● online
- Sejarah Asia Tenggara....
- Asuhan Gizi Critical Ill....
- Administrasi & Manajemen Aset Daerah....
- Auditing - Budi Lesmana....
- Sejarah Islam Asia Tenggara....
- Kimia Pangan - Asep Saefurohman & Hermawan....
- Sejarah Peradaban Islam Dinamika Sejarah, Pemikira....
- Deteksi dan Investigasi Fraud Transformasi Peran A....
Gemerlap Sejarah Kerajaan Demak: Puncak Kebesaran, Kemunduran, dan Peninggalan Abadi
Indonesia, sebagai tanah yang subur dengan ragam sejarah dan kebudayaan, menyimpan jejak-jejak peradaban yang megah. Salah satu babak bersejarah yang menyinari pulau Jawa adalah keberdirian Kerajaan Demak. Dalam artikel ini, kita akan memelototi keagungan kerajaan ini, mengulas puncak kejayaannya, kemundurannya, dan peninggalan-peninggalan bersejarah yang tetap abadi.
Pembentukan dan Puncak Kejayaan Kerajaan Demak
Kerajaan Demak, titik awal peradaban Islam di pulau Jawa, didirikan oleh Raden Patah, putra Prabu Brawijaya, raja terakhir Kerajaan Majapahit. Muncul di akhir abad ke-15, Demak berkembang pesat dan mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Trenggono (1521-1546 M). Saat itu, Demak menjadi kekuatan yang tak tertandingi dengan wilayah kekuasaan yang sangat luas.
BACA JUGA:
Sejarah Kerajaan Aceh: Peradaban Maritim dan Kekuatan Islam di Nusantara
Peran Penting Demak dalam Penyebaran Islam di Jawa
Kerajaan Demak memainkan peran penting dalam mengakhiri pemerintahan Majapahit dan menyebarluaskan ajaran Islam di pulau Jawa. Seiring berjalannya waktu, pada setengah awal abad ke-16, Demak berada di puncak kejayaannya di bawah pimpinan Sultan Trenggono. Pelabuhan-pelabuhan utama di pulau Jawa jatuh ke tangan Demak, bahkan hingga ke pedalaman yang belum tersentuh oleh Islam. Salah satu kemenangan besar adalah penaklukan Sunda Kelapa, yang pada saat itu dikuasai oleh Kerajaan Sunda.
Kehidupan Ekonomi yang Makmur
Buku “Sejarah 8 Kerajaan Terbesar di Indonesia” menyampaikan bahwa keberadaan Kerajaan Demak di pesisir utara Jawa memberikan keuntungan ekonomi melalui perdagangan laut. Dominasi di pelabuhan-pelabuhan strategis seperti Surabaya, Madura, Tuban, Semarang, Jepara, Cirebon, dan Sunda Kelapa membawa kemakmuran bagi rakyat Demak. Sementara itu, wilayah pedalaman seperti Madiun, Kediri, Malang, Pati, dan Pajang menyumbangkan hasil pertanian dan peternakan sebagai komoditas dagang utama.
Dominasi Politik di Pulau Jawa
Secara politik, Kerajaan Demak menjadi kekuasaan terbesar di pulau Jawa. Mereka mengakhiri dominasi panjang Majapahit dan menyingkirkan eksistensi penguasa Sunda. Adipati-adipati di wilayah seperti Surabaya, Tuban, dan Madiun menduduki posisi berpengaruh di bawah naungan Sultan. Kerajaan Demak juga menghadapi imperialisme barat untuk pertama kalinya, terutama melawan Portugis yang menduduki Malaka. Pada 1527, pasukan Demak dan Cirebon yang dipimpin oleh Fatahillah berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa, mengubahnya menjadi Jayakarta.
