Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Hak Asasi Manusia dalam Realitas Global....
- Panduan Praktikum Kimia Klinik....
- Asuhan Kebidanan Pasca Salin....
- Manajemen Operasi: Teori dan Aplikasi dalam Pengam....
- Politik Hukum - Muh. Nasir....
- TIRAKAT BISNIS: Menarik Kekayaan dengan Kekuatan B....
- Pengantar Manajemen Komunikasi....
- Ibu Nifas dan Menyusui....
Kebiasaan Menggantung Pakaian, Bisa menyebabkan DBD. Kok Bisa?
Kita sering kali menganggap sepele tentang hal-hal kecil seperti menumpuk baju kotor dan menggantung pakaian. Sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Sukowinarsih (2010) yang menyoroti betapa kebiasaan sederhana ini sebenarnya dapat menjadi pintu bagi nyamuk, terutama nyamuk Aedes sp. Menurut Sukowinarsih, nyamuk senang sekali hinggap dan beristirahat pada tempat-tempat yang gelap, lembab, dan kurang berangin. Mereka juga kerap mendekati pakaian yang tergantung di tempat gelap dan cenderung berada di benda-benda di dalam rumah. Oleh sebab itu, sebaiknya pakaian yang digantung di belakang pintu atau lemari disimpan di dalam lemari setelah dilipat, kecuali jika pakaian tersebut kotor atau baru saja dipakai dan hendak dicuci. Menggantung pakaian yang kotor hanya akan menjadi tempat yang nyaman bagi nyamuk untuk beristirahat.
Demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh infeksi virus dengue yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Faktor-faktor tertentu dapat mempengaruhi peningkatan risiko infeksi virus ini, termasuk tingginya curah hujan dan kondisi daya tahan tubuh yang lemah. Nyamuk Aedes aegypti, yang menyebabkan demam berdarah dengue, terlebih dahulu harus terinfeksi oleh virus dengue (DENV) sebelum dapat menularkan penyakit tersebut kepada manusia. Sebagian besar kasus DBD terjadi di wilayah tropis dan sub-tropis, terutama di Asia Tenggara, Afrika, serta Amerika Tengah dan Selatan. Perilaku nyamuk ini memainkan peran penting dalam penyebaran penyakit ini, dan kondisi lingkungan serta geografis di daerah-daerah ini menjadi faktor yang memengaruhi penyebarannya. DBD merupakan kondisi yang serius dan bisa membahayakan nyawa. Gejala DBD ini termasuk sakit perut yang sangat parah, gusi yang berdarah, serta adanya bercak darah di bawah kulit. Orang dengan DBD mungkin juga mengalami perut yang membesar, muntah darah, kesulitan bernapas, kulit yang lembab dan terasa dingin, dan bahkan bisa kehilangan kesadaran. Semua gejala ini adalah tanda-tanda penting dari kondisi yang perlu penanganan medis segera.
BACA JUGA:
Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pencegahan DBD, Perlu diingat!
Nyamuk dan Kebiasaan Menggantung Pakaian
Nyamuk memang suka bersembunyi di tempat-tempat gelap dan lembab. Apalagi, pakaian yang tergantung di tempat semacam ini bisa menjadi tempat nyaman bagi nyamuk untuk beristirahat atau menunggu waktu bertelur, khususnya bagi nyamuk Aedes. Mereka memiliki kecenderungan suka pada cahaya, pakaian berwarna gelap, serta keberadaan manusia dan hewan. Bahkan, mereka sangat terangsang oleh bau yang dikeluarkan oleh hewan, terutama CO2 dan beberapa asam amino. Itulah sebabnya nyamuk lebih suka berada di tempat yang hangat dan lembab. Jadi, cara paling baik untuk mengurangi tempat persembunyian nyamuk yang gelap dan lembab adalah dengan menjaga kebersihan dan menyimpan pakaian dalam lemari.
Ketertarikan Nyamuk Terhadap Pakaian dan Lingkungan
Nyamuk tertarik pada cahaya dan warna gelap serta bau tubuh manusia, CO2, dan beberapa asam amino. Mereka juga suka di tempat yang hangat dan lembab. Itulah sebabnya gantungan baju di kamar bisa jadi tempat favorit bagi nyamuk Aedes aegypti, penyebar DBD. Nyamuk betina ini, setelah mengisap darah, suka bersembunyi di antara baju yang digantung. Karena itu, sebaiknya hindari menggantung baju di kamar dan rajin membersihkan kamar serta rumah untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk. Kebiasaan sederhana seperti menggantung pakaian bekas ternyata bisa menarik nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD. Jadi, sebaiknya hindari kebiasaan ini agar nyamuk tidak berkumpul di sekitar baju yang tergantung. Ingat, rajinlah membersihkan dan merapikan kamar serta rumah untuk mengurangi risiko nyamuk berkembang biak.
