● online
- Membuat Aplikasi Menggunakan Java Netbeans....
- Etnografi Suku Bangsa Minangkabau....
- Filsafat Ilmu - Agus Hiplunudin....
- Kinerja Perusahaan dengan Pendekatan Rasio-Rasio K....
- Dasar-Dasar Logika....
- Sistem Keuangan Daerah - Rabina Yunus....
- Strategi Kebangkitan Hijau Materi Evaluasi Penyulu....
- Pengantar Manajemen Komunikasi....
Pengaruh Faktor Sosial terhadap Kualitas Hidup di Kelurahan Karubaga: Sebuah Studi Mendalam
Kualitas hidup individu di Kelurahan Karubaga Distrik Karubaga Kabupaten Tolikara dipengaruhi secara signifikan oleh faktor sosial, hasil yang diungkap dalam suatu penelitian yang menggugah. Kualitas hidup melibatkan hasil atau dampak dari suatu konsep atau ide, yang mencakup beberapa aspek seperti kesehatan fisik, kesejahteraan mental, kondisi lingkungan, hubungan sosial, dan situasi keuangan. Ini adalah gambaran menyeluruh tentang bagaimana seseorang merasakan dan mengalami kehidupannya, terdiri dari berbagai elemen yang dapat memengaruhi kebahagiaan dan kepuasan sehari-hari seseorang. Kualitas eksternal mencakup lingkungan yang mempengaruhi individu, sementara kualitas internal berkaitan dengan aspek subjektif seperti otonomi, kreativitas, kontrol terhadap realitas, serta perasaan subjektif tentang kesejahteraan dan kebahagiaan.
BACA JUGA:
Relevansi Hubungan Sikap Religiusitas Individu dengan Cara Bersosialisasi pada Masyarakat
Dimensi Faktor Sosial dan Kualitas Hidup
Faktor sosial membentuk sebuah jaringan yang memengaruhi kualitas hidup. Dimensinya meliputi hubungan personal, dukungan sosial, dan aktivitas seksual yang dijelaskan sebagai kegiatan seksual individu (Sekarwiri, 2008). Hasil analisis terkait dengan kualitas hidup menunjukkan bahwa relasi personal, kepuasan dalam aktivitas seksual, serta dukungan dari keluarga dan teman mendapat skor positif yang menunjukkan kategori baik. Faktor sosial adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup di masyarakat. Faktor sosial ini dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan interaksi manusia dalam masyarakat, termasuk hubungan keluarga, teman, dan komunitas. Pengaruh faktor sosial terhadap kualitas hidup di masyarakat dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain:
- Aspek kesehatan, faktor sosial dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang. Misalnya, dukungan sosial dari keluarga dan teman dapat membantu seseorang untuk mengatasi stres dan penyakit.
- Aspek ekonomi, faktor sosial dapat mempengaruhi akses seseorang terhadap sumber daya ekonomi, seperti pekerjaan, pendidikan, dan perumahan. Hal ini dapat berdampak pada kualitas hidup seseorang, misalnya dalam hal pendapatan, kepemilikan aset, dan kualitas perumahan.
- Aspek pendidikan, faktor sosial dapat mempengaruhi akses seseorang terhadap pendidikan. Hal ini dapat berdampak pada kualitas hidup seseorang, misalnya dalam hal keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki.
- Aspek budaya, faktor sosial dapat mempengaruhi nilai-nilai dan norma yang dianut oleh seseorang. Hal ini dapat berdampak pada kualitas hidup seseorang, misalnya dalam hal kepuasan hidup dan rasa sejahtera.
Pengaruh Interaksi Sosial dan Dukungan Keluarga
Interaksi sosial yang kuat antara penduduk pribumi dan non-pribumi di Kelurahan Karubaga mendukung faktor sosial yang baik. Terutama, dukungan dari keluarga, termasuk pasangan hidup, mempengaruhi kepuasan hidup dalam dimensi seksual bagi masyarakat setempat. Meskipun demikian, responden yang merasa kurang puas dengan faktor sosial kebanyakan berasal dari kalangan yang belum menikah, janda, atau duda. Kondisi ini membatasi interaksi sosial mereka, mempengaruhi kepuasan hidup secara keseluruhan. Interaksi sosial dan dukungan keluarga memegang peran penting dalam kehidupan manusia, mempengaruhi kesejahteraan emosional dan mental seseorang.