Periode Kehancuran dan Transisi Kekuasaan
Kejayaan Kerajaan Demak mulai meredup ketika Sultan Trenggono terbunuh dalam perang melawan Panarukan pada tahun 1546. Sunan Prawoto menggantikannya, tetapi takhta kerajaan mulai goyah. Puncak ketidakstabilan terjadi ketika Arya Penangsang, penguasa Jipang, membunuh Sunan Prawoto dan memicu perang perebutan takhta. Puncak dari pergolakan ini adalah pembunuhan Arya Penangsang oleh Joko Tingkir, penguasa Pajang, yang kemudian memindahkan pusat kekuasaan ke Pajang, menandai berakhirnya Kerajaan Demak.
Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak yang Tetap Hidup
Meskipun telah lama runtuh, Kerajaan Demak meninggalkan jejak-jejak yang tetap hidup dalam sejarah dan budaya Indonesia. Beberapa peninggalan terkenal antara lain:
- Pintu Bledek
Pintu Bledek, sebuah pintu dengan pahatan megah yang dibuat pada tahun 1466 oleh Ki Ageng Selo, menjadi bukti seni tinggi yang ditinggalkan oleh Kerajaan Demak. Legenda menyebutkan bahwa pintu ini dibuat dengan kekuatan supranatural, diterangi oleh petir yang tersambar saat Ki Ageng Selo berada di tengah sawah.
BACA JUGA:
Majapahit: Memahami Kejayaan dan Warisan Kekaisaran Terakhir di Nusantara
- Masjid Agung Demak
Masjid Agung Demak, didirikan pada tahun 1479 Masehi, tetap menjadi salah satu peninggalan sejarah yang paling mencolok. Berumur sekitar enam abad, masjid ini telah mengalami beberapa kali renovasi, tetapi masih menjaga kekokohan arsitektur dan makna historisnya.
- Makam Sunan Kalijaga
Sunan Kalijaga, salah satu dari Wali Sanga yang berperan besar dalam penyebaran agama Islam di pulau Jawa, dimakamkan di Desa Kadilangu. Makamnya menjadi tempat ziarah dan peziarahan bagi masyarakat setempat dan wisatawan yang tertarik dengan sejarah keislaman di Indonesia.
Menutup Pintu Sejarah Kerajaan Demak
Mengarungi riwayat Kerajaan Demak, kita menyadari bahwa keberadaannya membawa dampak besar dalam perkembangan pulau Jawa. Dari puncak kejayaan hingga transisi kekuasaan yang dramatis, Kerajaan Demak tetap hidup melalui peninggalan-peninggalan bersejarah yang mempesona. Pintu Bledek, Masjid Agung Demak, dan makam Sunan Kalijaga adalah jendela-jendela yang membawa kita menyusuri zaman dan menghargai keragaman sejarah Indonesia. Meskipun telah lama tiada, Kerajaan Demak tetap merentang dalam ingatan kita, mengingatkan kita akan kilauan gemerlap dan kerumitan sejarah yang pernah menghiasi pulau Jawa.
Referensi
Tim Redaksi. 2023. “Kerajaan Demak.” Wikipediaensiklopedia. Rubrik Berita. Edisi Senin, 06 November. https://id.wikipedia.org/ diakses Selasa, 14 November 2023, 08:24.
Tim Redaksi. 2022. “Kerjaan Demak: Sejarah, Raja-raja, Mas Kejayaan dan Keruntuhannya” detikjateng. Rubrik Berita. Edisi Kmais, 19 Mei. https://www.detik.com/ diakses Selasa, 14 November 2023, 08:24.
Tim Redaksi. 2023. “Kerjaan Demak: Kerajaan Islam Pertama di Jawa.” Uinannurlampung. Rubrik Berita. Edisi Rabu, 08 Juni. https://an-nur.ac.id/ diakses Selasa, 14 November 2023, 08:24.
Hera Hastuti, Nusantara Zaman Peradaban Islam, Penerbit Manggu.
Iqrima Basri, Nusantara Zaman Peradaban Islam, Penerbit Manggu.
Zafri, Nusantara Zaman Peradaban Islam, Penerbit Manggu.
