Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Matematika Ekonomi - Gregorius G Batafor....
- Manajemen Pendidikan Islam - M. Riduan,S.Pd.I....
- Uji Organoleptik: Seni Menilai Kualitas Pangan....
- Administrasi dan Supervisi Pendidikan....
- Auditing - Budi Lesmana....
- Ketahanan Pangan....
- Ramuan Obat Tradisional Suku Dayak Kanayatn....
- Capacity Building Aparatur Sipil Negara & Democrat....
Kelekatan dan Pengaruhnya terhadap Pembentukan Konsep Diri
Era globalisasi yang semakin menghapuskan batas-batas. Hubungan antarindividu menjadi semakin penting. Pada tahun 1973, John Bowlby memperkenalkan teori kelekatan. Yaitu, memberikan pemahaman mendalam tentang hubungan interpersonal. Teori ini sangat relevan dalam konteks hubungan anak dan orang tua. …..
Bangaimana kedekatan antara orang tua dengan anaknya dari mulai 0 tahun sampai menjelang remaja atau usia remaja, akan mempengaruhi terhadap karakter anak tersebut. Sehingga, akan dibuktikan pada masa dewasa, bagaimana anak tersebut dalam menjalani kehidupannya. Jangan salah, salah satu nasib seseorang akan banyak dipengaruhi oleh karakter itu sendiri. Jika karakternya baik, kemungkinan besar nasibnya juga baik. Begitu sjuga sebaliknya.
BACA JUGA:
Kesejahteraan Psikologis (Well-Being) pada Orang Tua dan Anak
Intinya, kelekatan yang dikemukakan oleh Bowlby memiliki pengaruh dan memainkan peran penting dalam membentuk konsep diri seseorang pada masa dewasa.
- Dasar Teori Kelekatan
Hubungan afektif seseorang dengan orang lain tentu menjadi penting adanya. Teori kelekatan diperkenalkan oleh Bowlby yang menjelaskan mengenai hubungan efektif antar individu tersebut merupakan dasar teorinya. Lebih lanjut, Bowlby menjelaskan dalam teorinya mengenai pengalaman kelekatan awal dalam hidup akan membentuk model mental diri dan pandangan individu terhadap dunia sosial. Model mental diri merupakan pandangan individu terhadap diri sendiri, apakah sebagai orang yang berharga dan dicintai atau sebaliknya. Sedangkan, model mental sosial melibatkan pandangan individu terhadap orang lain. Salah satunya, harapan akan responsivitas emosional dari orang yang dekat.
- Pengaruh Kelekatan terhadap Konsep Diri
Menurut perspektif kognitif, model mental dari teori kelekatan dapat disamakan dengan skema dalam kognisi sosial, terdiri dari afeksi, kognisi, dan perilaku. Hubungan kelekatan yang positif dengan figur lekat atau pengganti menciptakan keyakinan pada diri sebagai individu yang dapat dipercaya dan dihargai, dengan demikian, self-schema dan person-schema berkembang positif, membentuk konsep diri yang matang dan sehat.
- Jenis-jenis Kelekatan
Berdasarkan karakteristik model mental diri dan dunia sosial, kelekatan dapat dibagi menjadi tiga gaya: kelekatan aman, kelekatan cemas, dan kelekatan menghindar.
- Kelekatan aman
Individu dengan kelekatan aman memiliki model mental diri yang positif dan mengembangkan hubungan sosial yang sehat. Mereka cenderung memiliki kompetensi sosial yang baik dan membangun hubungan romantis yang saling percaya.
BACA JUGA:
Psikologi Perkembangan Anak: Memahami Tahapan Pertumbuhan Anak
- Kelekatan cemas
Gaya kelekatan ini dicirikan oleh kurangnya pengertian terhadap diri sendiri dan kurangnya keyakinan diri. Individu dengan kelekatan cemas cenderung ragu-ragu dalam hubungan interpersonal, merasa tidak dicintai, dan sulit untuk percaya pada pasangan romantis.
- Kelekatan menghindar
Orang dengan kelekatan menghindar menciptakan model mental diri yang skeptis terhadap orang lain dan merasa tidak nyaman dengan keintiman. Mereka sulit untuk mempercayai orang lain dan cenderung menghindari keterlibatan emosional yang mendalam.
