● online
- Rollino Casino UK: A Practical Guide to Online Gam....
- Panduan Praktikum Imunoserologi 1....
- Instrumen Analisis Fisika....
- Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Cair....
- Serba-Serbi Bahasa Indonesia....
- Organisasi dan Manajemen Pemerintahan Daerah dan D....
- Relasi Islam dan Tradisi Lokal....
- Kimia Pangan Air Karbohidrat dan Lipid / Jenis Air....
Orang Baduy dari Banten, Etnografi Jul Jacobs De Badoej’s
Rp 72.000 Rp 80.000| Stok | Tersedia (200) |
| Kategori | Ilmu Sosial, Sosial Budaya |
Orang Baduy dari Banten, Etnografi Jul Jacobs De Badoej’s
Orang Baduy dari Banten etnografi jul jacobs- Buku De Badoej’s, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ini dengan judul: Etnografi Jul Jacobs: Orang Baduy dari Banten merupakan bagian tulisan dokter Jul Jacobs yang menempati bagian pertama dari buku De Bodoej’s: Eene Ethnogrophische Schets, yang ia tulis dalam 11 hoofdstuk atau 11 bab.
Bab 1 (Hoofdstuk I) Asal-Usul Pemberian Nama, dalam bab ini terlebih dahulu dikemukakan pendapat berbagai penulis bahwa pemberian nama atau sebutan Baduy itu dapat atau perlu dikaitkan dengan legenda Kerajaan Pajajaran, pandangan orang sekitarnya yang muslim, dan menurut sumber dari kamus bahasa Sunda Rigg.
Bab 2 (Hoofdstuk II) Agama, uraiannya dimulai dengan pernyataan bahwa “Tidak ada seorangpun penulis tentang Baduy yang mengemukakan dengan tegas perihal agama yang mereka anut,” karena itu uraian tentang kepercayaan dan agama akan selalu dikaitkan dengan berbagai hal lainnya. Karena banyak penulis yang mengaitkan agama Baduy dengan agama Buddha, maka Jacobs melajutkan uraian tentang agama ini pada bab-bab lainnya, terutama dikaitkan dengan adat kebiasaan mereka.
Bab III (hoofdstuk III) Agama yang Dikaitkan dengan Adatnya (Lanjutan), uraian dalam bab ini mengemukakan 10 larangan atau tabu menurut bait 25 dari Dhammika sutta, larangan bagi pemeluk agama Buddha. Tampaknya tidak ada agama dominan di wilayah kerajaan Pajajaran walaupun agama Buddha memiliki peranan penting seperti banyak ditemukan fakta di beberapa bagian Jawa Barat.
Bab IV (hoofdstuk IV), Ketua Agama. Huma Serang. Upacara dan Pesta Agama Orang Baduy. Pendapat tentang Sakit, Mati, dan Kehidupan di Alam Baka serta Tanda Alarn Luar Biasa (Lanjutan). Seperti juga halnya dengan bab II dan III, bab IV ini adalah uraian lebih lanjut tentang agama orang Baduy, dengan fokus kepada struktur agama sebagai kepercayaan dan gambaran mereka tentang proses kehidupan.
Bab V (hoofdstuk V) Vegetasi di Sekitar Daerah Baduy – Tatanan Masyarakat – Jalan Menuju ke Daerah Baduy – Kampung dan Organisasi Rumah. Bab ini mulai dengan uraian tentang vegetasi yang tumbuh di hutan dan reuma, tatanan masyarakat Baduy, barulah kemudian kisah perjalanan dalam keadaan memasuki kampung mereka.
Bab VI (hoofdstuk VI), Uraian Antropologi: Keadaan dan Pemeliharaan Kesehatan – Tinjauan tentang Masa Depan Orang Baduy. Jacobs mulai uraian pada bab VI ini dengan mengemukakan bahwa “…., date en anthropornetrisch onderzoek bij de oerang kadjeroan, de Badoej’s, in engeren zin,” karena segala macam pengukuran di dalam daerah suci umumnya, seperti yang mereka kemukakan tidak diperkenankan, begitu Pula sentuhan dengan logam yang asing, bagi mereka merupakan hal yang terlarang (buyut). Atas alasan itu, Jacobs menghormati buyutnya orang Baduy, karena itu ia mengukur apa yang disebutnya “keturunan orang Baduy yang mungkin tidak berbaur dengan orang Sunda Banten. Dalam menjawab pertanyaan apakah sukubangsa seperti itu akan punah ? Jacobs menjawab bahwa, “Sekalipun angka kematian bayi tinggi, mereka yang tetap hidup dan berkembang akan tetap sehat dan kuat serta dapat melanjutkan perjuangan kelangsungan keberadaan suku bangsa tersebut dengan tersedianya syarat-syarat guna mernpertahankan kehidupan.”
