● online
- Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan; Wawasan Da
- Space Fortuna Casino : analyse stratégique d’un
- Efisiensi Perusahaan Energi di Indonesia Dampak Pa
- Sosiologi Pedesaan dan Masyarakat Maritim
- Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara
- Formulasi, Implementasi, dan Evaluasi Kebijakan Pu
- Panduan Praktikum Sitohistoteknologi
- Panduan Praktikum Imunoserologi 1
Uji Inderawi dan Sensori Pada Industri Pangan
Rp 144.000 Rp 160.000| Stok | Tersedia (50) |
| Kategori | Teknologi Pangan |
Uji Inderawi dan Sensori Pada Industri Pangan
Uji Inderawi atau uji sensori disebut juga sebagai uji organoleptik merupakan cara pengujian dengan menggunakan indra manusia sebagai alat utama untuk pengukuran daya penerimaan terhadap produk. Pengujian organoleptik mempunyai peranan penting dalam penerapan mutu.
Uji Inderawi dan Sensorik telah ada sejak manusia mulai menggunakan inderanya untuk menilai kualitas dan keamanan air minum dan bahan makanan. dengan dimulainya perdagangan, terdapat beberapa perkembangan yang lebih formal melibatkan berbagai keahlian profesionaldan sistem penilaian.
Uji inderawi sensori pada industri pangan mengurai tentang metode pengujian pangan, sifat sensoris, mutu/kualitas bahan dan poduk pangan, penginderaan, panel, laboratorium pengujian inderawi, analisis data pada pengujian inderawi, metode pengujian inderawi, perencanaan proyek pengujian inderawi, aplikasi pengujian inderawi pada industri pangan.

Pengujian inderawi dan sensori telah definisikan sebagai disiplin ilmu yang digunakan untuk membangkitkan, mengukur, menganalisis dan menafsirkan tanggapan terhadap bahan produk pangan seperti yang dirasakan melalui indera penglihatan, bau, sentuhan, rasa, dan pendengaran.
Sifat sensoris adalah suatu sifat produk yang dinilai secara subjektif menggunakan indera penglihatan, peraba, pencicip, pembau, dan pendengaran.
Mutu/kualitas pangan adalah tingkat/derajat kesempurnaan (excellence) sifat-sifat yang dimiliki suatu produk. Dalam analisis data hasil pengujian inderawi, tidak terlepas dari beberapa poin seperti jenis skala, jenis data, sebaran data, transformasi data dan prosedur yang digunakan.
Pengujian inderawi dapat dirancang berdasarkan sasaran konsumen dengan memperhatikan gender, usia, jumlah dan frekuensi pemakian. Pengujian inderawi utamanya berperan dalam pemecahan masalah preferensi ataupun daya terima konsumen terhadap produk pangan.
Editor: Aep Syaiful Hamidin
Tags: uji inderawi, uji organoleptik, uji sensori, yudi garnida
Uji Inderawi dan Sensori Pada Industri Pangan
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.160 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Teknologi pangan merujuk pada suatu disiplin ilmu yang menerapkan ilmu pengetahuan tentang bahan pangan khususnya setelah panen menggunakan teknologi yang tepat untuk memperoleh manfaat seoptimal mungkin sekaligus meningkatkan nilai tambah dari pangan tersebut. Buku teknologi pangan karangan dosen yang bernaa Yenni Okfrianti ini berisi panduan Praktikum untuk mahasiswa – mahasiswi jurusan Gizi dalam melaksanakan kegiatan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Kimia pangan erat kaitannya dengan kimia, biokimia, kimia fisiologis, botani, zoologi, dan biologi molekuler. Ahli kimia sangat bergantung pada pengetahuan tentang ilmu-ilmu tersebut di atas untuk secara efektif mempelajari dan mengendalikan zat biologis sebagai sumber pangan manusia. Kimia pangan Air, Karbohidrat, dan lipid membahas prinsip-prinsip kimiawi komponen bahan pangan, baik komponen makro (air, lemak, karbohidrat,… selengkapnya
