Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Ekologi Pemerintahan: Konsep dan Paradigma Baru Si
- Balaghah Al-Qur'an : Gaya Bahasa Bayân & Badî’
- Internet Marketing: Strategi dan Pengaruhnya
- FRICTION PILE PADA TANAH LUNAK: Teori, Eksperimen,
- Dasar-Dasar Penerjemahan Umum
- Teori Ekonomi - Christimulia Purnama
- Strategi Pemasaran Bisnis E-Commerce
- Organisasi Teori dan Aplikasi
Dasar-Dasar Pendidikan Karakter dalam Islam
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan sebagaimana tercantum dalam UUSPN N0. 20 tahun 2003 adalah “pendidikan bertujuan untuk mencapai berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.” Dengan kata lain melalui pendidikan akan diharapkan tercipta peserta didik yang berkembang potensinya secara maksimal baik potensi intelektual (kognitif), afektif (etika, moral, spiritual, sikap, dan pribadi), serta psikomotoriknya. Sehingga semua potensi tersebut akan mendorong siswa menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, berilmu, cakap kreatif, mandiri dan bertanggung jawab.
Harus kita sadari, sesuai dengan UU Sistem Pendidikan Nasional tujuan dari pendidikan sendiri adalah memperbaiki moral demi masa depan bangsa yang lebih baik dan berkualitas. Sedangkan, pendidikan yang ada di Indonesia masih jauh dengan apa yang dicita-citakan oleh UUSPN tersebut. Banyak yang mengatakan, permasalahan pendidikan di Indonesia adalah terletak pada aspek moral atau karakter. Hal itu dapat dibuktikan dengan maraknya berita-berita di sosial media yang selalu melaporkan tentang tawuran antar pelajar, kasus-kasus kekerasan seksual, pembunuhan, dan kejahatan yang lainnya dilakukan oleh para pelajar.

Pendidikan karakter berbasis pesantren menjelaskan tentang pendidikan karakter yang menekankan pada dimensi etika religius menjadi begitu penting dan relevan untuk diaplikasikan sesegera mungkin. Pendidikan karakter memiliki maksud untuk mencetak Sumber Daya Manusia yang berkulitas dan berkarakter.
BELI BUKU INI
Pengertian Pendidikan Karakter
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “karakter” diartikan dengan tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain, dan watak.
Kata karakter memiliki pengertian yang beragam ada yang menyamakan dengan watak, ada yang menganggap sifat atau juga kepribadian. Allport sebagaimana dikutip Suryabrata (1998:2) mengatakan “character” yang artinya is personality evaluated, and personality is character devaluated watak atau karakter adalah kepribadian yang dinilai atau berkenaan dengan norma-norma.
Karakter adalah himpunan yang kompleks tentang karakteristik psikologis yang memungkinkan seorang individu untuk bertindak sebagai agen moral. Dengan kata lain, karakter itu beragam. Hal ini terkait dengan fungsi moral. Tujuh aspek psikologis sebagai identifikasi karakter: yaitu tindakan moral, nilai-nilai moral, kepribadian moral, emosi moral, penalaran moral, identitas moral, dan karakteristik dasar. Jadi karakter berkaitan dengan keadaan psikologis untuk memberikan respon terkait dengan moralitas seseorang.

Buku Pengelolaan Pendidikan ini menguraikan prinsip dasar dalam manajemen pendidikan, pengelolaan unit pendidikan, manajemen kelas, pengelolaan kurikulum, pengelolaan peserta didik, manajemen staf pendidik dan kependidikan, pengelolaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan, pengelolaan keuangan pendidikan, hubungan sekolah dengan masyarakat, kepemimpinan pendidikan, manajemen peningkatan kualitas pendidikan, supervisi pendidikan, dan pemasaran pendidikan.
BELI BUKU INI
Pendidikan Karakter adalah langkah sengaja untuk memupuk kebajikan moral dan intelektual melalui setiap fase sekolah contoh kehidupan orang dewasa, hubungan antara teman sebaya, penanganan disiplin, resolusi konflik, isi kurikulum, proses pembelajaran, standar akademik yang ditetapkan, lingkungan sekolah, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, dan keterlibatan orang tua. Segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan sekolah adalah pendidikan karakter, karena semuanya mempengaruhi karakter siswa (Muhsinin, 2013:210).
Pendapat lain yang dikemukakan Lickona (Q-Anees, 2008:98) menyimpulkan bahwa pendidikan karakter adalah upaya dengan sengaja menolong orang agar memahami, peduli akan dan bertindak atas dasar inti nilai-nilai etis. Seseorang dapat dikatakan berkarakter bila seseorang tersebut perilakunya sesuai dengan kaidah moral.
Metode Pendidikan Karakter
Supriadi (2009) dalam (Muhsinin, 2013:215), menjelaskan metode penanaman karakter sebagai berikut: 1) Mengajar untuk berpikir. 2) Menguatkan nilai diri yang bertumpu pada penerimaan kita oleh Tuhan karena kasih-Nya (Christ based self-esteem). Berdasarkan hal ini kita mengasihi orang lain. 3) Membantu menguasai perasaan, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain. 4) Mengembangkan lebih banyak sikap kristiani. 5) Membuka diri terhadap hubungan saling mempedulikan antarsesama. 6) Mengembangkan karunia untuk melayani dan memimpin. 7) Mengajarkan untuk setia dalam pelayanan pendidikan.