- Interaksi sosial dan kesejahteraan mental
Penelitian yang telah dilakukan oleh Holt-Lunstad, Smith, dan Layton pada tahun 2010, yang telah dibuat kedalam sebuah jurnal dengan judul “Social Relationships and Mortality Risk: A Meta-analytic Review” menunjukkan bahwa kurangnya interaksi sosial dapat menyebabkan peningkatan risiko kematian, sementara keberadaannya dapat memberikan manfaat kesehatan mental yang signifikan.
- Dukungan keluarga dan kesehatan
Pada tahun 2006, Uchino melakukan penelitian dengan judul “Social Support and Health: A Review of Physiological Processes Potentially Underlying Links to Disease Outcomes,” yang menjelaskan bahwa dukungan keluarga dan sosial dapat memengaruhi respons fisiologis seseorang, yang dapat berperan dalam pengendalian tekanan darah, hormon stres, dan kondisi kesehatan lainnya.
- Dampak kesehatan mental
Penelitian yang telah dilakukan oleh Berkman dan Syme (1979), dalam buku “Social Networks, Host Resistance, and Mortality: A Nine-year Follow-up Study of Alameda County Residents” menegaskan bahwa interaksi sosial dan dukungan keluarga memberikan dampak positif pada kesehatan mental, dan menunjukkan hubungan antara kualitas dukungan sosial dan tingkat kematian.
Keterkaitan Faktor Sosial dan Kualitas Hidup
Hasil tabulasi menunjukkan bahwa faktor sosial yang kurang membawa implikasi pada penurunan kualitas hidup. Sebagian besar responden dengan faktor sosial kurang menyatakan kurangnya kepuasan hidup mereka. Di sisi lain, faktor sosial yang baik cenderung meningkatkan kualitas hidup, di mana mayoritas responden merasa puas dengan kehidupan yang mereka jalani. Sebuah penelitian yang dilakukan di Kelurahan Karubaga, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, mengungkapkan bahwa faktor sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat setempat. Hasil penelitian ini mengkonfirmasi temuan sebelumnya yang juga menunjukkan hubungan positif antara faktor sosial dan kualitas hidup. Faktor sosial dalam penelitian ini mencakup tiga dimensi utama: relasi personal, dukungan sosial, dan aktivitas sosial. Relasi personal merujuk pada hubungan individu dengan orang lain. Dukungan sosial adalah bantuan yang diberikan oleh individu dari lingkungan sekitarnya, seperti teman dan keluarga. Aktivitas sosial mencakup interaksi dan partisipasi dalam kegiatan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kelurahan Karubaga memiliki faktor sosial yang baik. Mereka memiliki relasi personal yang erat, mendapat dukungan dari teman dan keluarga, serta aktif dalam berbagai aktivitas sosial. Hal ini berdampak positif pada kualitas hidup mereka, dengan sebagian besar responden melaporkan tingkat kepuasan hidup yang tinggi.
BACA JUGA:
Pengaruh Eksistensi Idol K-Pop dalam Kehidupan: Lebih dari Sekadar Musik
Namun, ada sebagian kecil responden yang merasa faktor sosial mereka kurang memadai. Ini termasuk individu yang belum menikah, janda, atau duda. Mereka mengalami tingkat interaksi sosial yang lebih rendah, yang pada gilirannya memengaruhi kualitas hidup mereka. Meskipun demikian, faktor dukungan keluarga tetap menjadi elemen penting dalam meningkatkan kualitas hidup bagi kelompok ini. Dalam analisis lebih lanjut, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor sosial yang kurang dapat mengurangi kualitas hidup. Individu dengan faktor sosial yang kurang memiliki peluang lebih tinggi mengalami kualitas hidup yang kurang baik dibandingkan dengan mereka yang memiliki faktor sosial yang baik. Status perkawinan juga memainkan peran penting, dengan individu yang belum menikah atau janda/duda cenderung mengalami interaksi sosial yang lebih rendah.
Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya faktor sosial dalam mempengaruhi kualitas hidup. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat seharusnya tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus mempertimbangkan faktor sosial. Masyarakat yang mendukung dan memiliki relasi sosial yang baik cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Ini adalah peringatan bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan tidak hanya tergantung pada individu, tetapi juga pada hubungan dan interaksi sosial di sekitarnya. Penelitian ini beriringan dengan penelitian yang dilakukan oleh Kosim (2015) pada komunitas di Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, yang menunjukkan pengaruh faktor sosial terhadap kualitas hidup penduduk. Hal ini dipengaruhi oleh akses pelayanan kesehatan yang sudah merata di kalangan masyarakat, yang berkontribusi pada tingkat kesehatan yang memadai bagi penduduk.
Peran Status Perkawinan dalam Faktor Sosial
Kondisi status perkawinan juga memiliki peran besar dalam pengaruh faktor sosial terhadap kualitas hidup. Responden yang belum menikah atau berstatus janda/duda cenderung memiliki interaksi sosial yang lebih terbatas, mengakibatkan kurangnya kepuasan hidup. Namun, adanya dukungan pada responden membantu meningkatkan kepuasan hidup dalam menjalani kehidupan. Penelitian tentang status perkawinan dalam faktor sosial menyoroti dampak perkawinan terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup. Khususnya, fokus studi ini adalah pada bagaimana kualitas perkawinan dan status perkawinan secara umum mempengaruhi kesejahteraan psikologis individu. Temuan dalam pengaruh status perkawinan terhadap kesehatan menunjukkan hubungan kuat antara status perkawinan dan kesehatan fisik. Individu yang telah menikah cenderung menunjukkan tingkat kesehatan yang lebih baik daripada individu yang belum menikah. Dalam mengevaluasi kesejahteraan mental, studi mengamati bahwa kualitas perkawinan sangat memengaruhi kesejahteraan mental individu. Temuan menunjukkan bahwa kualitas perkawinan memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kebahagiaan individu, menekankan bahwa faktor ini lebih berpengaruh daripada sekadar status perkawinan itu sendiri.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa faktor sosial memiliki peran yang signifikan dalam menentukan kualitas hidup. Interaksi sosial, dukungan dari keluarga dan teman, serta status perkawinan berperan dalam membentuk kualitas hidup individu di Kelurahan Karubaga. Dengan meningkatkan faktor sosial, penduduk bisa meraih tingkat kepuasan hidup yang lebih baik.
Referensi
Holt-Lunstad, J., Smith, T. B., & Layton, J. B. 2010. “Social relationships and mortality risk: a meta-analytic review.” PLoS medicine, 7(7), e1000316.
Uchino, B. N. 2006. “Social support and health: a review of physiological processes potentially underlying links to disease outcomes.” Journal of behavioral medicine, vol. 29, 377-387.
Berkman, L. F., & Syme, S. L. 1979. “Social networks, host resistance, and mortality: a nine-year follow-up study of Alameda County residents.” American journal of Epidemiology, vol. 109(2), 186-204.
Sekarwiri E. 2008. “Hubungan antara Kualitas Hidup dan Sense of Community pada Warga DKI Jakarta yang Tinggal di Daerah Rawan Banjir.” Universitas Indonesia.
Jacob, D. E., & Sandjaya, S. 2018. “Faktor faktor yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Karubaga district sub district Tolikara propinsi Papua.” Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, vol. 1(1). 1-16.
Kosim, N. 2015. “Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Penduduk di Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang.” Skripsi. Jember: Universitas Jember.