Bab VII (hoofdstuk VII), Gambaran tentang Karakter orang Baduy, yang dikesan dari pertemuan dan pemerhatian terhadap raut wajah orang Baduy. Uraian dimulai dengan mengacu kepada ras Melayu, anggapan bahwasanya orang Baduy termasuk ras Melayu Tua. Spaan dan Hoevell mengemukakan karakter dalam kesan kedamaian dan kebaikan tetapi dalam ketenangan – kesederhanaan dan ketidakacuhan.
Bab VIII (hoofdstuk VIII), Kehidupan Rumah tangga dan Keluarga – Kehamilan dan Kelahiran – Pemberian Nama – Gusaran dan Khitanan – Perkawinan: Malam Perkawinan, Tempat Tinggal Pengantin Baru. Uraian dimulai dengan kehamilan, kelahiran, pemberian nama, Gusaran dan Khitanan, Perkawinan, Malam Perkawinan, dan Tempat Tinggal Pengantin Baru.
Bab IX (hoofdstuk IX), Kehidupan Rumahtangga dan Keluarga Pembagian Waktu – Pekerjaan Rumahtangga – Barang Rumahtangga – Hiasan Tangan Khusus – Apa yang Orang Baduy Makan – Gararn Suci (Lanjutan). Bab IX ini lanjutan dari Bab VIII, uraian tentang pembagian waktu, kehidupan rumahtangga dan keluarga, barang rumahtangga, hiasan tangan khusus, dan apa yang orang Baduy makan.
Bab X (hoofdstuk X), Kehidupan Rumahtangga dan Keluarga, madalah bab lanjutan dari 2 bab sebelumnya, bab VIII dan IX, yang mencakup uraiar tentang kegiatan hidup setelah makan siang, kehidupan rumahtangga, meninggal dan pengurusan jenazah, warisan, kehidupan keluarga – peradilan – dan hukum.
Bab XI (hoofdstuk XI), Berbagai Alat Pertanian, Perniagaan dan Perpajakan; yang mengemukakan bahwa kelebihan betas dari huma diizinkan dijual di pasar terdekat dalam bentuk pecah kulit dengan harga yang ditetapkan oleh puun. Diuraikan pula ukuran panjang dan berat menurut sa (sajeungkal, sabatok) dan tanarnan sela, seperti jagung, bonteng huma, ganda, emes, dan taleus.
Tulisan Jul Jacobs itu ditutup dengan lampiran yang terisi Daftar Nama Tumbuhan di Baduy, yaitu 25 jenis pohon kayu; 10 jenis pohon semak- semak; 16 jenis pohon buah-buahan; 9 jenis pohon pagar, 24 jenis sayuran; dan g jenis pohon obat-obatan.

Etnografi Jul Jacobs Orang Baduy dari Banten
Alih Bahasa: Judistira K. Garna dan Salam Hardjadilaga
Penyunting: Mutiara A.P & Aep Syaiful Hamidin
Penata Sampul: Rifqi Z.
