Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Hak Asasi Manusia dalam Realitas Global....
- Auditing - Budi Lesmana....
- Internet Marketing: Strategi dan Pengaruhnya....
- Sosiologi Pembangunan Desa....
- Kapita Selekta Pendidikan Islam....
- Ilmu Pendidikan....
- Implementasi Pengawasan Penyelenggaraan Pendidikan....
- Politik Islam: Kepemimpinan Berbangsa dan Bernegar....
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan
MANGGUSTORE.COM – Perusahaan yang siap berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif. Untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam manajemen yang efektif memerlukan dukungan karyawan yang cakap dan kompeten di bidangnya. Di sisi lain, pembinaan para karyawan termasuk yang harus diutamakan sebagai aset utama perusahaan. Proses belajar harus menjadi budaya perusahaan sehingga keterampilan para karyawan dapat dipelihara, bahkan dapat ditingkatkan. Dalam hal ini, loyalitas karyawan yang kompeten harus diperhatikan.
Peningkatan sikap, perjuangan, pengabdian, disiplin kerja, dan kemampuan profesional dapat dilakukan melalui serangkaian pembinaan dan tindakan nyata agar upaya peningkatan prestasi kerja dan loyalilas karyawan dapat menjadi kenyataan. Salah satu faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan adalah kepuasan kerja karyawan.

Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan membahas tentang perencanaan dan pengadaan sumber daya manusia, penarikan sumber daya manusia, seleksi dan penempatan sumber daya manusia, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, penilaian prestasi kerja, kinerja karyawan, motivasi, kemampuan kerja, semangat dan gairah kerja, promosi, transfer dan demosi, produktivitas dan peningkatan mutu sumber daya manusia, kompensasi, kondisi kerja, lingkungan kerja, kepuasan kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, kedisiplinan, pemutusan hubungan kerja, dan hubungan industrial pancasila.
Pengertian Kepuasan Kerja
Kepuasan Kerja adalah perasaan puas atau rasa pencapaian yang diperoleh seorang karyawan dari pekerjaannya. Kepuasan kerja ini merupakan hasil dari penilaian yang menyebabkan seseorang mencapai nilai pekerjaannya atau memenuhi kebutuhan dasarnya serta membantu dalam menentukan, sejauh mana seseorang menyukai atau tidak menyukai pekerjaannya.
Dengan kata lain, kepuasan kerja juga dapat diartikan sebagai keadaan emosi yang menyenangkan pada pekerjaannya. Sedangkan kebalikannya, yaitu ketidakpuasan dapat diartikan sebagai keadaan emosional yang tidak menyenangkan pada pekerjaannya sehingga menghambat atau menghalangi pencapaian nilai pekerjaan seseorang.
Berikut pengertian kepuasan kerja menurut para ahli (Admin, 2022).
Pengertian kepuasan kerja menurut Hasibuan, kepuasan kerja adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan dan prestasi kerja. Kepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan, dan kombinasi dalam dan luar pekerjaan.
BACA JUGA:
Kepuasan Kerja: Pengertian dan Teori-teorinya
Pengertian kepuasan kerja menurut Susilo Martoyo, kepuasan kerja adalah salah satu aspek psikologis yang mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya, ia akan merasa puas dengan kesesuaian antara kemampuan, keterampilan dan harapannya dengan pekerjaan yang ia hadapi.
Pengertian kepuasan kerja menurut Luthans, kepuasan kerja adalah hasil dari persepsi karyawan mengenai seberapa baik pekerjaan mereka memberikan hal yang dinilai penting.

