Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Tata Kelola Sumber Daya Manusia Pemerintahan
- Antologi Puisi Kalam dari Arafah
- Debus Banten Seni Pertunjukan Jawara dari Banten -
- Panduan Praktikum Teknologi Pangan D-III dan D-IV
- Panduan Praktikum Keperawatan Dasar
- Psikologi Pembelajaran Menjawab Berbagai Masalah B
- Sosiologi Pemberdayaan Masyarakat Pelaku Agribisni
- Kewirausahaan Kesehatan
Konsep Pariwisata Berkelanjutan
Pengembangan pariwisata dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat di dunia. Disamping memberikan manfaat pembangunan pariwisata juga sering disebut sebagai salah satu sumber kerusakan lingkungan terlebih ketika pembangunan pariwisata tersebut membutuhkan penyediaan infrastruktur yang harus merusak alam.
Pengembangan pariwisata juga banyak yang cenderung berorientasi pada kepentingan ekonomi hal ini terlihat dari indikator keberhasilan pariwisata yang sering diukur dengan banyaknya pengunjung, lama tinggal, besarnya pengeluaran wisatawan selama di destinasi wisata dan kontribusi pada pendapatan asli daerah.
Padahal, tujuan utama pengembangan pariwisata seharusnya ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat secara luas dan dapat dijadikan pendorong untuk melestarikan nilai-nilai budaya, alam dan lingkungan.
Kesadaran masyarakat dunia akan pembangunan pariwisata berkelanjutan terlihat pada penyelenggaraan konferensi PBB yang dilaksanakan di Rio de Janeiro pada tahun 2012 yang dapat diimplementasikan secara global dengan menyeimbangkan tiga dimensi yaitu lingkungan hidup, sosial dan ekonomi. (UNDP, 2012).
Masyarakat dunia harus menyadari bahwa populasi masyarakat semakin meningkat secara eksponensial dan sumberdaya alam semakin berkurang karena penggunaan atau konsumsi secara masif.
Tren pariwisata saat ini mengalami perubahan dari yang sebelumnya mass tourism (pariwisata masal) menjadi alternative tourism (pariwisata alternatif). Pariwisata masal ditandai dengan aktivitas wisatawan dalam volume yang besar (Vainikka, 2015) sedangkan wisata alternatif lebih menekankan kepada aspek penghargaan terhadap kelestarian alam, lingkungan dan budaya (Triarchi, 2017).
Wisata alternatif memiliki konsep yang bersahabat dengan alam dan masyarakat lokal, yang tidak didapat ketika berkunjung ke destinasi wisata biasa. Seiring dengan peningkatan kesadaran akan pentingnya fungsi lingkungan, berkembang gerakan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism).
Konsep pariwisata berkelanjutan sendiri merupakan satu dari sedikit konsep pariwisata yang terus didiskusikan dalam 30 tahun terakhir. Pada periode tersebut, definisi, pengembangan model, strategi implementasi, hingga kritik terhadap konsep pariwisata berkelanjutan terus berlangsung. Model pariwisata berkelanjutan kemudian seolah menjadi pendekatan yang wajib untuk diterapkan pada setiap perencanaan dan pengembangan destinasi pariwisata.
Konsep dan implementasi pariwisata berkelanjutan sendiri bukanlah konsep statis yang berhenti berkembang setelah muncul pertama kalinya beberapa dekade silam. Model pariwisata berkelanjutan yang ideal terus dicari dan dikembangkan menyesuaikan dengan kondisi lingkungan pariwisata dan kondisi perkembangan zaman. Tidak heran jika konsep pariwisata berkelanjutan pada awal kemunculannya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan konsep pariwisata berkelanjutan yang ada saat ini.
Pariwisata berkelanjutan harus menjadi alat pemerataan kesenjangan, mengikutsertakan partisipasi masyarakat lokal, sehingga fokus pariwisata saat ini tidak hanya berorientasi terhadap tingkat kunjungan saja, tetapi dapat menciptakan keseimbangan dalam bidang ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan.
Kegiatan pariwisata dapat menjadi penopang spektrum fundamental pembangunan yang lebih luas. Sektor ini dapat menjadi alat penghapusan kemiskinan (poverty alleviation), pembangunan berkesinambungan (sustainable development), dan peningkatan ekonomi masyarakat (Adom, 2019).
