Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
Agama Orang Baduy
Tidak ada seorangpun penulis tema-tema Baduy yang mengemukakan dengan tegas perihal agama yang mereka anut. Kebanyakan dari mereka itu – begitu juga berdasarkan hal yang sedikit diperoleh – yang oleh mereka dikemukakan tentang agama yang dianut orang Baduy, menerangkan bahwa mereka adalah pemeluk agama Buddha. Karena itulah ada segala usaha menyebut nama Baduy yang disamakan dengan nama agamanya, Buddha; seperti di antaranya Blume dengan tegas menganggap bahwa mereka itu beragama
Buddha.
Hingga saat ini sedikit sekali yang diketahui tentang Jawa Barat dari kurun waktu sebelum Islam, begitu pula tentang agama utama yang dipeluk oleh masyarakatnya, hal tersebut terbukti seperti kebanyakan penulis menganggap bahwa agama Buddha merupakan agama
utama, sedangkan Prof Veth menyampaikan agama Ciwa-Pajajaran, begitu pula halnya bagi bagian terbesar daerah Jawa Barat merupakan agama utama sebelum mereka menganut agama Islam.
Tampak sejauh mana masyarakat Baduy menjawab terhadap tanda tanya itu. Orang Baduy mengakui bahwa hidup ini dari nasib seseorang dikendalikan oleh sesuatu, kekuatan gaib yang menguasai seluruhnya, yang mereka sembah dan diberi narna Batara Tunggal; yaitu satu-satunya dewa, suatu nama yang dapat ditemukan kembali dalam cerita babad dan cerita wayang di Jawa.
BACA JUGA:
Apa yang Orang Baduy Makan
Pengertian yang terkait dengan nama itu, dapat sepenuhnya disesuaikan dengan pengertian umurn di kalangan bangsa-bangsa yang monoteistik, seperti Yahudi. Kristen dan Islam. Pengertian dasar meskipun mereka berikan kepada kekuasaan yang tak berjiwa itu, tetapi arti itu menjiwai segala sesuatu dan menguasainya seperti halnya penguasa tunggal, yang mereka berikan kepada sifat manusiawi yang biasa.
Misalnya mereka tidak mau dicacar, dengan mengemukakan alasan bahwa BataraTunggal juga bopeng karena cacar, dan tanda itu merupakan tanda istimewa yang diakui oleh dewa, kepercayaan yang seperti itu juga terdapat di Cina dan Bali.
Orang Baduy tidak diperkenankan memelihara atau menggunakan kuda dan kerbau ataupun mengizinkan hewan tersebut masuk ke daerahnya, karena Batara Tunggal jugatidak menggunakannya. Maka beberapa macam makanan juga terlarang (buyut), karena Batara Tunggal juga tidak memakannya. Dengan alasan yang sarna penggunaan atau pemilikan beberapa macam logam merupakan buyut; bahwasanya memakai berbagai warna pakaian, untuk mengerjakan beberapa jenis kerja seperti menulis, tidur
di tempat tidur selain tidur terlentang, semuanya dilarang; sedemikian jauhnya kepercayaan mereka yang percaya bahwa beberapa orang di antara mereka yang masih hidup merupakan keturunan langsung dari Batara Tunggal. Demikianlah girang puun Cikeusik sekarang adalah keturunan ke-13, sedangkan yang nomor satu ialah Batara Tunggal.
Sumber: Buku Etnografi Jul Jacobs ORANG BADUY dari Banten hasil alih bahasa Judistira K. Garna & Salam Hardjadilaga, diterbitkan oleh Penerbit Manggu. Artikel ini dapat dibaca pada halaman 13-15.
