● online
- Kalkulus 1
- Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Terpadu
- Antropologi Kesehatan
- Manajemen Koperasi Syariah Dari Teori ke Praktik
- Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia
- Panduan Praktikum Toksikologi Non Klinik
- Pengembangan Teori Manajemen Pendidikan Islam
- Konsep & Kompilasi Riset Membelajarkan Matematika
Apa yang Orang Baduy Makan
MNGGUSTORE.COM – Selama obrolan kita tentang keperluan rumah tangga, ibu rumahtangga itu mempunyai banyak waktu untuk bersolek dan mengobrol dengan beberapa tetangga, semacam obrolan sambil minum kopi, tetapi orang Baduy dilarang minum kopi, kecuali bila berada di luar daerahnya. Karena itu tidak ada tanaman kopi, dapatlah dimengerti.
Para wanita mempunyai kesempatan untuk memakan sirih, tetapi tanpa tembakau (sisig), karena nyisig, merokok dan penanamannya pohon ini adalah seperti halnya mengisap madat, pengisap mana di tatar Sunda jarang dijumpai. Mereka hanya menggunakan sehelai daun sirih diolesi kapur sirih, kemudian digulung dengan pinang dan gambir serta mengunyahnya dengan nikmat, menurut pandangan dan rasa mereka. Tidak setiap pagi mereka ada waktu untuk mengobrol dengan tetangga, karena seringkali pada pagi hari mereka harus ke hutan (ngalasan) untuk mencari bumbu masak (ngundeur) atau lalab untuk lauk pauk pada waktu makan, suatu pekerjaan yang tidak akan dilakukan oleh seorang pria, pekerjaan ini ditolong oleh anak-anak perempuan. Sesekali wanita juga turut kerja di lapangan seperti waktu menanam padi dan membersihkan huma.
Para pria yang kembali dari pekerjaan di hutan berkumpul di lapangan kampung untuk minum bersama. Menjadi suatu kebiasaan antara kaum laki-laki, bahwa sebelum makan antar mereka diedarkan dahulu bacok dengan wayu; mereka menamakannya papairan, sambil mengobrol tentang kejadian pada hari itu. Apabila papairan itu selesai maka semua orang menyiapkan diri untuk makan dengan yang utamanya selalu makan nasi yang padinya mereka tanam di huma dan dilarang ditanak di luar rumah. Sebagai lauk pauk dimakannya daun-daun atau buahbuahan yang dipetik oleh para wanita dan anak-anak di hutan; apabila dimakan tanpa dimasak disebutnya lalab, bila direbus dahulu namanya ceungceum.
BACA JUGA: ETNOGRAFI SUKU BANGSA MINANGKABAU
Pohon-pohon atau bagian dari pohon yang digunakan adalah daun sasawi leuweung (Prinandropis pethaphelia, keluarga dari Cappandeae) yang dapat menggantikan mosterd; beberapa macam tanaman itu termasuk keluarga Solaneae dan Lysepercicum esenlintum; reundeu daun muda dari keluarga Rueltia. Boros kaso, kembang muda gelagah (Saccaharun spontaneum, keluarga dari Gramineae). Boros sauheun (Panicum palmaelolium, keluarga dari Grameneae). Boros honje (Ellatona spesiosa, keluarga dari Zingiberaceae). Kacumbrah, kembang honje, begitu juga buah yang rasanya masam dari pohon ini dipakai untuk lauk pauk, tetapi direbus dahulu sebagai ceungceum. Daun gamet (Chylocalyx periolatus, keluarga dari Polyganeae), rasanya enak digunakan sebagai ceungceum. Daun hariang (macam Begonea) juga rasanya enak dibuat ceungceum. Daun krokot, pepohonan liar (Porlutacea oleracea), keluarga dari Partula-ceae). Lo-ot, biji peucung (Pangium edule, keluarga dari Pangiaceae) direndam dua malam dalam air, kemudian direbus dan ditumbuk halus dalam ruas bambu disimpan beberapa lamanya. Apabila akan di santap maka direbus dahulu, dan dibubuhi garam. Menyebarkan aroma yang kurang sedap, yang dapat menghilangkan selera makan kita, tetapi bagi orang Baduy justru sebaliknya meninggikan selera makan mereka.
Cabai rawit (Capsium longum, keluarga Solaneae) dan terasi terbuat dari ikan dan udang, yang dibeli dari pasar tidak ketinggalan, hal itu dapat dimengerti. Sesekali dalam menu makannya itu tampak pula kokopong (ikan kering), beberapa udang sungai dan ketam darat dan sebagai hidangan istimewa bodo; yaitu ikan kecil yang dimasak dengan garam kemudian disimpan dalam ruas bambu, dan disantap sebagai lauk pauk manakala baunya sudah tidak tertahankan lagi; bumbu kering dan kecap kiranya tidak dikenal, atau mereka tidak menggunakannya.
