Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Pendidikan Agama Islam....
- Competencies Entrepreneur - R. Agus Setyo....
- Jalan Menggapai Ridha Allah: Amaliah Lengkap Thari....
- Peningkatan Tahanan Geser Tanah Kohesif dengan Men....
- Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Terpadu....
- Teori dan Implementasi Kewirausahaan UMKM....
- Matematika Berbasis Kearifan Lokal Melayu....
- Hak Asasi Manusia dalam Realitas Global....
Debus Banten Seni Pertunjukan Jawara dari Banten – Agus Hiplunudin
Rp 76.500 Rp 85.000| Kode | 978-623-7715-76-4 |
| Stok | Tersedia (79) |
| Kategori | Sosial Budaya |
Debus Banten Seni Pertunjukan Jawara dari Banten – Agus Hiplunudin
Debus Banten Seni Pertunjukan Jawara dari Banten
Pengarang: Agus Hiplunudin
ISBN: 978-623-7715-76-4
Halaman: 180
Ukuran: A5
Terbit: 2020
Penerbit: Manggu Makmur Tanjung Lestari

Debus adalah kesenian bela diri dari Banten, kesenian ini menyebar dan dapat juga ditemukan di Aceh dan Sumatra Barat. Kesenian ini mempertunjukkan kemampuan manusia yang kebal terhadap senjata tajam, air keras, dan lain-lain.
Buku Debus Banten Seni Pertunjukan Jawara dari Banten menjelaskan tentang cikal bakal debus, debus sebagai seni budaya tradisional, ritual dan pertunjukan debus, menggali makna dalam perenungan debus, dan korelasi antara Banten, Jawara dan Ulama.
Cikal bakal debus menjelaskan asal muasal debus sebagai sebuah seni pertunjukan yang ada kaitannya dengan tarekat Islam karena debus menjadi media dakwah penyebaran Islam. Untuk saat ini debus dengan Islam tidak dapat dipisahkan kendati cikal bakal debus telah ada sebelum Islam. Debus sebagai seni budaya tradisional menjelaskan tentang seni budaya tradisional yang hidup dan terrefleksikan dalam pola dan prilaku kebudayaan masyarakat. Debus menjadi salahsatu refleksi seni budaya tradisional masyarakat Banten. Ritual dan pertunjukan debus menjelaskan mengenai ritus-ritus yang senantiasa ada dalam pertunjukan debus, pertunjukan debus masa lalu dan masa kini, konsep arena debus, dan pergeseran tatanan debus masa kini yang merupakan usaha pelestari untuk mempertahankan seni budaya tradisional debus.
Banten, jawara dan ulama menjelaskan bahwa tradisi ngelmu erat kaitannya dengan praktik berguru kepada para ulama. Ada korelasi historis antara banten, sultan maulana hasanuddin dan maulana yusuf, sultan ageng tirtayasa, jawara dan ulama. Buku debus banten ini akan memperkaya khazanah kelimuan tentang budaya dan perkembangan seni budaya tradisional kita di Indonesia.
