Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- FRICTION PILE PADA TANAH LUNAK: Teori, Eksperimen,....
- Antropologi Ekologi....
- Mikrobiologi Perairan....
- Fermentasi Pangan: Aplikasi dan Teknologi Fermenta....
- Teori dan Aplikasi Manajemen Strategi, Penerapan S....
- Aqidah Islam: Menghidupkan Hidup Menjadi Lebih Hid....
- Konsep, Paradigma, dan Implementasi Pariwisata Ber....
- Filsafat Hukum - Muh. Nasir....
Berjalan Maju sudah Biasa! Yuk, coba Berjalan Mundur. Ini 5 manfatnya!
Setiap makhluk hidup pasti butuh bergerak buat melakukan hal apapun, kan? Nah, salah satu cara yang paling simple dan paling sering kita pake buat itu semua itu jalan kaki. Udah kayak olahraga standar, gitu. Kalo dipikir-pikir, sebenernya hampir semua aktivitas yang kita lakuin sehari-hari tuh melibatkan jalan kaki. Dari mulai bangun dari tempat tidur, ke dapur buat sarapan, terus pergi ke kantor, atau sekolah, atau tempat lainnya, sampe balik lagi ke tempat tidur. Semua itu bisa disebut jalan kaki, kan? Nah, yang asiknya lagi, jalan kaki bukan cuma buat aktivitas aja, tapi juga bisa jadi cara buat olahraga. Iya, bestie, itu berarti kalo kita rajin jalan kaki, kita udah pada olahraga tanpa harus ke tempat kebugaran gitu. Gimana enggak, cuma dengan gerakin kaki, kita bisa bantu tubuh kita tetap sehat.
BACA JUGA:
Penerapan Gaya Hidup Remaja untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Jalan kaki emang asyik banget dan punya manfaat bagus buat kesehatan. Ini tuh olahraga yang paling simpel, bisa dilakukan di mana aja, dan nggak butuh biaya mahal. Cukup tiap langkah yang kita ambil, itu udah kayak nge-boost metabolisme tubuh. Lagian, jalan kaki bisa jadi cara biar kita nggak terlalu berasa bersalah kalo tiba-tiba pengen makan banyak, hehe. Nah, kita biasanya jalan kaki ke depan, kan? Tapi, pernah kepikiran nggak, kalau kita coba berjalan mundur atau ke belakang, itu juga punya manfaat buat kesehatan kita lho! Meskipun kelihatannya agak unik, ternyata jalan mundur ini bisa bikin pikiran kita lebih kuat dan koordinasi tubuh kita lebih baik. Ini kayak latihan bagus buat otak kita, loh! Jadi, ya, kalo ada kesempatan, cobain deh jalan mundur sesekali. Bisa jadi salah satu cara buat ngejaga kesehatan pikiran dan tubuh kita.
Nah ketika berbicara tentang aktivitas fisik, berjalan mundur seringkali dilupakan atau diabaikan. Namun, ada manfaat yang mengejutkan dari berjalan mundur yang mungkin belum kita ketahui. Apakah berjalan mundur benar-benar bermanfaat? Mari kita menjelajahi manfaat luar biasa dari berjalan mundur.
- Melatih Keseimbangan
Kalo kita suka jalan kaki atau joging, ternyata mencoba berjalan mundur selama 10-20 menit beberapa kali seminggu bisa bawa banyak keuntungan, lho. Selain bikin tubuh lebih seimbang, latihan ini juga jadi cara asyik buat latih otot dan pikiran kita. Jadi, bukan cuma fisik, tapi juga mental kita yang di-strengthen. Salah satu hal penting yang kita dapatkan dari berjalan mundur ini adalah kemampuan buat jaga keseimbangan, terutama dalam situasi-situasi yang bisa menghindari kita dari kecelakaan. Jadi, daripada cuma berjalan ke depan terus, cobain deh sesekali berjalan mundur. Ini jadi salah satu cara yang simpel tapi oke buat jaga keseimbangan tubuh dan pikiran.
- Terapi Fisik
Nah, para fisioterapis tuh sering banget pake trik berjalan mundur buat bantu pasien mereka yang punya masalah neurologis, kayak kena stroke, Parkinson, atau masalah serupa. Jalan mundur ini jadi semacam pelatihan biar otak dan otot kita bisa kembali menghubungkan jalan komunikasi mereka. Hasilnya? Gerakan tubuh jadi lebih baik. Yang keren lagi, berjalan mundur bisa jadi latihan buat otak dan koordinasi kita. Coba bayangkan, tubuh kita harus bekerja keras buat jalan mundur karena otak harus mikir balik cara ngatur gerakan yang tidak biasa. Ini seperti ngebantu ‘reset’ otak kita. Dan ini nggak cuma buat yang punya masalah kesehatan aja, lho. Orang-orang yang lagi pemulihan, misalnya habis stroke, bisa dapet manfaat dari latihan berjalan mundur ini. Mereka pelan-pelan belajar balik cara berjalan, terus semakin jago dan kuat. Nah, berkat itu, keterampilan koordinasi mereka makin membaik dan bisa membantu mereka bergerak lebih leluasa dalam aktivitas sehari-hari. Jadi, berjalan mundur itu bukan cuma sekedar trik aneh, tapi punya manfaat besar, baik buat pikiran dan tubuh kita.
