Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- PERENCANAAN PENDIDIKAN Teori dan Implementasi; Men....
- Manajemen Pendidikan Islam - M. Riduan,S.Pd.I....
- Ilmu Negara....
- Akuntansi Syariah - Khristina Sri Prihatin....
- Lentera Jalan Hidup....
- Buku Ajar Matematika Kelas VII berbasis Kearifan L....
- Perbandingan Administrasi Negara....
- Manajemen Operasi: Teori dan Aplikasi dalam Pengam....
Mengungkap Eksistensi Kerajaan Salakanagara dan Runtuhnya
Kerajaan Salakanagara, sebuah entitas bersejarah yang mengukir jejaknya di wilayah Nusantara, menjadi sorotan dalam kisah peradaban masa lalu. Dengan akar keberadaan yang menurut sejarawan berlangsung sejak tahun 130 hingga 362 Masehi, Salakanagara menjadi pusat perhatian karena peran pentingnya dalam sejarah Jawa Barat dan kawasan sekitarnya. Kendati begitu, eksistensi serta akhir Kerajaan Salakanagara dipenuhi dengan kontroversi, mitos, dan kurangnya bukti fisik yang konkret.
Asal Mula Kerajaan Salakanagara
Salakanagara menurut sejarah dimulai dengan kedatangan seorang pedagang India, Dewawarman, ke Teluk Lada, Pandeglang. Kepindahan ini menjadi titik awal yang kemudian membawa Dewawarman menikahi putri dari kepala daerah setempat, Aki Tirem. Pada tahun 130 Masehi, Dewawarman kemudian mendirikan Kerajaan Salakanagara dengan ibu kota Rajatapura.
Menurut Naskah Wangsakerta – Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara, Dewawarman I menjadi raja pertama dengan gelar Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara. Wilayah kekuasaan Salakanagara mencakup Jawa bagian barat dan pulau di sebelah barat Jawa hingga Pulau Sumatera. Keberadaan strategisnya menarik kapal-kapal yang melewati wilayah tersebut untuk memberikan upeti kepada Dewawarman, menandakan kekuasaannya.
BACA JUGA:
Kerajaan Mataram Kuno: Kehidupan, Kebudayaan, dan Peninggalan Bersejarah
Setelah Dewawarman I, takhta kerajaan dilanjutkan oleh putranya, Dewawarman II, dan berlanjut hingga Dewawarman IX. Namun, Kerajaan Salakanagara hanya berdiri selama 232 tahun, lalu bergabung di bawah Kerajaan Tarumanegara.
Peninggalan Kerajaan Salakanagara
Meskipun keberadaannya dipenuhi dengan keraguan, beberapa lokasi dan artefak di Pandeglang disebut-sebut sebagai peninggalan Kerajaan Salakanagara. Curug Putri, Menhir Cihunjuran, Dolmen, Batu Dakon, dan Batu Magnit menjadi beberapa penemuan yang dipercaya terkait dengan Salakanagara.
Namun, beberapa peneliti meyakini bahwa sebagian besar peninggalan ini telah musnah akibat letusan Gunung Krakatau, sehingga keberadaan Kerajaan Salakanagara sulit diidentifikasi. Kontroversi lain muncul karena minimnya bukti fisik yang jelas yang menguatkan eksistensi kerajaan ini.
Kontroversi seputar Kerajaan Salakanagara
Tak adanya dukungan dari bukti fisik, seperti arca, prasasti, atau candi dari masa Salakanagara, membuat sejarah kerajaan ini seringkali dianggap sebagai cerita tanpa bukti atau mitos. Beberapa aspek kontroversial ini menyoroti kekaburan seputar keberadaan dan kekuatan sejarah Kerajaan Salakanagara. Beberapa literasi serta kunjungan ke perpustakaan terbatas di masa lalu memperumit pemahaman akan kerajaan ini.
Keterbatasan Literasi dan Faktor-faktor Pendukung
Keterbatasan literasi pada masa lalu, minimnya penelitian, perseteruan politik, dan faktor-faktor sosial seperti ketidakamanan dalam negeri, pendidikan yang terbatas, dan kendala transportasi menjadi kendala bagi pemahaman mendalam tentang Salakanagara.
BACA JUGA:
Menggali Sejarah Gemilang: Kerajaan Singhasari dan Warisan Bersejarah
Namun, pengetahuan yang ada sekarang, terutama yang bersumber dari naskah-naskah kuno seperti Naskah Wangsakerta, memberikan gambaran tentang keberadaan kerajaan tersebut. Memahami bahwa eksistensi kerajaan ini masih dalam perdebatan dan belum didukung oleh bukti fisik yang kuat, menjadi penting dalam memahami kisah sejarah di wilayah Nusantara.
Masa Depan Penelitian Sejarah
Seiring dengan perubahan zaman dan berkembangnya kemampuan teknologi, harapannya adalah bahwa penelitian tentang Salakanagara akan semakin berkembang. Dukungan akan ilmu pengetahuan, arkeologi, dan teknologi dapat membantu mengungkap misteri seputar eksistensi serta akhir dari Kerajaan Salakanagara.
Kesimpulannya
Salakanagara, kendati memiliki pengaruh penting dalam kisah sejarah Nusantara, tetap menjadi pusat perdebatan. Keterbatasan bukti fisik, seperti arca, prasasti, atau peninggalan bangunan, meninggalkan banyak celah bagi kontroversi seputar eksistensi dan pengetahuan yang valid tentang kerajaan ini. Sejarah Nusantara merupakan sebuah teka-teki yang masih perlu diungkap, dan Kerajaan Salakanagara menjadi salah satu bagian yang memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menggali kebenaran di balik mitos dan kontroversi yang menyelimuti eksistensinya.
Referensi
Tim Redaksi. 2023. “Kerajaan Salakanagara.” Wikipediaensiklopedia. Rubrik Berita. Edisi Senin, 21 Desember. https://id.wikipedia.org/ diakses Selasa, 07 November 2023, 10:24.
Tim Redaksi. 2023. “5 Peninggalan Kerajaan Salakanagara dan Penyebab Keruntuhannya.” Ragaminfo. Rubrik Berita. Edisi Senin, 11 Juni. https://kumparan.com/ diakses Selasa, 07 November 2023, 10:54.
Hera Hastuti, Sejarah Nusantara Zaman Hindu dan Buddha, Penerbit Manggu.
Zul ‘Asri, Sejarah Nusantara Zaman Hindu dan Buddha, Penerbit Manggu.
Zafri, Sejarah Nusantara Zaman Hindu dan Buddha, Penerbit Manggu.
Mengungkap Eksistensi Kerajaan Salakanagara dan Runtuhnya
Anak-anak itu kayak harta yang lagi tumbuh besar. Mereka punya ciri-ciri unik dan lagi dalam waktu yang penting buat tumbuh... selengkapnya
Tanah laterit merupakan salah satu jenis tanah yang ada di bumi. Warna kemerah-merahan dan kecoklat-coklatan. Tidak heran jika tanah ini... selengkapnya
Ketenaran selebriti seringkali terlihat seperti sebuah impian yang jauh dari jangkauan. Namun, di balik sorotan panggung dan layar, ada perjalanan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang atau jasa... selengkapnya
Bakso dan seblak adalah dua makanan favorit yang populer di Indonesia, terutama di Jawa Barat. Meskipun keduanya menawarkan sensasi makanan... selengkapnya
MBTI, atau Myers-Briggs Type Indicator, adalah alat yang digunakan untuk mengukur kepribadian seseorang berdasarkan empat dimensi utama: Ekstrovert vs Introvert,... selengkapnya
Proses penuaan adalah bagian alami dari kehidupan. Sementara kita merayakan perjalanan hidup kita, penting untuk memahami dan mengatasi tantangan kesehatan... selengkapnya
Fluktuasi karyawan adalah tantangan yang sering dihadapi oleh berbagai organisasi. Artinya, perusahaan harus berurusan dengan pergantian staf yang mungkin merugikan... selengkapnya
Usia sekolah tuh waktu yang super penting dalam hidup anak-anak. Di sini mereka belajar dan tumbuh, bukan hanya dari segi... selengkapnya
Pertanyaan apakah mendengarkan musik saat sedang belajar itu efektif adalah topik yang sering diperdebatkan dalam dunia pendidikan. Beberapa orang merasa... selengkapnya
Statistik adalah sebuah ilmu yang mempelajari bagaimana cara merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, lalu menginterpretasikan, dan akhirnya mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah… selengkapnya
Rp 125.000Aset daerah bukan sekadar kumpulan benda mati yang tercatat dalam neraca pemerintahan. Ia adalah wujud konkret dari amanah rakyat—tanah, bangunan,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSPara pemangku kepentingan, memiliki ekspektasi yang tinggi terkait peran audit internal dalam pencegahan, pendeteksian, dan investigasi fraud. Namun isu independensi… selengkapnya
Rp 65.000 Rp 75.000Metode pembelajaran discovery learning merupakan proses pembelajaran yang menuntut siswa menemukan suatu konsep yang belum diketahui sebelumnya dengan cara melakukan… selengkapnya
Rp 49.500 Rp 54.000Aljabar linear adalah cabang matematika yang mempelajari sistem persamaan linear, solusinya, vektor, dan transformasi linear. Bidang ini juga berkaitan erat… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Manajemen yaitu suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengaruh suatu kelompok orang ke arah tujuan organisasi atau… selengkapnya
Rp 92.000Competencies Entrepreneur Pengarang: R. Agus Setyo Pranowo & Rd. Much Jusup Nurgraha Editor: Aep S. Hamidin Isi: 149 Halaman ISBN:… selengkapnya
Rp 35.000Buku Psikologi Dasar yang saat ini sedang anda baca menyajikan pengantar menyeluruh tentang perilaku dan proses mental manusia dari berbagai… selengkapnya
Rp 81.500Teori Ekonomi Pengarang: Dr. Christimulia Purnama Trimurti, SE., SH., MM Editor: Aep Syaiful Hamidin ISBN: 978-602-5717-19-2 Kertas: Bookpaper Isi: 214… selengkapnya
Rp 65.000Konservasi tanah adalah usaha menjaga tanah agar tetap subur, tidak tererosi, dan mampu menopang kehidupan tanaman serta aktivitas pertanian. Sedangkan… selengkapnya
Rp 73.000

Saat ini belum tersedia komentar.