Sumber: Rini Andari dan Ahmad Hudaiby Galih Kusumah, Konsep, Paradigma dan Implementasi Pariwisata Berkelanjutan, 2022, Penerbit Manggu: Bandung.
BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:
- Panduan Solo Traveler: Cara Menikmati Kebebasan dalam Perjalanan
- Panduan Perjalanan Bali: Jelajahi Keindahan Pulau Dewata
Konsep Pariwisata Berkelanjutan
MANGGUSTORE.COM – Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh pemukiman warga, terutama yang menduduki daerah perkotaan adalah pencemaran lingkungan yang... selengkapnya
Konflik di tempat kerja adalah hal yang tidak dapat dihindari. Dalam peran mereka sebagai pemimpin dan manajer SDM, seseorang harus... selengkapnya
Sosial media telah menjadi salah satu fenomena paling mencolok dalam perkembangan teknologi informasi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dalam... selengkapnya
Korea Selatan, yang terletak di Asia Timur Laut, memiliki empat musim yang berbeda: musim semi, musim panas, musim gugur, dan... selengkapnya
Asertif merupakan keterampilan dalam berkomunikasi. Artinya, sikap mampu mengekspresikan diri tapi tetap menghormati dan menjaga perasaan orang lain. Komunikasi asertif adalah suatu kemampuan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Tugas sekolah mewujudkan generasi muda handal yang dicita-citakan dapat terhambat dikarenakan faktor kurangnya kemampuan kepala sekolah mengkomunikasikan ide-ide... selengkapnya
Mahasiswa memiliki peran penting dalam membentuk masa depan suatu negara. Mereka tak hanya bertanggung jawab atas arah perkembangan pribadi mereka... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Masuknya Islam ke Nusantara belum secara pasti dan masih banyak bersilangan pendapat. Oleh siapa, kapan, dan dengan apa... selengkapnya
Pendidikan inklusi itu konsep dimana semua anak, termasuk yang punya kebutuhan khusus, diberi pelajaran bersama-sama dalam satu kelas. Pendidikan inklusi... selengkapnya
Bakso dan seblak adalah dua makanan favorit yang populer di Indonesia, terutama di Jawa Barat. Meskipun keduanya menawarkan sensasi makanan... selengkapnya
Buku Pemindahan Tanah Mekanis dan Alat Berat ini disusun berdasarkan hasil kebutuhan dari para praktisi yang sedang mengasah kemampuannya di… selengkapnya
Rp 65.000Buku Organisasi dan Manajemen Pemerintahan Daerah dan Desa ini menguraikan secara lengkap akan seluruh persoalan Pemerintahan Desa dan Daerah di… selengkapnya
Rp 112.500 Rp 125.000Lahan pertanian di Daerah Aliran Sungai sering kali memiliki karakteristik yang berbeda, dengan potensi risiko erosi yang tinggi dan perubahan… selengkapnya
Rp 79.500Hubungan Pemerintah antara pusat dan daerah senantiasa menarik dan menjadi bahan penting untuk ditelaah karena setelah berdirinya negara Indonesia, urusan… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 65.000Kapita Selekta Pendidikan Islam Pengarang: H. Ali Mustofa, Marlina, Supangat Editor: Aep S. Hamidin ISBN: 978-602-50508-1-7 Isi: 164 Halaman Kertas:… selengkapnya
Rp 55.000Budaya Sunda adalah budaya yang tumbuh dan hidup dalam masyarakat Sunda. Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjunjung tinggi… selengkapnya
Rp 115.700Konflik dalam penyelenggaraan pemerintahan sering kali menjadi tantangan yang sulit dihindari. Perbedaan kepentingan antarpegawai, tarik-menarik kebijakan, komunikasi yang tidak efektif,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap fundamental dalam membangun dasar perkembangan anak, baik dari aspek kognitif, sosial, emosional, maupun… selengkapnya
Rp 60.000Algoritma adalah suatu urutan atau alur yang dipakai dalam perhitungan atau pemecahan masalah secara sistematis, dan dalam aktivitas pemrograman algoritma… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHukum Persaingan Usaha adalah peraturan yang mengatur interaksi dan hubungan antara perusahaan atau pelaku usaha di pasar, di mana tingkah… selengkapnya
Rp 95.000


Saat ini belum tersedia komentar.