Buku pendidikan agama Islam ini mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), yaitu kerangka penjengjangan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia, yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja.
BELI BUKU INI
Dasar Pendidikan Karakter dalam Islam
Islam mengajarkan akhlaqul karimah (akhlak yang terpuji). Dengan mempunyai akhlaq yang baik, maka akan terbentuk juga masyarakat yang baik. Hal tersebut akan membawa kedamaian dan ketenangan dalam hidup bermasyarakat. Pendidikan Islam menanamkan nilai-nilai agama secara utuh kepada para siswa. Dengan nilai tersebut, seseorang akan terbentengi dari perilaku yang tidak sesuai dengan apa yang dipelajarinya.
Implementasi pendidikan karakter Islam telah ada dan terkumpul dalam pribadi Rasulullah yang tersemai akhlak mulia dan agung. QS. al-Ahzab:21 yang artinya:
“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
al-Qur’an telah menjelaskan dengan banyak sekali pokok-pokok keutamaan karakter atau akhlak yang dapat digunakan untuk membedakan perilaku seorang Muslim, seperti perintah berbuat kebaikan (ihsan) dan kebajikan (al-birr), menepati janji (alwafa), sabar, jujur, takut pada Allah Swt., bersedekah di jalan Allah, berbuat adil, dan pemaaf (QS. al-Qashash: 77, QS. al-Baqarah:177, QS. al-Muminun: 1–11, QS. al-Nur:37, QS. al-Furqan: 35–37, QS. al-Fath:39, dan QS. Ali ‘Imran:134). Ayat-ayat ini merupakan ketentuan yang mewajibkan pada setiap Muslim melaksanakan nilai karakter mulia dalam berbagai aktivitasnya.

Manajemen pendidikan Islam adalah suatu proses pengelolaan lembaga pendidikan Islam secara islami dengan cara menyiasati sumber-sumber belajar dan hal-hal lain yang terkait untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif” dan efisien. Makna ini selanjutnya memiliki implikasi-implikasi yang saling terkait dan membentuk kesatuan sistem dalam manajemen pendidikan Islam.
BELI BUKU INI
Keharusan menjunjung tinggi karakter mulia (akhlaq karimah) lebih dipertegas lagi oleh Nabi Saw. dengan pernyataan yang menghubungkan akhlak dengan kualitas kemauan, bobot amal, dan jaminan masuk surga. Sabda Nabi Saw. yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibn Amr: “Sebaik-baik kamu adalah yang paling baik akhlaknya…” (HR. al-Tirmidzi). Dalam hadis yang lain Nabi Saw. bersabda: “Sesungguhnya orang yang paling cinta kepadaku di antara kamu sekalian dan paling dekat tempat duduknya denganku di hari kiamat adalah yang terbaik akhlaknya di antara kamu sekalian…” (HR. al-Tirmidzi). Dijelaskan juga dalam hadis yang lain, ketika Nabi ditanya: “Apa yang terbanyak membawa orang masuk ke dalam surga?” Nabi saw. menjawab: “Takwa kepada Allah dan berakhlak baik.” (HR. al-Tirmidzi).
Dalil-dalil di atas menunjukkan bahwa karakter dalam perspektif Islam bukan hanya hasil pemikiran dan tidak berarti lepas dari realitas hidup, melainkan merupakan persoalan yang terkait dengan akal, ruh, hati, jiwa, realitas, dan tujuan yang digariskan oleh akhlak qur’aniah. Dengan demikian, karakter mulia merupakan sistem perilaku yang diwajibkan dalam agama Islam melalui nash al-Quran dan hadis (Marzuki, 2009:9).

