Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Mengenal Gemba Kaizen....
- Pengantar Hukum Indonesia - Dr. Muh. Nasir....
- Optimalisasi Lahan Usahatani Kakao Berkelanjutan d....
- Buku Monograf Aplikasi Design Expert Pada Keju Ana....
- Panduan Praktikum Bakteriologi 1....
- Aktivitas Sosial dan Lingkungan pada Perusahaan....
- Deteksi dan Investigasi Fraud Transformasi Peran A....
- Panduan Praktikum Sitohistoteknologi....
Gemerlap Kejayaan dan Peninggalan Megah: Kisah Kerajaan Gowa-Tallo
Kerajaan Gowa-Tallo, sebuah kerajaan Islam yang menjulang megah di Kabupaten Sulawesi Selatan, menorehkan kisah cemerlang yang melibatkan perjuangan, kejayaan, dan warisan bersejarah yang kini menjadi peninggalan megah di tanah Sulawesi. Dengan ibu kota kerajaan di Somab Opu, peradaban ini mengalami puncak kejayaannya pada masa Sultan Hasanuddin, menandai keemasan politik, ekonomi, dan budaya.
Asal Usul Kerajaan Gowa-Tallo
Kerajaan Gowa-Tallo lahir dari penggabungan dua kerajaan di Makassar, membentuk entitas politik dan ekonomi yang kuat di jazirah Sulawesi Selatan. Muncul sekitar tahun 1320, bersamaan dengan restrukturisasi besar-besaran masyarakat setempat. Gowa-Tallo bersama sekutu pesisirnya menjadi kekuatan dominan yang merajai semenanjung tersebut dari abad ke-16.
BACA JUGA:
Kerajaan Mataram Kuno: Kehidupan, Kebudayaan, dan Peninggalan Bersejarah
Transformasi Menjadi Imperium
Gowa-Tallo di bawah kepemimpinan Karaeng (penguasa daerah) Gowa Tumaparisi Kallonna mengalami perubahan besar. Pada abad ke-16, Karaeng Gowa berhasil menguasai daerah pesisir, memaksa Tallo untuk menjadi sekutu muda Gowa. Reformasi besar-besaran di bidang pemerintahan dan militer, termasuk pembentukan birokrasi pertama di Sulawesi Selatan, membawa Gowa-Tallo menjadi imperium yang memerintah dari Toli-Toli di utara hingga Selayar di selatan.
Tunipalangga, penerus Karaeng Gowa, memimpin serangkaian pembaharuan untuk memperkuat otoritas kerajaan. Penggunaan senjata api dan inovasi dalam pembuatan senjata lokal menjadi daya dorong dalam perluasan kekuasaan Gowa-Tallo. Pengaruhnya melampaui batas-batas wilayah yang pernah dikenal dalam sejarah Sulawesi.
Perkembangan Demografis dan Kultural
Masa awal sejarah Gowa dan Tallo mencirikan perubahan demografis dan kultural yang signifikan. Hutan-hutan hijau ditebang untuk memberikan ruang bagi pertanian padi lahan basah yang semakin intensif. Penduduk meningkat secara signifikan, diikuti dengan masuknya jenis-jenis tanaman, pakaian, dan perabot baru dalam kehidupan sehari-hari. Transformasi besar ini menciptakan landasan bagi evolusi Gowa-Tallo dari sebuah chiefdom kompleks menjadi masyarakat bernegara pada abad ke-16.
Kejayaan di Bawah Sultan Hasanuddin
Puncak kejayaan Kerajaan Gowa-Tallo terjadi pada masa Sultan Hasanuddin, Raja Gowa ke-16 dan pahlawan nasional Indonesia. Masa pemerintahannya dari tahun 1653 hingga 1669 menyaksikan kemajuan signifikan dalam pendidikan dan kebudayaan. Sultan Hasanuddin, yang dikenal dengan julukan “Ayam Jantan dari Timur,” menolak pengaruh asing dan menentang kehadiran Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), yang berusaha menguasai sebagian kerajaan kecil di Sulawesi.
