● online
Mutu Pelayanan Gizi Rumah Sakit
Rumah Sakit merupakan bagian dari suatu sistem pelayanan yang terintegrasi dengan tingkat pelayanan yang profesional di setiap bidang pelayanan kesehatan yang akan membangun kontinuitas pelayanan. Upaya peningkatan pelayanan Rumah Sakit diselaraskan dengan kebutuhan pasien di bidang pelayanan kesehatan dan kemajuan teknologi serta pengaruh globalisasi (Kemenkes, 2011).
Rumah Sakit harus meningkatkan kualitas pelayanan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasien, mengingat persaingan rumah sakit yang semakin tinggi, perilaku pasien dan keluarga pasien yang sangat kritis dalam memilih pelayanan. Rumah Sakit yang tidak memperhatikan kebutuhan pasien dan keluarga pasien maka rumah sakit tersebut akan ditinggalkan oleh pelanggannya atau konsumen (Aditama, 2002).
Konsumen akan mempertimbangkan beberapa hal dalam memilih rumah sakit, salah satunya adalah kepuasan dalam pelayanan. Pelayanan gizi merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang terdapat di Rumah Sakit. Pelayanan Gizi Rumah Sakit (PGRS) adalah suatu rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan menu sampai pendistribusian makanan kepada konsumen.
BACA:
Asuhan Gizi pada Pasien Stroke
Pelayanan gizi di Rumah Sakit terdiri dari pelayanan gizi rawat jalan, pelayanan gizi rawat inap, penyelenggaraan makan, dan kegiatan penelitian dan pengembangan gizi. Kegiatan pelayanan gizi berhubungan langsung dengan pasien di Rumah Sakit, sehingga mutu 2 pelayanan harus diperhatikan dengan baik. (Depkes RI, 2006).
Peningkatan mutu pelayanan gizi rumah sakit semakin diperlukan sejalan dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat akan haknya sebagai penerima jasa pelayanan sehingga mampu memilih berbagai alternatif pelayanan yang bermutu yang dapat memberikan kepuasan bagi dirinya maupun keluarganya.
Gerson (2001) menyatakan bahwa pemberian mutu dan pelayanan yang baik maka kepuasan pelanggan akan mengikutinya. Pelanggan yang puas akan membawa banyak pelanggan lain, yang kemudian akan membawa lebih banyak lagi pelanggan.
Irawan (2003) menganalisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan berdasarkan studi literatur dan pengalamannya menjadi konsultan berbagai perusahaan di Indonesia. Terdapat lima faktor utama yang berdampak pada kepuasan pelanggan, yaitu kualitas produk, harga, kualitas pelayanan, faktor emosional dan kemudahan untuk mendapatkan produk atau jasa.
BACA JUGA:
Makanan Sehat yang Nikmat: Resep Makanan Ringan Rendah Kalori
Kepuasan konsumen ditentukan oleh evaluasi terhadap perbedaan antara ekspektasi awal (standar pembanding lainnya) dan persepsi terhadap jasa yang diterima atau setelah pemakaian produk. Konsumen akan puas bila persepsinya sesuai dengan ekspektasi atau harapannya. Proses persepsi seseorang terhadap suatu obyek dipengaruhi oleh pengalaman masa lalunya yang tersimpan dalam memori. Konsumen yang tidak memiliki pengalaman sebelumnya dengan suatu perusahaan maka persepsinya terhadap mutu pelayanan perusahaan tersebut akan didasarkan pada ekspektasinya (Tjiptono dan Chandra, 2007 dalam Sutisna, 2001).
Rumah sakit akan berkompetensi secara global, sehingga upaya peningkatan mutu rumah sakit sangatlah menjadi prioritas. Selain itu, dalam rangka mendukung upaya rujukan dan pelayanan puskesmas maka pelayanan rumah sakit haruslah yang bermutu dan berkualitas. Oleh karena itu, rumah sakit perlu terus berupaya meningkatkan mutu pelayanannya (Supriyanto dan Wulandari, 2011).
Upaya peningkatan mutu pelayanan gizi rumah sakit, tidaklah mudah karena terkait dengan banyak hal. Tinggi rendahnya mutu sangat dipengaruhi sumber daya rumah sakit, interaksi pemanfaatan sumber daya rumah sakit yang digerakkan melalui proses dan prosedur tertentu menghasilkan jasa atau pelayanan (Supriyanto dan Wulandari, 2011).
