Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
Teh Ayu● online 6282116932476
Teh Neng● online 6282116932479
● online
- Panduan Praktikum Hematologi 2....
- Ibu Nifas dan Menyusui....
- Pengantar Ilmu Budaya: Pemahaman Kebudayaan dalam ....
- Pendidikan Agama Islam: Untuk Perguruan Tinggi....
- Dasar-Dasar Pengolahan Air Dan Limbah Cair....
- Kapita Selekta Pendidikan Islam....
- Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan....
- Konstruksi Pendidikan Keagamaan Islam Multikultura....
Kejayaan dan Warisan Megah Kerajaan Kahuripan: Jejak Airlangga di Tanah Jawa
Sejarah Nusantara membawa kita pada zaman keemasan yang gemilang, di mana seorang pemimpin bijaksana bernama Prabu Airlangga menciptakan Kerajaan Kahuripan di Jawa Timur pada tahun 1019 Masehi. Kerajaan ini menjadi bukti gemilang dari era tersebut, menggambarkan kekuatan dan kebijaksanaan seorang pemimpin yang luar biasa. Dikenal juga sebagai Medang Kahuripan, kerajaan ini merupakan kelanjutan dari Kerajaan Medang yang runtuh pada tahun 1016 Masehi. Pada puncak kejayaannya, Airlangga membagi wilayah kerajaannya menjadi dua pada tahun 1042 Masehi, membentuk Kerajaan Janggala dan Kerajaan Panjalu.
Meskipun belum ditemukan prasasti yang secara eksplisit menyebutkan Kahuripan sebagai sebuah kerajaan mandiri, catatan sejarah, seperti Carita Parahyangan, menyebutkan bahwa Kahuripan merupakan bagian dari wilayah kerajaan Medang. Sebagai tambahan, dalam cerita Panji dan dongeng rakyat, Kerajaan Kahuripan juga dikenal dengan sebutan Medang Koripan. Selain itu, pada masa Kerajaan Majapahit, Mpu Prapañca merujuk pada Kahuripan sebagai Jiwana, sebuah nama yang diambil dari bahasa Sanskerta. Meskipun namanya bervariasi, jejak kejayaan dan warisan Kerajaan Kahuripan terus menginspirasi dan memancarkan pesona kebesaran di panggung sejarah Nusantara.
BACA JUGA:
Kerajaan Sumedang Larang: Jejak Sejarah Penting dalam Kepenyebaran Islam di Jawa Barat
Kehidupan Awal dan Runtuhnya Kerajaan Medang
Sebelum membahas Kerajaan Kahuripan, kita perlu melihat latar belakang runtuhnya Kerajaan Medang. Raja terakhir Medang, Dharmawangsa Teguh, harus berhadapan dengan saingan berat, terutama kedatuan Sriwijaya. Pada tahun 1016, serangan mendadak dari raja bawahan Lwaram, Raja Wurawari, yang bersekutu dengan Sriwijaya, menghancurkan istana Watan (sekarang sekitar Maospati, Magetan). Dalam serangan tersebut, Dharmawangsa Teguh tewas, tetapi keponakannya, Airlangga, berhasil melarikan diri bersama putri Dharmawangsa, yang sejak itu menjadi titik awal bagi perjalanan baru Airlangga.
Era Kebesaran Airlangga
Setelah melarikan diri, Airlangga menjalani masa persembunyian dan bersemedi di Gunung Wanagiri selama tiga tahun. Pada tahun 1019, utusan rakyat dan senopati yang masih setia meminta Airlangga untuk membangkitkan kembali kejayaan Medang. Dengan dukungan para pendeta dari tiga aliran (Hindu, Buddha, dan Mahabrahmana), Airlangga membangun kembali kerajaan dengan ibu kota baru bernama Watan Mas, yang terletak dekat Gunung Penanggungan.
Konsolidasi Kekuasaan dan Perluasan Wilayah
Pada awalnya, wilayah kekuasaan Airlangga hanya mencakup daerah Gunung Penanggungan dan sekitarnya. Namun, setelah mengalahkan kedatuan Sriwijaya pada tahun 1025, Airlangga memiliki keleluasaan untuk memperluas dan memperkuat pengaruhnya. Beberapa kerajaan di berbagai wilayah tunduk pada kekuasaannya, dan Airlangga mencapai puncak kejayaan. Kemajuan di bidang infrastruktur, termasuk pembangunan istana, bendungan, pelabuhan, dan jaringan jalan, mencerminkan kecerdasan administratif dan visi jauh pandang Airlangga.