Dalam musim duren (Durio zifrethinus, keluarga dari Sterculiaseae) lagi-lagi mereka dapat membuat makanan yang menurut seleranya sangat enak, dengan jalan melepaskan daging dari bijinya dan memasamkannya serta disebut tampuy, disantapnya dengan nasi, kadangkala daging kerbau, daging rusa atau daging sigung dikeringkan merupakan suatu keistimewaan.
Segala macam buahbuahan, mereka boleh makan dan seringkali digunakan sebagai cuci mulut. Sewaktu makan mereka minum air dari gunung yang bening yang disimpan dalam kele (ruas bambu). Di kedua ujung ruas bambu ini ada tutup alamiah; di salah satu ujungnya dibuat dua lubang sebesar jari tangan. Lubang itu ditutup dengan segenggam rumput, yang dilepaskannya bila diminum. Ruas bambunya sendiri di sebelah luar dibikin persegi enam. Lauk pauk untuk ketiga kalinya makan biasanya sama dan apa yang tersisa pada waktu suatu makan disimpan untuk waktu makan kemudian.
Sumber:
Buku Etnografi Jul Jacobs: Orang Baduy dari Banten, hal-146-149. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Manggu yang dialihbahasa dari buku Jul Jacobs oleh Judistira K. Garna dan Salam Hardjadilaga.
Tags: Apa yang Orang Baduy Makan, makanan baduy, Orang Baduy
Apa yang Orang Baduy Makan
Blue chip stocks adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia investasi untuk menggambarkan saham-saham dari perusahaan-perusahaan yang terkenal, mapan, dan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Menyoal tentang Sistem Pendidikan dan Pengajaran Pondok Pesantren, Pondok pesantren bukan bagian dari pendidikan Islam yang terdengar baru.... selengkapnya
Tren mode selalu memiliki peran penting dalam industri hiburan. Pakaian, gaya rambut, dan aksesori yang digunakan oleh selebritas seringkali menjadi... selengkapnya
Musik elektroakustik adalah genre yang memadukan elemen musik elektronik dengan suara alami dan organik. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Jurusan manajemen merupakan salah satu jurusan kuliah favorit dalam jajaran ilmu pengetahuan sosial. Hampir semua perguruan tinggi di... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Birokrasi berasal dari kata ”bureau” yang berasal dari bahasa Perancis yang kemudian diasimilasi oleh Jerman. “Bureau” sendiri memiliki... selengkapnya
Era globalisasi yang semakin menghapuskan batas-batas. Hubungan antarindividu menjadi semakin penting. Pada tahun 1973, John Bowlby memperkenalkan teori kelekatan. Yaitu,... selengkapnya
Globalisasi telah mengubah lanskap budaya di seluruh dunia, dan salah satu fenomena yang paling mencolok adalah popularitas budaya Korea Selatan,... selengkapnya
Psikologi positif adalah cabang ilmu psikologi yang berfokus pada pencarian dan pemahaman tentang faktor-faktor yang membuat kehidupan kita lebih bermakna,... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 39 ayat (2) tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan pendidik adalah tenaga profesional... selengkapnya
Bakteriologi adalah ilmu atau studi yang mempelajari bakteri dan pengaruhnya terhadap sebuah penyakit dan obat-obatan, serta bidang lainnya seperti pertanian,… selengkapnya
Rp 55.000Ilmu Ekonomi Makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang khusus mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Ekonomi Makro dapat digunakan… selengkapnya
Rp 120.000Analisis industri merupakan penilaian pasar yang digunakan oleh para pebisnis dan analis untuk memahami dinamika persaingan pada suatu industri. Analisis… selengkapnya
Rp 49.000 Rp 56.000Empat pilar kebangsaan adalah tiang penyangga yang kokoh (soko guru) agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tenteram dan sejahtera serta… selengkapnya
Rp 49.500 Rp 55.000Ketahanan pangan merujuk pada kemampuan suatu negara atau masyarakat untuk secara berkelanjutan memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota masyarakatnya. Pangan dalam… selengkapnya
Rp 112.500 Rp 125.000Agama Islam merupakan agama yang dapat dijumpai hampir diseluruh dunia dan barangkali sebagian orang akan heran ketika mendapati kemajuan dan… selengkapnya
Rp 65.000Supply chain atau rantai pasok adalah jaringan antara perusahaan dan pemasoknya untuk memproduksi dan mendistribusikan produk tertentu ke pembeli akhir…. selengkapnya
Rp 75.000Kapita Selekta Pendidikan Islam Pengarang: H. Ali Mustofa, Marlina, Supangat Editor: Aep S. Hamidin ISBN: 978-602-50508-1-7 Isi: 164 Halaman Kertas:… selengkapnya
Rp 55.000Matematika ekonomi adalah penerapan metode matematika untuk mewakili teori dan menganalisis masalah-masalah di bidang ekonomi. Matematika memungkinkan para ekonom untuk… selengkapnya
Rp 49.500 Rp 55.000Aset daerah bukan sekadar kumpulan benda mati yang tercatat dalam neraca pemerintahan. Ia adalah wujud konkret dari amanah rakyat—tanah, bangunan,… selengkapnya
*Harga Hubungi CS


Saat ini belum tersedia komentar.