Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Teh Ayu
● online
Teh Neng
● online
Teh Ayu
● online
Halo, perkenalkan saya Teh Ayu
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Blog » Dasar-Dasar Estetika

Dasar-Dasar Estetika

Diposting pada 18 September 2025 oleh manggustore / Dilihat: 242 kali / Kategori:

Di era sekarang, kita mungkin sudah tidak asing lagi mendengar kata “estetik.” Misalnya, ketika melihat suatu ruangan yang minimalis, bagus untuk diabadikan dalam kamera, atau melihat pemandangan yang indah, kita menyebutnya dengan estetik. Meski estetika sering diucapkan, estetika belum dipamahi secara benar oleh masyarakat pada umumnya.

Estetika merupakan bagian dari seni, seni berhubungan dengan keindahan, maka estetika merupakan sebuah keindahan akan sebuah seni. Estetika merupakan pandangan umum yang kita ketahui bersama mencirikan sesuatu. Estetikanya wanita berambut panjang, memakai rok, estetikanya pria berambut pendek, memakai celana panjang. Estetika berhubungan dengan pengetahuan umum semua orang akan sesuatu (Agung Kurniawan dan Rian Hidayatullah, 2016:2).

BACA JUGA:

Logika, Estetika, dan Etika dalam Budaya Sunda

Berdasarkan pendapat umum, estetika diartikan sebagai seuatu cabang filsafat yang memperhatikan atau berhubungan dengan gejala yang indah pada alam dan seni. Estetika berasal dari bahasa Yunani kuno aisthetika yang berarti hal-hal yang dapat diserap oleh panca indra. Estetika adalah segala sesuatu dan kajian terhadap hal-hal yang terkait dengan kegiatan seni. Estetika adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keindahan, mempelajari semua aspek yang disebut dengan keindahan (Agung Kurniawan dan Rian Hidayatullah, 2016:2).

Secara garis besar estetika digolongkan menjadi dua jenis, yakni estetika (keindahan) alami, dan estetika (keindahan) buatan (diwujudkan oleh manusia).

  1. Estetika alami, tidak dapat dibuat oleh manusia, keindahan tersebut muncul oleh adanya peristiwa alam, misalnya: laut, gunung, bunga, dan makhluk lainnya.
  2. Estetika buatan, pada umumnya adalah benda yang dibuat oleh manusia, dan menghasilkan nilai seni, seperti: patung, lukisan, dan lainnya yang diakibatkan oleh hasil tangan manusia (Tri Prasetyo Utomo, 2008:81).

Estetika berarti sesuatu hal yang dapat dirasakan oleh indra manusia, yang akan menimbulkan rasa senang, puas, gembira, nyaman. Pada saat perasaan itu sangat kuat, akan menimbulkan perasaan terpesona, terharu, bagi seseorang yang merasakannya, bahkan akan menimbulkan keinginan untuk mengalaminya kembali perasaan itu, meskipun sudah menikmatinya berulang kali.

Daftar Pustaka

Kurniawan, A dan Hidayatullah R. 2016. Estetika Seni. Yogyakarta: Artitex.

Utomo, Tri Prasetyo. 2008. Estetika antara Desain, Teknologi, dan Arsitektur. Jurnal Seni Rupa. Vol.5, No.2.

Rovii, Pengantar Ilmu Budaya, Penerbit Manggu.

Tags: ,

Bagikan ke

Dasar-Dasar Estetika

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Dasar-Dasar Estetika

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: