● online
- The Impact of Domestic Violance for Children / KDR....
- Efisiensi Perusahaan Energi di Indonesia Dampak Pa....
- Jaringan dan Pembaharuan Ulama Tafsir Nusantara Ab....
- Metodologi Riset Kuantitatif Bidang Pariwisata....
- Kajian Semantik Arab: Menuju Paradigma Baru....
- Orang Baduy dari Banten, Etnografi Jul Jacobs De B....
- Manajemen Pendidikan Teori dan Praktik....
- Suluk Linglung Sunan Kalijaga....
Berjalan Maju sudah Biasa! Yuk, coba Berjalan Mundur. Ini 5 manfatnya!
Setiap makhluk hidup pasti butuh bergerak buat melakukan hal apapun, kan? Nah, salah satu cara yang paling simple dan paling sering kita pake buat itu semua itu jalan kaki. Udah kayak olahraga standar, gitu. Kalo dipikir-pikir, sebenernya hampir semua aktivitas yang kita lakuin sehari-hari tuh melibatkan jalan kaki. Dari mulai bangun dari tempat tidur, ke dapur buat sarapan, terus pergi ke kantor, atau sekolah, atau tempat lainnya, sampe balik lagi ke tempat tidur. Semua itu bisa disebut jalan kaki, kan? Nah, yang asiknya lagi, jalan kaki bukan cuma buat aktivitas aja, tapi juga bisa jadi cara buat olahraga. Iya, bestie, itu berarti kalo kita rajin jalan kaki, kita udah pada olahraga tanpa harus ke tempat kebugaran gitu. Gimana enggak, cuma dengan gerakin kaki, kita bisa bantu tubuh kita tetap sehat.
BACA JUGA:
Penerapan Gaya Hidup Remaja untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Jalan kaki emang asyik banget dan punya manfaat bagus buat kesehatan. Ini tuh olahraga yang paling simpel, bisa dilakukan di mana aja, dan nggak butuh biaya mahal. Cukup tiap langkah yang kita ambil, itu udah kayak nge-boost metabolisme tubuh. Lagian, jalan kaki bisa jadi cara biar kita nggak terlalu berasa bersalah kalo tiba-tiba pengen makan banyak, hehe. Nah, kita biasanya jalan kaki ke depan, kan? Tapi, pernah kepikiran nggak, kalau kita coba berjalan mundur atau ke belakang, itu juga punya manfaat buat kesehatan kita lho! Meskipun kelihatannya agak unik, ternyata jalan mundur ini bisa bikin pikiran kita lebih kuat dan koordinasi tubuh kita lebih baik. Ini kayak latihan bagus buat otak kita, loh! Jadi, ya, kalo ada kesempatan, cobain deh jalan mundur sesekali. Bisa jadi salah satu cara buat ngejaga kesehatan pikiran dan tubuh kita.
Nah ketika berbicara tentang aktivitas fisik, berjalan mundur seringkali dilupakan atau diabaikan. Namun, ada manfaat yang mengejutkan dari berjalan mundur yang mungkin belum kita ketahui. Apakah berjalan mundur benar-benar bermanfaat? Mari kita menjelajahi manfaat luar biasa dari berjalan mundur.
- Melatih Keseimbangan
Kalo kita suka jalan kaki atau joging, ternyata mencoba berjalan mundur selama 10-20 menit beberapa kali seminggu bisa bawa banyak keuntungan, lho. Selain bikin tubuh lebih seimbang, latihan ini juga jadi cara asyik buat latih otot dan pikiran kita. Jadi, bukan cuma fisik, tapi juga mental kita yang di-strengthen. Salah satu hal penting yang kita dapatkan dari berjalan mundur ini adalah kemampuan buat jaga keseimbangan, terutama dalam situasi-situasi yang bisa menghindari kita dari kecelakaan. Jadi, daripada cuma berjalan ke depan terus, cobain deh sesekali berjalan mundur. Ini jadi salah satu cara yang simpel tapi oke buat jaga keseimbangan tubuh dan pikiran.
- Terapi Fisik
Nah, para fisioterapis tuh sering banget pake trik berjalan mundur buat bantu pasien mereka yang punya masalah neurologis, kayak kena stroke, Parkinson, atau masalah serupa. Jalan mundur ini jadi semacam pelatihan biar otak dan otot kita bisa kembali menghubungkan jalan komunikasi mereka. Hasilnya? Gerakan tubuh jadi lebih baik. Yang keren lagi, berjalan mundur bisa jadi latihan buat otak dan koordinasi kita. Coba bayangkan, tubuh kita harus bekerja keras buat jalan mundur karena otak harus mikir balik cara ngatur gerakan yang tidak biasa. Ini seperti ngebantu ‘reset’ otak kita. Dan ini nggak cuma buat yang punya masalah kesehatan aja, lho. Orang-orang yang lagi pemulihan, misalnya habis stroke, bisa dapet manfaat dari latihan berjalan mundur ini. Mereka pelan-pelan belajar balik cara berjalan, terus semakin jago dan kuat. Nah, berkat itu, keterampilan koordinasi mereka makin membaik dan bisa membantu mereka bergerak lebih leluasa dalam aktivitas sehari-hari. Jadi, berjalan mundur itu bukan cuma sekedar trik aneh, tapi punya manfaat besar, baik buat pikiran dan tubuh kita.
