Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Terpadu
- Peran Dewan Pengawas Syariah
- Pendidikan Agama Islam: Untuk Perguruan Tinggi
- Filsafat Islam: Sejarah Tokoh dan Pemikirannya
- Perbandingan Administrasi Negara
- Buku Ajar Matematika Kelas VII berbasis Kearifan L
- Guru, Motivator Belajar: Teknik Memotivasi Siswa d
- Model Pembelajaran Inovatif
Pengaruh Budaya Tionghoa di Nusantara
MANGGUSTORE.COM – Kedatangan orang-orang etnis Tionghoa ke Indonesia pada awalnya, mereka pertama kali masuk yaitu hanya ke wilayah Pulau Jawa. Masuknya orang-orang etnik Tionghoa ke Indonesia, otomatis kebudayaan setempat lambat laun akan terpengaruhi oleh kebudayaan etnik Tionghoa. Ada beberapa kebudayaan yang dibawa oleh orang etnik Tionghoa yang masuk ke Indonesia.

Bahasa
Bahasa orang-orang Tionghoa dalam berbahasa memiliki dialek-dialek yang berbeda. Namun pada umumnya orang-orang keturunan Tionghoa yang sudah lama bergaul dengan masyarakat pribumi biasanya menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa yang sehari-hari digunakan. Sedangkan, kebanyakan dari orang Tionghoa totok menggunakan bahasa atau dialek asing. Di Indonesia, dewasa ini semakin banyak perguruan tinggi yang memiliki jurusan sastra Mandarin. Banyak sekolah dari jenjang TK hingga SMA kini juga menawarkan bahasa Mandarin sebagai mata pelajaran pilihan. Para guru mengakui, banyak muridnya mempelajari bahasa Mandarin karena tuntutan sekolah. Meningkatnya minat mempejari bahasa Mandarin, sebetulnya tidak lepas dari gencarnya Pemerintah Tiongkok menawarkan beasiswa untuk mempelajari bahasa Mandarin dan bahkan menuntut ilmu di jenjang yang lebih tinggi di China (Arif Budiman, 2020).

Sumber: nubandung.id
Bangunan Masjid berlatar Tionghoa
Masjid Al Imtizaj Cikapundung merupakan masjid bergaya arsitektur Tionghoa yang didirikan di Kota Bandung pada 2010. Kata “imtizaj” yang menjadi nama masjid tersebut memiliki arti “pembauran” atau dalam Bahasa Tionghoa disebut dengan “ronghe.” Masjid ini merupakan akulturasi dari tiga budaya, yaitu Islam, Tionghoa, dan Arab. Percampuran ketiga budaya ini dapat dilihat dari tampilan masjid, seperti:
- Warna dominan merah dan kuning, yaitu warna keberuntungan dalam kebudayaan Tionghoa.
- Interior masjid yang didesain sedemikian rupa sebagai tempat ibadah umat muslim.
- Pengaplikasian ornamen-ornamen kaligrafi bahasa Arab yang menghiasi setiap sisi masjid.
Masjid Muhammad Ceng Hoo atau yang lebih dikenal dengan Masjid Cheng Ho merupakan sebuah masjid yang berdiri di Kota Surabaya pada 2003. Masjid ini merupakan satu dari bukti akulturasi Tionghoa-Indonesia. Masjid Cheng Ho dinamai demikian sebagai bentuk penghormatan pada Laksamana Cheng Ho yang berasal dari Cina dan beragama Islam. Tokoh Laksamana Cheng Ho, datang ke Indonesia bukan hanya untuk berdagang, tetapi juga menjalin persahabatan dan menyebarkan agama Islam. Dari luar, arsitektur masjid ini sangat kental dengan budaya Tionghoa. Beberapa orang mungkin salah mengira masjid ini sebagai kelenteng karena tampilannya begitu kental dengan budaya Tionghoa. Ciri khas Tionghoa sangat terlihat pada tampilan luar masjid ini, mulai dari warna yang dominan merah, emas, dan hijau hingga atap yang berbentuk seperti pagoda (Yonanda Nancy, 2021)

Sumber: wikimedia.org
Seni Pertunjukan
Seni pertunjukkan Tiongkok juga banyak berkembang di Indonesia. Seperti teater, musik, ataupun seni tari Tionghoa sangatlah berkembang. Teater Tiongkok yang dapat kita nikmati di Indonesia ada wayang potehi. Wayang potehi adalah salah satu jenis wayang khas Tionghoa yang berasal dari Tiongkok bagian selatan. Lalu, sektor musik ada gambang kromong, yang merupakan sejenis orkes perpaduan antara gamelan dengan alat-alat musik Tionghoa, seperti sukong, tehyan, dan kongahyan. Sedangkan seni tari ada beberapa macam, yaitu barongsai dan liang liong. Keduanya sama-sama tarian tradisional. Namun, jika barongsai menggunakan sarung yang menyerupai singa dan liang liong adalah tarian yang memainkan naga-nagaan dengan belasan tongkat (Rafi Ahmad Fauzi, 2022).

