Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Optimalisasi Lahan Usahatani Kakao Berkelanjutan d
- Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan
- Investasi dan Pasar Modal - Niken Saraswati
- Budaya Organisasi Perspektif Administrasi Publik -
- Pengantar Hukum Indonesia - Dr. Muh. Nasir
- Penegakan Hukum Pidana Lingkungan
- Pengantar Manajemen Komunikasi
- Dampak Eksekusi Rumah Tinggal Terhadap Pendidikan
Tokoh-Tokoh Pendidikan Islam di Indonesia
Pendidikan Islam tumbuh dan berkembang seiring berjalannya zaman. Masih hidup dan berjalannya pendidikan Islam di Indonesia tidak lepas dari perjuangan dakwah para ulama terdahulu. Perjuangan para ulama didasari oleh Hadits “al-‘ulama warosatul anbiya” ulama adalah pewaris para nabi.
BACA JUGA:
Tokoh Pendidikan yang Berpengaruh di Indonesia
Indonesia memiliki pejuang yang melatar belakangi kemajuan pendidikan Islam. Mereka telah menyumbangkan tenaga dan pikiran, sehingga bangsa dapat menikmati perjuangannya. Tokoh-tokoh Islam di Indonesia di antaranya:
- H. Hasyim Asy’ari
KH Hasyim Asy’ari lahir di Gedang, Kabupaten Jombang, pada 14 Februari 1871. Beliau adalah putra pasangan Kiai Asy’ari dan Nyai Halimah. Sejak kecil hingga berusia 14 tahun, beliau mendapatkan pendidikan langsung dari ayah dan kakeknya. Setelah itu, KH Hasyim Asy’ari menimba ilmu dari berbagai pesantren di Jawa dan melanjutkan pendidikannya ke Mekah pada 1892. Perjuangan KH Hasyim Asy’ari untuk Indonesia dimulai dengan mendirikan Pesantren Tebuireng. KH Hasyim Asy’ari bersama para ulama mengeluarkan resolusi jihad yang berhasil memunculkan gerakan perlawanan terhadap Belanda dan sekutu. Salah satunya pertempuran di Surabaya pada 10 November 1945. KH Hasyim Asy’ari wafat pada 21 Juli 1947, dan pada 1964 beliau ditetapkan sebagai pahlawan pergerakan nasional (Rifa’I, 2009).
- H. Wahid Hasyim
Putra dari KH. Hasyim Asy’ari dan Nyai Nafiqah. Wahid Hasyim lahir di Kabupaten Jombang, 1 Juni tahun 1914. KH. Abdul Wahid Hasyim adalah seorang pria yang cerdas. Saat berusia 7 tahun, beliau sudah khatam dan mahir dalam membaca Al Quran. Saat menginjak usia 18 tahun, Wahid Hasyim pun berangkat ke kota suci Mekkah. Perjalanan tersebut bertujuan untuk menunaikan ibadah haji, sekaligus memperdalam keilmuannya mengenai syariat islam. KH. Abdul Wahid Hasyim wafat pada tanggal 19 April 1953, akibat kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan Surat keputusan Presiden Republik Indonesia No. 206 tahun 1964 tertanggal 24 Agustus 1964, KH. Abdul Wahid Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional (Jagad.Id, 2023).
BACA JUGA:
Sejarah Pendidikan di Indonesia
- H. Ahmad Dahlan
Nama K.H. Ahmad Dahlan kecil adalah Muhammad Darwisy putra dari pasangan K.H. Abu Bakar bin Sulaiman dan Siti Aminah binti Ibrahim bin Hasan. Pada saat Ahmad Dahlan berumur 15 tahun, Ia pergi melaksanakan ibadah haji lalu selama 5 tahun ia menetap di Mekkah. Pada tahun 1888, Ahmad Dahlan kembali ke kampung halamannya dan Ia yang bernama asli Muhammad Darwisy berganti nama menjadi Ahmad Dahlan. Pada 18 November 1912, K.H Ahmad Dahlan mendirikan organisasi bernama Muhammadiyah yang bergerak dibidang kemasyarakatan dan pendidikan. Semua yang di lakukan oleh K.H.Ahmad Dahlan bertujuan untuk membuktikan bahwa Islam adalah agama kemajuan yang dapat mengangkat derajat umat ke taraf yang lebih tinggi dan itu terbuti membawa dampak positif bagi Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Pada 23 Februari 1923, pada usia 54 tahun K.H. Ahmad Dahlan wafat di Yogyakarta. Pada 27 Desember 1961, berdasarkan SK Presiden RI No.657 Tahun 1961 atas jasanya negara memberi beliau gelar kehormatan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional Indonesia (Fariza Kalista, 2023).

Daftar Pustaka
Rifa’I, Muhammad. 2009. K.H. Hasyim Asy’ari: Biografi Singkat 1871-1947. Yogyakarta: Garasi.
