Beranda » Blog » Dewan Pengawas Syariah dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Industri Asuransi Syariah

Dewan Pengawas Syariah dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Industri Asuransi Syariah

Diposting pada 9 Juni 2024 oleh manggustore / Dilihat: 47 kali / Kategori:

Keberadaan perusahaan asuransi konvensional yang telah lama berdiri tidak mampu memberikan kepuasan batin bagi sebagian orang karena dirasakan telah memberikan beban yang besar bagi masyarakat yang ikut bergabung dengan perusahaan konvensional. Tidak ada keseimbangan antara cost dan benefit bagi masyarakat peserta asuransi mengakibatkan perusahaan asuransi memiliki beban yang berat untuk terus mempertahankan konsumennya.

Oleh karena itu, kehadiran asuransi syariah menjadi pengobat ketidaknyamanan masyarakat dalam bertransaksi asuransi secara konvensional. Perkembangan asuransi syariah ini ditandai dengan banyak lahirnya perusahaan asuransi syariah. Potensi bisnis perusahaan asuransi syariah masih sangat besar di negara yang memiliki penduduk mayoritas muslim.

Terkait dengan eksistensinya saat ini, perusahaan asuransi syariah harus memiliki kinerja yang baik agar mampu bertahan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Peningkatan kinerja yang baik akan menunjukkan bahwa bisnis asuransi syariah telah berhasil dijalankan khususnya di negara berkembang. Oleh karena itu, keberadaan jajaran manajemen akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan bisnis perusahaan karena akan mengendalikan potensi sumber daya yang dimiliki perusahaan saat itu.

BACA JUGA:

Kaidah Pokok Ekonomi Syariah

Namun fakta di lapangan bahwa kebijakan manajemen dalam menjalankan perusahaan tentunya cukup dipengaruhi dengan keberadaan dewan pengawas syariah dalam mengawasi pekerjaannya sehingga akan adanya ketidakluwesan pekerjaan yang cukup mengganggu perusahaan, padahal dewan pengawas syariah bertugas untuk menjaga agar perusahaan selalu berada pada prinsip syariah.

Kondisi ini justeru harus jadi pemicu perusahaan bahwa manajemen seharusnya terpacu untuk bekerja lebih baik melalui pengawasan dewan pengawas syariah. Namun, hal ini harus dibuktikan melalui penelitian yang difokuskan pada perusahaan asuransi syariah.

Kondisi lainnya adalah tidak hanya jajaran dewan pengawas syariah yang ikut mempengaruhi pekerjaan manajemen perusahaan, namun dewan direksi pun akan memberikan dampak terhadap kinerja manajemen. Hal ini dikarenakan semakin banyak dewan direksi maka semakin banyak lagi kepentingan dan perbedaan pendapat yang dapat mendorong peningkatan kinerja perusahaan ataupun bisa sebaliknya malah menjadi pengganggu kinerja.

Oleh karena itu, untuk mengetahui kepastian peran atas keberadaannya pada asuransi syariah, ada sebuah buku yang berjudul Peran Dewan Pengawas Syariah dalam Meningkatkan Surplus on Contribution pada Perusahaan Asuransi Syariah, buku ini akan membahasnya melalui penjelasan hasil riset lapangan.

Peran Dewan Pengawas Syariah

Langkah awal yang penulis lakukan adalah menentukan ukuran kinerja perusahaan. Analis laporan keuangan biasanya menggunakan rasio-rasio keuangan atau angka-angka yang ada pada laporan keuangan sebagai alat untuk mengukur kinerja. Salah satu yang biasa digunakan adalah Surplus on Contribution (SoC) merujuk pada penelitian Mokhtar, Aziz dan Hilal (2015) yang mengukur kinerja asuransi syariah menggunakan Surplus on Contribution (SoC) atau surplus underwriting. Penggunaan SoC juga telah diterapkan di Indonesia pada penelitian Nurlatifah & Mardian (2016). Sehingga penulis memfokuskan pengukuran kinerja perusahaan asuransi syariah menggunakan Surplus on Contribution.

Tags: , ,

Bagikan ke

Dewan Pengawas Syariah dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Industri Asuransi Syariah

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Dewan Pengawas Syariah dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Industri Asuransi Syariah

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: