● online
- Filsafat Peripatetik Islam Ibnu Sina....
- Metode Pembelajaran Discovery Learning....
- Birokrasi dan Politik: Antara Pelayanan Publik dan....
- Media Pembelajaran Kreatif dan Inovatif....
- Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya....
- Tumbuhan Berkhasiat untuk Penyakit Kuning....
- PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM: Mendampingi Siswa Tumb....
- HARMONI KELUARGA BEDA AGAMA: Komunikasi Antarkelua....
Mengungkap Eksistensi Kerajaan Salakanagara dan Runtuhnya
Kerajaan Salakanagara, sebuah entitas bersejarah yang mengukir jejaknya di wilayah Nusantara, menjadi sorotan dalam kisah peradaban masa lalu. Dengan akar keberadaan yang menurut sejarawan berlangsung sejak tahun 130 hingga 362 Masehi, Salakanagara menjadi pusat perhatian karena peran pentingnya dalam sejarah Jawa Barat dan kawasan sekitarnya. Kendati begitu, eksistensi serta akhir Kerajaan Salakanagara dipenuhi dengan kontroversi, mitos, dan kurangnya bukti fisik yang konkret.
Asal Mula Kerajaan Salakanagara
Salakanagara menurut sejarah dimulai dengan kedatangan seorang pedagang India, Dewawarman, ke Teluk Lada, Pandeglang. Kepindahan ini menjadi titik awal yang kemudian membawa Dewawarman menikahi putri dari kepala daerah setempat, Aki Tirem. Pada tahun 130 Masehi, Dewawarman kemudian mendirikan Kerajaan Salakanagara dengan ibu kota Rajatapura.
Menurut Naskah Wangsakerta – Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara, Dewawarman I menjadi raja pertama dengan gelar Prabu Darmalokapala Aji Raksa Gapura Sagara. Wilayah kekuasaan Salakanagara mencakup Jawa bagian barat dan pulau di sebelah barat Jawa hingga Pulau Sumatera. Keberadaan strategisnya menarik kapal-kapal yang melewati wilayah tersebut untuk memberikan upeti kepada Dewawarman, menandakan kekuasaannya.
BACA JUGA:
Kerajaan Mataram Kuno: Kehidupan, Kebudayaan, dan Peninggalan Bersejarah
Setelah Dewawarman I, takhta kerajaan dilanjutkan oleh putranya, Dewawarman II, dan berlanjut hingga Dewawarman IX. Namun, Kerajaan Salakanagara hanya berdiri selama 232 tahun, lalu bergabung di bawah Kerajaan Tarumanegara.
Peninggalan Kerajaan Salakanagara
Meskipun keberadaannya dipenuhi dengan keraguan, beberapa lokasi dan artefak di Pandeglang disebut-sebut sebagai peninggalan Kerajaan Salakanagara. Curug Putri, Menhir Cihunjuran, Dolmen, Batu Dakon, dan Batu Magnit menjadi beberapa penemuan yang dipercaya terkait dengan Salakanagara.
Namun, beberapa peneliti meyakini bahwa sebagian besar peninggalan ini telah musnah akibat letusan Gunung Krakatau, sehingga keberadaan Kerajaan Salakanagara sulit diidentifikasi. Kontroversi lain muncul karena minimnya bukti fisik yang jelas yang menguatkan eksistensi kerajaan ini.
Kontroversi seputar Kerajaan Salakanagara
Tak adanya dukungan dari bukti fisik, seperti arca, prasasti, atau candi dari masa Salakanagara, membuat sejarah kerajaan ini seringkali dianggap sebagai cerita tanpa bukti atau mitos. Beberapa aspek kontroversial ini menyoroti kekaburan seputar keberadaan dan kekuatan sejarah Kerajaan Salakanagara. Beberapa literasi serta kunjungan ke perpustakaan terbatas di masa lalu memperumit pemahaman akan kerajaan ini.
Keterbatasan Literasi dan Faktor-faktor Pendukung
Keterbatasan literasi pada masa lalu, minimnya penelitian, perseteruan politik, dan faktor-faktor sosial seperti ketidakamanan dalam negeri, pendidikan yang terbatas, dan kendala transportasi menjadi kendala bagi pemahaman mendalam tentang Salakanagara.
BACA JUGA:
Menggali Sejarah Gemilang: Kerajaan Singhasari dan Warisan Bersejarah
Namun, pengetahuan yang ada sekarang, terutama yang bersumber dari naskah-naskah kuno seperti Naskah Wangsakerta, memberikan gambaran tentang keberadaan kerajaan tersebut. Memahami bahwa eksistensi kerajaan ini masih dalam perdebatan dan belum didukung oleh bukti fisik yang kuat, menjadi penting dalam memahami kisah sejarah di wilayah Nusantara.
Masa Depan Penelitian Sejarah
Seiring dengan perubahan zaman dan berkembangnya kemampuan teknologi, harapannya adalah bahwa penelitian tentang Salakanagara akan semakin berkembang. Dukungan akan ilmu pengetahuan, arkeologi, dan teknologi dapat membantu mengungkap misteri seputar eksistensi serta akhir dari Kerajaan Salakanagara.