Pembagian Wilayah dan Pembentukan Kerajaan Kahuripan
Pada tahun 1037, Airlangga memutuskan untuk membagi wilayah kekuasaannya untuk mencegah persaingan takhta antara dua putranya, Sri Samarawijaya dan Mapanji Garasakan. Ibu kota yang baru dibangun oleh Airlangga di Kahuripan, yang mencakup wilayah Sidoarjo sekarang, menjadi markas bagi Mapanji Garasakan. Sementara itu, Sri Samarawijaya mendapatkan wilayah barat yang kemudian menjadi Kerajaan Kadiri, berpusat di Daha.
Kemajuan dan Kecintaan Airlangga pada Seni Sastra
Selain prestasinya dalam bidang politik dan administratif, Airlangga juga memiliki kecintaan pada seni sastra. Ia memimpin penyusunan kitab Arjuna Wiwaha, yang diadaptasi dari epik Mahabharata, dengan bantuan pujangga kerajaan Mpu Kanwa. Penciptaan karya sastra ini mencerminkan kecintaan Airlangga pada kearifan lokal dan keberagaman budaya di kerajaannya.
BACA JUGA:
Kerajaan Yogyakarta: Pesona Sejarah dan Budaya dari Masa Lalu Hingga Sekarang
Masa Tapering Airlangga dan Pembagian Wilayah
Pada tahun 1042, Airlangga memutuskan untuk turun takhta dan menjadi pertapa. Ia memindahkan ibu kota ke Daha, meninggalkan kerajaan yang dipimpin oleh putranya, Sri Samarawijaya, di Kadiri, dan Mapanji Garasakan, di Kahuripan. Kehidupan Airlangga sebagai seorang pertapa menandai akhir riwayatnya yang penuh gemilang.
Peninggalan Megah dan Warisan Kerajaan Kahuripan
Warisan megah Kerajaan Kahuripan masih hidup dalam sejumlah peninggalan bersejarah, termasuk candi, prasasti, dan situs-situs bersejarah. Berikut beberapa peninggalan yang masih dapat kita saksikan:
- Candi belahan dan candi semar jalatunda, terletak di lereng timur Gunung Penanggungan, kedua candi ini menjadi saksi bisu kebesaran arsitektur dan kebudayaan pada masa Kerajaan Kahuripan.
- Goa selomangleng terletak di Kecamatan Mojoroto, Kabupaten Kediri, Goa Selomangleng menjadi tempat bersemedi yang penting dan mencerminkan kehidupan spiritual pada masa kerajaan.
- Prasasti-prasasti bersejarah, beberapa prasasti, seperti Prasasti Kamalgnyan (1037 M), Prasasti Pucangan atau Prasasti Calcuta (1042 M), Prasasti Cane (1021 M), Prasasti Baru (1030 M), dan Prasasti Terep (1032 M), menjadi saksi tertulis perkembangan dan kebijaksanaan pemerintahan Airlangga.
- Petilasan sendang made di kudu, kabupaten jombang tempat ini merupakan situs bersejarah yang terkait dengan perjalanan hidup Airlangga, menambah kekayaan warisan arkeologis Kerajaan Kahuripan.
Kesimpulan: Jejak Airlangga, Pemimpin Agung Kerajaan Kahuripan
Kerajaan Kahuripan, yang diilhami dan dipimpin oleh Prabu Airlangga, adalah titik cemerlang dalam sejarah Nusantara. Penguasa yang bijaksana, pembangun yang ulung, dan pecinta seni sastra, Airlangga mewariskan kejayaan dan warisan megah yang masih kita saksikan hingga kini. Jejak Kerajaan Kahuripan bukan hanya sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga sebagai inspirasi untuk menjaga dan menghargai keberagaman budaya serta kebijaksanaan dalam membangun masa depan.
Referensi
Tim Redaksi. 2023. “Kerjaan Kahuripan.” Wikipediaensiklopedia. Rubrik Berita. Edisi Kamis, 03 November. https://id.wikipedia.org/ diakses Selasa, 14 November 2023, 08:34.
Parinduri, Alhidayath. 2023. “Sejarah Kerajaan Kahuripan, Lokasi, & Peninggalan Raja Airlangga.” tirtoid. Rubrik Berita. Edisi Rabu, 25 Januari. https://tirto.id/ diakses Selasa, 14 November 2023, 14:44.
