Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Teh Ayu
● online
Teh Neng
● online
Teh Ayu
● online
Halo, perkenalkan saya Teh Ayu
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Konsep Dasar Geografi Regional

Konsep Dasar Geografi Regional

Diposting pada 29 Juni 2024 oleh manggustore / Dilihat: 100 kali / Kategori:

Geografi regional merupakan deskripsi yang komprehensif integratif aspek fisik dengan aspek manusia dalam relasi keruangannya di suatu wilayah (Lasaiba, 2022). Geografi regional adalah suatu bagian atau keseluruhan bagian yang didasarkan atas aspek keseluruhan suatu wilayah.

Dapat pula dikatakan bahwa geografi regional sebagai suatu studi tentang variasi penyebaran gejala dalam ruang pada suatu wilayah teretentu, baik lokal, negara, maupun continental. Pada geografi regional, seluruh aspek dan gejala geografi ditinjau dan dideskripsikan
secara bertautan dalam hubungan integrasi, interelasi keruangannya.

Melalui interpretasi dan analisa geografis regional ini, karakteristik suatu wilayah yang khas dapat ditonjolkan, sehingga perbedaan antar wilayah menjadi kelihatan jelas (Sumaatmadja, 1988).

Hal yang dibahas di dalam geografi regional sangat luas. Karena, seluruh aspek fisiografis dan manusia yang saling berinterelasi, interaksi, dan interdependensi serta persebarannya menjadi perhatiannya.

Aspek fisik misalnya bentuk lahan, jenis batuan/tanah, iklim, struktur geologi, dan lain-lain yang berkaitan dengan aspek manusia yang berada di atas atau di sekitarnya, kaitan persebaran sumber daya alam dengan karakteristik penduduk, sistem mata pencaharian, serta aspek-aspek sosial lainnya.

BACA JUGA:

English for Geography: A Digital Academic Learning Materials for The Students of Geography

Berdasarkan struktur keilmuan geografi, maka geografi regional bukanlah salah satu cabang dari geografi manusia ataupun geografi fisik.
Tetapi geografi regional merupakan bagian dari geografi yang bertugas untuk menjelaskan secara komprehensif segala keterkaitan (asosiasi, relasi, interelasi, interakasi, interdependensi) unsur fisik dan manusia yang ada pada suatu region tertentu pada waktu tertentu.

Asosiasi dan korelasi gejala geografi di permukaan bumi secara dinamik, tidak hanya meliputi proses keruangannya saja, melainkan pula meliputi kronologi berdasarkan urutan waktunya. Dengan demikian, dalam melakukan pendekatan dan analisa berdasarkan kerangka kerja geografi regional tidak hanya memperhatikan faktor ruang, melainkan juga harus memperhatikan waktu sebagai faktor historiknya.

Melalui pendekatan historik seorang ahli geografi akan dapat memperhitungkan atau melakukan pendugaan terhadap kemungkinan perubahan suatu gejala di dalam region.

Kompetensi yang diharapkan dari pembelajaran geografi regional ialah kemampuan mendeskripsikan wilayah (regional discription), pendugaan wilayah (regional forecasting), analisis dan sintesis wilayah dan melakukan evaluasi wilayah (regional evaluation) dengan pendekatan keruangan, ekologi, dan kompleks wilayah.

Hal yang biasanya terjadi, kompetensi yang dicapai hanya sampai pada mendeskripsikan wilayah, sehingga materi geografi regional terkesan berupa kumpulan diskripsi wilayah yang kering dari makna.

Geografi Regional Indonesia

Sumber: Dahri Hi. Halek, GEOGRAFI REGIONAL INDONESIA, Penerbit Manggu: Bandung.

Tags:

Bagikan ke

Konsep Dasar Geografi Regional

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Konsep Dasar Geografi Regional

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: