● online
- Hak Asasi Manusia dalam Realitas Global....
- Pengantar Manajemen Pemasaran....
- Administrasi Kepegawaian: Dasar dan Pelaksanaan....
- Panduan Praktikum Biokimia Analis Kesehatan....
- Aqidah Islam: Menghidupkan Hidup Menjadi Lebih Hid....
- Panduan Praktikum Teknologi Pangan D-III dan D-IV ....
- PENDIDIKAN KH. HASYIM ASY’ARI: Pemikiran, Konsep....
- PERBANDINGAN HUKUM PIDANA....
Kerajaan Kutai: Memahami Kekayaan Sejarah Nusantara yang Terlupakan
Indonesia, negeri yang kaya akan sejarah dan budaya, menyimpan harta karun kejayaan yang terkadang terlupakan. Salah satu permata sejarah yang mungkin belum seluruhnya kita kenal adalah Kerajaan Kutai, sebuah kerajaan bercorak Hindu tertua di Nusantara yang memberikan cahaya keemasan pada abad ke-4 Masehi. Dalam artikel ini, kita akan membawa Anda untuk menelusuri jejak kerajaan yang megah ini serta memahami kekayaan peninggalannya yang masih tersisa.
Asal Usul dan Kejayaan Kerajaan Kutai
Kerajaan Kutai, didirikan pada tahun 400 Masehi di Sungai Muara Kaman, Kalimantan Timur, menjadi kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Prasasti Yupa, yang berbahasa Sanskerta dan berhuruf Pallawa, menjadi sumber utama sejarah Kerajaan Kutai. Pendiri kerajaan ini adalah Maharaja Kudungga, bergelar Anumerta Dewawarman. Nama Kudungga dianggap sebagai nama asli Indonesia sebelum terpengaruh bahasa India, sedangkan keturunannya, Mulawarman dan Aswawarman, mencerminkan pengaruh budaya Hindu dari India. Prasasti Yupa juga mencatat 20 nama raja Kutai, termasuk Mulawarman yang terkenal, menunjukkan warisan panjang dan kaya dari kerajaan ini. Kerajaan Kutai, yang terletak di tepi Sungai Mahakam di Muarakaman, Kalimantan Timur, menjadi saksi bisu perjalanan waktu di Nusantara. Berdiri pada abad ke-4 Masehi, kerajaan ini mencapai puncak kejayaan di bawah pemerintahan Raja Mulawarman. Peninggalan sejarah ini terungkap melalui tujuh buah Prasasti Yupa yang ditemukan di Bukit Brubus, Muara Kaman, membawa kita kembali ke periode gemilang Kerajaan Kutai.
BACA JUGA:
Kerajaan Sriwijaya: Peradaban Maritim yang Gemilang di Nusantara
Bukti-Bukti Kejayaan: Peninggalan Kerajaan Kutai
- Ketopong Sultan Kutai
Mahkota Raja dari Kerajaan Kutai ini, terbuat dari emas dengan berat mencapai 1,98 kg, masih menjadi saksi bisu kejayaan yang terawetkan dengan baik di Museum Nasional Jakarta. Ditemukan sekitar tahun 1890 di Muara Kaman, mahkota ini menjadi simbol kebesaran raja.
- Kalung Uncal
Berbahan emas dengan berat 170 gram, kalung ini memiliki liontin berelief Kisah Ramayana. Menjadi atribut Sultan Kutai Kartanegara, kalung ini menjadi bagian penting dalam sejarah Kerajaan Kutai.
- Kalung Ciwa
Sejak zaman Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kalung Ciwa telah menjadi perhiasan kerajaan yang ditemukan di sekitar Danau Lipan, Muara Kaman pada tahun 1890. Hingga kini, kalung ini masih dipakai dalam pesta pengangkatan raja baru.
- Pedang Sultan Kutai
Terbuat dari emas padat, pedang ini memiliki hiasan seekor harimau yang sedang bersiap menyerang pada gagangnya. Pedang ini kini disimpan di Museum Nasional Jakarta, menyimpan kejayaan Kerajaan Kutai.
- Kura-kura Emas
Seukuran setengah kepalan tangan, kura-kura emas ini merupakan persembahan dari Kerajaan China kepada Putri Sultan Kutai, Aji Bidara Putih, dan kini dapat ditemukan di Museum Mulawarman.
- Prasasti Kerajaan Kutai
Merupakan salah satu peninggalan tertua dan bukti eksistensi kerajaan Hindu di Pulau Kalimantan. Prasasti ini menjadi saksi bisu perjalanan waktu dan keagungan Kerajaan Kutai.
- Prasasti Yupa
Bukti kehadiran Kerajaan Kutai yang paling kuat adalah tujuh buah Prasasti Yupa. Berbentuk seperti tiang batu, Yupa digunakan sebagai prasasti, tiang pengikat hewan untuk upacara korban keagamaan, dan lambang kebesaran raja.
BACA JUGA:
Kerajaan-Kerajaan Melayu
Menelusuri Jejak Sejarah di Museum Mulawarman
Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kejayaan Kerajaan Kutai, Museum Mulawarman yang terletak di Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, adalah tempat yang tepat. Museum ini menjadi rumah bagi berbagai peninggalan kerajaan, menghidupkan kembali cerita-cerita masa lalu yang kini hanya tersisa dalam benda-benda bersejarah. Menelusuri sejarah Kesultanan Kutai Kartanegara melalui Museum Mulawarman di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, merupakan pengalaman budaya yang tak terlupakan. Tenggarong, dikenal sebagai Kota Raja, memiliki warisan bersejarah yang terabadikan dalam museum ini. Museum Mulawarman, dulunya Istana Kesultanan Kutai, memamerkan lebih dari 5000 koleksi benda bersejarah, termasuk Patung Lembuswana, Singgasana, Kalung Uncal, Prasasti Yupa, dan Ulap Doyo. Dengan arsitektur yang memadukan gaya Suku Dayak dan kolonial, museum ini menjadi destinasi penting dalam menjelajahi Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kesimpulan
Kerajaan Kutai, dengan segala kekayaan sejarahnya, adalah bagian integral dari identitas Nusantara. Dari ketopong emas hingga prasasti kuno, peninggalan ini bukan hanya menghiasi museum, tetapi juga membawa kita pada perjalanan melintasi waktu. Melalui pemahaman dan apresiasi terhadap kerajaan-kerajaan seperti Kutai, kita dapat membangkitkan kembali keagungan masa lalu yang terkadang terlupakan dalam gemerlap modernitas zaman sekarang.
Referensi
Mbak Jhe. 2020. “Menyusuri Jejak Kesultanan Kutai Kartanegara di Museum Mulawarman.” genpi. Rubrik Berita. Edisi Senin, 17 September. https://genpi.id/ diakses Selasa, 14 November 2023, 08:54.
Tim Redaksi 2023. “Sejarah Kerajaan Kutai.” Sman13Semarang. Rubrik Berita. Edisi Senin, 31 Januari. https://sma13smg.sch.id/ diakses Selasa, 14 November 2023, 08:54.
Rachmasari. 2023. “Sejarah Kerajaan Kutai: Asal-usul, Masa Kejayaan, Keruntuhan dan Peninggalan.” sindonews. Rubrik Berita. Edisi Jumat, 22 September. https://daerah.sindonews.com/ diakses Selasa, 14 November 2023, 08:54.
Nurfajrina, Azkia. 2023. “Mengenal Kerajaan Kutai, Kerjaan Hindu Tertua di Indonesia.” detikedu. Rubrik Berita. Edisi Rabu, 13 September. https://detik.com/ diakses Selasa, 14 November 2023, 08:54.
Tim Redaksi. 2021. “7 Peninggalan Kerajaan Kutai, Bukti Sejarah Tertua Nusantara.” cnnindonesia. Rubrik Berita. Edisi Selasa, 25 Mei. https://app.cnnindonesia.com/ diakses Selasa, 14 November 2023, 08:54.
Hera Hastuti, Sejarah Nusantara Zaman Hindu Buddha, Penerbit Manggu.
Zul’ Asri, Sejarah Nusantara Zaman Hindu Buddha, Penerbit Manggu.
Zafri, Sejarah Nusantara Zaman Hindu Buddha, Penerbit Manggu.