Grattia, Martha. 2023. “Raja Airlangga, Pendiri Kerajaan kahuripan di jawa Timur.” detikedu. Rubrik Berita. Edisi Rabu, 06 Mei. https://detik.com/ diakses Selasa, 14 November 2023, 14:44.
Ardhie Raditya, Karakter Orang Madura: Pergulatan Budaya Lokal, Global, dan Subkultural, Penerbit Manggu.
Hera Hastuti, Sejarah Nusantara Zaman Hindu Buddha, Penerbit Manggu.
Zul ‘Asri, Sejarah Nusantara Zaman Hindu Buddha, Penerbit Manggu.
Zafri, Sejarah Nusantara Zaman Hindu Buddha, Penerbit Manggu.
Tags: Kerajaan di Pulau Jawa, Orang Madura, sejarah nusantara
Kejayaan dan Warisan Megah Kerajaan Kahuripan: Jejak Airlangga di Tanah Jawa
Pendidikan karakter merupakan salah satu peran terpenting orang tua dalam proses tumbuh kembang anak. Karakter yang baik akan membantu anak... selengkapnya
Kesehatan adalah aspek vital bagi keberlangsungan hidup setiap individu. Di Indonesia, hipertensi menjadi salah satu masalah serius yang memengaruhi banyak... selengkapnya
Saat seorang wanita memulai perjalanan kehamilannya, ia memasuki dunia yang penuh keajaiban dan tantangan. Kehamilan adalah salah satu fase penting... selengkapnya
Pertanyaan apakah mendengarkan musik saat sedang belajar itu efektif adalah topik yang sering diperdebatkan dalam dunia pendidikan. Beberapa orang merasa... selengkapnya
Daun singkong, yang berasal dari tanaman singkong (Manihot esculenta) adalah sayuran yang sangat umum digunakan dalam masakan di berbagai belahan... selengkapnya
Sudahkah Anda melakukan refleksi diri baru-baru ini? Merefleksi diri adalah proses penting yang memungkinkan kita untuk lebih memahami diri sendiri,... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Keberadaan internet menjadi tonggak kejayaan teknologi digital yang tak lagi menjadi pilihan, tapi menjadi keharusan dalam kehidupan sehari-hari,... selengkapnya
Perdagangan saham telah menjadi bagian integral dari dunia keuangan global, dan teknologi terbaru telah membawa perubahan signifikan dalam cara perdagangan... selengkapnya
Kesehatan mental adalah bagian penting dari kesejahteraan kita. Merawatnya sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Salah satu cara yang efektif... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Negara Indonesia termasuk negara yang memiliki mutu pendidikan yang masih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Hal yang... selengkapnya
Melalui Kapitulasi Tuntang pada 1811, Inggris menggantikan Belanda untuk menguasai Jawa. Semua wilayah di Jawa tunduk pada Inggris, kecuali Kesultanan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 65.000Filsafat Islam merupakan suatu kajian sistematis terhadap kehidupan, alam semesta, etika, moralitas, pengetahuan, pemikiran, dan gagasan politik yang dilakukan di… selengkapnya
Rp 100.000Buku panduan praktikum bakteriologi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang dunia mikroorganisme, khususnya bakteri, serta teknik-teknik praktis yang diperlukan… selengkapnya
Rp 60.000Diabetes mellitus adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang yang di tandai dengan meningkatnya kadar gula darah ( glukosa… selengkapnya
Rp 85.500 Rp 97.500Buku ini menyajikan materi-materi mengenai Pengantar Geografi Regional, kondisi geologi Indonesia, kondisi cuaca dan iklim Indonesia, keadaan tanah Indonesia, keadaan… selengkapnya
Rp 59.000 Rp 65.000Buku ini hadir sebagai panduan komprehensif untuk para konselor, pendidik, dan praktisi bimbingan dan konseling dalam mengembangkan media kreatif yang… selengkapnya
Rp 65.000Peran penting UMKM dalam perekonomian nasional sudah tidak perlu diragukan lagi. Pengaruh UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi tidak hanya di kota-kota… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 75.000Lahan pertanian di Daerah Aliran Sungai sering kali memiliki karakteristik yang berbeda, dengan potensi risiko erosi yang tinggi dan perubahan… selengkapnya
Rp 79.500Sosiologi Pembangunan Desa adalah ilmu yang mempelajari dan/atau manganalisis perubahan dinamik dari kehidupan sosial ekonomi masyarakat desa. Buku Sosiologi Pembangunan… selengkapnya
Rp 85.500 Rp 95.000


Saat ini belum tersedia komentar.