● online
- Metodologi Riset Kuantitatif Bidang Pariwisata
- Model Pembelajaran Inovatif
- Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Dari Masa ke Ma
- Manajemen Lembaga Pendidikan Islam
- Budgeting: Perencanaan, Pengkoordinasian dan Penga
- Orang Baduy dari Banten, Etnografi Jul Jacobs De B
- Serba-Serbi Bahasa Indonesia
- Sharia Compliance: Teori dan Aplikasinya pada Lemb
Sejarah Kebudayaan Tionghoa di Indonesia
MANGGUSTORE.COM – Etnis Tionghoa di Indonesia, baik sebagai individu atau kelompok, pada perkembangannya kini berada pada serangkaian sejarah masa lalu, masa kini, atau masa yang akan datang. Keberadaan etnis Tionghoa sangat ditentukan dengan keberadaan kelompok sosial lainnya. Bangsa Cina memang memiliki peran besar dalam peradaban dunia, terutama daya jelajahnya hingga ke pelosok dunia. Hingga etnis Tionghoa pun ikut berontribusi dan memiliki peranan besar dalam perjalanan sejarah Indonesia.
Kedatangan Budaya Tionghoa Ke Indonesia
Sejarahwan Didi Kwartanada mengungkapkan (Muchisa Choiriah, 2016), kedatangan Tionghoa ke Indonesia (yang saat itu masih bernama Nusantara) yakni pada abad ke-5 Masehi. Pada tahun 414, para Tionghoa yang melakukan perjalanan ke India terdampar di Jawa. Mereka terdampar seiring dengan hubungan perdagangan Nusantara. Setelah itu, semakin banyak pula orang Tionghoa seperti berasal dari Mongol memilih tak pulang dan menetap di Indonesia. Hampir seluruh orang Tionghoa tidak membawa istrinya saat perjalanan ke Indonesia, sebab perempuan dilarang keluar dari Tiongkok. Selama tinggal di Indonesia, orang Tionghoa dikenal rajin dan pintar mencari uang apalagi di bidang perdagangan. Tanpa adanya orang Tionghoa, Pulau Jawa bukan merupakan koloni yang menguntungkan.
BACA JUGA:
Pengaruh Budaya Tionghoa di Nusantara
Jumlah Populasi Tionghoa di Indonesia
Thailand dan Indonesia menjadi negara dengan diaspora Cina (sebaran orang Cina perantauan) terbanyak, masing-masing mencatat angka 9,3 juta dan 7,6 juta jiwa. Sebagian besar diaspora Cina tersebar di kawasan Asia Tenggara. Kedatangan gelombang besar Tionghoa terjadi dari abad ke-18 hingga abad ke-20. Pada masa Kolonial Belanda, banyak orang Tionghoa yang datang sebagai buruh perkebunan atau pekerja tambang timah. Migrasi ini mencapai puncaknya pada perempat awal tahun 1900-an, dengan masuknya sekitar setengah juta etnis Tionghoa ke Hindia-Belanda. Dalam proses migrasi tersebut, terjadi pula proses peleburan dan kawin campur (Rizal Setyo Nugroho, 2022).
Suku Tionghoa yang Tersebar di Indonesia
Etnis Tionghoa memiliki banyak suku di negaranya. Suku Tionghoa yang tersebar di seluruh Indonesia (Ahmad, 2022), di antaranya:
- Suku Hokkian
Suku Hokkian merupakan suku yang berasal dari Fujian yang letaknya di daerah tenggara-selatan Tiongkok. Suku ini banyak berimigrasi di banyak negara, khususnya di Asia Tenggara. Suku Hokkian termasuk salah satu suku Tionghoa yang paling banyak di Indonesia.
- Suku Hainan
Hainan adalah sebuah suku yang tinggal di kepulauan kecil yang ada di Tiongkok bagian selatan. Nama tempat yang disinggahi oleh suku Hainan sesuai dengan pulau tersebut, yaitu pulau Hainan. Orang-orang Hainan yang tersebar ke seluruh dunia berjumlah 1,5 juta orang. Lalu, orang Hainan yang ada di Indonesia tersebar di daerah Pekanbaru, Batam, dan Manado.
- Suku Hakka
Suku Hakka merupakan salah satu kelompok dari Tionghoa Han yang tersebar di Tiongkok. Seperti pada nama sukunya, bahasa yang digunakan oleh suku ini adalah bahasa Hakka. Namun, di Indonesia dikenal dengan bahasa khek. Suku Hakka yang ada di Indonesia, biasanya tersebar di daerah Jakarta, Aceh, Batam, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Jayapura, dan Ambon.
- Suku Tiochiu
Suku Tiochiu menggunakan bahasa Tiochiu. Bahasa ini termasuk dalam rumpun bahasa Sino-Tibet. Dialek pada bahasa ini mirip dengan bahasa Hokkian. Suku Tiochiu yang tersebar di Indonesia berada di daerah Sumatera, Riau, Kalimantan Barat. Suku Tiochiu yang berada di Indonesia berasal dari provinsi Guandong, yaiu Jieyang, Chaozhou, dan Shantou.
