Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
Perjalanan Megah Kerajaan Sunda: Maha Karya dan Peninggalannya
Ketika bicara mengenai kerajaan-kerajaan besar yang mengukir sejarah gemilang di Nusantara, Kerajaan Sunda adalah salah satu yang mengemuka. Menyelimuti bagian barat pulau Jawa (meliputi Provinsi Banten, Jakarta, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah kini), kerajaan ini merupakan landasan bagi perkembangan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia.
Keindahan Cikal Bakal Sunda
Perjalanan sejarah Kerajaan Sunda mengungkap keberadaan, keberanian, dan kecemerlangan di masa lalu. Pada abad ke-14, kerajaan ini berdiri megah di Pakuan Pajajaran, mencitrakan keberadaan pelabuhan utama di Kalapa dan Banten sebagai mercusuar perdagangan dan kekuasaan di masa itu. Namun, cahaya gemilang itu redup pada tahun 1579, ketika Maulana Yusuf menaklukkan ibukota kerajaan, merenggut kemegahan Kerajaan Sunda. Menggali akar kejayaan Sunda, menarik untuk menyingkap asal-usulnya dari Kerajaan Tarumanegara. Kebangkitan Kerajaan Sunda diakui sebagai pemecahan langsung dari kebesaran Tarumanegara. Peristiwa terjadinya pemecahan ini tercatat pada tahun 670 Masehi, memperkuat keberadaan Kerajaan Sunda sebagai penerus dari kejayaan sebelumnya.
BACA JUGA:
Islam dan Budaya Sunda
Asal-usul Pemimpin dan Batas Wilayah
Linggawarman, penguasa terakhir Tarumanegara, adalah tokoh yang memunculkan batu loncatan terbentuknya Kerajaan Sunda. Tarusbawa, menantu Linggawarman, menjadi pemimpin penuh Kerajaan Sunda. Pendirian Kerajaan Sunda mengakibatkan pemisahan wilayah yang kini dikenal sebagai Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah. Menurut penelusuran sejarah, batas kerajaan Sunda berada di Sungai Pamali hingga Kali Serayu di sebelah timur Provinsi Jawa Tengah. Puncak kejayaan Kerajaan Sunda bisa dilihat dari peninggalan sejarah yang dipenuhi dengan legenda dan kebesaran.
Silsilah Pemimpin dan Raja-Raja Kerajaan
Kepemimpinan Kerajaan Sunda dimulai dari Linggawarman hingga jatuh ke tangan Tarusbawa. Sosok taruna dari Sunda, Tarusbawa mengabdikan dirinya untuk mengembalikan kejayaan yang pernah menghiasi Kerajaan Tarumanegara. Pendiri Kerajaan Sunda yang monumental ini memulai kekuasaan pada tahun 669 Masehi. Penurunan pemerintahan kepada generasi selanjutnya membawa Sunda ke puncak kemegahan. Jayadewata dan Ambetkasih menyatukan dua kekuatan besar, Kerajaan Sunda dan Galuh, menjadi Kerajaan Pajajaran atau Pakuan Pajajaran, yang menjadi nama yang terkenal pada masa itu.
Jejak Kebesaran Melalui Peninggalan
Kerajaan Sunda memupuk sejumlah peninggalan monumental yang masih menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu. Prasasti Cikapundung, prasasti Pasir Datar, prasasti Huludayeuh, dan prasasti Perjanjian Sunda-Portugis adalah beberapa bukti keberadaan kerajaan ini yang masih hidup hingga saat ini. Batu-batu prasasti berisi berbagai kisah, tulisan, dan jejak sejarah yang tersembunyi dan ditemukan di berbagai titik di wilayah Nusantara. Penggalian prasasti yang masih terus dilakukan oleh para ahli sejarah dan arkeologi menjadi saksi bisu atas kemegahan dan kejayaan Kerajaan Sunda yang kini menjadi bagian penting dalam memahami sejarah dan kebudayaan Indonesia.
BACA JUGA:
Majapahit: Memahami Kejayaan dan Warisan Kekaisaran Terakhir di Nusantara
Legenda dan Lentera Masa Lalu
Kerajaan Sunda tidak hanya merupakan rentetan sejarah yang kering, namun juga petualangan panjang kebesaran yang kini hidup lewat prasasti, catatan-catatan sejarah, dan kisah-kisah epik yang menjadi bagian dari budaya dan warisan masa lalu Indonesia. Kepergian Kerajaan Sunda bukanlah akhir dari legenda, melainkan awal dari penelusuran yang lebih mendalam mengenai kejayaan yang pernah ada. Kembali ke jejak masa lalu, terutama kejayaan Kerajaan Sunda, bukan hanya penemuan ulang namun juga sebuah penerus sejarah. Pergulatan Kerajaan Sunda menorehkan warna-warni kehidupan Nusantara yang kini hidup dalam bentuk peninggalan bersejarah, menjadi jendela pembelajaran dan inspirasi bagi generasi masa kini dalam memahami bagian penting dari masa silam negeri ini.
