● online
- Tumbuhan Berkhasiat untuk Penyakit Kuning....
- Penegakan Hukum Pidana Lingkungan....
- Edible Coating dan Aplikasinya Pada Produk Pangan....
- Etika, Kode Etik Profesi, dan Hukum Kesehatan....
- Metode Penelitian Hukum - Dr. Muh. Nasir, SH., M.H....
- Panduan Praktikum Keperawatan Dasar....
- Jejak Politik Kiai Membaca Citra Politik Kiai dan ....
- Buku Ajar Evolusi - Arwin Arif....
Modernisasi Lembaga Masyarakat Desa dalam Dinamika Pembangunan
Sebenarnya, Ide pembangunan berjalan seiring dengan berkembangnya gagasan modernisasi. Bahkan, menurut Schoorl (1991:1) pembangunan itu merupakan bagian dari proses modernisasi. Upaya pembangunan di negara-negara berkembang, semakin memperoleh dorongan setelah dikeluarkannya deklarasi PBB tentang dekade pembangunan pada akhir tahun 1 950-1960-an.
Di Benua Asia, Afrika, dan Amerika Selatan, pasca Perang Dunia II ditandai dengan munculnya berbagai negara bangsa (nation-state) baru, yang sebelumnya merupakan koloni negara-negara di Eropa. Menyusul keberhasilan pembangunan kembali negara-negara sekutu Amerika Serikat di Eropa, maka negara-negara yang baru merdeka di kawasan Asia, Afrika, dan Amerika Selatan mulai mencoba mengikuti jejak negara-negara di Eropa untuk melakukan pembangunan.
Pembangunan yang digagas secara massal tentu membutuhkan lembaga, sehingga secara kelembagaan proses pembangunan dapat dicancang sejak proses perencanan hingga pengawasan atau evaluasi. Jika kemudian kita sepakat bahwa pembangunan harus dimulai dari bawah (bottom up), maka lembaga di tingkat bawahlah yang seharusnya terlebih dahulu diberdayakan melalui mekanisme modernisasi.
Teori modernisasi, yang lahir tahun 1950-an merupakan respons kaum intelektual terhadap Perang Dunia II, sebagai sebuah teori yang dianggap jalan paling optimis menuju perubahan. Kemudian, apakah teori modernisasi ini telah membawa perubahan di tingkat bawah, katakanlah di sekitar masyarakat desa?
Huntington (dalam Fakih, 1996:41) percaya bahwa modernisasi bersifat: 1) revolusioner, dalam arti perubahan cepat global akan memengaruhi semua manusia; 2) bertahap, melalui langkah-langkah; 3) homogenisasi (convergency); dan 4) progresif. Sayangnya, peran pemerintah kemudian menjadi dipertanyakan, sebagaimana disampaikan oleh Apter bahwa beberapa pemerintahan hanya akan memenuhi sebagian dari komunitas, dan menggunakan bagian tersebut untuk mendisiplinkan sisanya. Ini merupakan karakteristik oligarki yang mewakili kelas atau kasta tertentu.
Namun sekarang kebanyakan pemerintahan beroperasi di bawah iklim kerakyatan dan partisipasi massa. Bagaimana kerakyatan tersebut dikontrol dan dibentuk, dan juga seberapa derajat tanggapan pemerintah terhadap tuntutan publik, membangun karakteristik pemerintahan, terutama di negara-negara yang sedang menjadi modern (Apter, 1987:236-237).
Menurut saya, apabila pembangunan atau modernisasi hanya menarik di tingkat wacana namun tidak menyentuh problem di tingkat desa, maka akan selalu ada ambivalensi antara das sein dan das sollen yang berkembang. Mengapa? Dalam pandangan banyak pihak yang concern terhadap proses pembangunan, seringkali kelembagaan yang dimodernisir adalah lembaga-lembaga yang sebetulnya tidak langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat di bawah, katakanlah di desa. Oleh karena itulah, sebetulnya, sangat penting merevitalisasi peran lembaga desa ntuk menjadi lembaga modern yang cakap mengartikulasi dan mengagregasikan kebutuhan masyarakat.
Bagi saya, keberhasilan modernisasi lembaga desa, salah satunya ditentukan atau malah bisa diukur oleh sejauh mana desa yang menjadi subjek kelembagaan itu dapat mandiri atau berdaya ilmiah. Menurut saya, pentingnya modernisasi di desa, sebab dapat menjadi faktor strategis di dalam menciptakan dinamika pembangunan yang berbasis kepada karakter, kemampuan dan kemampuan masyarakat desa masing-masing sehingga diharapkan tidak akan ada lagi wajah pembangunan yang homogen atau yang serba-seragam.