Kesimpulannya
Salakanagara, kendati memiliki pengaruh penting dalam kisah sejarah Nusantara, tetap menjadi pusat perdebatan. Keterbatasan bukti fisik, seperti arca, prasasti, atau peninggalan bangunan, meninggalkan banyak celah bagi kontroversi seputar eksistensi dan pengetahuan yang valid tentang kerajaan ini. Sejarah Nusantara merupakan sebuah teka-teki yang masih perlu diungkap, dan Kerajaan Salakanagara menjadi salah satu bagian yang memerlukan penelitian lebih lanjut untuk menggali kebenaran di balik mitos dan kontroversi yang menyelimuti eksistensinya.
Referensi
Tim Redaksi. 2023. “Kerajaan Salakanagara.” Wikipediaensiklopedia. Rubrik Berita. Edisi Senin, 21 Desember. https://id.wikipedia.org/ diakses Selasa, 07 November 2023, 10:24.
Tim Redaksi. 2023. “5 Peninggalan Kerajaan Salakanagara dan Penyebab Keruntuhannya.” Ragaminfo. Rubrik Berita. Edisi Senin, 11 Juni. https://kumparan.com/ diakses Selasa, 07 November 2023, 10:54.
Hera Hastuti, Sejarah Nusantara Zaman Hindu dan Buddha, Penerbit Manggu.
Zul ‘Asri, Sejarah Nusantara Zaman Hindu dan Buddha, Penerbit Manggu.
Zafri, Sejarah Nusantara Zaman Hindu dan Buddha, Penerbit Manggu.
Mengungkap Eksistensi Kerajaan Salakanagara dan Runtuhnya
Pengembangan karir seringkali merupakan perjalanan yang menantang dan penuh tekanan. Di Indonesia, seperti di mana pun, stres di tempat kerja... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Perusahaan yang siap berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif. Untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam manajemen yang efektif memerlukan... selengkapnya
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Di berbagai daerah, kita dapat menemukan usaha... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Dengan kehadiran internet yang semakin cepat untuk digitalisasi dunia, mau tidak mau akan semakin banyak berbagai produk dari... selengkapnya
Kerajaan Yogyakarta, sering disingkat sebagai Keraton Yogyakarta, merupakan salah satu institusi monarki tertua yang masih ada di Indonesia. Sejak didirikan... selengkapnya
Proses rekrutmen adalah salah satu tahap kunci dalam pengelolaan sumber daya manusia suatu organisasi. Pemilihan karyawan yang tepat sangat penting... selengkapnya
Proses berduka adalah pengalaman emosional yang rumit dan unik bagi setiap individu yang menghadapi kehilangan. Tahap-tahap duka, atau “Stage of... selengkapnya
Buncis atau dalam bahasa ilmiahnya phaseolus vulgaris adalah salah satu jenis sayuran tropis yang sangat umum dan populer di Indonesia... selengkapnya
Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tuntutan, kemampuan untuk memahami diri sendiri menjadi semakin penting. Banyak orang berusaha... selengkapnya
Aceh, atau yang dahulu dikenal sebagai Kesultanan Aceh, adalah sebuah wilayah di ujung barat laut Pulau Sumatera, Indonesia, yang memiliki... selengkapnya
Aplikasi atau sering juga disebut aplikasi perangkat lunak adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk… selengkapnya
Rp 103.000 Rp 127.500Sejarah Nusantara dalam buku Nusantara Zaman Pengaruh Hindu Buddha dimaknai sebagai catatan mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi di kepulauan antara… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 85.000Dalam rangka mendukung upaya terciptanya industri perbankan yang sehat baik dari perbankan konvensional dan perbankan syariah maka perlu dukungan dari… selengkapnya
Rp 67.000Lahan pertanian di Daerah Aliran Sungai sering kali memiliki karakteristik yang berbeda, dengan potensi risiko erosi yang tinggi dan perubahan… selengkapnya
Rp 79.500Di tengah arus globalisasi dan pluralisme yang semakin dinamis, perjumpaan antaragama bukan lagi sekadar wacana, tetapi menjadi kebutuhan nyata dalam… selengkapnya
Rp 75.500Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan membahas tentang perencanaan dan pengadaan sumber daya manusia, penarikan sumber daya manusia, seleksi dan penempatan… selengkapnya
Rp 142.560 Rp 158.400Indonesia, Negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, tidak ketinggalan untuk berkontribusi di dalam mengikuti perkembangan ekonomi Islam yang… selengkapnya
Rp 60.000Sosiolinguistik merupakan subdisiplin linguistik yang mempelajari hubungan antara bahasa dan masyarakat. Buku Sosiolinguistik ini berisi tulisan berdasarkan analisis kajian yang… selengkapnya
Rp 43.000 Rp 47.000Uji Inderawi atau uji sensori disebut juga sebagai uji organoleptik merupakan cara pengujian dengan menggunakan indra manusia sebagai alat utama… selengkapnya
Rp 144.000 Rp 160.000Elektrolit merupakan sebuah cairan dalam tubuh yang memainkan peran penting dalam fungsi kesehatan yang tepat. Secara alami, bentuk dari elektrolit… selengkapnya
Rp 81.000 Rp 90.000


Saat ini belum tersedia komentar.