Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Stunting : Cegah Gagal Tumbuh Sejak Dini
- Pujian dan Penyembahan
- Konsep & Kompilasi Riset Membelajarkan Matematika
- Rancang Bangun Ekonomi Islam
- Manajemen Tenaga Pendidik Anak Usia Dini
- Koperasi Sebagai Suatu Sistem Perekonomian Indones
- Sistem Hukum Peradilan Anak Perlindungan Terhadap
- Corak Sastra Tafsir Al-Qur'an: Studi atas Tafsir A
Cara Menghitung Masa Tidak Subur
Cara menghitung masa tidak subur pertama-tama, selama 12 bulan, lama siklus haid dicatat. Siklus haid dihitung mulai dari hari pertama
haid sampai denga hari pertama haid berikutnya. Harap diperhatikan bagi yang mempunyai siklus haid tidak teratur, harap diperhatikan
jumlah hari masa haid terpendek dan jumlah hari masa haid terpanjang.
Kemudian, setelah catatan siklus haid diperoleh, tinggal meng hitung lama masa tidak subur. Menghitung masa tidak subur sebelum ovulasi adalah dengan cara mengurangkan masa haid terpendek dengan 21. Angka 21 berasal dari penjumlahan lama pematangan sel telur (16 hari) dan kemampuan hidup sel sperma dalam rahim (5 hari).
BACA JUGA:
Tumor dan Kanker Serviks
Misalkan, masa haid terpendek adalah 28 hari, maka masa tidak subur sebelum ovulasi adalah hari pertama sampai hari ketujuh (28 – 21 = 7). Jika masa haid terpendek 25 hari, maka masa tidak subur adalah hari pertama sampai hari keempat (25 – 21 = 4).
Perhitungan masa tidak subur setelah ovulasi tidak jauh ber beda. Perbedaannya hanya pada masa haid yang digunakan dan angka pengurang. Masa tidak subur setelah ovulasi dihitung dengan cara mengurangkan masa haid terpanjang dikurangi 9. Angka 9 diperoleh dari pengurangan lama pematangan sel telur terpendek (11 hari) dengan kemampuan hidup sel telur (20 hari).
Misal, masa haid terpanjang adalah 28 hari, maka masa tidak subur setelah ovulasi mulai hari ke-19 sampai haid berikutnya. Jika masa haid terpanjang 30 hari, maka masa tidak subur mulai hari ke-21 sampai haid berikutnya.
Sumber: Esa Rizi Suazini, dkk., Kesehatan Perempuan dan Perencanaan Keluarga, 2024, Bandung: Penerbit Manggu.
Buku Kesehatan Reproduksi Berbasis Keluarga Berencana Alamiah ini membahas konsep keluarga berencana (KB), pendidikan kesehatan reproduksi, Keluarga Berencana (KB) Alamiah, Kesuburan pada pria dan wanita, herbal dalam kesehatan reproduksi, pijatan pada kesehatan reproduksi, dan gizi dalam kesehatan reproduksi.
Konsep keluarga berencana menjelaskan tentang konsep tentang keluarga, konsep keluarga berencana, tujuan serta manfaat keluarga berencana, aspek demografi dan ekologi serta aspek religi tentang keluarga berencana.
Pendidikan kesehatan reproduksi sejatinya perlu dilakukan sejak dini. Pada pembahasan ini akan dijelaskan tentang konsep kesehatan reproduksi, anatomi dan fisiologi organ reproduksi manusia, siklus wanita, monopause dan andropause, infeksi pada saluran reproduksi, perilaku penyimpangan seksual, gender, pemeriksaan kesehatan reproduksi wanita, pendidikan kesehatan reproduksi di keluarga, serta pandangan agama terhadap kesehatan reproduksi (fiqh wanita dalam haid, nifas dan istihadah).
Keluarga berencana alamiah menjelaskan kontrasepsi alamiah yang sangat mudah dan memerlukan pengetahuan yang baik tentang siklus fisiologis reproduksi wanita. Akan dijelaskan mengenai metode KB alamiah seperti metode kalender, metode mukosa serviks, metode suhu basal tubuh, metode sympto thermal, metode senggama terputus, dan metode amenorea laktasi. Kesuburan pada pria dan wanita (pasutri) merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan keluarga. Akan dijelaskan beberapa test kesuburan pada wanita serta tips supaya subur, kemudian testkesuburan pada pria termasuk tes ereksi pagi, penyebab ketidak suburan, serta mitos dan fakta tentang kesuburan.
