Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Panduan Praktikum Teknologi Pangan D-III dan D-IV ....
- Kewirausahaan Kesehatan....
- Perbandingan Administrasi Negara....
- Sosiologi Birokrasi Masyarakat Benua Maritim....
- Pengembangan Media Kreatif Bimbingan & Konseling....
- Jaringan dan Pembaharuan Ulama Tafsir Nusantara Ab....
- Bimbingan dan Konseling PAUD....
- Akhlak dan Etos Kerja Islam....
Menggali Sejarah Gemilang: Kerajaan Singhasari dan Warisan Bersejarah
Kerajaan Singhasari, bagian penting dalam sejarah Indonesia, menggambarkan gemilangnya masa kejayaannya di Jawa Timur pada abad ke-13. Berdiri pada tahun 1222 oleh Ken Arok, kerajaan ini memiliki peran sentral dalam perkembangan politik, sosial, ekonomi, keagamaan, dan kebudayaan di Nusantara. Dengan menggabungkan informasi dari berbagai sumber sejarah, kita dapat memahami kebesaran kerajaan ini dan mendalami berbagai aspek kehidupan yang terkait dengan eksistensinya.
Kerajaan ini berawal dari Kerajaan Tumapel yang didirikan oleh Ken Arok, yang dianggap sebagai pendiri dinasti Rajasa. Pada mulanya dikenal sebagai Tumapel, ibu kota kerajaan berada di Kutaraja. Namun, pada tahun 1253, Raja Wisnuwardhana mengubah nama ibu kota menjadi Singhasari, yang kemudian lebih dikenal ketimbang Tumapel. Singhasari menjadi pusat kekuasaan yang mengalami masa keemasan di bawah pemerintahan Kertanagara, yang menjadi raja terakhir dari wangsa Rajasa.
Perkembangan Politik dan Wilayah Kerajaan Singhasari
Di bawah pemerintahan Kertanagara, Singhasari mencapai puncak kejayaannya. Diketahui bahwa wilayah kekuasaan Singhasari mencakup Jawa Barat, Bali, sebagian Kalimantan, dan bahkan sebagian Sumatra hingga wilayah Selat Malaka. Kertanagara memiliki cita-cita untuk menyatukan wilayah Nusantara di bawah naungan Singhasari, dan upayanya dalam bidang politik dalam dan luar negeri berhasil memperluas pengaruh dan kekuasaan kerajaan. Kerajaan Singhasari adalah salah satu kerajaan Hindu-Buddha terbesar di Nusantara. Kerajaan ini terletak di Jawa Timur dan berdiri pada abad ke-12. Kerajaan Singhasari mencapai masa kejayaan pada masa pemerintahan Raja Kertanegara.
BACA JUGA:
Kesultanan Banten: Sejarah Megah dan Kehancuran yang Mendalam
Perkembangan Politik, pada masa awal berdirinya, Kerajaan Singhasari diperintah oleh Raja Ken Arok. Raja Ken Arok adalah seorang tokoh yang ambisius dan cakap dalam memimpin. Beliau berhasil menyatukan wilayah-wilayah di Jawa Timur dan menciptakan stabilitas politik di wilayah tersebut. Setelah Raja Ken Arok wafat, tahta Kerajaan Singhasari digantikan oleh Raja Anusapati. Raja Anusapati adalah putra dari Raja Ken Arok. Namun, Raja Anusapati dibunuh oleh Panji Tohjaya, putra dari Ken Arok dari selir Ken Dedes. Raja berikutnya yang memerintah Kerajaan Singhasari adalah Raja Kertanegara. Raja Kertanegara adalah raja yang paling terkenal dari Kerajaan Singhasari. Beliau dikenal sebagai raja yang cakap dalam pemerintahan dan militer. Raja Kertanegara juga memiliki ambisi untuk menyatukan seluruh Nusantara di bawah kekuasaannya.
Raja Kertanegara berhasil memperluas wilayah kekuasaan Kerajaan Singhasari hingga meliputi seluruh Jawa, Bali, Kalimantan, dan sebagian Sumatera. Beliau juga menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan-kerajaan lain di Asia, termasuk Cina dan India.
Perkembangan Wilayah, pada masa awal berdirinya, wilayah kekuasaan Kerajaan Singhasari meliputi wilayah Tumapel, yang terletak di Jawa Timur. Namun, seiring dengan perkembangan politik Kerajaan Singhasari, wilayah kekuasaannya pun semakin luas. Pada masa pemerintahan Raja Anusapati, wilayah kekuasaan Kerajaan Singhasari meliputi wilayah Tumapel, Pasuruan, dan Malang. Pada masa pemerintahan Raja Kertanegara, wilayah kekuasaan Kerajaan Singhasari semakin luas. Wilayah kekuasaannya meliputi seluruh Jawa, Bali, Kalimantan, dan sebagian Sumatera.
Silsilah Wangsa Rajasa
Wangsa Rajasa adalah wangsa yang memerintah Kerajaan Singhasari dan Majapahit pada kurun abad ke-13 sampai ke-15. Wangsa ini didirikan oleh Ken Angrok pada awal abad ke-13 berdasarkan gelar yang didapatkannya, yaitu “Rajasa”.
