Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Sistem Keuangan Daerah - Rabina Yunus
- Mengelola Sistem Kerja Perusahaan Secara Efektif
- Kajian Pemetaan Potensi Pesantren di Jawa Barat
- Komunikasi Lintas Agama
- Tata Kelola Akuntansi dan Zakat
- Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis IFRS
- Sistem Keamanan Algoritma Kriptografi
- Manajemen Keperawatan - Dwi Yunita Rahmadhani
Sekilas Perjalanan Hidup Ki Hajar Dewantara
MANGGUSTORE.COM – Membicarakan pendidikan pastinya tidak akan lepas dari Bapak Pendidikan Indonesia, yakni Ki Hajar Dewantara. Sosok Ki Hajar Dewantara sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Beliau merupakan peletak dasar pendidikan nasional di Indonesia. Beliau sangat berjuang untuk memerdekakan bangsanya melewati pandidikan. Perjalanan hidup Ki Hajar Dewantara menjadi sebuah pelajaran bagi kita untuk terus semangat dalam mengenyam pendidikan.
BACA:
Pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam Dunia Pendidikan
Ki Hajar Dewantara lahir pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (SS), putra GPH Soerjaningrat, atau cucu Sri Paku Alam III. Dari genealoginya SS adalah keluarga bangsawan Pakualaman. Sebagai bangsawan Jawa, SS mengenyam pendidikan ELS (Europeesche Lagere School) – Sekolah Rendah untuk Anak-anak Eropa. Kemudian SS mendapat kesempatan masuk STOVIA (School tot Opleiding voor Inlandsche Artsen) biasa disebut Sekolah Dokter Jawa. Namun karena kondisi kesehatannya tidak mengizinkan sehingga SS tidak tamat dari sekolah ini.
Adapun profesi yang digelutinya adalah dunia jurnalisme, yang berkiprah di beberapa surat kabar dan majalah pada waktu itu: Sediotomo, Midden Java, De Expres, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, dan Poesara yang melontarkan kritik sosial-politik kaum bumiputra kepada penjajah. Tulisannya komunikatif, halus, mengena, tetapi keras. Jiwanya sebagai pendidik tertanam dalam sanubarinya direalisasikan dengan mendirikan Perguruan Taman Siswa (1922) guna mendidik masyarakat bumiputra.
Implementasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam Mengelola Lembaga Pendidikan
Sebagai figur dari keluarga bangsawan Pakualaman, SS berkepribadian sangat sederhana dan sangat dekat dengan kawula (rakyat). Jiwanya menyatu lewat pendidikan dan budaya lokal (Jawa) guna menggapai kesetaraan sosial-politik dalam masyarakat kolonial. Kekuatan-kekuatan inilah yang menjadi dasar SS dalam memperjuangkan kesatuan dan persamaan lewat nasionalisme kultural sampai dengan nasionalisme politik.
Keteguhan hatinya untuk memperjuangkan nasionalisme Indonesia lewat pendidikan dilakukan dengan resistensi terhadap Undang-undang Sekolah Liar (Wilde Scholen Ordonnantie, 1932). Undang-undang yang membatasi gerak nasionalisme pendidikan Indonesia akhirnya dihapus oleh pemerintah kolonial. Perjuangannya di bidang politik dan pendidikan inilah kemudian pemerintah Republik Indonesia menghormatinya dengan berbagai jabatan dalam pemerintahan RI, mengangkat Ki Hajar Dewantara sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (1950). Ki Hajar Dewantara mendapat gelar doktor honoris causa dari Universitas Gadjah Mada (1959). Pemerintah RI mengangkat Ki Hajar Dewantara sebagai Pahlawan Nasional (1959). Meski perjuangannya belum selesai untuk mendidik putra bangsa, jelas Ki Hajar Dewantara memelopori lahirnya pendidikan di Indonesia. Ki Hajar Dewantara wafat pada 26 April 1959 dimakamkan di pemakaman keluarga Taman Siswa Wijaya Brata, Yogyakarta (Wiryopranoto, Suhartono. 2017:9-11).
Daftar Pustaka
Wiryopranoto, Suhartono, dkk. 2017. Ki Hajar Dewantara: Pemikiran dan Perjuangannya. Jakarta: Kemdikbud.
Bradley Setiyadi, Implementasi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam Mengelola Lembaga Pendidikan. Bandung: Penerbit Manggu
Tags: Ki Hajar Dewantara
Sekilas Perjalanan Hidup Ki Hajar Dewantara
Pola asuh merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Di tengah berbagai pendekatan pengasuhan, pola asuh keras sering kali dianggap... selengkapnya
Perubahan dalam dinamika hubungan dan peran gender semakin terasa di masyarakat modern. Salah satu perubahan yang signifikan adalah peningkatan pendidikan... selengkapnya
Mengelola stres itu penting banget, stres bisa dateng dari mana aja. Misalnya dari kerjaan, sekolah atau masalah pribadi. Stres adalah... selengkapnya
Tidak ada seorangpun penulis tema-tema Baduy yang mengemukakan dengan tegas perihal agama yang mereka anut. Kebanyakan dari mereka itu –... selengkapnya
Cara menghitung masa tidak subur pertama-tama, selama 12 bulan, lama siklus haid dicatat. Siklus haid dihitung mulai dari hari pertama... selengkapnya
Korea Selatan, yang terletak di Asia Timur Laut, memiliki empat musim yang berbeda: musim semi, musim panas, musim gugur, dan... selengkapnya
Manajemen waktu adalah keterampilan penting dalam kehidupan modern yang serba cepat dan sibuk. Namun, banyak orang mengalami kesenjangan waktu antara... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Masih banyak pekerjaan dan masalah hasil warisan kebijakan dari masa lalu terkait peningkatan kualitas mutu manusia Indonesia. Meskipun... selengkapnya
Prokrastinasi, kecenderungan untuk menunda pekerjaan, adalah masalah umum yang dapat mengganggu produktivitas dan kesejahteraan Anda. Namun, ada berbagai cara yang... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Membicarakan pendidikan pastinya tidak akan lepas dari Bapak Pendidikan Indonesia, yakni Ki Hajar Dewantara. Sosok Ki Hajar Dewantara... selengkapnya
Di balik teori-teori psikologi tentang kepribadian, motivasi, dan perilaku, tersembunyi pertanyaan mendasar: Apa sebenarnya makna menjadi manusia? Di sinilah filsafat… selengkapnya
Rp 67.500Ilmu Negara, sudah sejak lama konsep negara dibahas di berbagai kesempatan oleh para pakar. Sejak dulu hingga sekarang, konsep negara… selengkapnya
Rp 69.000 Rp 76.700Perekonomian Indonesia merupakan salah satu kekuatan ekonomi berkembang utama dunia yang terbesar di Asia Tenggara dan terbesar di Asia keenam… selengkapnya
Rp 55.000 Rp 61.000Buku yang berjudul “Lembaga Desa dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Dinamika Pembangunan” ditulis oleh Dr. H. Entang Adhy Muhtar, M.S., seorang… selengkapnya
Rp 75.000Buku ini yang berjudul Mozaik Tradisi Keluarga Minangkabau ini membahas tentang tradisi-tradisi keluarga Minangkabau dalam 3 cakupan yaitu, tradisi pendidikan… selengkapnya
Rp 65.000Manajemen strategis adalah seni dan ilmu penyusunan, penerapan, dan pengevaluasian keputusan – keputusan, manajemen strategis berfokus pada proses penetapan tujuan… selengkapnya
Rp 90.000Buku pelayanan publik ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan bahan bacaan dan pembelajaran bagi mahasiswa dan praktisi. Buku ini menguraikan secara… selengkapnya
Rp 81.500Hubungan Pemerintah antara pusat dan daerah senantiasa menarik dan menjadi bahan penting untuk ditelaah karena setelah berdirinya negara Indonesia, urusan… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 65.000Hukum siber saat ini digunakan secara internasional yang dilandasi pemikiran bahwa cyber jika diidentikan dengan dunia maya akan menghadapi persoalan… selengkapnya
Rp 67.000Buku Aqidah Islam Menghidupkan Hidup Menjadi Lebih Hidup merupakan tulisan tentang ajaran islam yang penulis pahami. Bagian dari buku ini… selengkapnya
Rp 38.000



Saat ini belum tersedia komentar.