Tags: Kesehatan Perempuan, kesehatan perempuan dan perencanaan keluarga, Masa Tidak Subur, Menghitung Masa Tidak Subur
Cara Menghitung Masa Tidak Subur
Proses berduka adalah pengalaman pribadi yang unik bagi setiap individu yang menghadapi kehilangan. Elisabeth Kubler-Ross dikenal karena memperkenalkan konsep tahap-tahap... selengkapnya
Rencana kompensasi yang kompetitif adalah salah satu faktor utama dalam menjaga kepuasan karyawan, meningkatkan retensi, dan menarik bakat-bakat terbaik ke... selengkapnya
Proses berduka adalah pengalaman emosional yang kompleks yang melibatkan perasaan seperti penolakan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan. Salah satu aspek... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Banyak orang mengatakan ide atau gagasan memiliki harga yang mahal. Tentunya, mahalnya ide tersebut bukan sembarang ide, tetapi... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Perjalanan menuju kemahiran berbahasa Inggris yang lancar dan percaya diri tidak mudah. Terdapat satu unsur kunci yang sering... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Kehamilan merupakan hal yang sangat ditunggu oleh pasangan yang baru menikah. Memiliki momongan senantiasa menjadi impian dan harapan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Seiring dengan perkembangan ekonomi syariah yang sedang marak-maraknya di Indonesia, ditambah dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk bermuamalah secara... selengkapnya
Setiap individu menjalani aktivitas sehari-hari, tetapi bagi mereka yang mengalami gangguan mental seperti Obsessive Compulsive Disorder (OCD), aktivitas tersebut dapat... selengkapnya
Remaja adalah masa transisi yang penuh perubahan dalam kehidupan seseorang. Selama periode ini, mereka menghadapi berbagai tekanan dan tantangan yang... selengkapnya
Kota Medan saat ini telah mengalami kemajuan dan pembangunan yang sangat pesat. Sebagai pusat pemerintahan daerah Sumatera Utara, Medan tumbuh... selengkapnya
Di tengah tuntutan yang semakin tinggi terhadap akuntabilitas organisasi, peran audit internal menjadi semakin krusial. Para pemangku kepentingan berharap auditor… selengkapnya
Rp 67.500Asia tenggara merupakan suatu kawasan regional yang berada di Benua Asia. Sebagian wilayah tengara merupakan kepulauan yang berada pada posisi… selengkapnya
Rp 65.700 Rp 73.000Implementasi Kebijakan Publik – Isu rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia memang sudah menjadi isu klasik. Kualitas sumber daya manusia Indonesia… selengkapnya
Rp 63.000 Rp 70.000Buku Penerapan Fungsi Manajerial dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata membahas tentang pengaruh penerapan manajemen terhadap kesuksesan dalam manajemen destinasi pariwisata. Buku… selengkapnya
Rp 46.350 Rp 51.500Buku “Political Marketing: Strategi Pemasaran dalam Mempengaruhi Keputusan Pemilih“ adalah panduan yang komprehensif tentang bagaimana pemasaran dapat digunakan sebagai alat… selengkapnya
Rp 7.000Buku Konsep, Paradigma, dan Implementasi Pariwisata Berkelanjutan ini disusun untuk membantu para mahasiswa dalam mempelajari konsep, paradigma dan implementasi dari… selengkapnya
Rp 75.000 Rp 80.000Edible coating adalah lapisan tipis yang terbuat dari bahan yang dapat dimakan, yang digunakan di permukaan atau diantara produk pangan,… selengkapnya
Rp 104.400 Rp 116.000Islam dan Sains Industri membahas terkait korelasi Islam dan Sains industri, ilmu dan kedudukan derajat manusia, Islam dan konsep rezeki,… selengkapnya
Rp 33.000 Rp 35.000Buku Gizi Kesehatan Reproduksi merupakan panduan komprehensif yang membahas keterkaitan erat antara status gizi dan kesehatan reproduksi manusia, mulai dari… selengkapnya
Rp 60.000Kebudayaan tak bisa dipisahkan dari manusia, karena manusia yang menciptakannya dengan kekuatan akal pikiran yang dimilikinya. Itulah sebabnya kebudayaan diartikan… selengkapnya
Rp 103.050 Rp 114.500


Saat ini belum tersedia komentar.