BACA JUGA:
Cara Memulai Tren Hidup Sehat dalam Gaya Hidup Anda
- Membakar kalori lebih banyak
Coba bayangin deh, berjalan mundur ini sebenernya jago banget buat bakar kalori lebih banyak, loh. Menurut penelitian, waktu berjalan mundur, tubuh kita bisa bakar hingga 40 persen lebih banyak kalori dibandingkan kalo kita berjalan kaki biasa. Keren, kan? Terus, kalau kamu coba berjalan mundur di daerah yang menanjak, kamu bakal butuh lebih banyak tenaga lagi. Gimana enggak, tanjakan itu bikin kamu kerja keras banget. Akibatnya, kamu bakal bakar lebih banyak kalori lagi. Jadi, berjalan mundur ini nggak cuma asik, tapi juga bisa bikin tubuh kita bekerja lebih keras. Hasilnya, bakaran kalori yang lebih banyak ini bisa jadi bermanfaat buat yang lagi berusaha ngejar target penurunan berat badan atau cuma pengen tetap sehat. Selain itu, berjalan mundur juga bisa jadi cara yang oke buat ningkatin intensitas latihan kita tanpa harus lari cepat-cepat.
- Melawan Rutinitas
Yuk, cobain berjalan mundur untuk melawan kebosanan di tengah rutinitas sehari-hari! Ketika kita berjalan mundur, kita sebenarnya mengajak otot-otot kita untuk berdansa dalam ritme yang beda dari biasanya pas berjalan ke depan. Jadi, otot-otot yang mungkin luput perhatian selama kita menjalani rutinitas harian, tiba-tiba jadi bintang utama nih. Nah, yang seru, dengan berjalan mundur, kita bisa bantu otot-otot ini jadi lebih kuat. Seiring berjalannya waktu, otot-otot yang semula nggak terlalu dipakai jadi lebih siap beraksi. Bukan cuma jadi lebih kuat, tapi juga lebih tahan banting. Jadi, bisa jadi cara seru nih buat bergerak, menghindari kebosanan, dan tetap jaga otot-otot kita tetap sehat!
- Mendukung Kesehatan Lutut
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa berjalan mundur dapat membantu orang dengan masalah lutut. Salah satu studi pada 2019 menemukan bahwa berjalan mundur membantu meningkatkan kekuatan otot untuk penderita sindrom nyeri patellofemoral (masalah lutut pelari). Studi lain yang dilakukan pada tahun yang sama menemukan bahwa penderita osteoartritis lutut mengalami peningkatan kekuatan lutut, nyeri yang lebih sedikit, dan fungsi keseluruhan yang lebih baik setelah berjalan mundur selama enam minggu dibandingkan dengan orang yang berjalan ke depan atau menerima fisioterapi rutin.
BACA JUGA:
Menggali Konsep Self-Healing: Membangun Kesehatan Mental dan Fisik
- Manfaat untuk Pelari
Jika Anda termasuk dalam kategori pelari, mungkin Anda ingin mempertimbangkan untuk memasukkan berjalan mundur ke dalam rutinitas latihan Anda. Berlari seringkali cenderung mengakibatkan peningkatan ketegangan pada otot-otot fleksor pinggul dan betis Anda. Nah, disinilah berjalan mundur menjadi berguna. Aktivitas ini membantu menyeimbangkan dampak negatif tersebut dengan merenggangkan fleksor pinggul serta menggunakan gerakan ekstensi pinggul. Dengan demikian, berjalan mundur dapat berkontribusi pada penguatan otot-otot gluteal Anda dan membantu memperbaiki postur tubuh Anda. Dengan rutinitas yang tepat, berjalan mundur bisa menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kinerja dan kesehatan tubuh Anda sebagai seorang pelari.
Penutup
Ketika datang ke aktivitas fisik, terkadang mengambil langkah mundur dapat membawa manfaat yang signifikan bagi kesehatan fisik dan mental kita. Jadi, cobalah untuk memasukkan berjalan mundur ke dalam rutinitas Anda, dan Anda mungkin akan merasakan perbedaan yang positif dalam kesehatan dan kesejahteraan Anda. Jadi, siapa bilang berjalan mundur tidak memiliki manfaatnya? Itu sebaliknya!
Referensi :
Swari, Risky Candra. 2021. “Jalan Maju Sudah Biasa! Yuk, Coba Jalan Mundur Demi 4 Manfaat Sehat Ini” hellosehat. Rubrik Berita. Edisi Senin, 11 Januari. https://hellosehat.com/ diakses Jumat, 27 Oktober 2023, 08:12.