Mutu merupakan gambaran dan karakteristik menyeluruh dari barang atau jasa yang menunjukkan kemampuannya dalam memuaskan kebutuhan pelanggan baik berupa kebutuhan yang dinyatakan maupun kebutuhan yang tersirat (Supriyanto dan Wulandari, 2011).
Rumah sakit merupakan pelayanan jasa, terdapat mutu pelayanan rumah sakit yang diartikan sebagai derajat kesempurnaan pelayanan rumah sakit untuk memahami kebutuhan masyarakat.
Sumber: Afriyana Siregar & Yenni Okfrianti, Manajemen Pelayanan Gizi Rumah Sakit, 2021, Penerbit Manggu: Bandung.
Tags: Mutu Pelayanan Gizi Rumah Sakit, Pelayanan Gizi, pelayanan gizi rumah sakit
Mutu Pelayanan Gizi Rumah Sakit
Di era sekarang, kita mungkin sudah tidak asing lagi mendengar kata “estetik.” Misalnya, ketika melihat suatu ruangan yang minimalis, bagus... selengkapnya
Ketika berbicara tentang kuliner Indonesia yang populer, salah satu nama yang paling sering disebut adalah “Bakso.” Hidangan ini bukan hanya... selengkapnya
Kenakalan remaja adalah isu yang telah menjadi perhatian utama dalam masyarakat modern. Remaja seringkali terlibat dalam perilaku yang merugikan diri... selengkapnya
Pendidikan adalah tanggung jawab bersama semua elemen dalam lingkungan. Antara keluarga, sekolah dan masyarakat harus bisa bekerja sama agar tercapainya... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Bagi perusahaan jenis apapun tentulah menyadari bahwa, hidup perusahaan lebih penting daripada sekedar laba yang besar. Dengan begitu,... selengkapnya
Konsep ini diambil dan disarikan dari pandangan A. Riawan Amin dalam The Celestial Management (TCM). Konsep ini menggunakan kata celestial... selengkapnya
Emosi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setiap hari, seseorang dapat merasakan berbagai macam emosi, seperti bahagia, sedih,... selengkapnya
Musik elektroakustik adalah genre yang memadukan elemen musik elektronik dengan suara alami dan organik. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Etika sering dikenal dengan sebutan akhlak dalam Islam. Etika juga disebut dengan moral dalam masyarakat hukum. Semua dari... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Setiap anak memiliki karakter dan kepribadian yang unik. Sebagai orang tua atau pengasuh, memahami karakter anak adalah kunci... selengkapnya
Bagaimana jika keberhasilan sebuah pembelajaran sesungguhnya ditentukan jauh sebelum guru memasuki ruang kelas? Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa perencanaan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDi tengah dinamika industri energi yang terus berubah, satu pertanyaan menjadi semakin penting: apa yang sesungguhnya menentukan nilai sebuah perusahaan?… selengkapnya
*Harga Hubungi CSEkonomi koperasi dan UMKM – Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaaskan kegiatannya berdasarkan… selengkapnya
Rp 41.500 Rp 45.000Hegemoni budaya merujuk pada dominasi kelas penguasa terhadap masyarakat yang memiliki keragaman budaya. Kelas penguasa tersebut membentuk atau memanipulasi budaya… selengkapnya
Rp 50.000Buku Pegangan Sejarah Gereja Indonesia disusun untuk mengajak pembaca menelusuri perjalanan panjang peristiwa demi peristiwa yang terjadi di tanah air… selengkapnya
Rp 60.000Bakteriologi adalah ilmu atau studi yang mempelajari bakteri dan pengaruhnya terhadap sebuah penyakit dan obat-obatan, serta bidang lainnya seperti pertanian,… selengkapnya
Rp 55.000Buku ini membahas peran koperasi sebagai sistem perekonomian yang aktif dan efektif dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Koperasi, yang berlandaskan pada… selengkapnya
Rp 75.000Politik pada hakikatnya bukan sekadar proses perebutan jabatan atau kompetisi elektoral, melainkan ruang interaksi berbagai kepentingan yang melibatkan individu, kelompok,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPeran penting UMKM dalam perekonomian nasional sudah tidak perlu diragukan lagi. Pengaruh UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi tidak hanya di kota-kota… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 75.000Buku Memahami Politik ini membahas mengenai politik dan partai politik, sistem politik, sosialisasi budaya dan partisipasi politik, pemerintahan dan birokrasi,… selengkapnya
Rp 58.500 Rp 65.000


Saat ini belum tersedia komentar.