Tags: Agama Orang Badu, Batara Tunggal
Agama Orang Baduy
Bumi memiliki beragam pilihan petualangan menarik di daratan, tetapi ada dunia lain yang menunggu di bawah laut. Anda tidak perlu... selengkapnya
Pendidikan merupakan satu di antara beberapa aspek penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan akan membawa seseorang menuju cahaya, pendidikan akan membawa... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Kesejahteraan psikologis, atau well-being, adalah konsep yang melibatkan perasaan kebahagiaan, kepuasan hidup, dan keseimbangan emosional dalam kehidupan seseorang.... selengkapnya
Usia sekolah tuh waktu yang super penting dalam hidup anak-anak. Di sini mereka belajar dan tumbuh, bukan hanya dari segi... selengkapnya
Sejarah Nusantara membawa kita pada zaman keemasan yang gemilang, di mana seorang pemimpin bijaksana bernama Prabu Airlangga menciptakan Kerajaan Kahuripan... selengkapnya
Makanan pedas menjadi nikmat bagi banyak orang di seluruh dunia, tetapi ilmuwan belum sepenuhnya memahami mengapa manusia dengan senang hati... selengkapnya
Tujuan pembelajaran IPA yang berada di SMP/MTS depdiknas, dalam Mansur Muslich (2000) yang dikutip oleh Hermawan dalam buku Metode Pembelajaran... selengkapnya
Setiap fase kehidupan membawa dengan itu serangkaian tugas perkembangan yang harus dihadapi, dari masa anak-anak hingga dewasa. Orang dewasa awal,... selengkapnya
Media sosial bukan lagi sekadar platform untuk berbagi cerita dan berinteraksi dengan teman-teman. Dalam beberapa tahun terakhir, media sosial telah... selengkapnya
Industri musik telah mengalami transformasi signifikan seiring dengan kemajuan teknologi. Teknologi memainkan peran utama dalam produksi, distribusi, dan konsumsi musik... selengkapnya
Manajemen Keperawatan adalah suatu proses kegiatan pelayanan keperawatan yang dilaksanakan oleh pengelola keperawatan dan perawat dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen mulai… selengkapnya
Rp 63.000 Rp 70.000Metode penelitian sosial adalah suatu upaya untuk mencari tahu berbagai macam fenomena yang terjadi di lingkungan masyarakat. Hal tersebut dilakukan… selengkapnya
Rp 54.000 Rp 60.000Pokoknya Filsafat Pengarang: E. Mulya Syamsul Isi: 219 hal Ukuran: 14,5 x 20 cm Kertas: Bookpaper ISBN: 978-602-50508-7-9 Terbit: 2018… selengkapnya
Rp 27.000 Rp 30.000Data-data dan gambaran perspektif kasar yang ditulis di buku ini sesungguhnya ‘residu’ atau potongan yang tercecer dari disertasi, yang berkat… selengkapnya
Rp 75.000Berbicara kebijakan publik, tidak terlepas dari eksistensi pemerintah di negara manapun di seluruh dunia. Jika pemerintahan menghadapi suatu masalah, maka… selengkapnya
Rp 54.000 Rp 60.000Buku Tri Jati Diri Paguyuban Pasundan ini ditulis sebagai media sambung rasa (silaturahim) anggota tim penulis yang notabene adalah pengurus… selengkapnya
Rp 50.000Manajemen Tenaga pendidik adalah aktivitas yang dilakukan mulai dari pendidik itu masuk kesuatu lembaga pendidikan dari mulai proses perencanaan SDM,… selengkapnya
Rp 65.000Lembaga keungan syariah dalam banyak hal memiliki kesamaan dengan lembaga keungan konvesional. keberadaan good corporate governance menjadi penting dalam struktur… selengkapnya
Rp 85.000Manajemen Pembiayaan Bank Syariah: Teori, Aplikasi dan Strategi Penulis: Dodi Supriyanto, MM Editor: Aep S. Hamidin Kertas: Bookpaper ISBN: 978-602-50508-5-5… selengkapnya
Rp 36.000 Rp 40.000Pembangunan jalan dan jembatan tidak hanya berbicara tentang konektivitas, tetapi juga tentang bagaimana menjaga keseimbangan lingkungan di tengah pesatnya pembangunan…. selengkapnya
Rp 67.500

Saat ini belum tersedia komentar.