Kerajaan Kutai: Memahami Kekayaan Sejarah Nusantara yang Terlupakan
Setiap orang tentu pernah berada pada masa ketika hidup terasa berat. Ada hari-hari ketika pekerjaan menumpuk, rencana tidak berjalan sesuai... selengkapnya
Karir merupakan bagian penting dalam kehidupan seseorang. Bagi karyawan, pengembangan karir adalah langkah krusial untuk mencapai tujuan pribadi dan profesional... selengkapnya
Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun melalui unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur yang saling mempengaruhi mencapai tujuan pembelajaran... selengkapnya
Proses berduka adalah pengalaman pribadi yang unik bagi setiap individu yang menghadapi kehilangan. Elisabeth Kubler-Ross dikenal karena memperkenalkan konsep tahap-tahap... selengkapnya
Pujian dan Penyembahan adalah hal penting dalam kehidupan Kristen. Hubungan antara manusia dan Allah terwujud melalui pujian dan penyembahan. Persekutuan... selengkapnya
Investasi saham selalu melibatkan risiko, dan salah satu langkah penting dalam mengelola risiko tersebut adalah dengan mengukurnya dengan akurat. Dalam... selengkapnya
Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kehidupan manusia yang sering kali masih kurang mendapatkan perhatian. Banyak orang lebih fokus menjaga... selengkapnya
Cinta adalah perasaan yang indah, tetapi menjaga hubungan asmara tetap harmonis bisa menjadi tantangan. Namun, dengan komunikasi yang baik dan... selengkapnya
Keberadaan perusahaan asuransi konvensional yang telah lama berdiri tidak mampu memberikan kepuasan batin bagi sebagian orang karena dirasakan telah memberikan... selengkapnya
Pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam pembentukan karakter individu dan masyarakat. Pendidikan berbasis nilai adalah pendekatan yang menekankan pentingnya... selengkapnya
Hematologi merupakan salah satu studi kesehatan yang khusus mempelajari mengenai darah beserta gangguannya. Beberapa penyakit yang diatasi oleh bidang kedokteran… selengkapnya
Rp 73.000 Rp 81.200Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia begitu cepat dalam 2 dekade terakhir, perkembangan ini didukung oleh aspirasi masyarakat yang ingin… selengkapnya
Rp 110.000 Rp 125.000Materi-materi dalam buku ajar ini adalah hasil dari studi analisis kebutuhan mahasiswa program studi geografi yang meliputi materi yang berhubungan… selengkapnya
Rp 53.000 Rp 60.000Pemasaran pariwisata merupakan suatu proses manajemen yang dilakukan oleh organisasi pariwisata setingkat nasional atau industri untuk menentukan wisatawan yang aktual… selengkapnya
Rp 58.000 Rp 64.000Melalui Kapitulasi Tuntang pada 1811, Inggris menggantikan Belanda untuk menguasai Jawa. Semua wilayah di Jawa tunduk pada Inggris, kecuali Kesultanan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 65.000Jalan Menggapai Ridha Allah: Amaliah Lengkap Thariqah Qadiriyah Wa Naqsabandiyah Khathibiyah Sambas Penulis: Dr. Adnan Mahdi, M.S.I ISBN: 978-602-50508-0-0 Ukuran… selengkapnya
Rp 80.000Pemerintahan Daerah merupakan sub-ordinat dari Pemerintahan Pusat (Pemerintahan Negara). Untuk itu maka penyelenggaran pemerintahan di daerah tidak terlepas dari koordinasi… selengkapnya
Rp 60.000Bagaimana jika salah satu kunci masa depan ketahanan pangan dan energi Indonesia justru tumbuh dari tanah kita sendiri, melalui tanaman… selengkapnya
*Harga Hubungi CSKeperawatan perioperatif merujuk pada beragam fungsi keperawatan yang terkait dengan pengalaman pembedahan pasien. Istilah “perioperatif” mencakup tiga fase pengalaman pembedahan,… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 80.000Filsafat Islam merupakan suatu kajian sistematis terhadap kehidupan, alam semesta, etika, moralitas, pengetahuan, pemikiran, dan gagasan politik yang dilakukan di… selengkapnya
Rp 100.000


Saat ini belum tersedia komentar.