Pentingnya Mengubah Kebiasaan
Gantungan baju di kamar bisa jadi tempat istirahat favorit nyamuk penyebab DBD. Nyamuk betina Aedes aegypti, setelah mengisap darah, suka bersembunyi di sela-sela baju yang tergantung. Jadi, sebaiknya hindari menggantung baju di kamar dan rajin bersihkan kamar serta rumah untuk mencegah nyamuk berkembang biak. Kebiasaan sederhana seperti menggantung pakaian bekas pakai ternyata bisa menarik nyamuk Aedes aegypti, yang bisa membawa virus DBD. Oleh sebab itu, sebaiknya kita hindari kebiasaan ini agar nyamuk tidak berkumpul di sekitar baju-baju yang tergantung. Jangan lupa selalu membersihkan dan merapikan kamar serta rumah secara teratur untuk mengurangi risiko berkembang biaknya nyamuk.
Saran terbaik dari penelitian ini adalah menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah. Lebih disarankan untuk melipat dan menyimpan pakaian dalam lemari atau laci. Namun, jika pakaian kotor atau baru dipakai, disarankan untuk segera dicuci daripada digantung.
BACA JUGA:
Memahami Keterkaitan Antara Kepadatan Hunian dan Jentik Aedes sp
Upaya dalam Mencegah Penularan DBD
Untuk menghindari penyakit demam berdarah, penting banget untuk berjaga-jaga. Ada beberapa tips simpel yang bisa dilakukan buat jaga-jaga dari gigitan nyamuk demam berdarah yaitu, pertama, kalo pernah kena demam berdarah, bisa coba vaksin Dengvaxia. Pastiin rumah kamu punya sirkulasi udara yang oke, atau pake pendingin udara di dalam ruangan. Kedua, pakai baju lengan panjang, celana panjang, dan kaus kaki buat lindungi diri dari gigitan nyamuk. Ketiga, olesin losion anti-nyamuk yang mengandung 50% DEET untuk orang dewasa atau alternatif lain buat anak-anak. Keempat, kelambu juga bisa dipake di tempat tidur buat halau nyamuk yang masuk. Jangan lupa, lingkungan tempat tinggal harus tetep bersih, biar genangan air nggak jadi sarang buat nyamuk. Nyamuk demam berdarah biasanya suka menggigit pagi atau sore hari, jadi pastiin kamu dan keluarga selalu dilindungi di waktu-waktu itu. Teakhir lalu pastikan juga untuk menjaga kesehatan tubuh. Mulai dari makanan bergizi, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup. Kalo merasa gejala demam berdarah, lebih baik konsultasikan sama dokter buat dapat penanganan yang tepat.
Menghindari kebiasaan menggantung pakaian merupakan salah satu langkah yang sederhana namun efektif dalam mencegah penularan penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue). Upaya kecil ini, jika diadopsi oleh masyarakat secara luas, dapat membantu dalam mengurangi risiko penyebaran penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk.
Kita mungkin tidak menyadari betapa pentingnya hal-hal sekecil ini dalam menjaga kesehatan kita. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mengubah kebiasaan sederhana seperti ini, kita dapat membatasi kesempatan nyamuk untuk menyerang dan membawa penyakit mematikan seperti DBD.
Referensi
Joseph, Novita. 2021. “11 Cara Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah.” hellosehat. Rubrik Berita. Edisi Senin, 19 April. https://hellosehat.com/ diakses Kamis, 02 November 2023, 09:12.
Sienny, Agustin. 2022. 4 Faktor Penyebab DBD yang Harus Diwaspadai.” Alodokter. Rubrik Berita. Edisi Senin, 09 Maret. https://www.alodokter.com/ diakses Selasa, 31 Oktober 2023, 09:54.
Joseph, Novita. 2021. “Penyebab dan Faktor Risiko Terjadinya Demam Berdarah Dengue (DBD).” hellosehat. Rubrik Berita. Edisi Senin, 28 Juni. https://hellosehat.com/ diakses Kamis, 02 November 2023, 09:12.
Nareza, Meva. 2023. “Penyebab Demam Berdarah.” Alodokter. Rubrik Berita. Edisi Senin, 30 Mei. https://www.alodokter.com/ diakses Selasa, 31 Oktober 2023, 10:54.