Penata Aksara: M.A
Penerbit: Manggu Makmur Tanjung Lestari
Tags: De Badoejs, Etnografi Baduy, Orang Baduy, Orang Baduy dari Banten etnografi jul jacobs, Suku Baduy
Orang Baduy dari Banten, Etnografi Jul Jacobs De Badoej’s
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.594 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kamus Sosiologi adalah sejenis buku rujukan yang menerangkan makna kata-kata dalam ilmu sosiologi. Kamus berfungsi untuk membantu seseorang mengenal perkataan baru. Selain menerangkan maksud kata, kamus juga mempunyai pedoman sebutan, asal usul sesuatu perkataan dan juga contoh penggunaan bagi suatu perkataan. Sosiologi merupakan ilmu yang membahas perilaku sosial antar individu, antar kelompok, maupun antara individu… selengkapnya
Rp 20.000Buku ini menyajikan materi-materi mengenai Pengantar Geografi Regional, kondisi geologi Indonesia, kondisi cuaca dan iklim Indonesia, keadaan tanah Indonesia, keadaan flora dan fauna Indonesia, sumber daya perairan laut dan darat Indonesia, sumber daya penduduk Indonesia, kondisi perekonomian Indonesia, keadaan politik Indonesia, kebudayaan masyarakat Indonesia, dan pemanfaatan sumber daya alam. Geografi Regional Indonesia Pengarang: Dr. Dahri… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 65.000Buku “Relasi Islam dan Tradisi Lokal: Potret atas NU, Muhammadiyah, Wahabi, & Baduy” karya Dr. Hasani Ahmad Said dari UIN Jakarta membahas hubungan antara Islam dan tradisi lokal di Indonesia melalui studi kasus empat kelompok, yaitu NU, Muhammadiyah, Wahabi, dan Baduy. Dalam buku ini, Dr. Hasani Ahmad Said menunjukkan bagaimana setiap kelompok memiliki cara sendiri… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 67.980Realitas sosial tidak selalu dapat dipahami melalui angka dan statistik. Di balik data kuantitatif, terdapat makna, pengalaman, dan dinamika sosial yang hanya dapat diungkap melalui pendekatan kualitatif. Penelitian sosial kualitatif hadir sebagai cara untuk membaca realitas secara lebih mendalam, kontekstual, dan manusiawi. Buku ini disusun sebagai buku ajar yang membahas metode penelitian sosial kualitatif secara… selengkapnya
Rp 73.000Historical Thinking adalah bagaimana proses berpikir tentang sejarah yang terjadi di masa lalu dipelajari dan dimaknai, kemudian menghubungkannya dengan peristiwa hari ini atau membuat ‘benang merah’ peristiwa istilah Prof. Mestika Zed, sehingga menjadi pelajaran untuk kehidupan yang akan datang. Ruang lingkup Historical Thinking yang dijadikan ‘rule’ dalam penulisan buku ini merupakan hasil ramuan dari beberapa… selengkapnya
Rp 91.000Budaya Organisasi Paguyuban Pasundan adalah suatu nilai yang mampu memotivasi pengurus dan anggota Paguyuban untuk secara efektif bekerja dalam mencapai tujuan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu nilai yang dijadikan sebagai budaya organisasi Paguyuban Pasundan, bisa dijadikan alat dalam menentukan arah organisasi dan juga mengarahkan apa yang boleh dan tidak dilakukan. Pada dasarnya,… selengkapnya
Rp 50.000Kebudayaan merupakan aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Sejak awal peradaban hingga saat ini, kebudayaan menjadi landasan dalam membentuk identitas individu maupun masyarakat secara kolektif. Buku “Pengantar Ilmu Budaya: Pemahaman Kebudayaan dalam Memaknai Hidup Manusia” hadir untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep kebudayaan, serta peranannya dalam mem-bentuk cara pandang dan perilaku manusia. Sejak penulis mulai men-dalami… selengkapnya
Rp 65.000Implementasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Pengarang: Bradley Setiyadi,S.Pt.M.Pd & Rahmalia,S.Pd.M.Pd Kertas: Bookpaper Isi: 112 Halaman ISBN: 978-623-6003-44-2 Tahun: 2021 Penerbit: Manggu Makmur Tanjung Lestari Pemikiran Ki Hadjar Dewantara mengenai pendidikan telah menjadi cerita tersendiri bagi sejarah pendidikan di indonesia. Konsep pendidkannya menampilkan kekhasan kultural indonesia dan menekankan pentingnya pengolahan potensi – potensi peserta didik secara… selengkapnya
Rp 50.000Tata kelola pemerintahan yang baik tentu memperhatikan semua aspek dalam peroses pengelolaannya. Lingkungan fisik maupun nonfisik dari pemerintahan tentu memberikan efek yang sangat signifikan terhadap jalannya roda pemerintahan. Begitu juga dengan lingkungan eksternal dan internal. Tentu ini semua akan berdampak yang sangat siginifikan, baik dikelola dengan cara yang baik maupun dengan cara yang tidak baik…. selengkapnya
Rp 80.000Sistem Keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk di dalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan jak dan kewajiban daerah tersebut. Pengaturan Keuangan daerah dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan sumber daya keuangan daerah. Buku sistem keuangan daerah menjelaskan perkembangan sistem… selengkapnya
Rp 63.000 Rp 70.000

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.