Rp 75.500 Rp 81.500Buku Gizi Kuliner menghadirkan pemahaman yang menyeluruh tentang hubungan antara ilmu gizi dan seni mengolah makanan. Melalui buku ini, pembaca diajak mengenal bagaimana makanan tidak hanya disajikan dengan cita rasa yang lezat, tetapi juga dirancang agar memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang, aman, dan menarik secara visual. Pembahasan diawali dengan konsep dasar gizi kuliner, mulai dari… selengkapnya
Rp 57.000Kimia Pangan membahas tentang komponen kimiawi yang terkandung dalam bahan pangan serta bagaimana interaksi kimia tersebut memengaruhi kualitas, keamanan, dan nilai gizi makanan. Bab awal buku ini menjelaskan struktur dan fungsi utama karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin dalam makanan, serta peran masing-masing komponen ini dalam metabolisme dan kesehatan manusia. Selain itu, pembaca juga akan memahami… selengkapnya
Rp 67.000Protein pangan didefinisikan sebagai senyawa organik kompleks yang terdiri dari kombinasi asam amino dalam ikatan peptida yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan biasanya sulfur. Protein berasal dari bahasa Yunani yaitu proteos yang memiliki arti “utama atau sangat penting”. Protein memainkan peran yang utama dalam sistem biologis karena berfungsi sebagai komponen struktural sel dan organisme… selengkapnya
Rp 90.000Fermentasi Pangan merupakan proses pengawetan makanan secara alami, dimana mikroorganisme seperti ragi dan bakteri mengubah karbohidrat, pati dan gula menjadi alkohol atau asam. Buku Fermentasi Pangan Aplikasi dan Teknologi ini membahas fermentasi secara umum, peranan mikroorganisme dalam industri fermentasi, produk fermentasi buah-buahan, produk fermentasi sayuran, produk fermentasi teh dan kakao, fermentasi teh kombucha, produk fermentasi… selengkapnya
Rp 110.000 Rp 125.000FERMENTASI PANGAN (Edisi Kedua) ini merupakan upaya peningkatan karya tulis sebelumnya yang masih dalam bentuk diktat kuliah dengan judul ”Teknologi Fermentasi dan Mikrobiologi Pengolahan Pangan”. Buku FERMENTASI PANGAN ini memuat topik-topik tertentu yang saling berhubungan antara bidang ilmu dan teknologi pangan dengan bidang kesehatan yang ditinjau dari segi kebutuhan dasar manusia maupun sosial, keamanan, dan… selengkapnya
Rp 135.000 Rp 150.000Tubuh manusia membutuhkan mikronutrien hanya dalam jumlah kecil (biasanya dalam ukuran miligram/mg atau mikrogram/ µg per hari) meskipun mikronutrien sama pentingnya dengan makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lipid. Mikronutrien yang terdiri dari vitamin dan mineral memiliki peran yang sangat penting untuk metabolisme dan perkembangan tubuh. Selain itu mukronutrien juga memainkan peran penting dalam pemeliharaan kesehatan… selengkapnya
Rp 75.000Buku Uji Organoleptik: Seni Menilai Kualitas Pangan menghadirkan pemahaman komprehensif tentang penilaian mutu pangan berbasis persepsi inderawi. Tidak sekadar membahas metode ilmiah, buku ini mengajak pembaca memahami uji organoleptik sebagai perpaduan antara ketelitian metodologis, ilmu pengetahuan, dan kepekaan indera manusia dalam menilai kualitas produk pangan. Disusun secara sistematis dan mudah dipahami, buku ini mengulas prinsip… selengkapnya
Rp 60.000Ketahanan pangan merujuk pada kemampuan suatu negara atau masyarakat untuk secara berkelanjutan memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota masyarakatnya. Pangan dalam konteks ini meliputi tidak hanya bahan makanan, tetapi juga aspek-aspek lain seperti gizi, kesehatan, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Oleh karena itu, ketahanan pangan harus dipahami sebagai konsep yang melibatkan berbagai dimensi yang kompleks. Salah satu… selengkapnya
Rp 112.500 Rp 125.000

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.