Menatap Masa Depan Melalui Sejarah
Kisah gemilang Kerajaan Sunda menjadi panggilan yang mendorong kita untuk melangkah maju dan menatap masa depan. Mengetahui akar sejarah adalah sumber inspirasi, kearifan, dan pelajaran berharga yang dapat membentuk masa depan yang lebih baik. Dengan menjaga peninggalan Kerajaan Sunda, kita merangkul kekayaan dan warisan budaya yang mendalam. Memperjuangkan pemeliharaan dan penelusuran lebih lanjut terhadap sejarah adalah jendela bagi generasi mendatang untuk memahami dan menghargai perjalanan yang membentuk identitas dan karakter bangsa. Kerajaan Sunda, dengan segala peninggalan dan cerita di baliknya, bukan hanya sebuah masa lalu, melainkan warisan yang hidup, menjadi warisan masa kini yang membuka cakrawala pemahaman dan kesadaran akan kekayaan sejarah Nusantara yang kaya akan legenda, kemegahan, dan kearifan.
Referensi
Fandy. 2022. “Sejarah Kerajaan Sunda dan Peninggalannya.” gramedia. Rubrik Berita. Edisi Minggu, 2 Januari. https://gramedia.com/ diakses Selasa, 07 Oktober 2023, 14:34.
Tim Redaksi. 2023. “Kerjaan Sunda.” Wikipediaensiklopedia. Rubrik Berita. Edisi Kamis, 05 Oktober. https://id.wikipedia.org/ diakses Selasa, 07 Oktober 2023, 08:34.
Deni Miharja, Islam dan Budaya Sunda, Penerbit Manggu.
Tags: Budaya sunda, Nusantara, Sunda
Perjalanan Megah Kerajaan Sunda: Maha Karya dan Peninggalannya
MANGGUSTORE.COM – Telah diakui oleh negara-negara lain bahwa negara Indonesia adalah negara yang kaya akan aneka ragam suku, bangsa, budaya,... selengkapnya
Pulau-pulau di Yunani sering kali dianggap sebagai surga tersembunyi di dunia yang penuh dengan keajaiban alam, budaya, dan sejarah. Sebagai... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Manajemen diperlukan di berbagai sektor, salah satunya berperan penting dalam komunikasi terhadap pelanggan. Kebutuhan terhadap manajemen, bukan hanya... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Bagi perusahaan jenis apapun tentulah menyadari bahwa, hidup perusahaan lebih penting daripada sekedar laba yang besar. Dengan begitu,... selengkapnya
Cegil, singkatan dari “cewe gila,” adalah istilah yang menggambarkan seorang perempuan dengan kepribadian yang kuat, eksentrik, dan seringkali tidak takut... selengkapnya
Membangun tim kerja yang kuat dan efisien merupakan salah satu komponen kunci dalam mencapai keberhasilan dalam berbagai bidang, baik dalam... selengkapnya
Kaidah pokok ekonomi syariah yang harus dipahami serta diperhatikan dalam menjalankan setiap aktivitas ekonomi secara garis besar, sebagaimana dikutip dari... selengkapnya
Perubahan adalah konstan dalam dunia bisnis. Organisasi yang ingin tetap bersaing dan berkembang harus mampu mengelola perubahan dengan efektif. Salah... selengkapnya
Perkembangan zaman membawa perubahan signifikan dalam peran mahasiswa dalam masyarakat. Di era ini, peran mereka tidak hanya terbatas pada aspek... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Negara Indonesia merupakan negara kesatuan. Negara Kesatuan Republik Indonesia tercipta atas perjalanan yang panjang dan tantangan yang luar... selengkapnya
Keperawatan Dasar adalah Keilmuan Dasar Keperawatan berfokus pada ilmu yang membentuk pemahaman paradigma, profesi keperawatan, dan konsep pertumbuhan dan perkembangan… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Buku “Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian” adalah sebuah karya yang membahas peran bahasa Indonesia dalam membentuk dan mengembangkan… selengkapnya
Rp 75.000 Rp 83.412Buku pelayanan publik ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan bahan bacaan dan pembelajaran bagi mahasiswa dan praktisi. Buku ini menguraikan secara… selengkapnya
Rp 81.500Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan,… selengkapnya
Rp 20.000 Rp 25.000Organisasi merujuk pada sebuah kelompok atau entitas di mana sejumlah individu bekerja sama secara terstruktur untuk mencapai tujuan yang ditetapkan…. selengkapnya
Rp 83.000Filsafat Islam secara historis, pertama dan paling bertahan adalah peripatetik. Setiap aliran filsafat setelahnya dari filsafat iluminasi, filsafat Hikmah Muta’aliyah… selengkapnya
Rp 65.000Pembangunan yang tidak berorientasi pada kesejahteraan publik akan kehilangan legitimasi sosial dan bisa memicu krisis sosial-politik. Oleh karena itu, kesejahteraan… selengkapnya
Rp 92.000Praktik Penerjemahan Dasar: Penerjemahan Beberapa Jenis Teks merupakan kelanjutan dari buku Dasar – Dasar Penerjemahan Umum (DDPU) yang membahas teori… selengkapnya
Rp 100.000 Rp 111.300Perekonomian Indonesia merupakan salah satu kekuatan ekonomi berkembang utama dunia yang terbesar di Asia Tenggara dan terbesar di Asia keenam… selengkapnya
Rp 55.000 Rp 61.000Sejatinya, anak hadir dalam hidup kita bukan hanya sebuah anugerah yang Allah Swt. beri, melainkan juga sebagai ujian besar bagi… selengkapnya
Rp 73.500

Saat ini belum tersedia komentar.