Sukowinarsih, T. E., & Cahyati, W. H. 2010. “Hubungan Sanitasi Rumah Dengan Angka Bebas Jentik Aedes Aegypti.” KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 6(1). 30-35.
Sukmasari, Radian Nyi. 2015. “Kebiasaan Menggantung Baju Bekas Pakai Bisa Undang Nyamuk Penyebab DBD” detikhealth. Rubrik Berita. Edisi Rabu, 11 Juni. https://health.detik.com/ diakses Kamis, 02 November 2023, 14:44.
Zahara Farhan, Patofiologi Keperawatan, Penerbit Manggu.
Devi Ratnasari, Patofisiologi Keperawatan, Penerbit Manggu.
Tags: Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, patofisiologi keperawatan
Kebiasaan Menggantung Pakaian, Bisa menyebabkan DBD. Kok Bisa?
MANGGUSTORE.COM – Berbicara tentang ekonomi memang bukan yang asing lagi di telinga masyarakat. Bahkan, masyarakat awam pun pasti mengetahui yang... selengkapnya
Makanan pedas menjadi nikmat bagi banyak orang di seluruh dunia, tetapi ilmuwan belum sepenuhnya memahami mengapa manusia dengan senang hati... selengkapnya
Pendidikan secara sederhana, ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebuah bangsa. Artinya, jika sebuah negara meningkatkan mutu pendidikannya, secara... selengkapnya
Pola asuh merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Di tengah berbagai pendekatan pengasuhan, pola asuh keras sering kali dianggap... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Negara Indonesia merupakan negara kesatuan. Negara Kesatuan Republik Indonesia tercipta atas perjalanan yang panjang dan tantangan yang luar... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Seni lukis tradisional Tiongkok telah memainkan peran penting dalam memperkaya budaya Tiongkok selama berabad-abad. Lukisan Tiongkok memancarkan keindahan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Anak usia dini adalah anak yang baru dilahirkan sampai usia 6 tahun. Usia ini adalah usia yang sangat... selengkapnya
Jamur kuping atau Auricularia auricula bukanlah jenis jamur biasa yang biasa-biasa aja. Nah, ini kan kelompok jamur yang bentuknya unik... selengkapnya
Reiki adalah bentuk terapi penyembuhan yang berasal dari Jepang pada awal abad ke-20. Praktik ini berfokus pada pengaliran energi penyembuhan... selengkapnya
Percaya diri adalah sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif baik terhadap diri sendiri maupun terhadap... selengkapnya
Kamus Air Pengarang: Bambang Hari Prabowo, ST. MT. ISBN: 978-602-5717-67-3 Kertas: Bookpaper Isi: 180 Halaman Terbit: 2019 Penerbit: Manggu Makmur… selengkapnya
Rp 35.000Pokoknya Filsafat Pengarang: E. Mulya Syamsul Isi: 219 hal Ukuran: 14,5 x 20 cm Kertas: Bookpaper ISBN: 978-602-50508-7-9 Terbit: 2018… selengkapnya
Rp 27.000 Rp 30.000Modal sosial merupakan cara berbeda dalam interaksi sosial, modal sosial bertujuan untuk menjangkau kepentingan bersama – eksistensi secara komunal atau… selengkapnya
Rp 55.000 Rp 60.000Buku “ASI dan Ayah ASI” merupakan buku panduan praktis bagi ayah dalam mendukung ibu memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi… selengkapnya
Rp 67.000Uji Inderawi atau uji sensori disebut juga sebagai uji organoleptik merupakan cara pengujian dengan menggunakan indra manusia sebagai alat utama… selengkapnya
Rp 144.000 Rp 160.000Bimbingan Konseling adalah proses interaksi antara konselor dengan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli… selengkapnya
Rp 58.500 Rp 65.000Ilmu Negara, sudah sejak lama konsep negara dibahas di berbagai kesempatan oleh para pakar. Sejak dulu hingga sekarang, konsep negara… selengkapnya
Rp 69.000 Rp 76.700Melalui Kapitulasi Tuntang pada 1811, Inggris menggantikan Belanda untuk menguasai Jawa. Semua wilayah di Jawa tunduk pada Inggris, kecuali Kesultanan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 65.000Implementasi Pengawasan Penyelenggaraan Pendidikan sebagai kegiatan yang ditunjukkan untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran. Sistem pengawasan dilakukan… selengkapnya
Rp 85.000Data-data dan gambaran perspektif kasar yang ditulis di buku ini sesungguhnya ‘residu’ atau potongan yang tercecer dari disertasi, yang berkat… selengkapnya
Rp 75.000

Saat ini belum tersedia komentar.