Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Teh Ayu
● online
Teh Neng
● online
Teh Ayu
● online
Halo, perkenalkan saya Teh Ayu
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Antropologi dan Masalah Lingkungan

Antropologi dan Masalah Lingkungan

Diposting pada 21 Mei 2023 oleh manggustore / Dilihat: 35 kali

Bahwasanya manusia harus dilihat dari latar belakang habitat dan batas-batas bentuknya merupakan suatu tema lama dalam antropologi yang tidak mungkin dilenyapkan, suatu premis yang fundamental ( Greetz, 1963).

Saat ini sedang terjadi suatu krisi maha besar akibat perubahan demografi, teknologi, ekonomi, organisasi, ideologi dan ekologi. Antropologi adalah salah satu dari berbagai disiplin ilmu yang dapat memberikan sumbangan pada usaha pemecahan krisis yang taruhannya adalah kelanjutan eksistensi manusia (Anderson, 1997).

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

Dalam buku Antropologi Ekologi karangan I Ginting Suka, halaman 74, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu bahwa penempatan bersebelahan kedua kutipan di atas menjadi tema tulisan ini. Kebanyakan ahli antropologi bersedia menyetujui pandangan yang dikemukakan greetz dalam kutipan pertama, walaupun mereka sama sekali belum semuanya menganggap lingkungan sebagai perspektif yang penting sekali atau relevan dalam penelitiannya. Bahkan di antara para ahli antropologi cenderung memperlajari manusia dan gejala sosiokultural berlatarkan habitat dan lingkungan, sebagai bagian dari suatu sistem yang mencakup habitat dan lingkungan terdapat perbedaan pendapat yang besar.

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

Perbedaan ini berkisar sekitar bobot yang harus diberikan pada faktor lingkungan lawan faktor sosial dan kultural, dan hakekat interaksi antara faktor tersebut. Pada beberapa bagian disiplin ini, terutama dalam antropologi ekologi yang berasal dari Amerika, hubungan ini telah semakin akrab, dan menunjukan harapan baik akan menjadi persatuan yang permanen dan produktif.

Namun seperti kutipan dua mengindikasikan bahwa sekelompok kecil ahli antropologi berpendapat bahwa antropologi ekologi dapat memberi sumbangan pada pemecahan masalah lingkungan sedunia, dan mengharapkan antropologi dapat secara lebih langsung menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan. Akan tetapi sebelum seseorang dapat menilai atau memahami sepenuhnya klaim bahwa antropologi relevan bagi pengelolaan lingkungan, perlu sekali diberikan sekedar penjelasan mengenai sifat, ruang lingkup dan pelbagai pertentangan dalam antropologi, yang mendorong antropologi terapan maupun antropologi ekologi, di mana bagian dari teori-teori yang disusun untuk menjelaskan sosial dan kultural.

Selanjutnya, baca dalam buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

Copyright buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

Sekilas Industri Ginting Suka Pengarang Antropologi Ekologi

Dr. Industri Ginting Suka, M.S, adalah dosen tetap pada program studi Antropologi Universitas Udayana, menyelesaikan studi doktoral di Universitas Gadjah Mada pada tahun 2011 dengan mengambil bidang studi Ilmu Filsafat. Studi masternya tentang Ilmu Lingkungan di Universitas Indonesia pada tahun 1989. Sarjanya lulus tahun 1981 dari Ilmu Fislafat Universitas Gadjah Mada. Dr. Industri Ginting Suka pernah menjadi konsultan lingkungan pada beberapa proyek bantuan World Bank, Asia Development Bank (ADB) pada tahun 1995-1998. Pernah juga menjadi manajer Hutan Tanaman Industri (HTI) di NTB dan NTT.

buku Antropologi Ekologi karya Industri Ginting Suka, yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu

Profil Industri Ginting Suka

Tags: , , ,

Bagikan ke

Antropologi dan Masalah Lingkungan

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Antropologi dan Masalah Lingkungan

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: