Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Dari Masa ke Ma
- Aktivitas Sosial dan Lingkungan pada Perusahaan
- Analisa Industri dan Pengupahan di Indonesia
- Ibu Nifas dan Menyusui
- Biologi Dasar
- Petunjuk Kader Jumantik uru Pemantau Jentik
- Perekonomian Indonesia Dalam Syariah
- Birokrasi Pelayanan Publik: Pelayanan Perizinan da
Ciri Khas Kebudayaan Jawa
MANGGUMEDIA.COM – Indonesia memiliki masyarakat mayoritas di negeri ini, yaitu masyarakat Jawa. Jawa sangat terkenal kali di seluruh Indonesia, siapa yang tidak mengenal Jawa. Masyarakat Jawa adalah salah satu suku yang legendaris di Indonesia, selain populasi terbanyak, Jawa juga memiliki beraneka ragam kebudayaan dan adat istiadat.
Masyarakat Jawa memiliki ciri khas kebudayaan yang menjadi identitas budaya Jawa, di antaranya:

Buku Nusantara Zaman Pengaruh Hindu Buddha ini membahas sumber sajarah zaman hindu – buddha, proses masuknya budaya india ke nusantara, agama hindu dan buddha, dan beberapa sejarah kerajaan seperti kerajaan kutai, Kerajaan tarumanegara, kerajaan melayu, kedatuan sriwijaya, kerajaan mataram kuno, dinasti isyana dan pemerintahan airlangga, kerajaan kediri, kerajaan singosari, kerajaan majapahit, kerajaan bali dan kerajaan sunda.
Beli Buku Ini
Filosofis Hidup Budaya Jawa
Orang jawa pada dasarnya memiliki banyak sekali filsafat hidup yang dijadikan sebagai pedoman bermasyarakat. Namun terdapat tujuh filosofis dasar yang setidak-tidaknya menggambarkan perilaku budaya suku Jawa (Rizky Phyar Saputra, 2022), yaitu:
Urip iku urup, (hidup itu menyala), maknanya adalah bahwa hidup sebagai manusia haruslah memiliki manfaat bagi manusia lain dan lingkungan alam sekitar.
Ojo Keminter Mengko Keblinger, Ojo Cidro Mundak Ciloko, (jangan menjadi orang yang sombong dengan kepandaian dan jangan menyakiti orang agar tidak dicelakai), maknanya hidup haruslah rendah hati dan selalu sportif.
Ojo Ketungkul Marang Jenenge Kalenggahan, Kadunyan lan Kemareman, (jangan menjadi orang yang hanya mengejar jabatan, harta dan kenyamanan), maknanya jangan terlalu mengutamakan jabatan/pangkat, harta dan kenikmatan dunia.
Wong Jowo Kuwi Gampang Ditekak-tekuk, (orang jawa itu mudah untuk diarahkan), maknanya bahwa orang Jawa itu mudah untuk beradaptasi dengan berbagai situasi lingkungan.
BACA JUGA:
Pengaruh Islam terhadap Kebudayaan Jawa
Memayu Hayuning ing Bawana, Ambrasta dur Hangkara (membangun kebaikan dan mencegah kemungkaran), maknanya adalah hidup didunia harus banyak-banyak membangun atau memberi kebaikan dan memberantas sikap angkara murka.
Mangan ora mangan sing penting kumpul (kebersamaan harus diutamakan), maknanya adalah bahwa kebersamaan dan gotong royong itu lebih penting dari yang selainnya.
Nrimo Ing Pandum, (menerima pemberian dari yang kuasa), maknanya adalah harus selalu bersyukur terhadap apa yang sudah dimiliki dan diberikan oleh Tuhan.

Buku “Hegemoni Budaya Priyayi dan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Indonesia” menjelaskan berbagai hal, seperti hakikat novel, teori hegemoni, budaya, ideologi dan hegemoni priyayi Jawa, nilai-nilai pendidikan karakter, gambaran budaya priyayi Jawa dalam tiga novel, gambaran hegemoni dalam tiga novel, gambaran nilai pendidikan karakter dalam tiga novel, serta analisis budaya, hegemoni, dan nilai pendidikan karakter priyayi Jawa dalam tiga novel tersebut.
Beli Buku Ini
Ajaran Kejawen
Kejawen bagi masyarakat Jawa asli sudah hampir menjadi seperti agama tersendiri. Ajaran kejawen pada dasarnya merupakan kompilasi dari seni, budaya, adat ritual, sikap sosial, serta berbagai pandangan filosofi masyarakat Jawa. Bagi masyarakat Jawa yang masih memegang teguh ajaran asli kejawen, panutan ajaran ini menjadi nilai spiritualitas tersendiri. Masyarakat Jawa banyak memiliki kitab kejawen yang disadur dari kitab-kitab karya para Mpu pada masa kerajaan Jawa. Kejawen menekankan pandangan hidupnya pada realitas berupa ketentraman batin, keselarasan dan keseimbangan. Pencapaian realitas hidup ini dilandasi dikap menerima, sabar, awas eling, andap ashor, dan prasaja (Mulder, 2011:11).
Upacara Adat
Upacara yang terkenal di lingkungan masyarakat adalah slametan. Slametan diadakan hampir setiap kesempatan yang memiliki arti upacara bagi orang Jawa, seperti: kehamilan, perkawinan, kematian, maulid, lebaran, panen, dan lain-lain. Slametan bertujuan untuk mencari tujuan selamat, tidak terganggu kesulitan apapun.
Selain slametan, masyarakat Jawa juga memiliki sekaten. Upacara Sekaten merupakan bentuk hormat masyarakat kepada Nabi Muhammad Saw. yang sudah menyebarkan agama Islam. Upacara ini merupakan upacara peringatan kelahiran Nabi Muhammad Saw. Upacara sekaten dilaksanakan selama tujuh hari. Saat ini, upacara sekaten masih dilestarikan di Yogyakarta dan kota Solo (Serafica Gischa. 2022).

Buku ini membahas mengenai khazanah kebudayaan yang terbentang dalam rentang kehidupan orang-orang Melayu, baik berkaitan dengan: nilai, aktifitas (prilaku), dan benda-benda warisan. Kemudian dibahas juga secara lengkap tentang periodesasi budaya Melayu, faham yang melekat pada budaya Melayu, sistem nilai dan norma serta pandangan hidup dan jati diri masyarakat Melayu, dan pembahasan lainnya tentang adat istiadat beserta seluruh tatanan sistem dari mulai sistem kekerabatan, hukum yang ada pada masyarakat Melayu sampai dengan sistem perekonomian dan sistem pendidikannya.
Beli Buku Ini
Daftar Pustaka
Gischa, Serafica. “Mengenal Kebudayaan Suku Jawa.” Dikutip dari https://www.kompas.com/skola/read/2022/11/25/170000769/mengenal-kebudayaan-suku-jawa. Pada 27 Juni 2023.
Mulder. 2011. Mistisme Jawa: Ideologi di Indonesia. Yogyakarta: LkiS
Saputra, Rizky Phyar. 2022. “Peribahasa Jawa Tentang Kehidupan dan Manusia.” Dikutip dari https://www.goodnewsfromindonesia.id/2022/12/20/peribahasa-jawa-tentang-kehidupan-dan-manusia. Pada 27 Juni 2023.
Tags: Budaya Jawa, Kebudayaan Jawa
Ciri Khas Kebudayaan Jawa
Di era digital saat ini, banyak orang mencari cara untuk menghasilkan uang dari kreativitas mereka. Salah satu cara yang semakin... selengkapnya
Ketika kita menyaksikan atlet berprestasi dalam kompetisi, kita seringkali terpukau oleh kemampuan fisik dan kekuatan mereka. Namun, ada elemen yang... selengkapnya
Kacang-kacangan itu biji-bijian kering yang berasal dari tanaman polong-polongan. Jenisnya ada banyak, dari yang kecil sampai yang besar, dari yang... selengkapnya
Stres kerja merupakan tantangan yang signifikan dalam lingkungan kerja modern. Tingkat stres yang tinggi dapat berdampak negatif pada kesejahteraan karyawan... selengkapnya
Pendidikan itu pasti akan dilalui oleh semua manusia dimuka bumi ini, baik dalam formal maupun informal. Pendidikan bukanlah sekadar sebuah... selengkapnya
Pada malam hari, setelah sehari penuh beraktivitas, saat yang paling dinanti-nanti adalah saat berbagi cerita dengan anak-anak. Berbicara pada anak... selengkapnya
Indonesia, sebagai negeri yang kaya akan sejarah, menyimpan jejak-jejak peradaban yang menakjubkan. Salah satu dari warisan megah itu adalah Kerajaan... selengkapnya
Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor utama yang berpengaruh terhadap perkembangan anak, termasuk dalam aspek emosional. Cara orang... selengkapnya
Pendidikan berkelanjutan merupakan salah satu faktor kunci dalam pengembangan karir yang sukses. Di Indonesia, seperti di banyak negara lain, pentingnya... selengkapnya
MBTI, atau Myers-Briggs Type Indicator, adalah alat yang digunakan untuk mengukur kepribadian seseorang berdasarkan empat dimensi utama: Ekstrovert vs Introvert,... selengkapnya
Pergeseran tanah atau gerakan tanah merupakan salah satu bencana yang kerap terjadi di indonesia terutama di daerah perbukitan dan pegunungan,… selengkapnya
Rp 67.000Buku Tuah Islam Bagi Jagat Raya ini membahas tentang studi Islam menakar tradisi keilmuan Islam dan Barat tentang Ijtihad dan… selengkapnya
Rp 105.000 Rp 125.000Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, membentuk generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat… selengkapnya
Rp 69.500Pembangunan yang tidak berorientasi pada kesejahteraan publik akan kehilangan legitimasi sosial dan bisa memicu krisis sosial-politik. Oleh karena itu, kesejahteraan… selengkapnya
Rp 92.000Pengantar Ulumul Qur’an Dari Aspek Sejarah Hingga Ilmu-Ilmu Terkait lainnya Pengarang: Ridhoul Wahidi, S.Th.I., M.A Editor: Aep Syaiful Hamidin ISBN:978-602-737771-2… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 45.000Sosiologi birokrasi adalah cabang ilmu sosiologi yang mempelajari berbagai aspek masyarakat dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. Konsep sosiologi pertama kali… selengkapnya
Rp 75.000Perencanaan dan pengendalian produksi (PPC) adalah aktivitas bagaimana mengelola proses produksi tersebut. Aktivitas-aktivitas yang ditangani oleh departemen PPC atau PPIC… selengkapnya
Rp 69.000 Rp 76.000Aljabar linear adalah cabang matematika yang mempelajari sistem persamaan linear, solusinya, vektor, dan transformasi linear. Bidang ini juga berkaitan erat… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Buku ini mengupas tuntas peran penting guru sebagai motivator utama dalam proses belajar siswa. Tidak hanya sebagai penyampai materi, guru… selengkapnya
Rp 65.000Agama Islam merupakan agama yang dapat dijumpai hampir diseluruh dunia dan barangkali sebagian orang akan heran ketika mendapati kemajuan dan… selengkapnya
Rp 65.000
Saat ini belum tersedia komentar.