Prof. Dr. Drs. H. Entang Adhy Muhtar, M.S.
*) Guru Besar FISIP Universitas Padjadjaran
Tags: Dinamika Pembangunan, embaga Masyarakat Desa, Modernisasi, Pembangunan Desa
Modernisasi Lembaga Masyarakat Desa dalam Dinamika Pembangunan
MANGGUSTORE.COM – Suku Minangkabau adalah suku yang berada dan tinggal di Pulau Sumatera, tepatnya di Sumatera Barat. Minangkabau sering juga... selengkapnya
Kehidupan dengan anak-anak bisa seru, tapi sering kali juga menantang. Anak-anak, dengan segala penasaran dan semangat eksplorasi mereka, terkadang memperlihatkan... selengkapnya
Mikroorganisme merupakan semua makhluk yang berukuran beberapa mikron atau lebih kecil lagi. Yang termasuk golongan ini adalah bakteri, cendawan atau... selengkapnya
Multikulturalisme adalah gagasan bahwa masyarakat dapat menjadi rumah bagi berbagai budaya, agama, dan latar belakang etnis. Di era globalisasi, kita... selengkapnya
Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tuntutan, kecemasan menjadi salah satu kondisi yang sering dialami banyak orang. Kekhawatiran... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Banyak istilah yang sangat erat kaitannya dengan pendidikan. Dalam kesempatan kali ini, saya melalui artikel ini akan menguraikan... selengkapnya
Ketika sejarah Nusantara diperbincangkan, Kerajaan Mataram Kuno menjadi bagian penting dalam peta peradaban kawasan ini. Mengukir jejak dari abad ke-8... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno management, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen dapat disimpulkan dan... selengkapnya
Guru adalah salah satu elemen paling penting dalam sistem pendidikan. Mereka memiliki peran yang sangat signifikan dalam membentuk masa depan... selengkapnya
Menjaga Kualitas Air Minum dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Air adalah cairan esensial yang dibutuhkan oleh semua makhluk hidup untuk bertahan.... selengkapnya
Biologi adalah ilmu yang mempelajari mahluk hidup. Biologi diambil dari Bahasa belanda yaitu Biologie, yaitu suatu kata gabungan dari Bahasa… selengkapnya
Rp 75.000Matematika ekonomi adalah penerapan metode matematika untuk mewakili teori dan menganalisis masalah-masalah di bidang ekonomi. Matematika memungkinkan para ekonom untuk… selengkapnya
Rp 49.500 Rp 55.000Pengelolaan Karakter Mahasiswa berbasis Multi Intelegensi Pengarang: Marwan M. Londol & La Yusron Kalamu ISBN: 978-623-6003-51-0 Isi: 205 Halaman Kertas:… selengkapnya
Rp 67.000Buku “Psikologi Pendidikan Islam: Mendampingi Siswa Tumbuh dan Berkembang Sesuai Nilai-Nilai Islami” hadir sebagai ikhtiar untuk memperkaya khazanah keilmuan sekaligus… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku panduan praktikum bakteriologi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang dunia mikroorganisme, khususnya bakteri, serta teknik-teknik praktis yang diperlukan… selengkapnya
Rp 60.000Sosiolinguistik merupakan subdisiplin linguistik yang mempelajari hubungan antara bahasa dan masyarakat. Buku Sosiolinguistik ini berisi tulisan berdasarkan analisis kajian yang… selengkapnya
Rp 43.000 Rp 47.000Capita Selecta Tata Hukum Indonesia adalah Kumpulan tulisan / karangan yang masing-masing menguraikan tentang hukum, dalam tulisan ini akan memuat… selengkapnya
Rp 65.000Konflik dalam penyelenggaraan pemerintahan sering kali menjadi tantangan yang sulit dihindari. Perbedaan kepentingan antarpegawai, tarik-menarik kebijakan, komunikasi yang tidak efektif,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku yang ada di tangan panjenengan ini adalah wajah lain dari skripsi saya yang berjudul “Jam’ah Ma’iyah dalam Dinamika Kebudayaan… selengkapnya
Rp 55.000Rancang bangun ekonomi Islam merupakan buku yang membahas berbagai aspek terkait ekonomi Islam yang didasari oleh landasan hukum dan pengembangan… selengkapnya
Rp 67.000


Saat ini belum tersedia komentar.