BACA JUGA:
Cara Memulai Tren Hidup Sehat dalam Gaya Hidup Anda
- Membakar kalori lebih banyak
Coba bayangin deh, berjalan mundur ini sebenernya jago banget buat bakar kalori lebih banyak, loh. Menurut penelitian, waktu berjalan mundur, tubuh kita bisa bakar hingga 40 persen lebih banyak kalori dibandingkan kalo kita berjalan kaki biasa. Keren, kan? Terus, kalau kamu coba berjalan mundur di daerah yang menanjak, kamu bakal butuh lebih banyak tenaga lagi. Gimana enggak, tanjakan itu bikin kamu kerja keras banget. Akibatnya, kamu bakal bakar lebih banyak kalori lagi. Jadi, berjalan mundur ini nggak cuma asik, tapi juga bisa bikin tubuh kita bekerja lebih keras. Hasilnya, bakaran kalori yang lebih banyak ini bisa jadi bermanfaat buat yang lagi berusaha ngejar target penurunan berat badan atau cuma pengen tetap sehat. Selain itu, berjalan mundur juga bisa jadi cara yang oke buat ningkatin intensitas latihan kita tanpa harus lari cepat-cepat.
- Melawan Rutinitas
Yuk, cobain berjalan mundur untuk melawan kebosanan di tengah rutinitas sehari-hari! Ketika kita berjalan mundur, kita sebenarnya mengajak otot-otot kita untuk berdansa dalam ritme yang beda dari biasanya pas berjalan ke depan. Jadi, otot-otot yang mungkin luput perhatian selama kita menjalani rutinitas harian, tiba-tiba jadi bintang utama nih. Nah, yang seru, dengan berjalan mundur, kita bisa bantu otot-otot ini jadi lebih kuat. Seiring berjalannya waktu, otot-otot yang semula nggak terlalu dipakai jadi lebih siap beraksi. Bukan cuma jadi lebih kuat, tapi juga lebih tahan banting. Jadi, bisa jadi cara seru nih buat bergerak, menghindari kebosanan, dan tetap jaga otot-otot kita tetap sehat!
- Mendukung Kesehatan Lutut
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa berjalan mundur dapat membantu orang dengan masalah lutut. Salah satu studi pada 2019 menemukan bahwa berjalan mundur membantu meningkatkan kekuatan otot untuk penderita sindrom nyeri patellofemoral (masalah lutut pelari). Studi lain yang dilakukan pada tahun yang sama menemukan bahwa penderita osteoartritis lutut mengalami peningkatan kekuatan lutut, nyeri yang lebih sedikit, dan fungsi keseluruhan yang lebih baik setelah berjalan mundur selama enam minggu dibandingkan dengan orang yang berjalan ke depan atau menerima fisioterapi rutin.
BACA JUGA:
Menggali Konsep Self-Healing: Membangun Kesehatan Mental dan Fisik
- Manfaat untuk Pelari
Jika Anda termasuk dalam kategori pelari, mungkin Anda ingin mempertimbangkan untuk memasukkan berjalan mundur ke dalam rutinitas latihan Anda. Berlari seringkali cenderung mengakibatkan peningkatan ketegangan pada otot-otot fleksor pinggul dan betis Anda. Nah, disinilah berjalan mundur menjadi berguna. Aktivitas ini membantu menyeimbangkan dampak negatif tersebut dengan merenggangkan fleksor pinggul serta menggunakan gerakan ekstensi pinggul. Dengan demikian, berjalan mundur dapat berkontribusi pada penguatan otot-otot gluteal Anda dan membantu memperbaiki postur tubuh Anda. Dengan rutinitas yang tepat, berjalan mundur bisa menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kinerja dan kesehatan tubuh Anda sebagai seorang pelari.
Penutup
Ketika datang ke aktivitas fisik, terkadang mengambil langkah mundur dapat membawa manfaat yang signifikan bagi kesehatan fisik dan mental kita. Jadi, cobalah untuk memasukkan berjalan mundur ke dalam rutinitas Anda, dan Anda mungkin akan merasakan perbedaan yang positif dalam kesehatan dan kesejahteraan Anda. Jadi, siapa bilang berjalan mundur tidak memiliki manfaatnya? Itu sebaliknya!
Referensi :
Swari, Risky Candra. 2021. “Jalan Maju Sudah Biasa! Yuk, Coba Jalan Mundur Demi 4 Manfaat Sehat Ini” hellosehat. Rubrik Berita. Edisi Senin, 11 Januari. https://hellosehat.com/ diakses Jumat, 27 Oktober 2023, 08:12.