Jagad, Id. 2023. “Biografi K.H. Abdul Wahid Hasyim Singkat.” Dikutip dari https://jagad.id/biografi-kh-abdul-wahid-hasyim/. Pada 25 Juni 2023.
Kalista, Fariza. 2023. “Biografi dan Profil Lengkap K.H. Ahmad Dahlan-Tokoh Pendiri Muhammadiyah.” Dikutip dari https://www.infobiografi.com/biografi-dan-profil-lengkap-kh-ahmad-dahlan-tokoh-pendiri-muhammadiyah/. Pada 25 Juni 2023.
La Yusran La Kalamu, Teori Belajar dan Aplikasinya dalam Pembelajaran, Penerbit Manggu.
Tokoh-Tokoh Pendidikan Islam di Indonesia
Di era digital yang sedang berkembang pesat, komunikasi politik menjadi salah satu isu utama yang menarik perhatian para ahli komunikasi... selengkapnya
Disiplin merupakan salah satu fondasi penting dalam dunia pendidikan. Sejak lama, kedisiplinan siswa sering dikaitkan dengan aturan yang ketat dan... selengkapnya
Pelatihan dan pengembangan (training and development) merupakan bagian penting dari manajemen sumber daya manusia (SDM) yang membantu meningkatkan keterampilan karyawan,... selengkapnya
Drama Korea telah menjadi fenomena global dengan jutaan penggemar dari berbagai belahan dunia. Namun, selain hiburan, drama Korea juga memiliki... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) terdiri dari kata manajemen dan sumber daya manusia. Manajemen adalah seni mengatur proses... selengkapnya
Kerajaan Gowa-Tallo, sebuah kerajaan Islam yang menjulang megah di Kabupaten Sulawesi Selatan, menorehkan kisah cemerlang yang melibatkan perjuangan, kejayaan, dan... selengkapnya
Berbicara pembelajaran pasti kita semua mengacu pada pendidikan. Pendidikan memang tidak dapat dipisahkan dari pembelajaran. Karena, pendidikan merupakan wadah dari... selengkapnya
Mahasiswa: Aset Berharga bagi Masa Depan Bangsa Mahasiswa dianggap sebagai “Iron Stock”, yang artinya mereka adalah sumber daya manusia yang... selengkapnya
Orang sering menggunakan daun pisang untuk berbagai tujuan, terutama karena ukurannya yang lebar. Selain digunakan sebagai alas atau pembungkus makanan,... selengkapnya
Bahasa adalah entitas yang selalu berkembang, dan ini termasuk istilah-istilah baru yang muncul di berbagai kalangan masyarakat. Saat ini, budaya... selengkapnya
Teori & Teknis Penelitian Tindakan Kelas Alternatif Terbaik Guru dalam Meningkatkan Profesionalisme (Edisi Revisi) Pengarang: Muh. Fitrah,M.Pd, Fathurrahman, M.Ag. Editor:… selengkapnya
Rp 76.900 Rp 85.500Pengembangan edupreneurship merupakan sebuah gagasan menyeluruh tentang bagaimana menyiapkan lulusan yang kompeten serta berjiwa wirausaha. Lembaga pendidikan unggul diharapkan mampu… selengkapnya
Rp 65.000Buku metode penelitian hukum ini disusun dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan referensi di bidang hukum, khususnya bagi mahasiswa yang menempuh… selengkapnya
Rp 135.000Lembaga keungan syariah dalam banyak hal memiliki kesamaan dengan lembaga keungan konvesional. keberadaan good corporate governance menjadi penting dalam struktur… selengkapnya
Rp 85.000Analisis kinerja adalah proses evaluasi sistematis terhadap kinerja individu atau organisasi. Hal ini melibatkan pengukuran dan penilaian kinerja sebagai kegiatan… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 85.000Asia Tenggara bukan sekadar hamparan wilayah di peta, tetapi sebuah ruang perjumpaan peradaban yang terus hidup dan bergerak. Di kawasan… selengkapnya
Rp 71.500Kesalahan berpikir pada hakikatnya jebakan bagi proses penalaran. Seperti rambu – rambu lalu lintas dipasang sebagai peringatan bagi para pemakai… selengkapnya
Rp 50.000Budgeting: Perencanaan, Pengkoordinasian dan Pengawasan Kerja Pengarang: Ade Imam Muslim & Yoppi Palupi Purbaningsih Isi: 153 hal. + viii ISBN:… selengkapnya
Rp 69.500 Rp 75.500Media pembelajaran Kreatif dan Inovatif adalah cara atau alat yang digunakan dalam proses pembelajaran. Media Pembelajaran Kreatif dan Inovatif ini… selengkapnya
Rp 54.000 Rp 60.000Buku Filsafat Ilmu ini disusun sesuai dengan standar penulisan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang dilengkapi dengan rencana pembelajaran semester (RPS)…. selengkapnya
Rp 52.650 Rp 58.500
Saat ini belum tersedia komentar.