Sumber: indonesiakaya.com

Buku ini sengaja diberi judul Nusantara Zaman Peradaban Islam sebagai penegasan bahwa Islam dan pemerintahannya pernah berjaya di negeri ini, membawa masyarakat Nusantara ke zaman yang lebih modern dan beradab, seperti yang dikatakan oleh Prof. Ricklefs. Landasan utamanya yaitu kebebasan masyarakat Nusantara pada saat itu dalam menuntut ilmu, berbeda dari zaman-zaman sebelumnya. Buku ini memuat tabel kronologis dan kausalitas peristiwa sejarah.
BELI BUKU INI
Daftar Pustaka
Fauzi, Rafi Ahmad. 2022. “Pengaruh Budaya Tiongkok ke Indonesia dari Makanan hingga Arsitektur.” Dikutip dari https://edukasi.okezone.com/read/2022/11/08/624/2703502/pengaruh-budaya-tiongkok-ke-indonesia-dari-makanan-hingga-arsitektur. Pada 27 Juni 2023.
Nancy, Yonanda. 2021. “Contoh Akulturasi Budaya Tionghoa dan Indonesia.” Dikutip dari https://tirto.id/apa-saja-contoh-akulturasi-budaya-tionghoa-dan-indonesia-gbrS. Pada 27 Juni 2023.
Budiman, Arif. 2020. “Bahasa Mandarin Makin Populer di Indonesia.” Dikutip dari https://www.voaindonesia.com/a/bahasa-mandarin-makin-populer-di-indonesia-/5627047.html. Pada 27 Juni 2023.
Tags: Budaya Tionghoa, Pengaruh Budaya Tionghoa, Pengaruh Budaya Tionghoa di Nusantara
Pengaruh Budaya Tionghoa di Nusantara
Pujian dan Penyembahan adalah hal penting dalam kehidupan Kristen. Hubungan antara manusia dan Allah terwujud melalui pujian dan penyembahan. Persekutuan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Indonesia, dengan kekayaan budayanya yang berlimpah, menyuguhkan pengalaman wisata yang unik dan tak terlupakan. Salah satu destinasi yang... selengkapnya
Kerajaan Tarumanegara, merupakan salah satu kerajaan yang menorehkan tinta emas dalam lembaran sejarah Indonesia. Jika kita menggali lebih dalam, Kerajaan... selengkapnya
Bandung, kota yang terkenal dengan sebutan “Paris van Java” adalah salah satu tujuan wisata favorit di Indonesia. Kota ini dikenal... selengkapnya
Fraud pada dasarnya meliputi tindakan penyimpangan (irregularities) dan/atau tindakan ilegal (illegal acts) yang mengandung unsur kesenjangan, penipuan, dan dilakukan secara... selengkapnya
Pernikahan adalah langkah penting dalam hidup seseorang, dan mempersiapkannya adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Salah satu cara persiapan yang... selengkapnya
Pelecehan seksual merupakan kejahatan yang merusak moral sebuah bangsa. Tak jarang kasus kejahatan ini dilakukan oleh seorang anak di bawah... selengkapnya
Konser besar adalah salah satu bentuk hiburan yang paling digemari oleh masyarakat di seluruh dunia. Acara ini tidak hanya menyuguhkan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Kita pasti pernah diberi tugas membuat kerajinan tangan atau prakarya. Prakarya merupakan bagian dari pelajaran seni budaya di... selengkapnya
Kerajaan Ternate, salah satu kerajaan legendaris di kepulauan Indonesia, membanggakan sejarah yang panjang dan kaya. Keberadaan kerajaan ini dapat ditelusuri... selengkapnya
Ketahanan pangan merujuk pada kemampuan suatu negara atau masyarakat untuk secara berkelanjutan memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota masyarakatnya. Pangan dalam… selengkapnya
Rp 112.500 Rp 125.000Sebagai sebuah konsekuensi logis atas dianggapnya demokrasi sebagai cara bernegara di republik ini, kajian mengenai pemilihan umum dan partai politik… selengkapnya
Rp 71.900Kesehatan Reproduksi Berbasis keluarga: Berencana Alamiah Pengarang: Ernawati, SST, MKes, dkk. Editor: Aep Syaiful Hamidin ISBN: 978-602-5717-48-2 Isi: 310 hal… selengkapnya
Rp 115.500Teori Belajar adalah suatu bidang studi yang memfokuskan pada perkembangan intelektual atau mental siswa. Konsep teori belajar digunakan untuk menggambarkan… selengkapnya
Rp 69.500Perbandingan administrasi negara merupakan ilmu yang memiliki tujuan untuk membandingkan pola-pola administrasi dari berbagai sudut pandang, antara lain membandingkan administrasi… selengkapnya
Rp 49.800 Rp 56.160Hukum Agraria ini disusun dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan bacaan di bidang hukum, khususnya bagi mahasiswa yang menempuh mata kuliah… selengkapnya
Rp 85.000Implementasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Pengarang: Bradley Setiyadi,S.Pt.M.Pd & Rahmalia,S.Pd.M.Pd Kertas: Bookpaper Isi: 112 Halaman ISBN: 978-623-6003-44-2 Tahun: 2021 Penerbit:… selengkapnya
Rp 50.000Fenomena perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (ITK) yang begitu pesat direspon oleh masyarakat… selengkapnya
Rp 95.700Buku ini menyajikan materi-materi mengenai Pengantar Geografi Regional, kondisi geologi Indonesia, kondisi cuaca dan iklim Indonesia, keadaan tanah Indonesia, keadaan… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 65.000Pengembangan edupreneurship merupakan sebuah gagasan menyeluruh tentang bagaimana menyiapkan lulusan yang kompeten serta berjiwa wirausaha. Lembaga pendidikan unggul diharapkan mampu… selengkapnya
Rp 65.000
Saat ini belum tersedia komentar.