Versi Pararaton, menurut Pararaton, silsilah Wangsa Rajasa Kerajaan Singhasari adalah sebagai berikut:
- Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi (1222–1247)
- Anusapati (1247–1249)
- Tohjaya (1249–1250)
- Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250–1272)
- Kertanagara (1272–1292)
Didalam versi Pararaton, Ken Arok adalah pendiri Kerajaan Singhasari. Ken Arok membunuh Tunggul Ametung, penguasa Tumapel, untuk mendapatkan Ken Dedes. Ken Arok kemudian menikahi Ken Dedes dan menjadi raja Tumapel. Ken Arok dibunuh oleh Anusapati, putra Tunggul Ametung. Anusapati kemudian dibunuh oleh Tohjaya, putra Ken Arok dari Ken Umang. Tohjaya digulingkan oleh Ranggawuni, putra Anusapati. Ranggawuni kemudian berganti nama menjadi Wisnuwardhana. Wisnuwardhana digantikan oleh putranya, Kertanagara.
BACA JUGA:
Eksplorasi Keindahan dan Budaya Yogyakarta, Destinasi Wisata yang Tidak Boleh Dilewatkan
Versi Kakawin Nagarakretagama, menurut Kakawin Nagarakretagama, silsilah Wangsa Rajasa Kerajaan Singhasari adalah sebagai berikut:
- Sri Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra (1222–1227)
- Anusapati (1227–1248)
- Wisnuwardhana (1248–1254)
- Kertanagara (1254–1292)
Didalam versi Kakawin Nagarakretagama, Ken Arok tidak disebut namanya. Kerajaan Tumapel disebut sebagai Kerajaan Singhasari sejak awal berdirinya. Anusapati dan Wisnuwardhana adalah putra Ken Arok. Kertanagara adalah putra Wisnuwardhana. Silsilah Wangsa Rajasa Kerajaan Singhasari terdapat dua versi, yaitu versi Pararaton dan versi Kakawin Nagarakretagama. Versi Pararaton lebih detail dan menyebutkan nama-nama penguasanya, sedangkan versi Kakawin Nagarakretagama lebih singkat dan tidak menyebutkan nama-nama penguasanya.
Masa Kejayaan dan Kehidupan Sosial-Ekonomi di Singhasari
Masa kejayaan Singhasari pada pemerintahan Kertanagara menandai capaian politik, ekonomi, sosial, dan keagamaan yang signifikan. Perkembangan politik di dalam negeri dan ekspansi wilayah ke luar negeri menunjukkan ketegasan penguasa dalam mengukuhkan kekuasaan. Di samping itu, kehidupan sosial dan ekonomi juga mengalami perubahan selama berbagai masa pemerintahan, dari keadaan terabaikan hingga kejayaan, mencerminkan stabilitas dan ketidakstabilan selama periode tertentu.
Warisan Sejarah Kerajaan Singhasari
Kerajaan Singhasari memberikan sejumlah peninggalan bersejarah yang memperkaya warisan budaya Indonesia. Candi, prasasti, arca, dan karya sastra seperti Candi Singhasari, Candi Kidal, Prasasti Singhasari, Nagarakretagama, dan banyak lagi menjadi bukti nyata kebesaran dan keberadaan kerajaan tersebut. Warisan ini menjadi bukti nyata bagaimana kerajaan ini meninggalkan jejak sejarah yang kaya dan beragam. Melalui penggalian informasi dari berbagai sumber, kita memahami sejarah Kerajaan Singhasari sebagai bagian penting dari perjalanan sejarah Indonesia. Penemuan, peninggalan, dan catatan-catatan sejarah memberikan pandangan yang luas terhadap kebesaran dan kemakmuran kerajaan ini.
Sejarah Singhasari adalah bukti gemilang dari masa lalu Indonesia yang menginspirasi kita untuk menggali lebih dalam tentang warisan nenek moyang, menghormati kebijaksanaan, dan mewariskan kekayaan sejarah bagi generasi mendatang. Menelusuri jejak peradaban kerajaan ini mengajarkan betapa pentingnya menjaga, merawat, dan mempelajari warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai masa lalu. Semoga penghargaan terhadap sejarah dan warisan budaya Indonesia tetap terjaga dan terus dijaga kelestariannya untuk masa depan yang lebih baik.
Referensi
Tim Redaksi. 2023. “Kerajaan Singasari.” Wikipediaensiklopedia. Rubrik Berita. Edisi Senin, 15 Agustus. https://id.wikipedia.org/ diakses Rabu, 08 November 2023, 08:24.
Fandy. 2022. “Sejarah Kerajaan Singhasari: Asal-Usul, Sistem Pemerintahan, dan Peninggalan.” gramedia. Rubrik Berita. Edisi Minggu, 2 Januari. https://gramedia.com/ diakses Rabu, 08 November 2023, 08:24.