Kesimpulan
Kelekatan memainkan peran penting dalam membentuk konsep diri seseorang. Melalui pengalaman kelekatan, individu mengembangkan pandangan mereka tentang diri sendiri dan orang lain. Kelekatan aman menciptakan konsep diri yang positif dan mendukung perkembangan hubungan sosial yang sehat, sementara kelekatan cemas dan menghindar dapat menyebabkan ketidakpercayaan diri dan kesulitan dalam membangun hubungan yang bermakna, dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang, pemahaman yang mendalam tentang hubungan kelekatan dapat membantu individu membangun hubungan yang sehat dan memperkuat konsep diri mereka, membawa dampak positif pada kehidupan pribadi dan hubungan interpersonal mereka.
referensi :
Helmi, A. F. 1999. “Gaya kelekatan dan konsep diri.” Jurnal Psikologi, vol. 26(1), 9-17.
Ratih Christiana, Pengembangan Media Kreatif Bimbingan dan Konseling, Penerbit Manggu.
Tags: pengembangan, Psikologi
Kelekatan dan Pengaruhnya terhadap Pembentukan Konsep Diri
Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan komponen integral dalam keberhasilan setiap organisasi. Salah satu aspek yang sangat penting dalam manajemen... selengkapnya
Politik anggaran tersusun dari kata politik dan anggaran, merupakan hal penting yang terus memperoleh perhatian dan pembahasan dari berbagai kalangan... selengkapnya
Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian publik terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan semakin meningkat. Perusahaan tidak lagi dinilai hanya dari... selengkapnya
Masa remaja usia dini adalah periode penting dalam kehidupan anak-anak. Ini adalah saat ketika mereka mulai mengalami perubahan fisik, emosi,... selengkapnya
Kepemimpinan yang kuat dan efektif adalah salah satu elemen kunci dalam kesuksesan organisasi. Namun, dengan perubahan cepat dalam dunia bisnis... selengkapnya
Gunung, dengan keindahan alamnya dan tantangan petualangannya, adalah salah satu destinasi favorit bagi para pecinta alam dan pendaki. Namun, di... selengkapnya
Seiring berkembangnya zaman, ada sebuah penemuan yang sangat mengasyikan. Robot humanoid, atau juga bisa disebut AI (Artificial Intelligence) merupakan penemuan... selengkapnya
Kopi adalah minuman yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari banyak kehidupan sehari-hari. Namun, selayaknya makanan atau minuman lainnya, konsumsi... selengkapnya
Thaifood itu adalah makanan dari Thailand, negara yang terkenal dengan masakannya yang lezat dan eksotis. Jadi, bayangkan makanan dengan perpaduan... selengkapnya
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental yang terkait. Psikologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk kejiwaan... selengkapnya
Etnografi Suku Bangsa Minangkabau adalah studi tentang budaya, adat istiadat, dan kehidupan masyarakat Minangkabau, salah satu suku bangsa di Indonesia… selengkapnya
Rp 77.490 Rp 86.100Islam merupakan agama yang memiliki tuntunan lengkap dalam setiap aspek kehidupan, tidak terkecuali tuntunan di dunia bisnis. Islam tidak hanya… selengkapnya
Rp 36.000 Rp 40.000Tokoh mufasir Nusantara ternyata sudah diakui sampai ke luar negeri. Mufasir merupakan seorang yang ahli dalam bidang tafsir ayat-ayat suci… selengkapnya
Rp 75.000Pendidikan tidak pernah berdiri sendiri. Di balik setiap proses belajar, kebijakan sekolah, hingga interaksi antara guru dan siswa, selalu terdapat… selengkapnya
Rp 60.000Pengembangan kurikulum merupakan proses perencanaan dan penyusunan kurikulum oleh pengembang kurikulum dan kegiatan yang dilakukan agar kurikulum yang dihasilkan dapat… selengkapnya
Rp 51.120 Rp 56.800Sejarah Nusantara dalam buku Nusantara Zaman Pengaruh Hindu Buddha dimaknai sebagai catatan mengenai rangkaian peristiwa yang terjadi di kepulauan antara… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 85.000Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah semua perilaku ancaman, pelecehan, dan kekerasan baik secara fisik, psikologis, dan seksual antara dua… selengkapnya
Rp 54.000 Rp 60.000Manajemen Pembiayaan Bank Syariah: Teori, Aplikasi dan Strategi Penulis: Dodi Supriyanto, MM Editor: Aep S. Hamidin Kertas: Bookpaper ISBN: 978-602-50508-5-5… selengkapnya
Rp 36.000 Rp 40.000Buku yang berjudul “Manajemen Ternak Unggas” karya Prayogi Sunu merupakan sumber informasi yang mengulas berbagai aspek dalam pengelolaan ternak ayam… selengkapnya
Rp 54.000 Rp 65.000

Saat ini belum tersedia komentar.