I. Ginting Suka, Antropologi Ekologi, Penerbit Manggu.
Tags: Antropologi Ekologi, Psikologi
Pengaruh Faktor Sosial terhadap Kualitas Hidup di Kelurahan Karubaga: Sebuah Studi Mendalam
Bermain memiliki beberapa fungsi penting dalam perkembangan manusia, terutama pada masa anak-anak. Berikut ini adalah beberapa fungsi bermain: Pengembangan Kognitif... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Bagi para siswa tingkat akhir baik SMA ataupun SMK, pasti memiliki kebingungan untuk menentukan akan kemana nanti pendidikan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Bakso adalah salah satu hidangan ikonik yang tak lekang oleh waktu di Indonesia. Hidangan ini merupakan semangkuk bakso... selengkapnya
India, dengan lebih dari 1,2 miliar penduduknya, adalah negara yang penuh kejutan. Meskipun negara Asia Selatan yang luas ini penuh... selengkapnya
Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah adalah komponen penting dalam pengalaman pendidikan siswa. Artikel ini akan membahas pentingnya kegiatan ekstrakurikuler dalam mengembangkan... selengkapnya
Buncis atau dalam bahasa ilmiahnya phaseolus vulgaris adalah salah satu jenis sayuran tropis yang sangat umum dan populer di Indonesia... selengkapnya
Proses berduka adalah pengalaman emosional yang kompleks yang melibatkan perasaan seperti penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. Salah satu aspek... selengkapnya
Ketika kita belajar bahasa Inggris, kita pasti pernah belajar tentang noun. Noun adalah kata benda yang digunakan untuk menunjukkan nama... selengkapnya
Industri musik Korea, atau yang lebih dikenal sebagai K-Pop, telah menjadi fenomena global yang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir.... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Indonesia merupakan Negara kesatuan, negara yang memiliki wilayah yang terpisah-pisah satu sama lainnya. Pemerintahan di Indonesia dibagi atas... selengkapnya
Perbandingan administrasi negara merupakan ilmu yang memiliki tujuan untuk membandingkan pola-pola administrasi dari berbagai sudut pandang, antara lain membandingkan administrasi… selengkapnya
Rp 49.800 Rp 56.160Algoritma adalah suatu urutan atau alur yang dipakai dalam perhitungan atau pemecahan masalah secara sistematis, dan dalam aktivitas pemrograman algoritma… selengkapnya
*Harga Hubungi CSDasar-Dasar Teori dan Praktik Metode Penelitian, metode penelitian dipahami sebagai tata cara bagaimana suatu penelitian dilaksanakan. Metode penelitian berbeda halnya… selengkapnya
Rp 85.000Budgeting: Perencanaan, Pengkoordinasian dan Pengawasan Kerja Pengarang: Ade Imam Muslim & Yoppi Palupi Purbaningsih Isi: 153 hal. + viii ISBN:… selengkapnya
Rp 69.500 Rp 75.500Antropologi kesehatan merupakan bagian dari antropologi yang menggambarkan pengaruh sosial, budaya, biologi, dan bahasa terhadap kesehatan meliputi pengalaman dan distribusi… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 46.700Buku Konsep, Paradigma, dan Implementasi Pariwisata Berkelanjutan ini disusun untuk membantu para mahasiswa dalam mempelajari konsep, paradigma dan implementasi dari… selengkapnya
Rp 75.000 Rp 80.000Perencanaan pendidikan merupakan salah satu komponen penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas. Karena tanpa perencanaan yang matang, tujuan pendidikan… selengkapnya
Rp 65.000Peran penting UMKM dalam perekonomian nasional sudah tidak perlu diragukan lagi. Pengaruh UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi tidak hanya di kota-kota… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 75.000Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal Budaya Jambi, pada konteks Indonesia, pluralitas yang paling berpotensi melahirkan konflik adalah keragaman… selengkapnya
Rp 40.000Judul: Panduan Praktikum Farmakologi Pengarang: Nurul M. Farm & Dani Sujana ISBN: 978-602-5717-49-9 Isi: 132 Halaman Ukuran: 20,5 cm x… selengkapnya
Rp 65.000


Saat ini belum tersedia komentar.