Beranda » Blog » Perkembangan Paradigma Administrasi Publik

Perkembangan Paradigma Administrasi Publik

Diposting pada 5 Mei 2024 oleh manggustore / Dilihat: 1.505 kali / Kategori:

Dalam hubungannya dengan perkembangan ilmu administrasi publik, krisis akademis terjadi beberapa kali sebagaimana terlihat dari
pergantian paradigma yang lama dengan yang baru. Nicholas Henry melihat perubahan paradigma ditinjau dari pergeseran locus dan focus suatu disiplin ilmu.

Focus mempersoalkan “what of the field” atau metode dasar yang digunakan atau cara-cara ilmiah apa yang dapat digunakan untuk memecahkan suatu persoalan. Sedang locus mencakup “where of the field” atau medan atau tempat di mana metode tersebut digunakan
atau diterapkan.

Berdasarkan locus dan focus suatu disiplin ilmu, Henry membagi paradigma administrasi negara menjadi lima, yaitu:

1. Paradigma Dikotomi Politik dan Administrasi (1900-1926);
2. Paradigma Prinsip-Prinsip Administrasi (1927-1937);
3. Paradigma Administrasi Negara sebagai Ilmu Politik (1950-1970);
4. Paradigma Administrasi Negara sebagai Ilmu Administrasi (1956-1970);
5. Paradigma Administrasi Negara sebagai Administrasi Negara (1970an);

Pada tahun 1970an, George Frederickson memunculkan model Administrasi Negara Baru (New Public Administration). Paradigma ini
merupakan kritik terhadap paradigma Administrasi Negara Lama yang cenderung mengutamakan pentingnya nilai ekonomi seperti efisiensi dan efektivitas sebagai tolok ukur kinerja administrasi negara.

BACA JUGA

Aktor Implementasi Kebijakan di Tingkat Pemerintah Pusat

Menurut paradigma Administrasi Negara Baru, administrasi negara selain bertujuan meraih efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan juga mempunyai komitmen untuk mewujudkan manajemen publik yang responsif dan berkeadilan (social equity).

Pada tahun 1980-1990an muncul paradigma baru dengan berbagai macam sebutan seperti ’managerialism’, ’new public management’,
’reinventing government’, dan sebagainya. Paradigma administrasi negara yang lahir pada era tahun 1990an pada hakikatnya berisi kritikan terhadap administrasi model lama yang sentralistis dan birokratis. Ide dasar dari paradigma semacam NPM dan Reinventing Government adalah bagaimana mengadopsi model manajemen di dunia bisnis untuk mereformasi birokrasi agar siap menghadapi tantangan global.

Pada tahun 2003, muncul paradigma New Public Service (NPS) yang dikemukakan oleh Dernhart dan Derhart. Paradigma ini mengkritisi pokok-pokok pemikiran paradigma administrasi negara pro-pasar. Ide pokok paradigma NPS adalah mewujudkan administrasi negara yang menghargai citizenship, demokrasi, dan hak asasi manusia.

Implementasi Kebijakan Publik

Sumber: Mochamad Zakaria & Makbul Mansyur, IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PUBLIK: Strategi Kebijakan untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan, Penerbit Manggu: Bandung. Hal 23-24.

Tags:

Bagikan ke

Perkembangan Paradigma Administrasi Publik

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Perkembangan Paradigma Administrasi Publik

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: