Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Pemasaran Pariwisata Perspektif Motivasi Berwisata
- Pengantar Manajemen Komunikasi
- Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya
- Penyelesaian Perkara Perceraian Melalui Mediasi
- Stunting : Cegah Gagal Tumbuh Sejak Dini
- Implementasi Kebijakan Publik Strategi Kebijakan u
- Ibu Nifas dan Menyusui
- Asuhan Keperawatan Spiritual Islam
Karakter Orang Madura
Tanpa Madura, Indonesia belum lengkap. Orang luar Madura memandang dan mempersepsikan bahwa penduduk yang letaknya di timur laut pulau Jawa, orang Madura, sebagai salah satu tipe masyarakat yang berkarakter keras.
Stigma sosial ini berpotensi akan mengancam pembangunan toleransi antar kelompok etnis di Indonesia karena daya benturan rekognisi kultural yang saling mendiskrimianasi.
Hal ini tidak menguntungkan bagi proses pembangunan karakter orang Madura, karena apapun yang berasal dari Madura seakan berpotensi destruktif.
Secara reproduksi pengetahuan, cara pandang ini acapkali berasal dari orang asing yang sebenarnya dia belum atau bahkan tidak menghayati nilai-nilai kehidupan orang Madura, sehingga memakai kekuatan kultur yang dimilikinya sebagai kerangka membaca kultur orang lain yang berbeda dari kebiasaan yang dimilikinya.
Sebagian besar referensi utama kajian tentang Madura ditulis oleh orang luar Madura, didominasi oleh para peneliti asing atau dari barat. Studi masyarakat Madura yang bersumber dari pemahaman orang barat sarat dengan dimensi ideologi kolonial. Karena berupaya memosisikan orang pribumi sebagai bagian dari suatu bangsa Melayu rendahan. Orang Madura, apabila dilihat dari aspek kebahasaan tampaknya lebih dekat hubungannya dengan rumpun bangsa Melayu.
Citra bangsa Melayu, termasuk Jawa, dalam pandangan rezim kolonial tidak lebih sebagai bangsa pemalas, bodoh, licik, sekaligus childish (kekanak-kanakan). Mereka yang mengumumkan karakter defisit citra budaya ini biasanya bukan ilmuwan, melainkan golongan rahib, pelaut, tentara, pemilik ladang, para penulis perjalanan populer, pegawai pemerintah, dan pelancong.
Sebagai langkah menelusuri pemahaman akan karakter masyarakat, barangkali kita berhutang budi pada karya seni, sastra, drama, dan sejenisnya. Dari dongeng maupun sastra lisan Madura, misalnya, terdapat kandungan tanda kasih yang hidup di tengah ekologi agraris seperti masyarakat Madura (Imron, 2012).
Berdasarkan sumber pengetahuan dan sejumlah studi kemaduraan yang ada, Ardhie Raditya, orang Madura Asli, penulis buku Karakter Orang Madura yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu, mencoba merekonstruksi karakter orang Madura berdasarkan sudut pandang peneliti Madura. Harapannya, produksi wacana dan distribusi pengetahuan mengenai orang Madura tidak tampak berat sebelah dan terkesan didominasi oleh orang luar Madura, terutama peneliti maupun penulis dari barat.
Karakter Orang Madura
MANGGUSTORE.COM – Estetika sering dikaitkan dengan seni dan keindahan. Namun, bukan hanya sekedar itu. Jika estetika hanya disandingkan dengan seni... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Apakah kamu pernah berfikir untuk melakukan perjalanan tanpa harus mengikuti rencana orang lain? Maka solo traveling adalah cara... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Membicarakan pendidikan pastinya tidak akan lepas dari Bapak Pendidikan Indonesia, yakni Ki Hajar Dewantara. Sosok Ki Hajar Dewantara... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Seni lukis tradisional Tiongkok telah memainkan peran penting dalam memperkaya budaya Tiongkok selama berabad-abad. Lukisan Tiongkok memancarkan keindahan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Perusahaan yang siap berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif. Untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam manajemen yang efektif memerlukan... selengkapnya
Pendidikan itu pasti akan dilalui oleh semua manusia dimuka bumi ini, baik dalam formal maupun informal. Pendidikan bukanlah sekadar sebuah... selengkapnya
Kamu pasti suka buah yang segar dan manis, kan? Nah, nanas adalah jawabannya! Buah nanas yang lezat berasal dari tanaman... selengkapnya
Reiki adalah bentuk terapi penyembuhan yang berasal dari Jepang pada awal abad ke-20. Praktik ini berfokus pada pengaliran energi penyembuhan... selengkapnya
Kritik adalah bagian alami dari interaksi sosial manusia. Ketika seseorang memberikan masukan atau komentar tentang pekerjaan atau tindakan orang lain,... selengkapnya
Makanan pedas menjadi nikmat bagi banyak orang di seluruh dunia, tetapi ilmuwan belum sepenuhnya memahami mengapa manusia dengan senang hati... selengkapnya
Dewan pengawas Syariah adalah badan atau lembaga independen yang ditempatkan oleh dewan syari’ah. Untuk menjaga dan memastikan agar lembaga keuangan… selengkapnya
Rp 65.000Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal Budaya Jambi, pada konteks Indonesia, pluralitas yang paling berpotensi melahirkan konflik adalah keragaman… selengkapnya
Rp 40.000Sebagai sebuah konsekuensi logis atas dianggapnya demokrasi sebagai cara bernegara di republik ini, kajian mengenai pemilihan umum dan partai politik… selengkapnya
Rp 71.900Organisasi merujuk pada sebuah kelompok atau entitas di mana sejumlah individu bekerja sama secara terstruktur untuk mencapai tujuan yang ditetapkan…. selengkapnya
Rp 83.000Buku “Lentera Jalan Hidup” merupakan refleksi mengenai agama, spiritualitas dan kehidupan. Nilai – nilai islam menjadi rujukan utama dalam setiap… selengkapnya
Rp 50.000Perencanaan pendidikan merupakan salah satu komponen penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas. Karena tanpa perencanaan yang matang, tujuan pendidikan… selengkapnya
Rp 65.000Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap fundamental dalam membangun dasar perkembangan anak, baik dari aspek kognitif, sosial, emosional, maupun… selengkapnya
Rp 60.000Islam dan Budaya Sunda – Proses penyebaran Islam di Tatar Sunda adalah suatu proses bentuk asimilasi, akulturasi dari berbagai budaya… selengkapnya
Rp 75.000Hematologi merupakan salah satu studi kesehatan yang khusus mempelajari mengenai darah beserta gangguannya. Beberapa penyakit yang diatasi oleh bidang kedokteran… selengkapnya
Rp 73.000 Rp 81.200Pembelajaran di era milenial tak lagi mengandalkan papan tulis dan kapur, melainkan alat-alat elektronik dan kecanggihan teknologi. Guru harus mahir… selengkapnya
Rp 61.900 Rp 68.900

Saat ini belum tersedia komentar.