Tags: Cikal bakal debus, debus banten
Debus Banten Seni Pertunjukan Jawara dari Banten – Agus Hiplunudin
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.052 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Data-data dan gambaran perspektif kasar yang ditulis di buku ini sesungguhnya ‘residu’ atau potongan yang tercecer dari disertasi, yang berkat saran beberapa tim penguji agar dipisah dan dibuat naskah buku tersendiri. Tentu, butuh ribuan lembar dan tahun untuk menulis karakter orang Madura secara komprehensif dan sempurna dari bidang ilmu sosial humaniora yang ‘paket komplit’ dari… selengkapnya
Rp 75.000Pelayanan adalah suatu kegiatan atau urutan kegiatan yang terjadi dalam interaksi langsung antara seseorang dengan orang lain atau mesin secara fisik, dan menyediakan kepuasan pelanggan. Pelayanan publik adalah suatu kegiatan atau urutan kegiatan dalam rangka memenuhi kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga Negara dan penduduk atas suatu barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif… selengkapnya
Rp 50.000Sosiologi birokrasi adalah cabang ilmu sosiologi yang mempelajari berbagai aspek masyarakat dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. Konsep sosiologi pertama kali diperkenalkan oleh Auguste Comte dan kemudian menjadi sebuah disiplin ilmiah yang dikembangkan oleh Émile Durkheim. Dalam konteks masyarakat benua maritim, sosiologi birokrasi membahas topik seperti konsep birokrasi, proses dan wewenang birokrasi, perubahan sosial dan transformasi… selengkapnya
Rp 75.000Organisasi merujuk pada sebuah kelompok atau entitas di mana sejumlah individu bekerja sama secara terstruktur untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Selain itu, organisasi juga dapat didefinisikan sebagai sebuah kesatuan atau entitas yang terdiri dari banyak orang, seperti institusi, asosiasi, atau lembaga, yang memiliki tujuan yang sama dan memiliki hubungan dengan lingkungan luar. Buku yang berjudul… selengkapnya
Rp 83.000Modal sosial merupakan cara berbeda dalam interaksi sosial, modal sosial bertujuan untuk menjangkau kepentingan bersama – eksistensi secara komunal atau kelompok, sebab hubungan erat individu antar kelompok akan menciptakan hubungan batiniah yang mendalam, dengan demikian dalam modal sosial manusia tidak akan kehilangan eksistensinya. Sebab modal sosial berangkat dari tindakan yang rasional, tindakan yang kemudian saling… selengkapnya
Rp 55.000 Rp 60.000Budaya Sunda adalah budaya yang tumbuh dan hidup dalam masyarakat Sunda. Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjunjung tinggi sopan santun. Pada umumnya karakter masyarakat Sunda adalah periang, ramah-tamah (soméah), murah senyum, lemahlembut, dan sangat menghormati orang tua. Itulah cermin budaya masyarakat Sunda. Ada beberapa ajaran dalam budaya Sunda tentang jalan menuju keutamaan hidup…. selengkapnya
Rp 115.700Kebudayaan merupakan aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Sejak awal peradaban hingga saat ini, kebudayaan menjadi landasan dalam membentuk identitas individu maupun masyarakat secara kolektif. Buku “Pengantar Ilmu Budaya: Pemahaman Kebudayaan dalam Memaknai Hidup Manusia” hadir untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep kebudayaan, serta peranannya dalam mem-bentuk cara pandang dan perilaku manusia. Sejak penulis mulai men-dalami… selengkapnya
Rp 65.000Sosiologi Pembangunan Desa adalah ilmu yang mempelajari dan/atau manganalisis perubahan dinamik dari kehidupan sosial ekonomi masyarakat desa. Buku Sosiologi Pembangunan Desa ini secara sosiologis membahas mengenai peristiwa-peristiwa dalam pembangunan desa dilihat dari fenomena keterbelakangan, sehingga diperlukan adanya pembangunan desa sebagai gerakan nasional untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan di pedesaan. Pembangunan desa yang dilaksanakan perlu di… selengkapnya
Rp 85.500 Rp 95.000Konflik Pendirian Rumah Ibadah dan Kearifan Lokal Budaya Jambi, pada konteks Indonesia, pluralitas yang paling berpotensi melahirkan konflik adalah keragaman agama yang dianut oleh penduduknya. Hal yang sama juga berlaku di Kota Jambi yang menjadi titik sentral segala aspek yang ada di Provinsi Jambi sebagai wilayah jantungnya Pulau Sumatera. Meskipun penduduknya beragam secara agama (Islam,… selengkapnya
Rp 40.000Budaya Organisasi Paguyuban Pasundan adalah suatu nilai yang mampu memotivasi pengurus dan anggota Paguyuban untuk secara efektif bekerja dalam mencapai tujuan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu nilai yang dijadikan sebagai budaya organisasi Paguyuban Pasundan, bisa dijadikan alat dalam menentukan arah organisasi dan juga mengarahkan apa yang boleh dan tidak dilakukan. Pada dasarnya,… selengkapnya
Rp 50.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.