Peninggalan Megah Kerajaan Gowa-Tallo
Peninggalan sejarah Kerajaan Gowa-Tallo yang terpampang megah hingga hari ini menjadi saksi bisu gemerlapnya kejayaan masa lalu:
- Balla Lompoa
Istana Megah Raja Gowa, Balla Lompoa, atau “rumah besar,” adalah istana tempat kediaman Raja Gowa. Dibangun pada tahun 1936, istana ini menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Gowa dan kini difungsikan sebagai Museum Balla Lompoa. Dengan 54 pilar, enam jendela di sisi kiri, dan empat jendela di depan, istana ini adalah saksi bisu kebesaran kerajaan.
- Benteng Somba Opu
Pusat Perdagangan dan Pelabuhan, Benteng Somba Opu, dibangun oleh Sultan Gowa ke-9 pada tahun 1525, awalnya merupakan pusat perdagangan dan pelabuhan rempah-rempah. Kini, menjadi objek wisata bersejarah dengan museum yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo.
- Benteng Rotterdam
Destinasi Wisata Sejarah, Awalnya dikenal sebagai Benteng Jumpandang, Benteng Rotterdam dibangun pada tahun 1545 dan difungsikan sebagai destinasi wisata sejarah. Merupakan peninggalan dari Raja Gowa X, I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung, benteng ini kini menjadi tempat museum yang menyimpan benda-benda sejarah.
BACA JUGA:
Sejarah Kebudayaan Melayu
- Masjid Tua Katangka
Situs Cagar Budaya, Dibangun pada tahun 1603 pada masa pemerintahan Sultan Alauddin I, Masjid Tua Katangka adalah salah satu situs cagar budaya yang menceritakan sejarah Islam di Kerajaan Gowa-Tallo. Terletak di Katangka, masjid ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang kerajaan.
- Kompleks Kuburan Raja Tallo dan Gowa
Tempat Bersemadi Kerajaan, Kompleks Makam Raja Tallo, berdiri sejak abad ke-17 hingga abad ke-19, menyimpan makam-makam penguasa Kerajaan Gowa-Tallo. Terletak di Tallo, kompleks ini menjadi tempat bersemadi yang melambangkan keabadian dan kehormatan bagi penguasa masa lalu.
Peninggalan-peninggalan ini, yang terus dijaga dan dipelihara, memberikan kita pandangan mendalam tentang kejayaan dan kekuatan Kerajaan Gowa-Tallo serta warisan berharga yang ditinggalkannya. Gemerlapnya masa lalu Gowa-Tallo tak hanya tercermin dalam batu dan dinding, melainkan juga dalam jiwa dan semangat masyarakat Sulawesi Selatan yang menjunjung tinggi sejarah dan identitas mereka.
Referensi
Tim Redaksi. 2023. “Sejarah awal Gowa dan Tallo.” Wikipediaensiklopedia. Rubrik Berita. Edisi Senin, 06 Juli. https://id.wikipedia.org/ diakses Selasa, 14 November 2023, 09:24.
Tim Redaksi. 2021. “Peninggalan Kerjaan Gowa Tallo.” cnnindonesia. Rubrik Berita. Edisi Rabu, 02 Juni. https://app.cnnindonesia.com/ diakses Selasa, 14 November 2023, 09:24.
Wutsqaa, Urwatulo. 2023. “5 Peninggalanm Sejarah Kerjaan Gowa-Tallo yang Masih Berdiri Kokoh.” detiksulsel. Rubrik Berita. Edisi Sabtu, 07 Januari. https://detik.com/ diakses Jumat, 03 November 2023, 14:44.
Wirdanengsih, Etnografi Suku Bangsa Minangkabau, Penerbit Manggu.
