harm adalah tindakan yang merusak diri sendiri... selengkapnya
Perkembangan teknologi telah mengubah cara manusia menjalankan berbagai aktivitas, termasuk dalam dunia kerja. Jika dahulu banyak pekerjaan membutuhkan waktu panjang... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM-Siapa pun bisa berbisnis atau berdagang, asal ia memiliki keinginan kuat atau bercita-cita menjadi pebisnis atau pedagang. Jika tak memiliki... selengkapnya
Kehidupan dengan anak-anak bisa seru, tapi sering kali juga menantang. Anak-anak, dengan segala penasaran dan semangat eksplorasi mereka, terkadang memperlihatkan... selengkapnya
Setiap perusahaan pasti mempunyai tujuan mengahasilkan suatu produk atau jasa yang bisa membuat pelanggan puas, karena kepuasan pelanggan memengaruhi keuntungan… selengkapnya
Rp 45.000Sejarah menunjukanm bahwa kajian balāghah dalam al-Qur’ān sudah dimulai sejak masa turunnya wahyu. Kaum Arab yang dikenal memiliki rasa bahasa… selengkapnya
Rp 73.500Ekonomi mikro adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor… selengkapnya
Rp 54.000 Rp 60.000Suluk Linglung Sunan Kalijaga adalah salah satu karya sastra klasik Jawa yang sangat terkenal dan dihormati dalam masyarakat Jawa. Suluk… selengkapnya
Rp 65.000 Rp 75.500Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) atau HRM (Human Resource Management) adalah pengelolaan efisien dan efektif sejumlah individu untuk mencapai tujuan… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 85.000Lahan pertanian di Daerah Aliran Sungai sering kali memiliki karakteristik yang berbeda, dengan potensi risiko erosi yang tinggi dan perubahan… selengkapnya
Rp 79.500Di tengah tuntutan yang semakin tinggi terhadap akuntabilitas organisasi, peran audit internal menjadi semakin krusial. Para pemangku kepentingan berharap auditor… selengkapnya
Rp 67.500Buku Sharia Compliance: Teori dan Aplikasinya pada Lembaga Keungan Syariah ini adalah sebuah panduan ajar dalam program studi ekonomi syariah… selengkapnya
Rp 84.000 Rp 93.600Hukum tidak pernah tumbuh dalam ruang yang hampa. Ia lahir dari perjalanan sejarah, dibentuk oleh nilai-nilai masyarakat, dipengaruhi oleh konfigurasi… selengkapnya
Rp 67.000Aplikasi atau sering juga disebut aplikasi perangkat lunak adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk… selengkapnya
Rp 103.000 Rp 127.500


Saat ini belum tersedia komentar.