Wisnuwardani, Dyah Puspita. 2022. “Jalan Mundur, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?” Liputan6. Rubrik Berita. Edisi Minggu, 18 Desember. https://www.liputan6.com/ diakses Jumat, 27 Oktober 2023, 08:22.
Welianto, Ari. 2020. “Pengertian dan Manfaat Berjalan Kaki” Kompas. Rubrik Berita. Edisi Senin, 07 Desember. https://www.kompas.com/ diakses Jumat, 27 Oktober 2023, 08:22.
Dwi Yunita Rahmadhani, Manajemen Keperawatan, Penerbit Manggu.
Miko Eka Putri, Manajemen Keperawatan, Penerbit Manggu.
Ana Samiatul Milah, Panduan Praktikum Gizi dalam Kesehatan Reproduksi, Penerbit Manggu.
Tags: Kesehatan, kesehatan fisik
Berjalan Maju sudah Biasa! Yuk, coba Berjalan Mundur. Ini 5 manfatnya!
Pendidikan adalah kunci bagi setiap individu untuk mencapai potensi maksimal mereka. Namun, seringkali, anak-anak berkebutuhan khusus dihadapkan pada tantangan besar... selengkapnya
Mendapatkan tiket untuk konser artis atau band favorit adalah pengalaman yang mendebarkan, tetapi di tengah kegembiraan itu, Anda juga harus... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pendidikan merupakan hal yang tidak dapat lepas dari kehidupan manusia. Pada zaman ini, pendidikan merupakan sebuah modal yang... selengkapnya
Apakah kamu tahu bahwa di balik kecilnya semak pohon ini, ada kandungan luar biasa yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh?... selengkapnya
Rencana kompensasi yang kompetitif adalah salah satu faktor utama dalam menjaga kepuasan karyawan, meningkatkan retensi, dan menarik bakat-bakat terbaik ke... selengkapnya
Peringatan: Artikel ini berisi pembahasan tentang self-harm, yang dapat mengganggu bagi beberapa pembaca. Self-harm adalah tindakan yang merusak diri sendiri... selengkapnya
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Setiap anak memiliki karakter dan kepribadian yang unik. Sebagai orang tua atau pengasuh, memahami karakter anak adalah kunci... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Para siswa yang ingin menjadi mahasiswa masih banyak yang berkeinginan berkuliah di jurusan pendidikan. Salah satunya karena, mereka... selengkapnya
Pendidikan telah lama diakui sebagai salah satu pilar utama pembangunan masyarakat. Hal ini tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi juga... selengkapnya
Antropologi Ekologi sebagai kajian hubungan anatara dinamika penduduk, organisasi sosial, dan kebudayaan kelompok manusia dengan tempat mereka hidup. antropologi ekologi… selengkapnya
Rp 66.000 Rp 66.000Model Pembelajaran Inovatif Bahasa dan Sastra Indonesia Teori dan Aplikasi Pengarang: Yulianah Prihatin,M.Pd. Editor: Aep Syaiful Hamidin Isi: 163 Kertas:… selengkapnya
Rp 52.500 Rp 58.500Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) atau HRM (Human Resource Management) adalah pengelolaan efisien dan efektif sejumlah individu untuk mencapai tujuan… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 85.000Teori Ekonomi Pengarang: Dr. Christimulia Purnama Trimurti, SE., SH., MM Editor: Aep Syaiful Hamidin ISBN: 978-602-5717-19-2 Kertas: Bookpaper Isi: 214… selengkapnya
Rp 65.000Tata kelola pemerintahan yang baik tentu memperhatikan semua aspek dalam peroses pengelolaannya. Lingkungan fisik maupun nonfisik dari pemerintahan tentu memberikan… selengkapnya
Rp 80.000Instrumen Analisis Fisika merupakan suatu alat untuk membantu melakukan suatu analisis terhadap besaran fisika. Instrumen Analisis Fisika ini membahas spektrometer… selengkapnya
Rp 95.000 Rp 118.900Sejak pertama kali diturunkan, al-Qur’an sudah menjadi objek yang menarik perhatian. Susunan kata-katanya indah. Bahkan orang arab jahiliyah yang terbiasa… selengkapnya
Rp 58.500 Rp 65.000Sejarah peradaban manusia menunjukkan bahwa agama dan politik tidak pernah benar-benar berjalan pada jalur yang terpisah. Keduanya hadir sebagai dua… selengkapnya
*Harga Hubungi CSSelain menjelaskan secara teori, buku ini juga dilengkapi dengan hasil penelitian yang penulis lakukan pada perusahaan energi di Indonesia, sehingga… selengkapnya
Rp 65.000Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang gaya bahasanya sangat dipengaruhi oleh irama, rima, serta penyusunan larik dan bait…. selengkapnya
Rp 15.000 Rp 20.000



Saat ini belum tersedia komentar.