- Suku Kanton
Suku Kanton ini penduduknya berasal dari Guangzhou, yaitu ibu kota dari Provinsi Guandong, yang merupakan daerah terbesar Tiongkok bagian selatan. Di Indonesia, suku Kanton ini sering disebut sebagai bahasa Konghu. Bahasa Kanton sering dipakai di seluruh dunia, jumlahnya hampir 70 juta orang yang menggunakannya. Suku Kanton yang ada di Indonesia, tersebar di daerah Jakarta, Medan, Makassar, dan Manado.
Daftar Pustaka
Ahmad. 2022. “Suku Tionghoa yang tersebar di Indonesia.” Dikutip dari https://www.gramedia.com/best-seller/suku-tionghoa-yang-tersebar-di-Indonesia. Pada 27 Juni 2023.
Nugroho, Rizal Setyo. 2022. “Sejarah Etnis Tionghoa di Indonesia.” Dikutip dari https://www.kompas.com/tren/read/2022/01/29/154500765/sejarah-etnis-tionghoa-di-indonesia. Pada 27 Juni 2023.
Choiriah, Muchisa. 2016. “Peristiwa: Sejarah Kedatangan Etnis Tionghoa di Indonesia.” Dikutip dari https://www.merdeka.com/peristiwa/sejarah-kedatangan-etnis-tionghoa-di-indonesia. Pada 27 Juni 2023.
Tags: Kebudayaan Tionghoa, Sejarah Kebudayaan Tionghoa, Tionghoa di Indonesia
Sejarah Kebudayaan Tionghoa di Indonesia
Islam diturunkan Allah SWT. sebagai petunjuk hidup manusia. Tidak heran jka dalam Islam tidak ada pemisahan aspek kehidupan manusia. Semua... selengkapnya
Sumber daya merupakan aset penopang dalam proses implementasi. Aset secara umum dapat diartikan sebagai barang (thing) atau sesuatu barang (anything... selengkapnya
Industri K-Pop tidak hanya tentang musik; itu adalah fenomena budaya yang melibatkan jutaan penggemar di seluruh dunia. Salah satu aspek... selengkapnya
Kehidupan modern sering kali memenuhi kita dengan berbagai tantangan, stres, dan tekanan. Baik itu pekerjaan, hubungan, atau masalah kesehatan, kita... selengkapnya
Mendapatkan tiket konser dari artis atau band favorit tentu menjadi hal yang menyenangkan. Namun, di balik antusiasme tersebut, penting untuk... selengkapnya
Pasien Kritis adalah pasien yang secara fisiologis tidak stabil, sehingga mengalami respon hipermatabolik kompleks terhadap trauma, sakit yang dialami akan... selengkapnya
Kedekatan antara orang tua dan anak adalah salah satu faktor penting dalam membentuk hubungan keluarga yang kuat dan sehat. Hubungan... selengkapnya
Parts of Speech atau kelas kata dalam bahasa Inggris terdiri dari 8 jenis, yakni noun (kata benda), pronoun (kata... selengkapnya
Cegil, singkatan dari “cewe gila,” adalah istilah yang menggambarkan seorang perempuan dengan kepribadian yang kuat, eksentrik, dan seringkali tidak takut... selengkapnya
Belajar itu bukan cuman guru memberi tahu sesuatu ke kita, tapi juga gimana kita bikin suasana yang asik buat belajar.... selengkapnya
Kewirausahaan dalam bidang kesehatan adalah proses menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dalam bidang kesehatan, baik berupa produk, jasa, atau… selengkapnya
Rp 108.000 Rp 120.000Buku Metodologi Riset Kuantitatif Bidang Pariwisata ini menjelaskan tentang gambaran umum dan urgensi riset bidang pariwisata, metodologi riset kuantitatif, landasan… selengkapnya
Rp 55.000Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Evaluasi pembelajaran merupakan salah satu kegiatan inti dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini dilakukan… selengkapnya
Rp 60.750 Rp 67.500Penyelesaian Perkara Perceraian Melalui Mediasi Mediasi adalah salah satu upaya penyelesaian sengketa dimana para pihak yang berselisih atau bersengketa bersepakat… selengkapnya
Rp 85.500 Rp 98.800Buku Organisasi dan Manajemen Pemerintahan Daerah dan Desa ini menguraikan secara lengkap akan seluruh persoalan Pemerintahan Desa dan Daerah di… selengkapnya
Rp 112.500 Rp 125.000Organisasi merujuk pada sebuah kelompok atau entitas di mana sejumlah individu bekerja sama secara terstruktur untuk mencapai tujuan yang ditetapkan…. selengkapnya
Rp 83.000Asia tenggara merupakan suatu kawasan regional yang berada di Benua Asia. Sebagian wilayah tengara merupakan kepulauan yang berada pada posisi… selengkapnya
Rp 65.700 Rp 73.000Buku berjudul “Aswaja dan Ke-NU-an” ini merupakan salah satu buku yang dapat digunakan sebagai referensi bagi dosen dan mahasiswa di… selengkapnya
Rp 75.500Judul: Panduan Praktikum Farmakologi Pengarang: Nurul M. Farm & Dani Sujana ISBN: 978-602-5717-49-9 Isi: 132 Halaman Ukuran: 20,5 cm x… selengkapnya
Rp 65.000Hukum Acara Perdata di Indonesia merupakan bagian dari hukum formil yang memiliki fungsi vital dalam menata dan mengarahkan proses penyelesaian… selengkapnya
Rp 97.000



Saat ini belum tersedia komentar.