Kinerja Perusahaan menjelaskan mengenai rasio – rasio keungan disertai dengan rumus yang dapat digunakan serta cara menganalisisnya. Selain itu buku ini juga menyajikan hasil penelitian mengenai penilaian kinerja keungan yang di lakukan pada perushaan energi di indoneisa. Dimana, penulis menguji dampak pendemic covid – 19 terhadap kinerja perusahaan energi indonesia.
Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan
Dalam hal kepuasan kerja, Gilmer (1966) dalam (Yoga Fortuna, 2016:367), menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah kesempatan untuk maju, keamanan kerja, gaji, perusahaan dan manajemen, faktor intrinsik dan pekerjaan, kondisi kerja, aspek sosial dalam pekerjaan, komunikasi, dan fasilitas.
Sementara itu, menurut Heidjrachman dan Husnan mengemukakan beberapa faktor mengenai kebutuhan dan keinginan pegawai, yakni: gaji yang baik, pekerjaan yang aman, rekan sekerja yang kompak, penghargaan terhadap pekerjaan, pekerjaan yang berarti, kesempatan untuk maju, pimpinan yang adil dan bijaksana, pengarahan dan perintah yang wajar, dan organisasi atau tempat kerja yang dihargai oleh masyarakat (Heidjrachman dan Husnan, 2002:194).
Merujuk pada berbagai pendapat tersebut dapat disimpulkan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan dalam rangka peningkatan kinerjanya (Yoga Fortuna, 2016:368), adalah:
- Faktor psikologik, merupakan faktor yang berhubungan dengan kejiwaan karyawan yang meliputi minat, ketenteraman dalam kerja, sikap terhadap kerja, bakat, dan keterampilan.
- Faktor sosial, merupakan faktor yang berhubungan dengan interaksi sosial baik sesama karyawan, dengan atasannya, maupun karyawan yang berbeda jenis pekerjaannya.
- Faktor fisik, merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi fisik lingkungan kerja dan kondisi fisik karyawan, meliputi. jenis pekerjaan, pengaturan waktu kerja dan waktu istirahat, perlengkapan kerja, keadaan ruangan, suhu penerangan, pertukaran udara, kondisi kesehatan karyawan, umur, dan sebagainya.
- Faktor finansial, merupakan faktor yang berhubungan dengan jaminan serta kesejahteraan karyawan yang meliputi sistem dan besarnya gaji, jaminan sosial, macam-macam tunjangan, fasilitas yang diberikan, promosi, dan sebagainya.
Daftar Pustaka
Heidjrachman dan Suad Husnan. 2002. Manajemen Personalia. Yogjakarta: BPFE.
Fortuna, Yoga. 2016. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pusat Pendidikan Komputer Akuntansi Inter Nusa Di Jakarta.” Jurnal Ekonomi. Vol.18. No.3.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Karyawan
Proses berduka adalah pengalaman pribadi yang unik bagi setiap individu yang menghadapi kehilangan. Elisabeth Kubler-Ross dikenal karena memperkenalkan konsep tahap-tahap... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Manajemen produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang mempunyai peran dalam mengkoordinasikan kegiatan untuk mencapai suatu... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Ada beberapa perbedaan antara manajemen sumber daya manusia dengan manajemen pekerja, yaitu dapat dilihat dari segi: Waktu dan... selengkapnya
Drama Korea telah memukau penonton di seluruh dunia dengan cerita-cerita yang kuat dan produksi yang berkualitas tinggi. Dibalik layar, ada... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Antropologi adalah studi tentang masyarakat dan budaya manusia serta perkembangannya, dilansir dari Kamus Oxford. Dapat diartikan, antropologi menjadi... selengkapnya
Perkembangan globalisasi serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam menghadapi dinamika abad... selengkapnya
Di tengah perkembangan teknologi digital, media sosial tidak hanya menjadi ruang untuk berbagi informasi dan hiburan, tetapi juga berkembang menjadi... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Menyoal tentang Sistem Pendidikan dan Pengajaran Pondok Pesantren, Pondok pesantren bukan bagian dari pendidikan Islam yang terdengar baru.... selengkapnya
Bernapas adalah kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Seseorang dapat bertahan tanpa makanan atau minuman selama beberapa hari, tetapi tidak bisa... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Anak adalah karunia yang terbesar yang diberikan Allah Swt. kepada hamba-Nya. Anak merupakan kehadirannya sangat dinantikan di lingkungan... selengkapnya
Sejak Papua berintegrasi pada tahun 1963 secara defacto dan secara dejure pada tahun 1969 pergolakan tuntutan kemerdekaan Papua oleh orang… selengkapnya
Rp 210.500 Rp 246.000Tokoh mufasir Nusantara ternyata sudah diakui sampai ke luar negeri. Mufasir merupakan seorang yang ahli dalam bidang tafsir ayat-ayat suci… selengkapnya
Rp 75.000Investasi dan Pasar Modal Pengarang: Dr. Mulyono & Niken Saraswati Editor: Aep S. Hamidin Ukuran: B5 Isi: 327 hal ISBN:… selengkapnya
Rp 125.000Perencanaan pendidikan merupakan salah satu komponen penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas. Karena tanpa perencanaan yang matang, tujuan pendidikan… selengkapnya
Rp 65.000Realitas sosial tidak selalu dapat dipahami melalui angka dan statistik. Di balik data kuantitatif, terdapat makna, pengalaman, dan dinamika sosial… selengkapnya
Rp 73.000Mengelola Kinerja Sistem Logistik merupakan serangkaian fasilitas yang berhubungan dengan jasa pelayanan transportasi. Fasilitas yang disebutkan itu memiliki maksud tempat… selengkapnya
Rp 65.000 Rp 76.500Juru pemantau jentik atau jumantik merupakan anggota masyarakat yang dilatih oleh Puskesmas setempat untuk memantau keberadaan dan perkembangan jentik nyamuk… selengkapnya
Rp 35.000Kesalahan berpikir pada hakikatnya jebakan bagi proses penalaran. Seperti rambu – rambu lalu lintas dipasang sebagai peringatan bagi para pemakai… selengkapnya
Rp 50.000Buku ini membahas urgensi pembaruan paradigma Pendidikan Agama Kristen di Indonesia yang menghadapi tantangan globalisasi, kemajuan teknologi, dan perubahan sosial…. selengkapnya
Rp 67.000Bakteriologi adalah ilmu atau studi yang mempelajari bakteri dan pengaruhnya terhadap sebuah penyakit dan obat-obatan, serta bidang lainnya seperti pertanian,… selengkapnya
Rp 55.000

Saat ini belum tersedia komentar.