Gemerlap Kejayaan dan Peninggalan Megah: Kisah Kerajaan Gowa-Tallo
Kehilangan adalah bagian tak terhindarkan dari pengalaman manusia. Setiap orang, pada suatu titik dalam hidupnya, akan mengalami kehilangan yang dapat... selengkapnya
Indonesia dikenal dengan memiliki pulai terbanyak di dunia, dikelilingi hutan yang sama juga luasnya. Indonesia, dengan pulau-pulau yang memukau dan... selengkapnya
Kita sering kali menganggap sepele tentang hal-hal kecil seperti menumpuk baju kotor dan menggantung pakaian. Sebuah penelitian yang telah dilakukan... selengkapnya
Menjaga berat badan yang sehat merupakan tujuan banyak orang. Terlepas dari berbagai metode yang ada, makan makanan sehat, terutama sayuran,... selengkapnya
Keterlibatan karyawan adalah salah satu faktor kunci dalam kesuksesan organisasi. Karyawan yang terlibat cenderung lebih produktif, kreatif, dan setia terhadap... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Masih banyak pekerjaan dan masalah hasil warisan kebijakan dari masa lalu terkait peningkatan kualitas mutu manusia Indonesia. Meskipun... selengkapnya
Prokrastinasi, kecenderungan untuk menunda pekerjaan, adalah masalah umum yang dapat mengganggu produktivitas dan kesejahteraan Anda. Namun, ada berbagai cara yang... selengkapnya
Bernapas adalah kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Seseorang dapat bertahan tanpa makanan atau minuman selama beberapa hari, tetapi tidak bisa... selengkapnya
Investasi saham adalah cara yang umum digunakan untuk mengembangkan kekayaan. Ketika memilih saham untuk diinvestasikan, penting untuk memiliki dasar yang... selengkapnya
Mungkin masih sedikit yang mengetahui tentang daun belalai gajah atau yang sering disebut sebagai daun kalingsir, yang secara ilmiah dikenal... selengkapnya
Manajemen keuangan syariah adalah sebuah kegiatan manajerial keuangan untuk mencapai tujuan dengan memperhatikan kesesuaiannya pada prinsip-prinsip Syariah dalam agama Islam…. selengkapnya
Rp 75.900 Rp 84.600Antropologi Ekologi sebagai kajian hubungan anatara dinamika penduduk, organisasi sosial, dan kebudayaan kelompok manusia dengan tempat mereka hidup. antropologi ekologi… selengkapnya
Rp 66.000 Rp 66.000Buku Filsafat Ilmu ini disusun sesuai dengan standar penulisan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang dilengkapi dengan rencana pembelajaran semester (RPS)…. selengkapnya
Rp 52.650 Rp 58.500Politik anggaran merupakan suatu proses dimana terjadinya tawar-menawar antara para pelaku dalam membuat keputusan anggaran, kebijakan diekspresikan melalui proses anggaran;… selengkapnya
Rp 135.000 Rp 158.200Etika Bisnis Islam adalah etika bisnis yang mengedepankan nilai-nilai al Qur’an dalam aktivitas bisnis atau perniagaan. Etika adalah studi standar… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 85.000Capita Selecta Tata Hukum Indonesia adalah Kumpulan tulisan / karangan yang masing-masing menguraikan tentang hukum, dalam tulisan ini akan memuat… selengkapnya
Rp 65.000Buku metode penelitian hukum ini disusun dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan referensi di bidang hukum, khususnya bagi mahasiswa yang menempuh… selengkapnya
Rp 135.000Etnografi Suku Bangsa Minangkabau adalah studi tentang budaya, adat istiadat, dan kehidupan masyarakat Minangkabau, salah satu suku bangsa di Indonesia… selengkapnya
Rp 77.490 Rp 86.100Buku “Relasi Islam dan Tradisi Lokal: Potret atas NU, Muhammadiyah, Wahabi, & Baduy” karya Dr. Hasani Ahmad Said dari UIN… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 67.980Perencanaan pendidikan merupakan salah satu komponen penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas. Karena tanpa perencanaan yang matang, tujuan pendidikan… selengkapnya
Rp 65.000

Saat ini belum tersedia komentar.