Wisnuwardani, Dyah Puspita. 2022. “Jalan Mundur, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?” Liputan6. Rubrik Berita. Edisi Minggu, 18 Desember. https://www.liputan6.com/ diakses Jumat, 27 Oktober 2023, 08:22.
Welianto, Ari. 2020. “Pengertian dan Manfaat Berjalan Kaki” Kompas. Rubrik Berita. Edisi Senin, 07 Desember. https://www.kompas.com/ diakses Jumat, 27 Oktober 2023, 08:22.
Dwi Yunita Rahmadhani, Manajemen Keperawatan, Penerbit Manggu.
Miko Eka Putri, Manajemen Keperawatan, Penerbit Manggu.
Ana Samiatul Milah, Panduan Praktikum Gizi dalam Kesehatan Reproduksi, Penerbit Manggu.
Tags: Kesehatan, kesehatan fisik
Berjalan Maju sudah Biasa! Yuk, coba Berjalan Mundur. Ini 5 manfatnya!
Mungkin kamu memiliki seorang teman atau anggota keluarga yang sangat produktif. Mereka selalu menyelesaikan tugas dengan efisiensi dan tepat waktu.... selengkapnya
Setiap fase usia memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari fase-fase pertumbuhan yang lain. Demikian pula dengan fase remaja, memiliki ciri-ciri... selengkapnya
Penelitian adalah proses untuk mencari kebenaran. Ini berarti bahwa dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak terlepas dari kegiatan penelitian. Sebagai contoh,... selengkapnya
Kesetaraan gender masih menjadi permasalahan di kalangan masyarakat. Meskipun kemajuan tekah terjadi, kesenjangan antar gender masih merupakan persoalan yang signifikan... selengkapnya
Yogyakarta, sering disebut “Jogja” oleh penduduk setempat, adalah salah satu permata tersembunyi di pulau Jawa, Indonesia. Kota yang penuh warna... selengkapnya
Pengembangan karier adalah sebagian dari perjalanan mencapai impian dan menjadi versi yang lebih baik dari diri sendiri di tempat kerja.... selengkapnya
Setiap kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan selalu berlandaskan filosofi Hakikat filosofi adalah kebenaran yang diperoleh melalui berpikir logis, sistematis, metodis. Kebenaran... selengkapnya
Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat adalah aspek penting dalam pembangunan suatu negara. Indonesia, sebagai negara yang beragam dengan tantangan sosial dan... selengkapnya
eSports atau olahraga elektronik telah berkembang pesat menjadi industri hiburan yang besar dan menguntungkan. Turnamen besar eSports sekarang memiliki jutaan... selengkapnya
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sinkronisasi diartikan sebagai perihal menyinkronkan atau penyerentakan. Sedangkan pembangunan diartikan sebagai proses, cara, perbuatan membangun.... selengkapnya
Buku ini menyajikan materi-materi mengenai Pengantar Geografi Regional, kondisi geologi Indonesia, kondisi cuaca dan iklim Indonesia, keadaan tanah Indonesia, keadaan… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 65.000Buku Asuhan Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir ini disusun untuk membantu para petugas kesehatan maupun mahasiswa sehingga memperoleh… selengkapnya
Rp 89.000Buku Pengantar Manajemen Komunikasi ini memberikan pengantar tentang manajemen komunikasi, yang mencakup perencanaan, implementasi, pemantauan, dan perbaikan saluran komunikasi dalam… selengkapnya
Rp 70.920 Rp 78.800Di tengah dinamika kehidupan modern, tempat-tempat umum seperti pasar, terminal, sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, hingga kawasan rekreasi menjadi titik… selengkapnya
Rp 75.000Ilmu Pendidikan Islam merupakan sebuah studi tentang proses pendidikan yang berdasarkan nilai – nilai filosofi ajaran Islam, dengan al-quran dan… selengkapnya
Rp 75.000FERMENTASI PANGAN (Edisi Kedua) ini merupakan upaya peningkatan karya tulis sebelumnya yang masih dalam bentuk diktat kuliah dengan judul ”Teknologi… selengkapnya
Rp 135.000 Rp 150.000Perencanaan sumber daya manusia perusahaan bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara tenaga kerja dan pekerjaan, baik dari segi jumlah maupun kualitas… selengkapnya
Rp 125.000Sejatinya, anak hadir dalam hidup kita bukan hanya sebuah anugerah yang Allah Swt. beri, melainkan juga sebagai ujian besar bagi… selengkapnya
Rp 73.500Roeslan Abdulgani menyebut ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat… selengkapnya
Rp 50.000Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal Budaya Jambi, pada konteks Indonesia, pluralitas yang paling berpotensi melahirkan konflik adalah keragaman… selengkapnya
Rp 40.000


Saat ini belum tersedia komentar.