Buku Administrasi dan Supervisi Pendidikan ini disusun berdasarkan materi yang harus dikuasai oleh mahasiswa untuk mata kuliah Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Selain itu, buku ini juga memenuhi kebutuhan pembelajaran yang membangun mahasiswa agar memiliki sikap ilmiah, objektif, jujur, berfikir kritis, bisa bekerjasama maupun bekerja mandiri. Penulis menyadari bahwa buku ini masih ada kekurangan dalam penyusunannya, namun penyusun berharap buku ini dapat bermanfaat bagi bapak/ ibu guru dan mahasiswa dalam proses belajar mengajar.
BELI BUKU INI
Daftar Pustaka
Muhsinin. 2013. “Model Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Islam untuk Membentuk Karakter Siswa yang Toleran.” Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam. Vol.8. No. 2.
Suryabrata, Sumadi. 1998. Pengembangan Alat Ukur Psikologis. Jakarta: Dirjen Dikti Depdikbud.
Q-Anees, Bambang dan Adang Hambali. 2008. Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an. Bandung: Simbiosa Rekatama.
Marzuki. (2009). Prinsip Dasar Akhlak Mulia: Pengantar Studi Konsep-Konsep Dasar Etika dalam Islam. Yogyakarta: Debut Wahana Press-FISE UNY.
Tags: Dasar Pendidikan Karakter, pendidikan karakter, Pendidikan Karakter dalam Islam
Dasar-Dasar Pendidikan Karakter dalam Islam
Selandia Baru atau New Zealand adalah negeri yang dihiasi oleh alam. Keindahan alam di negeri ini memukau setiap orang yang... selengkapnya
Mencari pekerjaan adalah salah satu langkah penting dalam perjalanan hidup seseorang. Di beberapa negara, mencari pekerjaan dapat menjadi tantangan yang... selengkapnya
Masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan jati diri seseorang. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat dan perubahan sosial yang... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Perkembangan UMKM di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. peningkatan tersebut disebabkan angka PHK pada tahun 2020... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Desentralisasi fiskal akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pada tingkat lokal. Karena, pemerintah lokal akan lebih... selengkapnya
Media sosial bukan lagi sekadar platform untuk berbagi cerita dan berinteraksi dengan teman-teman. Dalam beberapa tahun terakhir, media sosial telah... selengkapnya
Semua hal yang akan dikerjakan akan memiliki cakupan pekerjaan itu sendiri. Begitu juga dalam pembelajaran. Pembelajaran memiliki ruang lingkup atau... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Kopi adalah salah satu minuman yang telah menjadi ikon budaya pagi di seluruh dunia. Namun, apakah kamu tahu... selengkapnya
Masa senja adalah fase kehidupan yang unik, di mana seseorang memasuki tahap lanjut usia dan pensiun dari pekerjaan. Meskipun bisa... selengkapnya
Budaya perusahaan yang sehat adalah aspek yang kritis dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang dapat berdampak signifikan pada kinerja... selengkapnya
Ketahanan pangan merujuk pada kemampuan suatu negara atau masyarakat untuk secara berkelanjutan memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota masyarakatnya. Pangan dalam… selengkapnya
Rp 112.500 Rp 125.000Etika Bisnis Islam adalah etika bisnis yang mengedepankan nilai-nilai al Qur’an dalam aktivitas bisnis atau perniagaan. Etika adalah studi standar… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 85.000Kimia klinik adalah bidang ilmiah yang berfokus pada pengukuran kuantitatif zat-zat penting dalam cairan tubuh secara biologis untuk keperluan diagnostik…. selengkapnya
Rp 63.360 Rp 70.400Ilmu Ekonomi Makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang khusus mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Ekonomi Makro dapat digunakan… selengkapnya
Rp 120.000Hematologi merupakan salah satu studi kesehatan yang fokus mempelajari darah beserta gangguannya. Buku panduan pratikum ini memandu praktikan dalam pemeriksaan… selengkapnya
Rp 63.000 Rp 70.000Hegemoni budaya merujuk pada dominasi kelas penguasa terhadap masyarakat yang memiliki keragaman budaya. Kelas penguasa tersebut membentuk atau memanipulasi budaya… selengkapnya
Rp 50.000Bimbingan dan Konseling (BK) di jenjang PAUD/RA memiliki peran krusial dalam membantu anak mengenali diri, mengelola emosi, menumbuhkan kemandirian, serta… selengkapnya
Rp 80.000Perencanaan sumber daya manusia perusahaan bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara tenaga kerja dan pekerjaan, baik dari segi jumlah maupun kualitas… selengkapnya
Rp 125.000Hukum siber saat ini digunakan secara internasional yang dilandasi pemikiran bahwa cyber jika diidentikan dengan dunia maya akan menghadapi persoalan… selengkapnya
Rp 67.000Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Evaluasi pembelajaran merupakan salah satu kegiatan inti dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini dilakukan… selengkapnya
Rp 60.750 Rp 67.500

Saat ini belum tersedia komentar.