Tim Redaksi. 2023. “Kerajaan Singasari: Sejarah, Masa Kejayaan, dan Peninggalan.” Universitasannurlampung. Rubrik Berita. Edisi Senin, 10 Agustus. https://an-nur.ac.id/ diakses Rabu, 08 November 2023, 10:24.
Tim Redaksi. 2023. “Makalah Kerjaan Singasari.” scribd. Rubrik Berita. Edisi Senin, 10 Agustus. https://www.scribd.com/ diakses Rabu, 08 November 2023, 10:24.
Hera Hastuti, Nusantara Zaman Pengaruh Hindu dan Buddha, Penerbit Manggu.
Zul ‘Asri, Nusantara Zaman Pengaruh Hindu dan Buddha, Penerbit Manggu.
Zafri, Nusantara Zaman Pengaruh Hindu dan Buddha, Penerbit Manggu.
Tags: Budaya sunda, Budaya Yogyakarta, nusantara zaman hindu budha
Menggali Sejarah Gemilang: Kerajaan Singhasari dan Warisan Bersejarah
Kerajaan Singhasari, bagian penting dalam sejarah Indonesia, menggambarkan gemilangnya masa kejayaannya di Jawa Timur pada abad ke-13. Berdiri pada tahun... selengkapnya
Semakin dewasa ini perkembangan zaman semakin meningkat. Melihat era globalisasi seperti sekarang ini, kita dituntut untuk lebih menyiapkan segala sesuatu... selengkapnya
Kenakalan remaja merupakan salah satu permasalahan sosial yang banyak mendapat perhatian di era sekarang. Tidak sedikit remaja terjerumus dalam tindakan... selengkapnya
Tak bisa dipungkiri manusia adalah mahluk yang berbudaya, tak ada masyarakat yang tak punya budaya, dengan budaya masyarakat tetap hidup,... selengkapnya
Industri musik Korea Pop (K-Pop) telah berkembang pesat dan merambah ke berbagai penjuru dunia, mempengaruhi tidak hanya dunia musik, tetapi... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Manajemen marketing atau juga disebut dengan manajemen pemasaran adalah analisis perencanaan, implementasi dan pengendalian atas program-program yang dirancang... selengkapnya
Dalam dunia yang semakin terhubung secara digital, pemasaran telah mengalami perubahan drastis. Media sosial adalah salah satu alat terkuat yang... selengkapnya
Makanan Laut Segar dan Pemandangan Laut yang Memukau di Maldives Ketika kita memikirkan restoran di Maladewa, biasanya yang terlintas dalam... selengkapnya
Parts of Speech atau kelas kata dalam bahasa Inggris terdiri dari 8 jenis, yakni noun (kata benda), pronoun (kata... selengkapnya
Seni telah lama diakui sebagai sarana ekspresi diri yang kuat dan katharsis. Namun, selain menjadi bentuk ekspresi, seni juga dapat... selengkapnya
Bisnis E-commerce atau perdagangan elektronik merupakan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet, televisi, dan… selengkapnya
Rp 127.710 Rp 141.900Sintaksis Bahasa Indonesia Pengarang: Christian Agustianus Tarno & Iswanto Ukuran: B5 ISBN : 978-602-5717-77-2 Tahun Terbit: 2019 Penerbit: Manggu Makmur… selengkapnya
Rp 103.500 Rp 115.000Instrumen Analisis Fisika merupakan suatu alat untuk membantu melakukan suatu analisis terhadap besaran fisika. Instrumen Analisis Fisika ini membahas spektrometer… selengkapnya
Rp 95.000 Rp 118.900Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah semua perilaku ancaman, pelecehan, dan kekerasan baik secara fisik, psikologis, dan seksual antara dua… selengkapnya
Rp 54.000 Rp 60.000Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana sebagai wadah memberikan bimbingan dan pertolongan kepada anak-anak yang belum dewasa dalam rangka mengembangkan… selengkapnya
Rp 60.300 Rp 67.000Dasar-Dasar Penerjemahan Umum menjelaskan hakikat penerjemahan, kompetensi penerjemahan dan proses penerjemahan, metode penerjemahan, prosedur penerjemahan transposisi, Prosedur penerjemahan modulasi, prosedur… selengkapnya
Rp 61.500 Rp 65.500Lahan pertanian di Daerah Aliran Sungai sering kali memiliki karakteristik yang berbeda, dengan potensi risiko erosi yang tinggi dan perubahan… selengkapnya
Rp 79.500Perekonomian Indonesia telah menjadi salah satu kekuatan utama dalam perkembangan ekonomi di Asia Tenggara dan merupakan ekonomi terbesar keenam di… selengkapnya
Rp 58.500 Rp 65.000Implementasi Kebijakan Publik – Isu rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia memang sudah menjadi isu klasik. Kualitas sumber daya manusia Indonesia… selengkapnya
Rp 63.000 Rp 70.000Hukum Agraria ini disusun dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan bacaan di bidang hukum, khususnya bagi mahasiswa yang menempuh mata kuliah… selengkapnya
Rp 85.000

Saat ini belum tersedia komentar.