Tags: Kerajaan di Pulau Jawa, Kerajaan Majapahit, nusantara zaman peradaban islam
Gemerlap Sejarah Kerajaan Demak: Puncak Kebesaran, Kemunduran, dan Peninggalan Abadi
Keberhasilan kita dalam berbisnis merupakan sebuah usaha yang dilakukan oleh masing-masing diri. Namun, di balik itu semua ada hubungan antara... selengkapnya
Rekrutmen yang efektif adalah salah satu komponen kunci dalam pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan. Untuk membangun tim yang kuat dan berbakat,... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Pada dasarnya, penggunaan pupuk kimia merupakan hal wajar untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Namun seperti nasihat pada umumnya, segala... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Bisnis sering juga disebut dengan kewirausahaan, kewirausahaan secara umum adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau... selengkapnya
Sejarah bukan sekadar kumpulan cerita tentang masa lalu. Di dalamnya terdapat pengalaman manusia, perubahan masyarakat, perjuangan, konflik, serta berbagai keputusan... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Hati secara jasmani adalah seonggok daging yang ada di dalam tubuh. Tapi secara kerohanian, hati adalah sesuatu yang... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Di zaman yang serba maju ini membawa para masyarakat untuk menggunakan segala hal dengan berbasis internet serta digital.... selengkapnya
Otot perut kita punya teman baru yang besar, bernama lambung. Lambung punya kerjaan penting banget, mulai dari nampung makanan atau... selengkapnya
Aceh, atau yang dahulu dikenal sebagai Kesultanan Aceh, adalah sebuah wilayah di ujung barat laut Pulau Sumatera, Indonesia, yang memiliki... selengkapnya
MANGGUSTORE.COM – Berbicara tentang kerajaan, pasti berhubungan dengan sebuah wilayah. Indonesia pada zaman dahulu memiliki banyak kerajaan yang menguasai antar... selengkapnya
Pada zaman ketika ilmu pengetahuan berkembang dengan kecepatan yang nyaris melampaui batas imajinasi, kesehatan manusia tidak lagi hanya dipahami sebagai… selengkapnya
Rp 72.000Investasi dan Pasar Modal Pengarang: Dr. Mulyono & Niken Saraswati Editor: Aep S. Hamidin Ukuran: B5 Isi: 327 hal ISBN:… selengkapnya
Rp 125.000Manajemen pemasaran adalah usaha manusia untuk mencapai pertukaran yang diinginkan dan membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan konsumen. Manajemen pemasaran… selengkapnya
Rp 122.000 Rp 135.800Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipiscing elit. Quisque faucibus ex sapien vitae pellentesque sem placerat. In id cursus mi… selengkapnya
*Harga Hubungi CSHukum Agraria ini disusun dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan bacaan di bidang hukum, khususnya bagi mahasiswa yang menempuh mata kuliah… selengkapnya
Rp 85.000Penegakan Hukum Pidana Lingkungan Pengarang: Dr. La Ode Angga, S.Ag. SH. M. Hum Editor: Aep Syaiful Hamidin ISBN : 978-602-5717-91-8… selengkapnya
Rp 83.500 Rp 94.560Buku Penerapan Fungsi Manajerial dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata membahas tentang pengaruh penerapan manajemen terhadap kesuksesan dalam manajemen destinasi pariwisata. Buku… selengkapnya
Rp 46.350 Rp 51.500Choosing an online casino is no longer a matter of finding the largest game list. Players now compare licensing information,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSBuku Pembelajaran IPS SD/MI ini disusun sebagai panduan pembelajaran untuk mata kuliah Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada program studi… selengkapnya
Rp 73.200Budaya Organisasi Paguyuban Pasundan adalah suatu nilai yang mampu memotivasi pengurus dan anggota Paguyuban untuk secara efektif bekerja dalam mencapai… selengkapnya
Rp 50.000


Saat ini belum tersedia komentar.